Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Pohon Tumbang Akibat Hujan Deras dan Angin Kencang di Bangli, Babinsa dan Warga Bersama-sama Evakuasi

Bangli – Hujan deras dan angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Bangli pada Selasa (23/1/24) menyebabkan pohon sukun tumbang dan menutup akses jalan yang menghubungkan dusun gaga menuju dusun sidawa, Desa Tamanbali, Kecamatan Bangli. Kejadian ini mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas warga di sekitar lokasi.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pelda I Wayan Sujanqa selaku Babinsa Kelurahan Kawan Koramil 01/Bangli Kodim 1626/Bangli bersama Bhabinkamtibmas Tamanbali, BPBD Kabupaten Bangli dan masyarakat setempat bergerak cepat melakukan evakuasi pohon tumbang. Mereka bekerja sama dengan menggunakan alat seadanya, seperti parang, gergaji, dan tali, untuk memotong dan menyingkirkan pohon tumbang tersebut.

Proses evakuasi berlangsung selama kurang lebih satu jam dan berjalan aman dan lancar. Setelah pohon tumbang berhasil dievakuasi, jalan yang tertutup pun kembali dapat dilalui oleh kendaraan dan pejalan kaki. Warga yang terdampak pun mengucapkan terima kasih kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPBD, dan masyarakat yang telah membantu menyelesaikan masalah ini.

Dandim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., mengapresiasi kerja keras dan kepedulian semua pihak yang terlibat dalam evakuasi pohon tumbang ini. Ia mengatakan bahwa ini merupakan wujud dari tugas dan tanggung jawab seorang babinsa dan juga TNI-AD yang selalu berada di tengah-tengah masyarakat untuk mengatasi kesulitan rakyat.

“Ada delapan wajib TNI yang menjadi pedoman dalam menjalankan tugas sehari-hari yang berkaitan dengan rakyat, salah satunya adalah membantu masyarakat dalam mengatasi kesulitan yang dihadapi, seperti halnya pohon tumbang ini,” ujar Dandim.

Dandim juga menambahkan bahwa evakuasi ini dapat cepat selesai dilakukan berkat kerja sama dan sinergitas semua pihak, baik dari unsur TNI, Polri, BPBD, maupun masyarakat. “Mereka bekerja dengan saling bahu membahu untuk mengevakuasinya. Ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih hidup di tengah-tengah masyarakat kita,” tutup Dandim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *