Jaga Ketahanan Pangan, Koramil 1626-01/Bangli, Siapkan Lahan Padi di Desa Bunutin

Bangli – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan di wilayahnya, Koramil 01/Bangli, melakukan penyiapan dan pengolahan lahan pertanian. Kegiatan ini dilaksanakan di lahan milik I Wayan Subagiawan, seluas 25 Are, yang terletak di Subak Prayu, Desa Bunutin, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Sabtu (11/11/23).
Pengolahan lahan ini sesuai intruksi dari komando atas sebagai langkah nyata untuk penguatan ketahanan pangan bagi masyarakat. Dalam kolaborasi yang penuh semangat, Peltu I Ketut Udayana bersama anggota Koramil melakukan proses pengolahan tanah menggunakan traktor dan membersihkan gulma atau tumbuhan pengganggu. Langkah ini bertujuan untuk memudahkan pengolahan lahan dan memastikan pertumbuhan tanaman padi tidak terganggu.
Lahan tersebut nantiinya akan ditanami dengan padi jenis Inpari 32, sesuai dengan kondisi tanah di wilayah tersebut. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi pilot project tanaman pangan sebagai sarana pembelajaran dan pelatihan bagi para Babinsa di wilayah tersebut. Program ini bertujuan untuk membantu meningkatkan program Pemerintah Daerah dalam pemenuhan hak atas pangan, guna meningkatkan ketahanan pangan nasional dan lokal, serta meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat untuk kepentingan pertahanan negara.
Dandim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H.,M.I.P., menyatakan bahwa kegiatan penyiapan dan pengolahan lahan bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan, yang menjadi faktor penting dalam keberlangsungan roda perekonomian dan kehidupan masyarakat serta mencegah terjadinya inflasi.
“Kebutuhan akan bahan pangan merupakan faktor vital untuk keberlangsungan kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, berbagai upaya perlu kita lakukan dalam menguatkan ketahanan pangan, salah satunya dengan melakukan kegiatan nyata seperti ini,” ujarnya. Dandim berharap agar kegiatan ini memberikan motivasi dan nilai positif bagi petani, mendorong semangat kerja untuk meningkatkan hasil pertanian, dan akhirnya menuju swasembada pangan serta ketahanan pangan yang kuat, terutama di wilayah pedesaan.

