Arsip Kategori: Komsos

Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Yeni nesil bahsegel giriş özelliklerle gelen sürümü heyecan veriyor.

Online eğlencede güven arayan kullanıcılar için bahsegel ideal platformdur.

Kullanıcılar güvenli giriş için pinco adresine yönlendiriliyor.

ANGGOTA KODIM 1626/BANGLI, MEMBIDIK PENGGUNA JALAN RAYA YANG ENGAN MEMAKAI MASKER, PADA OPERASI YUSTISI

Bangli – Dalam rangka Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sesuai Peraturan Gubernur Bali Nomor 46 Tahun 2020 dan Peraturan Bupati Bangli Nomor 39 Tahun 2020 serta Surat edaran Pemerintah Prov. Bali tentang mengatur kembali pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat untuk mengendalikan Pandemi Covid-19 terhitung mulai 11 s.d 15 Januari 2021 Anggota Kodim 1626/Bangli yang tergabung dalam Tim Yustisi Pemkab. Bangli melaksanakan Operasi Yustisi di Depan Polsek Bangli, Jl. Nusantara, Kel. Cempaga, Kec/Kab. Bangli. Senin (11/01/2021).

Dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Provinsi Bali dalam rangka percepatan penanganan Covid 19 diwilayah, disikapi dengan cepat oleh Kodim 1626/Bangli dengan menerjunkan jajarannya yang tergabung dalam Tim Yustisi melakukan himbauan Protokol Kesehatan kepada pengguna jalan raya yang sudah mulai enggan untuk memakai masker dimana pandemi Covid-19 belum menunjukan tanda-tanda berakhir oleh sebab itu guna memutus mata rantai selalu ditekankan untuk memenuhi aturan Protokol Kesehatan.

Dalam menerapkan PPKM secara ketat, Anggota Kodim 1626/Bangli, Polres Bangli, Satpol PP dan Pecalang menyasar masyarakat yang tidak memakai masker, bila ada yang kedapatan tidak memakai masker akan diberikan sosialisasi dan peringatan untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama, selain itu Kodim 1626/Bangli memberikan sosialisasi tentang penyebaran Covid-19 dan dampak yang akan timbul bila tidak memakai masker.

Sementara itu Dandim 1626/Bangli, Letkol Inf I Gde Putu Suwardana, S.I.P mengatakan Anggota Kodim 1626/Bangli dalam masa pandemi Covid-19 saat ini, anggota yang bertugas di lapangan tetap tanpa henti memberikan pemahaman akibat dampak pandemi Covid-19, Serta pentingnya menerapkan 3 M dalam kehidupan sehari-hari.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Provinsi Bali dalam rangka percepatan penanganan Covid 19 di wilayah yang merujuk pada intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 01 Tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat untuk pengendalian penyebaran Covid-19, serta Surat Edaran Gubernur Bali No SE 01 Tahun 2021 tentang pelaksanaan kegiatan masyarakat dalam tatanan kehidupan era baru di Provinsi Bali. Dalam SE tersebut dijelaskan bahwa dalam pelaksanaan PSBB pemerintah Bali memberlakukan pembatasan kegiatan mulai tanggal 9 Januari hingga pemberitahuan lebih lanjut, kata Dandim.

Lebih lanjut disampaikan ” operasi ini untuk menekan pelanggaran dan mendisiplinkan masyarakat yang tidak mematuhi Protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari dengan memakai masker, dengan harapan warga Kabupaten Bangli tidak ada lagi yang terkena Covid-19 sehingga aktifitas di semua sektor bisa berjalan dengan baik “. pungkas Dandim.

DANDIM BANGLI APRESIASI LANGKAH PEMDA BANGLI HENTIKAN PTM

BANGLI- Meningkatnya kasus positif Covid 19 di Bangli pada pekan ini, membuat Pemda Bangli melalui Disdikpora  menghentikan sementara pembelajaran tatap muka di sekolah – sekolah,  termasuk di Kintamani mulai Senin 11/1/2021
Pembelajaran tatap muka (PTM) akan  dikembalikan ke proses pembelajaran online (daring).


Diketahui Kabupaten Bangli  menggelar PTM mulai 4 Januari 2021 lalu. PTM dilaksanakan pada jenjang pendidikan SD dan SMP, dengan menerapkan pola shift ganjil-genap, sebagai upaya pembatasan siswa didalam kelas.
Disamping itu proses pembelajaran pun dibatasi, yakni selama tiga jam pelajaran atau selama 1 jam 30 menit.


Dandim 1626/Bangli Letkol Inf I Gde Putu Suwardana, S.I.P meyambut baik  dengan terbitnya Surat EdaranKepala Disdikpora Bangli No : 421/1256/Dikpora tanggal 8 Januari 2021 yang salah satu pointnya  mengatakan PTM yang sudah di mulai tanggal 4 Januari 2021sementara dihentikan mulai tanggal 11 Januari 2021 sampai ada pemberitahuan lebih lanjut dan mengembalikan PTM ke pola daring.


Menurut Dandim ini adalah langkah yang tepat lantaran pihaknya tidak ingin terjadi klaster baru di Bangli yaitu Klaster  sekolah. Kurun waktu sepekan ini kasus Covid 19 di wilayah Bangli  sedikit meningkat kebanyakan dari Klaster keluarga. Kita tidak ingin ada Klaster lagi di wilayah Bangli sehingga surat edaran dari Pemda  Bangli untuk menghentikan sementara PTM sangat tepat ditengah perkembangan Covid 19 yang masih merebak, kata Dandim .


Meskipun pantauan dilapangan selama sepekan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) tidak memunculkan klaster, karena benar-benar menerapkan protokol kesehatan, namun dengan semakin meningkat kasus Covid 19 perlu langkah antisipasi bagi kita untuk melaksanakan pembatasan sehingga dapat mencegah penyebaran Covid 19, tambah Dandim.


” Mari kita sama – sama meningkatkan kewaspadaan dan memegang teguh disiplin dalam  protokol kesehatan demi keselamatan kita semua” papar Dandim.

ACARA TRADISI PENYAMBUTAN KEMBALI TUGAS PERSONIL KODIM 1626/BANGLI

Bangli – Acara tradisi penyambutan dilaksanakan di lapangan apel Kodim 1626/Bangli yang dipimpin langsung oleh Dandim 1626/Bangli Letkol Inf I Gde Putu Suwardana, S.I.P. Ada 1 (satu) personel Kodim 1626/Bangli yang kembali dari melaksanakan tugas penebalan sebagai aparat teritorial di wilayah Kodam XVIII/Kasuari an. Sertu I Nengah Artawan. Turut hadir dalam acara tersebut para Perwira Staf, Danramil Jajaran, Danunit Intel, Perwakilan Anggota Militer dan PNS serta perwakilan Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXXIX Kodim /1626 Koorcab Rem 163/Wsa. Senin (11/1/2021).

Acara diawali dengan laporan resmi personel yang kembali dari melaksanakan tugas penebalan sebagai aparat teritorial di wilayah Kodam XVIII/Kasuari dilanjutkan pengalungan bunga oleh Dandim 1626/Bangli.

Dalam sambutannya, Dandim 1626/Bangli menyampaikan bahwa selaku Komandan merupakan suatu kebanggaan bisa melaksanakan acara tradisi penyambutan personel yang telah selesai melaksanakan tugas penebalan Apter, di wilayah Kodam XVIII/Kasuari, yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan telah kembali dengan aman, dan tidak kekurangan suatu apapun.

Mudah – mudahan apa yang menjadi pengalaman dalam melaksanakan tugas penebalan Apter bisa menjadi pengalaman baru dan dapat menambah wawasan serta dapat ditularkan kepada rekan-rekan prajurit yang lain, tegasnya.

Penugasan diwilayah Papua memang berbeda baik dari kondisi geografis, demografi dan kondisi sosial masyarakat, ucapnya”

“Penugasan merupakan kebanggaan bagi setiap prajurit karena dapat mengabdikan diri kepada Bangsa dan Negara serta mengangkat citra dan nama baik TNI Angkatan Darat pada umumnya dan Kodim 1626/Bangli khususnya. Dimana keberhasilan yang ditunjukkan selama penugasan menjadi pengalaman untuk prajurit selalu profesional dan diharapkan tetap dapat dipertahankan untuk lebih ditingkatkan dalam menghadapi tugas-tugas berikutnya”, terang Letkol Gde Putu Suwardana.

“Kepercayaan dari pimpinan Angkatan Darat dan pimpinan TNI yang telah saudara tunjukkan merupakan tantangan bagi seluruh prajurit untuk siap setiap saat dalam pelaksanaan tugas-tugas berikutnya”,

“Selamat atas dedikasi dalam pelaksanaan tugas serta pengabdian kepada keluarga dan negara, selamat datang, selamat bergabung kembali dan selamat bertugas kembali di Kodim 1626/Bangli”, pungkasnya.

OPERASI YUSTISI JARING 3 PELANGGAR TANPA MASKER

Bangli – Dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Propinsi Bali untuk meminimalisir penyebaran pandemi covid-19, disikapi dengan cepat oleh Instansi terkait Pemda Bali. personel gabungan TNI, Polri dan Satpol PP melaksanakan kegiatan yustisi di seputaran obyek wisata Penelokan. Minggu (10/1/2021) Sebelum terjun ke lapangan tim gabungan terlebih dahulu melaksanakan apel pengecekan yang dipimpin oleh Kasi Penindakan dan penyelidikan Satpol PP Bangli Dewa Adnyana, untuk menyamakan persepsi dalam pengambilan langkah dan tindakan dilapangan. Dandim 1626/Bangli Letkol Inf I Gde Putu Suwardana, S.I.P. meyampaikan bahwa kegiatan ini sangat positif dilaksanakan utuk mencegah penyebaran Covid 19, apalagi kemarin kita sudah melaksankan apel gelar pasukan di Polres dalam rangka Operasi Aman Nusa II yang bertujuan untuk menindak lanjuti intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 01 Tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat untuk pengendalian penyebaran Covid – 19, serta Surat Edaran Gubernur Bali No SE 01 Tahun 2021 tentang pelaksanaan kegiatan masyarakat dalam tatanan kehidupan era baru di Provinsi Bali. Dalam SE tersebut dijelaskan bahwa dalam pelaksanaan PSBB pemerintah Bali memberlakukan pembatasan kegiatan mulai tanggal 9 Januari hingga pemberitahuan lebih lanjut, Kata Dandim. Ditambahkan Dandim dengan dilaksanakan operasi yustisi ini dapat memberikan pemahaman kepada kita semua sehingga dapat mengurangi kluster dan angka lonjakan penyebaran Covid-19 sehingga dapat mengembalikan perekonomian Indonesia khususnya Bali. Personel yang terlibat kali ini yaitu TNI 8 orang , Polri 10 orang dan Satpol PP 12 orang dengan menjaring 3 orang pelanggar tanpa menggunakan masker. Adapun tindakan yang di berikan yaitu 2 orang berupa tindakan fisik ( push up ) dan 1 orang sangsi sosial.

DI TENGAH PANDEMI COVID-19, JAJARAN KODIM 1626/BANGLI BANTU MASYARAKAT SAMBIL KOMSOS

Bangli – Untuk mempererat dan hubungan Anggota TNI dengan masyarakat di kewilayahan  bisa terjalin dengan baik Dandim Bangli Letkol Inf I Gde Suwardana, S.I.P memerintahkan jajarannya untuk melaksanakan Komsos di wilayah binaannya, kali ini salah satu anggota Kodim 1626/Bangli yg ditugaskan untuk wilayah  Desa Selat  melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan warga masyarakat dan tokoh agama. Minggu (10/1/2021)


Pelaksanaan Komunikasi sosial merupakan tugas rutin bagi seorang anggota TNI yang bertugas di komando kewilayahan, guna   untuk mengetahui perkembangan wilayah binaan terutama pelaksanaan Prokes pada saat dilaksanakannya kegiatan keagamaan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, disamping itu kegiatan Komsos juga sebagai salah satu sarana untuk mempererat kemanunggalan TNI-Rakyat.

Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Inf I Gde Putu Suwardana, S.I.P  menyampaikan,
” meskipun saat ini dalam suasana pandemi Covid-19, kegiatan Komunikasi sosial dengan warga desa binaan khususnya para tokoh agama ini tetap harus terus kita lakukan, mengingat saat ini banyak warga masyarakat yg tidak melaksanakan protokol kesehatan saat diluar rumah baik saat kegiatan keagamaan maupun yg lainnya, padahal dengan mengikuti protokol kesehatan kita semua bisa terhindar dari penyebaran Covid-19 dengan cara mengikuti anjuran 3 M”, ucapnya”.

Selain itu untuk menjaga hubungan yang harmonis antara Anggota TNI  dengan warga binaan. Komsos juga merupakan salah satu tugas pokok para anggota yang bertugas di wilayah pedesaan guna memantau dan mengetahui keadaan maupun permasalahan yang ada di Desa binaannya.

“Setiap informasi sekecil apapun harus didapatkan oleh setiap anggota Kodim 1626/Bangli yang bertugas di wilayah Desa sebagai upaya deteksi dini dan cegah dini dalam menangani suatu permasalahan yang akan timbul, karena aparat teritorial adalah Bapulket yang nantinya bisa dilaporkan ke Komando atas,.

Dandim 1626/Bangli juga menjelaskan,” Komunikasi sosial merupakan agenda tugas kewilayahan dan juga instruksi dari Komando Atas, karena kegiatan tersebut sangat efektif dan bersentuhan langsung dengan semua elemen masyarakat”.

“ Dengan adanya anggota Kodim Bangli yang ditugaskan di wilayah pedesaan supaya selalu membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan sebagai wujud nyata keberadaan TNI di tengah-tengah masyarakat. Seperti yang dilakukan sekarang ini membantu masyarakat dalam menyiapkan sarana prasarana untuk pelaksanaan kegiatan keagamaan,” pungkasnya.

SAMBIL BERSENDA GURAU, TAKTIK KODIM 1626/BANGLI AJAK BUDAYAKAN 3 M

Komsos anggota Kodim 1626/Bangli bersama tokoh masyarakat

Bangli – Dandim 1626/Bangli Letkol Inf I Gde Putu Suwardana, S.I.P memerintahkan jajaran Kodim 1626/Bangli selalu melaksanakan tugasnya walaupun di hari libur. Agar tidak terjadi kasus positif Covid-19 wilayah binaannya anggota Kodim 1626/Bangli melaksanakan anjangsana sekaligus Komunikasi Sosial (Komsos) ke Rumah Warga supaya masyarakat tidak resah dan pasrah dalam menjalankan kehidupannya di masa Pandemi Covid-19 asalkan tetap menjalankan Prokes seperti yang telah dianjurkan Pemerintah.

Anggota Kodim 1626/Bangli melaksanakan anjangsana sekaligus komunikasi sosial (Komsos) dengan Tokoh Masyarakat, I Made Sarwa, (40) di Banjar Dinas Sidembunut, Kelurahan Cempaga, Bangli. Minggu (10/1/2021).

Dalam Komsos tersebut, sambil bersenda gurau bersama dengan tokoh masyarakat tersebut, menyampaikan himbauan-himbauan dari pemerintah tentang surat edaran yang mengatur kembali pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat untuk mengendalikan Pandemi Covid-19 terhitung mulai 11 s.d 15 Januari 2021. Diharapkan tokoh masyarakat tersebut bisa mengendalikan warganya sehingga tidak adanya warga yang terkena Covid-19. Pada kesempatan tersebut juga tidak lupa menyampaikan tentang protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang harus senantiasa memakai masker, mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir serta tetap menjaga jarak.

Sementara itu Dandim 1626/Bangli, Letkol Inf I Gde Putu Suwardana, S,I.P mengatakan dalam kegiatan komunikasi sosial (komsos) yang digelar oleh anggota Kodim 1626/Bangli untuk menyampaikan pesan seputar tentang keamanan ganguan Kamtibmas serta penerapan Disiplin Protokol Kesehatan dalam setiap melakukan kegiatan yang dilakukan masyarakat. Dengan diterjunkannya anggota Kodim 1626/Bangli langsung kelapangan diharapkan para tokoh masyarakat bisa mengajak masyarakat lainnya untuk menjalankan Prokes di setiap melaksanakan aktivitas terlebih lagi kegiatan yang memerlukan tenaga banyak sehingga terjadi kerumunan.

Lebih lanjut dikatakan deteksi dini yang dilakukan guna menciptakan keamanan yang nyaman dan aman serta untuk menerapkan Protokol Kesehatan tentang 3M, merupakan suatu keharusan dalam melawan Covid-19. Untuk itu Kodim 1626/Bangli akan terus berusaha menghimbau warga agar senantiasa memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. ucap Dandim.

KODIM BANGLI PANTAU PENYALURAN BST AGAR SESUAI PROKES

Bangli – Pada tahun 2021 pemerintah kembali menyalurkan dana Program Bantuan Sosial Tunai (BST) sejumlah Rp 300 ribu yang akan menyasar 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Bantuan itu akan diberikan mulai Januari hingga April 2021 yang penyalurannya dilakukan oleh PT Pos Indonesia. Penyalurkan dana Program Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19 telah dilaksanakan secara simbolis oleh Presiden Joko Widodo bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini pada hari senin lalu di Istana Negara, Jakarta.

Bantuan ini merupakan jaring pengaman sosial bagi masyarakat miskin maupun yang paling terdampak secara sosial ekonomi akibat wabah Covid- 19 yang selama hampir setahun melanda Dunia. Kementerian Sosial akan menyalurkan program BST itu kepada keluarga yang telah memenuhi persyaratan, dan terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Kodim Bangli sebagai satuan teritorial kewilayahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat rutin melaksanakan pendampingan penyaluran dana Program Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk warga masyarakat yang berhak Menerima di wilayah masing-masing.

Dandim 1626/Bangli Letkol Inf I Gde Putu Suwardana, S.I.P di sela-sela tugasnya meyampaikan bahwa pihaknya selalu menekankan kepada jajarannya untuk selalu melaksanakan pemantauan serta pendampingan penyaluran dana Program Bantuan Sosial Tunai (BST) agar bantuan dapat tersalurkan tepat kepada masyarakat yang berhak, serta untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di lapangan. Terlebih pada saat Pandemi Covid-19 sekarang ini Dandim berharap agar setiap kegiatan warga masyarakat yg melibatkan orang banyak, wajib para anggotanya untuk mendampinginya serta melaksanakan pengawasan secara ketat, agar penerapan Protokol Kesehatan dapat dilaksanakan secara baik guna mencegah lajunya penyebaran Covid 19 di lingkungan masyarakat luas.

Lebih lanjut Dandim Bangli mengatakan “ mekanisme pelaksanaan pembagian BST telah di atur oleh jajarannya di lapangan dan di koordinasikan dengan pihak Kantor Pos setempat agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan tertib dan lancar. Pelaksanaan pembagian BST selalu menerapkan Protokol Kesehatan yaitu dengan melaksanakan 3M, menggunakan masker secara benar. mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir serta menjaga jarak antar perorangan”