
Bangli – Menjelang pelaksanaan upacara adat Nyeeb atau Mecaru Godel yang akan digelar besok, Babinsa Koramil 04/Kintamani Kodim 1626/Bangli, Sertu I Wayan Pasbudi, ikut serta dalam kegiatan ngayah atau gotong royong untuk membantu persiapan sarana dan prasarana upacara di Pura Bale Agung, Desa Binyan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Kegiatan ini merupakan wujud nyata partisipasi TNI dalam mendukung kelancaran upacara adat dan tradisi masyarakat setempat.
Sertu I Wayan Pasbudi, yang juga bertugas sebagai Babinsa di Desa Binyan, menjelaskan bahwa kegiatan ngayah ini adalah bentuk kepedulian dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat.
“Kami dari Koramil 04/Kintamani ikut serta dalam mempersiapkan segala kebutuhan untuk upacara Nyeeb yang akan dilaksanakan besok. Ini merupakan tugas dan tanggung jawab kami sebagai Babinsa untuk meringankan beban warga, serta menjaga kekompakan, keharmonisan, dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat,” ujar Sertu I Wayan Pasbudi.
Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat dalam kegiatan adat seperti ini sangat penting untuk mempererat hubungan sosial, sekaligus menunjukkan dukungan TNI dalam melestarikan tradisi dan budaya lokal. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa TNI tidak hanya hadir dalam tugas keamanan, tetapi juga turut berperan aktif dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat.
Komandan Kodim (Dandim) 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., dalam pernyataan tertulisnya, mengapresiasi peran serta Babinsa yang terus aktif dalam setiap kegiatan di desa binaan. Ia menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya ngayah sebagai warisan leluhur yang menjadi ciri khas masyarakat Bali.
“Kami sangat menghargai peran Babinsa yang telah membantu warga dalam kegiatan ngayah. Kegiatan ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat, tetapi juga menjaga kelestarian budaya kita. Kebersamaan seperti ini harus terus dipupuk agar warisan leluhur tidak hilang dan dapat dilestarikan untuk generasi mendatang,” tegas Dandim.
Upacara Nyeeb atau Mecaru Godel merupakan salah satu tradisi adat Bali yang bertujuan untuk menyucikan alam semesta dan lingkungan sekitar. Partisipasi TNI dalam kegiatan ini tidak hanya mendukung kelancaran pelaksanaan upacara, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas antara TNI dan masyarakat.
Dengan dukungan penuh dari TNI, diharapkan seluruh rangkaian upacara dapat berjalan lancar dan khidmat, serta membawa berkah bagi masyarakat setempat.