2

Komando Distrik Militer 1626/Bangli

Kodim 1626/Bangli merupakan satuan kewilayahan yang berada dibawah komando Korem 163/Wira Satya. Kodim 1626/Bangli memiliki wilayah teritorial yang meliputi Kabupaten Bangli. Markas Kodim 1626/Bangli berada di Jalan Brigjen Ngurah Rai, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli.

Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Yeni nesil bahsegel giriş özelliklerle gelen sürümü heyecan veriyor.

Online eğlencede güven arayan kullanıcılar için bahsegel ideal platformdur.

Kullanıcılar güvenli giriş için pinco adresine yönlendiriliyor.

Babinsa Kodim Bangli Pantau Kegiatan Masyarakat Di Desa Jehem

Bangli-Dalam pelaksanaan PPKM Level II Kodim Bangli melalui Babinsa Desa Jehem Koramil 1626-03/Tbk,Pelda I Wayan Wicana menyambangi warga yang sedang melaksanakan upacara keagamaan di Br. Jehem Kaje desa Jehem untuk meyakinkan pelaksanaan kegiatan tetap berpedoman pada protokol Kesehatan dan melaksanaan PPKM Level II dalam mengantisipasi penyebaran dan penularan Covid 19 di lingkungan wilayah binaan. Selasa ( 23/11/2021)

Babinsa mengedokasi dan menghimbau agar sebelum dan sesudah melaksanakan kegiatan harus melaksanakan protokol Kesehatan,yaitu : Memakai Masker
Mencuci tangan dengan Sabun pada air mengalir dan menjaga jarak antar perorangan serta Babinsa menekankan agar melaksanakan pola hidup bersih dan sehat.

Di tempat terpisah Dandim 1626/Bangli, Letkol Inf I Putu Gde Suwardana S.I.P mengatakan Jajarannya di wilayah binaan masing-masing tidak henti-hentinya untuk melakukan himbauan Prokes terhadap warga masyarakatnya, dimana masih ada ditemukan beberapa masyarakat di dalam melaksanakan kegiatan mengabaikan Protokol Kesehatan.
Sehingga memutus mata rantai Penyebaran Covid blm bisa di laksanakan secara maksimal seperti pemakaian masker tidak benar. Katanya.

“Dandim juga berharap kepada Warga yang belum sadar sepenuhnya tentang bahaya Pandemi Covid-19, agar cepat menyesuaikan serta mengikuti anjuran pemerintah pusat guna memutut mata rantai penularan Covid-19 di masyarakat.” Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *