
Bangli – Dalam rangka mengantisipasi serangan hama atau penyakit yang dapat merusak tanaman padi, Babinsa Koramil 02/Susut Kodim 1626/Bangli melakukan pendampingan penyemprotan tanaman padi di Subak Sala Banjar Sala Desa Abuan Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, pada hari Selasa (23/01/24).
Penyemprotan tanaman padi dilakukan di lahan seluas 40 are milik bapak I Wayan Puja, salah satu petani di Subak Sala Banjar Sala, Desa Abuan. Penyemprotan menggunakan satu unit hand sprayer dan didampingi oleh anggota Babinsa Koramil 1626-02/Susut Kodim 1626/Bangli.
Tujuan dari penyemprotan tanaman padi adalah untuk menjaga tanaman agar terhindar dari segala gangguan hama, seperti wereng, tikus, ulat, dan lain-lain, sehingga pertumbuhannya tetap optimal dan dapat menghasilkan panen yang maksimal. Selain itu, penyemprotan juga bertujuan untuk mengendalikan gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman padi.
Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H.,M.I.P. melalui salah satu anggota Babinsa Pelda I Putu Budi Utama mengatakan, penyemprotan tanaman padi harus dilakukan pada waktu yang tepat, yaitu pada pagi hari antara pukul 08.00 hingga menjelang pukul 11.00, atau pada sore hari antara pukul 15.00 hingga menjelang pukul 17.00.
“Penyemprotan pada pagi hari dilakukan ketika air embun mulai hilang dan sebelum terik matahari menyengat, karena saat itu hama lebih mudah terkena kontak dengan insektisida. Sedangkan penyemprotan pada sore hari dilakukan ketika hama biasanya menetap pada pangkal batang padi. Jangan menyemprot saat panas terik dan kering, atau saat angin sangat kencang dan bila akan turun hujan, karena itu akan mengurangi efektivitas penyemprotan,” ujarnya.
Ia juga mengatakan, penyemprotan tanaman padi merupakan salah satu bentuk kepedulian dan sinergitas antara TNI dan petani dalam meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Bangli. Ia berharap, dengan adanya pendampingan dari Babinsa, petani dapat lebih terampil dan mandiri dalam mengelola tanaman padi mereka.
“Kami berharap, dengan adanya pendampingan dari Babinsa, petani dapat lebih terampil dan mandiri dalam mengelola tanaman padi mereka. Kami juga berharap, hasil panen padi di Kabupaten Bangli dapat meningkat dan mencapai swasembada pangan,” tuturnya.