Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Yeni nesil bahsegel giriş özelliklerle gelen sürümü heyecan veriyor.

Agar Berjalan Lancar, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Berperan Aktif dalam Pengamanan Upacara Ngaben di Kelurahan Kawan, Bangli

Bangli – Upacara Ngaben adalah salah satu ritus budaya Bali yang sangat penting, yang melibatkan prosesi pemakaman dengan penuh hormat bagi orang yang telah meninggal dunia. Untuk memastikan kelancaran dan keamanan upacara Ngaben Alm. Jro Mangku Dangin di Setra Banjar Adat Pule, Kelurahan Kawan, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Babinsa Koramil 01/Bangli Kodim 1626/Bangli Sertu Wayan Budiarta bersama Bhabinkamtibmas dan pecalang, melaksanakan pemantauan dan pengamanan.

Pengamanan ini adalah bagian dari tanggung jawab seorang Babinsa yang melekat dan berbaur dengan warga binaannya, serta selalu hadir dalam setiap kegiatan, baik yang bersifat adat maupun kedinasan. Hal ini bertujuan untuk menciptakan situasi kondusif dan memastikan keamanan dan ketertiban dalam berbagai acara masyarakat.

Kegiatan pengamanan upacara Ngaben dilaksanakan dengan melibatkan komponen adat dan kerjasama dengan keluarga dan keluarga besar almarhum hingga seluruh prosesi, mulai dari rumah duka hingga ke area Setra (kuburan) Desa Adat Pule, berjalan aman, tertib, dan lancar.

Dandim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., menggarisbawahi pentingnya sinergi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, pecalang, dan elemen masyarakat lainnya dalam mendukung keamanan dan keselamatan warga yang sedang melaksanakan upacara Ngaben. Kehadiran TNI dalam mendukung kegiatan keagamaan masyarakat adalah manifestasi nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selalu dijaga dan ditingkatkan.

Dengan kerja sama yang kuat antara berbagai pihak, upacara Ngaben dapat berlangsung dengan sukses dan aman, dan kehadiran Babinsa dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan contoh bagus dari peran TNI dalam mendukung kehidupan masyarakat dan tradisi budaya mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *