Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Babinsa Tamanbali Bersinergi dengan Pecalang Amankan Upacara Mungkah Lan Ngenteg Linggih

Bangli – Dalam rangka memberikan rasa aman dan kelancaran pelaksanaan kegiatan keagamaan, Babinsa Desa Tamanbali, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Serda I Wayan Mahendra, bersinergi dengan Pecalang Desa Adat Tamanbali melaksanakan pengaturan lalu lintas sekaligus pengamanan kegiatan Upacara Mungkah Lan Ngenteg Linggih di Pura Penataran Sangging, Desa Tamanbali, Kecamatan/Kabupaten Bangli. Sabtu (3/1/26).

Kegiatan pengamanan tersebut dilaksanakan untuk memastikan seluruh rangkaian upacara berjalan tertib, aman, dan khidmat, mengingat tingginya antusiasme masyarakat serta meningkatnya volume kendaraan di sekitar lokasi pura. Babinsa bersama Pecalang secara aktif melakukan pengaturan arus lalu lintas dan pemantauan situasi selama kegiatan berlangsung.

Serda I Wayan Mahendra menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan adat dan keagamaan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial serta wujud nyata sinergitas TNI dengan unsur adat dan masyarakat. “Kami hadir untuk membantu pengamanan dan memberikan kenyamanan agar umat dapat melaksanakan persembahyangan dengan khusyuk,” ujarnya.

Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga ketertiban, mematuhi pengaturan lalu lintas, serta bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan selama berlangsungnya rangkaian upacara keagamaan. “Dengan kerja sama dan kesadaran bersama, pelaksanaan upacara dapat berjalan aman, lancar, dan khidmat,” tambahnya.

Warga binaan yang hadir dalam kegiatan mengatakan bahwa dengan adanya pengamanan dan pengaturan lalu lintas yang dilakukan oleh Babinsa bersama Pecalang, pelaksanaan upacara keagamaan dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Mereka juga mengapresiasi kehadiran aparat dan unsur adat yang telah memberikan rasa aman dan nyaman selama mengikuti rangkaian upacara. “Kami merasa lebih tenang dan nyaman dalam melaksanakan persembahyangan,” katanya.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, menyampaikan apresiasi kepada Babinsa dan Pecalang Desa Adat Tamanbali atas sinergi dan dedikasinya dalam mengamankan kegiatan keagamaan di wilayah binaan. Ia menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam menjaga keamanan wilayah sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Sinergitas seperti ini harus terus dipelihara guna menciptakan situasi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Dandim.

Dandim berharap sinergi antara TNI, unsur adat, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan, sehingga setiap kegiatan adat dan keagamaan di wilayah Kabupaten Bangli dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan lancar. “Dengan kebersamaan dan kepedulian bersama, stabilitas keamanan wilayah akan tetap terjaga,” pungkasnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Desa Undisan Hadiri Uleman Upesaksi Karya di Pura Pasek Gelgel Prateka

Bangli – Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi serta menjaga sinergi antara TNI dan masyarakat, Babinsa Desa Undisan Koramil 1626-03/Tembuku, Sertu I Wayan Budiarta, menghadiri undangan (uleman) Upesaksi Karya Taur Panca Kelud, Wrespati Kalpa, Rsi Gana, Melaspas, Ngenteg Linggih, Mendem Pedagingan, Nilapati, Mepeselang, dan Mapadudusan Alit yang bertempat di Pura Pasek Gelgel Prateka, Banjar Undisan Kaja, Desa Undisan, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Sabtu (3/1/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Bangli, Camat Tembuku, Perbekel Desa Undisan, Bendesa Adat Undisan Kaja, Bendesa Adat Undisan Kelod, prajuru adat, serta masyarakat setempat. Kehadiran unsur TNI–Polri melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas merupakan bentuk nyata dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan masyarakat di wilayah binaan.

Babinsa Desa Undisan Sertu I Wayan Budiarta menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dan komunikasi sosial (Komsos) guna menjalin serta memperkuat hubungan yang harmonis dengan tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh lapisan masyarakat.

“Kehadiran kami sebagai Babinsa merupakan bentuk dukungan TNI terhadap kegiatan adat dan keagamaan masyarakat. Melalui momentum seperti ini, kami dapat terus menjalin komunikasi serta mempererat hubungan silaturahmi dengan tokoh adat, tokoh agama, dan warga binaan,” ujar Sertu I Wayan Budiarta.

Selama kegiatan berlangsung, Babinsa bersama unsur terkait turut melaksanakan pemantauan situasi guna memastikan seluruh rangkaian upacara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Hingga kegiatan berakhir, situasi terpantau aman dan kondusif serta tidak ditemukan adanya hal-hal menonjol.

Sementara itu, Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan wujud nyata pengabdian TNI.

“Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam kegiatan adat dan keagamaan. Hal ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menjaga kondusivitas wilayah,” tegas Dandim 1626/Bangli.

Melalui kehadiran Babinsa dalam kegiatan adat dan keagamaan tersebut, diharapkan hubungan kemitraan antara TNI dan masyarakat semakin erat, sehingga mampu mendukung terciptanya stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah, khususnya di Desa Undisan dan sekitarnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Desa Susut Hadiri Pembukaan Susut Festival Bertema “Baktining Yowana”

Bangli – Babinsa Desa Susut, Serka I Nyoman Suharta, bersama Bhabinkamtibmas Desa Susut, Ipda Anak Agung Edy Sanjaya, menghadiri kegiatan pembukaan Susut Festival yang mengusung tema “Baktining Yowana”. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Banjar Dinas Pukuh, Desa Susut, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Sabtu (3/1/26)

Pembukaan Susut Festival secara resmi dibuka oleh Bupati Bangli yang diwakili oleh Camat Susut. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penghijauan atau penanaman pohon secara simbolis, serta kegiatan seminar yang diisi oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. I Wayan Koster.

Susut Festival bertujuan untuk mendorong peran serta generasi muda (yowana) dalam pelestarian adat, seni, dan budaya Bali, sekaligus menumbuhkan rasa cinta lingkungan dan kepedulian sosial. Kegiatan Susut Festival direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap satu tahun sekali sebagai agenda budaya Desa Susut.

Ditempat terpisah Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinataha Utama dalam keterangannya menyampaikan bahwa TNI AD melalui Babinsa akan selalu mendukung kegiatan positif masyarakat yang bertujuan melestarikan budaya lokal serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan Susut Festival ini, karena selain melestarikan adat dan budaya Bali, juga mampu menumbuhkan peran aktif generasi muda dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal serta kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Dandim.

Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas pada kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergitas TNI–Polri dengan pemerintah daerah dan masyarakat, guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar serta terciptanya situasi wilayah yang kondusif.
(Pendim 1626/Bangli)