Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Babinsa Desa Penglumbaran Aktif Laksanakan Komsos Demi Ciptakan Situasi Kondusif

Susut – Babinsa Desa Penglumbaran Koramil 1626-02/Susut, Sertu I Ketut Susila melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga masyarakat binaan di Banjar Penglumbaran Kawan, Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli.

Kegiatan Komsos ini bertujuan untuk menjalin hubungan yang harmonis, mempererat silaturahmi, serta membangun kerjasama yang baik antara Babinsa dengan warga masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Sertu I Ketut Susila juga memantau secara langsung perkembangan situasi perekonomian warga, khususnya para pengusaha menengah yang bergerak dalam usaha jual beli telur di wilayah binaannya.

Menurut Babinsa, melalui kegiatan Komsos diharapkan dapat mengetahui kondisi dan permasalahan yang dihadapi masyarakat, sekaligus memberikan motivasi agar tetap semangat dalam menjalankan usaha.

Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, memberikan apresiasi atas langkah Babinsa yang selalu hadir di tengah masyarakat. “Kegiatan Komsos yang dilaksanakan Babinsa merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian TNI AD terhadap masyarakat binaannya. Dengan menjalin komunikasi yang baik, Babinsa dapat mengetahui setiap perkembangan di wilayah dan sekaligus membantu mencarikan solusi apabila ada kendala yang dihadapi warga,” ungkap Dandim.

Kegiatan ini juga merupakan wujud komitmen TNI AD dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Bangli.

Dalam Rangka Menjaga Kamtibmas, Babinsa Desa Landih Gelar Patroli Bersama

Bangli – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, Babinsa Desa Landih, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Serma I Komang Juni Suantara bersama Bhabinkamtibmas Desa Landih melaksanakan patroli di wilayah Desa Landih, Kecamatan/Kabupaten Bangli. Minggu (21/9/25).

Patroli ini menyasar sejumlah titik kegiatan warga, termasuk upacara adat di Dusun Palaktiying dan area warung tempat warga beraktivitas. Selain memantau situasi, Babinsa juga memberikan imbauan agar masyarakat waspada terhadap potensi tindak kriminal dan dampak cuaca ekstrem.

“Kami terus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan keamanan dan memberikan edukasi agar warga selalu waspada,” ujar Serma I Komang Juni Suantara.

Ia berharap, masyarakat senantiasa menjaga kerukunan dan keamanan lingkungan, saling peduli terhadap tetangga, serta segera melapor apabila melihat potensi gangguan kamtibmas atau dampak cuaca ekstrem. “Dengan begitu, sinergi antara TNI, pecalang, aparat desa, dan warga dapat terus terjalin demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.” tambahnya.

Di tempat yang sama, Ketua Pecalang Adat Palaktiying, Nang Ita, mengapresiasi kehadiran Babinsa dalam menjaga kelancaran kegiatan adat. “Sinergi Babinsa dengan pecalang dan aparat desa sangat membantu kami. Warga merasa aman dan kegiatan adat bisa berjalan tertib,” kata Nang Ita.

Secara terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama menekankan pentingnya peran Babinsa sebagai ujung tombak TNI di lapangan. “Patroli yang dilakukan Babinsa merupakan wujud kesiapsiagaan TNI bersama masyarakat. Kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan pecalang, kepolisian, dan perangkat desa demi keamanan wilayah,” tegasnya.

Melalui patroli rutin ini, TNI berharap masyarakat Desa Landih tetap tenang dan terlindungi, sekaligus semakin siap menghadapi perubahan cuaca yang tidak menentu.” tutupnya.

Babinsa Peninjoan Jalin Keakraban Lewat Kehadiran pada Resepsi Pernikahan Warga

Bangli – Babinsa Desa Peninjoan Koramil 1626-03/Tembuku, Sertu I Made Suarnika bersama Bhabinkamtibmas menghadiri undangan resepsi pernikahan warga binaan yang berlangsung di Banjar Karangsuung Kaja, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli.

Dalam kesempatan itu, Babinsa menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan wujud nyata dalam menjalin serta mempererat tali silaturahmi dengan warga binaan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk melaksanakan komunikasi sosial, membangun kedekatan, serta mengenali lingkungan masyarakat secara lebih baik.

“Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat pada momen penting seperti resepsi pernikahan ini menunjukkan kepedulian, dukungan, dan keharmonisan antara TNI dengan rakyat,” ungkap Sertu I Made Suarnika.

Melalui keikutsertaannya, Babinsa dapat mempererat hubungan emosional sekaligus menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan dan peran TNI. Kehadiran pada kegiatan seperti ini juga menjadi sarana untuk berinteraksi, berbagi informasi, serta memperkuat hubungan sosial dengan tokoh masyarakat maupun keluarga besar yang hadir.

Partisipasi aktif Babinsa dalam kegiatan masyarakat tidak hanya meningkatkan citra positif TNI, tetapi juga merupakan bagian dari tugas pokok Babinsa dalam melaksanakan pembinaan teritorial serta menjaga keharmonisan di wilayah binaan.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, menyampaikan apresiasi atas peran Babinsa yang selalu hadir di tengah masyarakat. “Kehadiran Babinsa dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan adalah bagian dari upaya TNI untuk terus dekat dengan rakyat serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan masyarakat,” tegasnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Ciptakan Suasana Kondusif, Babinsa Desa Selat Kawal Paruman Desa Adat

Bangli – Babinsa Desa Selat Koramil 1626-02/Susut, Sertu I Nengah Yadnya, bersama Bhabinkamtibmas Aiptu I Wayan Yudi Saputra, melaksanakan kegiatan pengamanan Paruman yang bertempat di Balai Banjar Adat Selat Peken, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Jumat (19/09/25)

Kegiatan Paruman ini dilaksanakan dalam rangka sosialisasi awig-awig Desa Adat Selat tahun 1990 terkait dengan proses Pemilihan/Ngadegang Bendesa Adat Selat, sesuai rekomendasi hasil rapat Forkopimda Kabupaten Bangli.

Dengan hadirnya Babinsa dan Bhabinkamtibmas, kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Hal ini sekaligus sebagai wujud sinergitas TNI-Polri bersama aparatur desa adat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah binaan.

Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bentuk nyata pengabdian TNI AD di tengah rakyat, guna terciptanya suasana kondusif di wilayah.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Kelurahan Kawan Sigap Evakuasi Material Longsor di Wilayah Binaan

Bangli – Dalam rangka penanggulangan bencana alam sekaligus memastikan keselamatan masyarakat, Babinsa Kelurahan Kawan Koramil 01/Bangli Kodim 1626/Bangli, Sertu Wayan Budiarta, bergerak cepat bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Kawan, personel Polsek Bangli, Damkar Kabupaten Bangli, serta warga Lingkungan Tegalalang mengevakuasi material tanah longsor yang terjadi di dua titik wilayah Lingkungan Tegalalang, Kelurahan Kawan, Kecamatan Bangli. Sabtu (20/9/2025).

Tanah longsor yang dipicu curah hujan berintensitas tinggi tersebut menimbun garasi milik warga atas nama Sang Kumpul dengan perkiraan kerugian material sekitar Rp10 juta dan menutup akses Jalan Tukad Melangit yang menghubungkan Tambahan – Tegalalang.

Di sela-sela kegiatan, Sertu Wayan Budiarta menegaskan pentingnya respons cepat demi mengurangi risiko lebih besar. “Kami langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan. Bersama unsur terkait, kami bergotong royong membersihkan material longsor agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal secepat mungkin,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, berkat kerja sama seluruh pihak, pembersihan material dapat selesai dengan cepat dan akses jalan kini sudah dapat dilalui kembali secara normal. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat, mulai dari aparat hingga warga, karena tanpa sinergi ini proses evakuasi tentu akan memakan waktu lebih lama,” tambahnya.

Salah satu warga terdampak, Sang Kumpul, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa dan tim gabungan. Tanpa bantuan cepat dari TNI, polisi, dan warga lain, kami mungkin kesulitan menyingkirkan tumpukan material longsor yang cukup tebal,” katanya.

Secara terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, memberikan apresiasi terhadap kerja sama di lapangan. “Babinsa adalah ujung tombak TNI AD di tengah masyarakat. Saya bangga melihat kecepatan Babinsa Kelurahan Kawan yang bersinergi dengan aparat dan warga untuk menanggulangi bencana, sehingga kerugian dapat ditekan,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa Kodim 1626/Bangli memiliki komitmen kuat untuk selalu hadir dalam setiap upaya penanggulangan bencana. “Melalui para Babinsa, kami menjadi garda terdepan dalam memberikan bantuan cepat kepada masyarakat.” tambahnya.

Dandim juga berharap, keberhasilan evakuasi longsor di Tegalalang ini menjadi bukti nyata kesiapsiagaan seluruh jajaran Kodim 1626/Bangli yang bekerja sama dengan Polri, Damkar, pemerintah daerah, dan warga setempat. “Kami berharap sinergi ini akan terus ditingkatkan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat Bangli,” pungkas Dandim.

Hingga siang hari, pembersihan material longsor berhasil diselesaikan dan akses jalan kembali terbuka. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
(Pendim 1626/Bangli)

Kodim 1626/Bangli Gelar Persembahyangan Tumpek Landep di Pura Makodim

Tingkatkan Sradha Bhakti, Kodim 1626/Bangli Laksanakan Persembahyangan Tumpek Landep

Kodim 1626/Bangli Peringati Hari Raya Tumpek Landep dengan Persembahyangan Bersama

Doa Bersama Tumpek Landep, Prajurit Kodim 1626/Bangli Mohon Keselamatan dan Ketajaman Pikiran

Bangli – Dalam rangka memperingati Hari Raya Tumpek Landep, Kodim 1626/Bangli menggelar persembahyangan bersama di Pura Makodim, Sabtu (20/9/2025). Kegiatan ini diikuti oleh Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, Danramil 04/Kintamani, anggota militer, PNS, serta Ketua Persit KCK Cabang XXXIX Dim 1626 Bangli.

Persembahyangan yang dipimpin oleh Jro mangku I Nengah Darmayasa diawali dengan melaksanakan pembersihan atau me durmangala keliling Asrama yang dipimpin oleh Jero Mangku “me durmangala” ini mengandung makna untuk membersihkan diri, lingkungan, atau tempat dari energi negatif agar kembali harmonis dan sejahtera. Tumpek Landep yang diperingati setiap 210 hari sekali dalam penanggalan kalender Bali ini memiliki makna memohon keselamatan dan ketajaman pikiran. Dalam tradisi Hindu, Tumpek Landep juga dimaknai sebagai hari penyucian terhadap benda-benda yang terbuat dari besi, termasuk senjata dan peralatan dinas.

Dandim 1626/Bangli menyampaikan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk meningkatkan sradha bhakti dan memohon keselamatan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. “Melalui persembahyangan ini, kita memohon agar selalu diberikan ketajaman pikiran, kejernihan hati, serta keselamatan dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.

Kegiatan persembahyangan berjalan dengan tertib, khidmat, dan penuh kebersamaan.
(Pendim 1626/Bangli)

Bakti Teritorial Prima, Kodim 1626/Bangli Gelar Pembersihan Pasar Desa Peninjoan dalam Rangka HUT ke-80 TNI Tahun 2025

Bangli– Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI Tahun 2025, Kodim 1626/Bangli melaksanakan kegiatan Bakti Teritorial Prima Pembersihan Pasar Tradisional Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Jumat (19/9/2025)

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dandim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, antara lain Ketua DPRD Kabupaten Bangli, I Ketut Suastika, S.H., M.H., Kasdim 1626/Bangli, Kapten Inf I Dewa Gede Yudawan, Camat Tembuku, I Putu Sumardiana, S.STP., M.A., Danramil 1626-03/Tembuku, Kapten Cke I Komang Gita, serta Waka Polsek Tembuku, Ipda I Wayan Artha Wijaya.

Kegiatan ini diikuti oleh personel Kodim 1626/Bangli, Polsek Tembuku, staf Kecamatan Tembuku, Perbekel Desa Peninjoan beserta staf, siswa-siswi SMP Negeri 2 Tembuku, serta masyarakat Desa Peninjoan

Dalam keterangannya Dandim 1626/Bangli, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI, melainkan juga bentuk teladan nyata kepada masyarakat dalam membudayakan gotong royong.

“Harapannya, masyarakat bersama anak-anak sekolah, aparat Kecamatan, Koramil, Polsek, dan Kodim dapat membudayakan gotong royong secara berkelanjutan, minimal sebulan sekali. Gotong royong merupakan identitas, budaya, dan kewajiban yang perlu kita lestarikan sebagai wujud bela negara dalam situasi damai,” tegasnya.

Beliau juga menekankan agar Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kepala Desa menjadi motor penggerak kegiatan pembersihan lingkungan, baik di pura, pasar, maupun ruang publik lainnya. Dengan kebiasaan ini, masyarakat akan semakin memperkuat rasa kebersamaan, saling asah, asih, dan asuh dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bangli, I Ketut Suastika, S.H., M.H., menyoroti pentingnya penanganan sampah sebagai salah satu isu strategis yang perlu perhatian bersama.
“Permasalahan sering muncul akibat kurangnya pemilahan di sumber serta pembangunan liar yang mengganggu aliran air. Solusinya adalah pemilahan sejak awal: sampah organik dijadikan kompos, sampah anorganik dijual atau didaur ulang, dan residu ditangani lewat kesepakatan desa adat,” ujarnya.

Menurutnya, kesadaran masyarakat adalah kunci keberhasilan, bukan sekadar dorongan atau paksaan dari pemerintah. Dengan demikian, kemandirian desa dalam mengelola sampah dapat terwujud secara berkelanjutan.

Kegiatan Bakti Teritorial Prima ini diharapkan mampu menjadi teladan bagi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat sinergi TNI, pemerintah daerah, aparat keamanan, pelajar, dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, tercermin nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, serta mendukung ketertiban dan kenyamanan di wilayah teritorial Kodim 1626/Bangli.