Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Danramil 1626-01/Bangli Hadiri Zoom Meeting Launching Program Penguatan Pekarangan Pangan Lestari

Bangli – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan di wilayah Bangli, Danramil 1626-01/Bangli, Kapten Cpl I Wayan Widana, menghadiri Zoom Meeting Launching Program Penguatan Pekarangan Pangan Lestari yang diselenggarakan oleh Polsek Bangli. Kegiatan ini berlangsung di Pekarangan Kelian Adat Br. Sidembunut, atas nama I Nengah Suara. Kelurahan Cempaga, Kecamatan/Kabupaten Bangli. Senin (24/02/25).

Kegiatan yang dipimpin oleh Ibu Ketua Bhayangkari ini bertujuan untuk memperkuat implementasi program Pekarangan Pangan Lestari guna meningkatkan ketahanan pangan berbasis masyarakat.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Bangli, Danramil 1626-01/Bangli, Camat Bangli, diwakili oleh Kasi Trantib, Wakapolsek Bangli, Lurah Cempaga, diwakili oleh Kasi Pemerintahan, Babinsa Kelurahan Cempaga, Bhabinkamtibmas Cempaga dan anggota Polsek Bangli (±10 orang), PPL Kelurahan Cempaga dan Dua orang Ibu Bhayangkari.

Dalam kesempatan tersebut, Danramil 1626-01/Bangli menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif program ini. “Program Pekarangan Pangan Lestari sangat penting dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat rumah tangga dan komunitas. Kami dari TNI siap bersinergi dalam mendukung keberhasilan program ini di wilayah Bangli,” ungkap Kapten Cpl I Wayan Widana.

Lebih lanjut, Kapten Cpl I Wayan Widana menekankan bahwa program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan di masyarakat, tetapi juga sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi warga. “Dengan memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal, masyarakat dapat menanam berbagai jenis tanaman pangan yang bergizi dan bernilai ekonomi. Hal ini juga sejalan dengan program ketahanan pangan nasional yang terus digalakkan oleh pemerintah,” tambahnya.

Danramil juga berharap adanya dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat serta sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan kelompok masyarakat agar program ini berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang,” tutupnya.

Kapolsek Bangli menambahkan bahwa program Pekarangan Pangan Lestari tidak hanya berdampak pada ketahanan pangan, tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Bangli. “Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Selain itu, keterlibatan berbagai pihak, termasuk TNI-Polri dan pemerintah daerah, menjadi bukti nyata sinergi dalam membangun ketahanan pangan yang kuat,” ujar Kapolsek Bangli.

Ia juga menegaskan bahwa Polsek Bangli siap mendukung dan mengawal program ini agar dapat berjalan dengan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav. I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., mengatakan bahwa program Pekarangan Pangan Lestari merupakan salah satu langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayah Bangli. “Program ini sangat sejalan dengan upaya TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami mendorong seluruh masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dandim 1626/Bangli menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh program ini melalui pendampingan dan pembinaan bersama instansi terkait. Dandim berharap sinergi antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat dapat mempercepat terwujudnya kemandirian pangan yang berkelanjutan di Bangli,” pungkasnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Dukung Pelestarian Budaya Lokal, Babinsa Koramil 04/Kintamani Hadiri Bulan Bahasa Bali Di Desa Buahan

Bangli – kegiatan Pelaksanaan Bulan Bahasa Bali VII Tahun 2025 di Aula SDN 1 Buahan, Desa Buahan, Kecamatan Kintamani. Kegiatan ini mengusung tema Jagat Kerti Jagra Hita Semesta dan bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan penggunaan Bahasa Bali di kalangan masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda, Sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal, Babinsa Buahan Kopda Made Saliman, dan Babinkantibmas Desa Buahan, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Senin (24/02/25)

Acara Bulan Bahasa Bali yang telah menjadi agenda tahunan ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, seperti Kepala Desa Buahan, Kadus Desa Buahan, Kadus Br. Binyan, Desa Buahan, Bendesa Adat Buahan, Kepala Sekolah SDN 1 Buahan, Kepala Sekolah SDN 2 Buahan, Penyuluh Bahasa Bali Desa Buahan, Peserta lomba bulan bahasa Bali dari SDN 1 dan 2 Buahan sebanyak 60 Orang Selain itu, hadir pula ketua dan anggota BPD, ketua LPM, Babinkamtibmas dan Babinsa, serta berbagai organisasi lainnya yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Kehadiran seluruh elemen ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam melestarikan Bahasa Bali sebagai bagian dari identitas budaya.

Kegiatan Bulan Bahasa Bali diisi dengan berbagai lomba yang memeriahkan acara, seperti Lomba Nyurat Aksara Bali, Lomba Pidato Bali, Lomba Mesatua Bali, dan Lomba Megending Lagu Bali. Lomba-lomba tersebut bertujuan untuk mengasah keterampilan serta kreativitas generasi muda dalam menggunakan Bahasa Bali secara aktif, serta mengenalkan kekayaan budaya Bali melalui seni dan tradisi.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, laporan panitia disampaikan sebelum dilakukan pengumuman para juara lomba dan penyerahan hadiah kepada para pemenang. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat, terutama generasi muda yang sangat tertarik untuk berpartisipasi dalam setiap perlombaan yang digelar. Para peserta lomba menunjukkan semangat tinggi untuk mengembangkan keterampilan berbahasa Bali dan mengenal lebih dalam tentang adat Bali.

Selama acara berlangsung, situasi tetap kondusif, tertib, dan lancar berkat kerjasama antara pihak penyelenggara dan aparat keamanan, baik dari Koramil Kintamani dan Polsek Kintamani. Babinsa dan Bhabinkamtibmas turut aktif memantau jalannya acara untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antar warga Desa Buahan.

Secara keseluruhan, kegiatan Pelaksanaan Bulan Bahasa Bali VII Tahun 2025 di Desa Buahan berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam pelestarian Bahasa Bali dan budaya Bali secara umum. Dengan sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat, acara ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya untuk mewariskan nilai-nilai budaya kepada generasi mendatang.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Bangbang Koramil 03/Tembuku Dampingi Pengukuran Pembuatan Jembatan Jalan Usaha Tani di Desa Bangbang

Bangli – Bertempat di banjar Bangbang Desa Bangbang Kec. Tembuku Kab. Bangli Babinsa Desa Bangbang Koramil 03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Pelda Kadek Widiarta melaksanakan kegiatan pendampingan pengukuran pembuatan jembatan jalan usaha tani oleh ketua pemborong bapak I Wayan Sadia didampingi Kasi Kesra Desa Bangbang beserta staf dimana pengerjaannya menggunakan dana ADD Desa Bangbang TA. 2025. minggu (23/02/25)

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kasi Kesra Desa Bangbang I Kadek Artawan beserta staf, Babinsa Desa Bangbang Pelda Kadek Widiarta, Kaur perencanaan Desa Bangbang I Wayan Sugiantara, Kelian dusun Bangbang I Made Agus Darma Putra, Kelian subak Bangbang Anyar Dewa Putu Kaler

Babinsa mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan akses dan infrastruktur pertanian secara terintegrasi dan berkelanjutan demi kemudahan akses bagi para petani di desa.

“Pendampingan pengukuran jalan usaha tani ini sangat penting untuk memastikan akses yang memadai bagi para petani dalam mengangkut hasil panen mereka” tambahnya

“Dengan adanya jalan usaha tani yang baik, kita harapkan bisa meningkatkan efisiensi distribusi hasil pertanian, sehingga para petani dapat lebih mudah menjual hasil panen mereka dan mendapatkan keuntungan yang lebih besar,” ujarnya

Secara terpisah Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. mengatakan dengan kehadiran Babinsa pada kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI di wilayah binaan guna mendukung produktivitas pertanian di wilayah.

“Pembangunan jembatan jalan usaha tani tersebut untuk mempermudah akses petani ke lahan pertanian, mempermudah transportasi hasil pertanian serta meningkatkan produktivitas pertanian dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan” Ungkap Dandim
(Pendim 1626/Bangli)

Jelang Hari Raya Nyepi, Babinsa Desa Landih Koramil 01/Bangli Gelar Komunikasi Sosial

Bangli – Menjelang perayaan Hari Raya Suci Nyepi Tahun 1947 Śaka/2025 Masehi, Babinsa Desa Landih, Serma I Komang Juni Suantara, bersama Bhabinkamtibmas Desa Landih menggelar kegiatan Anjangsana dan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan tokoh masyarakat setempat di Dusun Penaga Desa Landih, Kecamatan/Kabupaten Bangli. Minggu (23/02/25).

Kegiatan ini memili tujuan mempererat komunikasi antara aparat keamanan dan masyarakat serta memastikan situasi tetap kondusif menjelang Hari Raya Nyepi. Dalam pertemuan tersebut, Babinsa dan Bhabinkamtibmas berdialog dengan Jro Mangku Kakung (62), salah satu tokoh masyarakat setempat, untuk menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban.

Menurut Serma I Komang Juni Suantara, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan hubungan silaturahmi antara aparat keamanan dan warga serta memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga toleransi dan keamanan selama perayaan Nyepi. “Kami ingin memastikan bahwa perayaan Nyepi tahun ini berlangsung dengan aman dan penuh kedamaian. Melalui kegiatan ini, kami juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” ujar Serma I Komang Juni Suantara.

Selain itu, dalam pertemuan ini juga dibahas upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan serta solusi bersama dalam menjaga stabilitas lingkungan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan hal-hal yang mencurigakan,” ungkapnya.

Jro Mangku Kakung mengatakan bahwa perayaan Nyepi merupakan momen sakral bagi umat Hindu untuk melaksanakan Catur Brata Penyepian dengan khidmat. “Kami berharap seluruh masyarakat dapat saling menghormati dan menjaga ketenangan selama Nyepi berlangsung. Dengan adanya komunikasi yang baik antara masyarakat dan aparat keamanan, kami yakin perayaan tahun ini dapat berjalan dengan damai dan lancar,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav. I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., menyampaikan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam menjaga kondusivitas wilayah menjelang perayaan Nyepi. “Kegiatan ini sangat penting untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah. Kami berharap sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat terus terjalin dengan baik demi menciptakan lingkungan yang damai dan harmonis,” ujar Dsndim.

Lebih lanjut, Dandim menambahkan bahwa peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sangatlah penting. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu berkoordinasi dengan aparat setempat jika ada hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban. Dengan kerja sama yang baik, kita dapat menciptakan suasana yang kondusif selama perayaan Nyepi,” tambahnya.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, perayaan Hari Raya Nyepi di wilayah Bangli dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh makna bagi seluruh umat Hindu yang merayakannya,” tutup Dandim.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Koramil 02/Susut Hadiri Peringatan Bulan Bahasa Bali VII Di Desa Adat Linjong Desa Tiga

Bangli – Babinsa Desa Tiga Koramil 1626-02/Susut Pelda I Nengah Wendra menghadiri  kegiatan  Bulan Bahasa Bali VII dengan tema “Jagat Kerthi Jagra Hita Samasta “, di wantilan Desa Adat Linjong, Desa Tiga, Minggu (23/02/25) 

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan unsur keamanan guna mendukung pelestarian bahasa serta budaya Bali, Turut hadir dalam kegiatan ini bersama sejumlah tokoh, antara lain,Kepala desa Tiga yang diwakli Sekdes I Wayam Suena, MDA Alitan Kecamatan Susut, I Wayan Wiraduta,Bandesa Adat Desa Adat Linjong dan Saba Desa Adat Linjong, Babinsa Desa Tiga, Pelda I Nengah Wendra, Kelian Banjar Adat Linjong,Kelian Banjar Dinas Linjong, Penyuluh Bahasa Bali Desa Tiga, Pecalang Desa Adat Linjong dan Peserta Lomba.

Adapun Rangkaian Acara  sebagai berikut ,Tari penyambutan Sekar Sandat,Menyanyikan lagu Indonesia Raya, Doa, Sambutan Bendesa Adat Linjong, Sambutan Kepala desa Tiga, Sambutan MDA Alitan Kecamatan Susut yang sekaligus membuka acara Bulan Bahasa Bali, Pelaksanaan, Perlombaan, Penyerahan hadiah, Penutupan.

Perlombaan dalam Bulan Bahasa Bali VII dilaksanakan dengan Beberapa kegiatan lomba yang diselenggarakan, antara lain, Mesatwa Bali ,Nyurat Aksara Bali ,Pidato Bahasa Bali.

Acara ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba. Kegiatan ini berlangsung mulai jam 09.30 Wita hingga pukul 12.30 Wita dan berjalan dengan lancar serta penuh semangat dalam melestarikan bahasa dan budaya Bali.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Kelurahan Bebalang Koramil 01/Bangli Pantau Harga Ayam Panggang Saat Perayaan Tumpek Landep Bagi Umat Hindu

Bangli – Dalam rangka menjaga hubungan baik dengan warga binaan serta memantau kondisi harga bahan pangan di wilayahnya, Babinsa Kelurahan Bebalang, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Kopda Nengah Sudarma, melaksanakan anjangsana dan komunikasi sosial (Komsos) dengan pemilik usaha ayam panggang, I Made Sarjana Arta (44), di Lingkungan Sedit, Kelurahan Bebalang, Kecamatan/Kabupaten Bangli. Sabtu (22/02/25).

Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga ayam panggang yang meningkat seiring dengan tingginya permintaan saat perayaan Hari Raya Tumpek Landep hari ini, yang merupakan hari suci bagi umat Hindu. Tumpek Landep sendiri dikenal sebagai hari persembahan untuk benda-benda pusaka dan peralatan berbahan logam, di mana banyak masyarakat merayakannya dengan berbagai sajian, termasuk ayam panggang.

Dalam pertemuan tersebut, Kopda Nengah Sudarma berdialog langsung dengan pemilik usaha guna mengetahui perkembangan harga ayam panggang di pasaran. Berdasarkan keterangan I Made Sarjana Arta, permintaan ayam panggang memang mengalami peningkatan yang signifikan menjelang perayaan tersebut, yang berdampak pada kenaikan harga.

Babinsa menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok ayam panggang agar masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan mereka dengan harga yang wajar. Selain itu, ia juga mengimbau para pelaku usaha untuk tetap menjalankan usahanya dengan jujur dan tidak melakukan spekulasi harga yang dapat merugikan masyarakat. “Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas kami sebagai Babinsa untuk selalu dekat dengan masyarakat, serta memastikan bahwa kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga yang terjangkau, terutama dalam momentum hari besar keagamaan seperti Tumpek Landep,” ujar Kopda Nengah Sudarma.

Dengan adanya pemantauan seperti ini, diharapkan harga ayam panggang tetap stabil dan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Babinsa Kelurahan Bebalang juga berkomitmen untuk terus mengawal kondisi sosial dan ekonomi di wilayahnya guna memastikan kesejahteraan warga binaan,” tambahnya.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav. I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., mengatakan bahwa pemantauan harga bahan pangan seperti ayam panggang merupakan bagian dari upaya TNI dalam membantu menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. “Kami terus berupaya mendukung kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan teritorial, termasuk pemantauan harga kebutuhan pokok. Harapan kami, masyarakat dapat tetap tenang dan merayakan hari besar dengan nyaman,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Dandim, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan distribusi bahan pangan tetap lancar dan harga kebutuhan pokok tetap stabil. “Kami mengimbau para pedagang untuk tidak menaikkan harga secara berlebihan dan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat. Selain itu, kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga stabilitas ekonomi di wilayahnya masing-masing,” tambahnya.

Harapannya, dengan adanya sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, kondisi ekonomi di wilayah Bangli tetap kondusif dan kebutuhan pokok tetap terjangkau bagi semua kalangan. TNI, khususnya Kodim 1626/Bangli, akan terus berkomitmen dalam mendukung stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat,” tutup Dandim.
(Pendim 1626/Bangli)

Kodim 1626/Bangli Laksanakan Persembahyangan Hari Raya Tumpek Landep di Pura Bujangga Sakti

Bangli– Komando Distrik Militer (Kodim) 1626/Bangli melaksanakan kegiatan persembahyangan dalam rangka Hari Raya Tumpek Landep, salah satu hari suci dalam agama Hindu. Kegiatan ini berlangsung di Pura Bujangga Sakti Kodim 1626/Bangli dan dipimpin oleh Jero Mangku Sudira. Turut hadir dalam kegiatan ini Dandim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., beserta para perwira staf, Danramil jajaran Kodim 1626/Bangli, anggota militer, PNS, serta keluarga besar Kodim 1626/Bangli.

Kegiatan diawali dengan ritual me durmangala, yaitu prosesi pembersihan lingkungan Asrama Kodim 1626/Bangli yang dipimpin langsung oleh Jero Mangku Sudira. Ritual ini memiliki makna mendalam, yaitu membersihkan diri, lingkungan, dan tempat dari energi negatif agar tercipta harmoni, kesejahteraan, dan ketenangan dalam kehidupan sehari-hari. Medurmangala juga melambangkan upaya penyucian pikiran dan hati, yang sejalan dengan filosofi Tumpek Landep.

Hari Raya Tumpek Landep jatuh pada Saniscara Kliwon Wuku Landep dalam kalender Bali, atau setiap 210 hari sekali. Tumpek Landep memiliki makna filosofis yang mendalam, yaitu sebagai hari untuk memohon ketajaman pikiran dan intelektual. Pada hari ini, umat Hindu melakukan persembahyangan dan memohon berkah agar pikiran dan hati mereka tetap jernih, tajam, serta mampu membedakan antara yang benar dan salah dalam kehidupan.

Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk penghayatan nilai-nilai spiritual, tetapi juga sebagai momentum untuk mengasah ketajaman pikiran dan kejernihan hati dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara. “Tumpek Landep mengajarkan kita untuk selalu menjaga ketajaman intelektual dan kejernihan hati, yang sangat diperlukan dalam mengambil keputusan tepat, baik dalam tugas sehari-hari maupun dalam menghadapi tantangan hidup,” ujarnya.

Kegiatan persembahyangan ini diharapkan dapat membawa berkah dan kesejahteraan bagi seluruh anggota Kodim 1626/Bangli beserta keluarga, serta memperkuat semangat kebersamaan dan kesatuan dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.