Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Babinsa Koramil 04/Kintamani Amankan Pelaksanaan Upacara Keagamaan “Ngusaba Sambah”

Bangli – Demi Keamanan dan kelancaran kegiatan warga binaan, Babinsa Koramil 04/Kintamani, Kodim 1626/Bangli Sertu Kadek Gesta dan Pecalang Desa Adat melaksanakan pengamanan dan persembahyangan dalam rangka Ngusaba Sambah di Pura Bale Agung Desa Subaya, Desa Subaya, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Sabtu (08/02/25).

Dalam upacara ini, Babinsa turut serta memastikan bahwa acara berjalan dengan lancar, menjaga stabilitas di lingkungan sekitar, dan mengantisipasi potensi gangguan atau keramaian.

Sertu Kadek Gesta, ‘mengatakan bahwa mengatensi setiap kegiatan yang ada di wilayah binaan, terutama menyangkut serangkaian upacara keagamaan untuk memberikan rasa aman dan nyaman sehingga kami berkolaborasi melakukan pengamanan sekaligus membantu mengamankan kegiatan rangkaian persembahyangan agar dapat berjalan aman.

Lebih lanjut dikatakan, agar seluruh rangkaian upacara piodalan dapat berjalan aman dan nyaman, ia selalu siap untuk memberikan pelayanan kepada warga binaan, kapanpun dan dimanapun, baik siang ataupun malam guna memberikan pelayanan maksimal kepada warga binaanya,” ucapnya.

Di tempat terpisah Dandim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. menegaskan bahwa kehadiran Babinsa bertujuan untuk memastikan upacara keagamaan berlangsung aman, tertib dan lancar, serta memberikan rasa nyaman kepada seluruh peserta yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Dandim mengintruksikan jajaran untuk turut membantu melaksanakan pengamanan setiap kegiatan upacara keagamaan di wilayah agar umat dapat melaksanakan kegiatan keagamaan dengan nyaman dan khyusuk serta berjalan aman dan lancar,” ungkap Dandim.

Dandim juga menambahkan bahwa keberadaan Babinsa ditengah – tengah warga ini merupakan pengabdian dan dedikasi serta komitmen selaku Babinsa yang sudah menjadi tugas dan kewajiban Babinsa, untuk membantu warga binaan dalam situasi dan kondisi apapun,” pungkasnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Koramil 03/Tembuku Hadiri Rapat Rutin Bulanan Desa Peninjoan

Bangli – Dalam rangka mewujudkan hubungan yang harmonis antara TNI dan unsur Pemerintahan Desa Babinsa Desa Peninjoan Koramil 03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Sertu I Made Suarnika menghadiri rapat rutin bulanan yang diselenggarakan oleh perintah Desa Peninjoan bertempat di ruang pertemuan kantor Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli. jumat (07/02/25)

Pada kesempatan tersebut Babinsa Peninjoan Sertu I Made Suarnika mengatakan kegiatan rapat tersebut bertujuan untuk menjalin kerja sama yang baik guna terjalin koordinasi yang maksimal antar instansi pemerintahan tingkat Desa

“Pada kegiatan rapat rutin kali ini membahas tentang hal-hal yang terjadi di lingkungan Desa Peninjoan baik masalah keamanan maupun kebersihan lingkungan” Ujarnya

Di tempat terpisah, Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara mengatakan Babinsa selalu bersinergi dengan Tiga Pilar yaitu Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Perbekel untuk menjalankan tugas di lapangan guna meningkatkan keharmonisan di masyarakat untuk menunjang tugas Pokok dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan dan keamanan wilayah.

“Dengan adanya Rapat rutin tingkat Desa tersebut di harapkan hubungan dan kerjasama antar instansi Pemerintahan akan terjalin lebih baik sehingga dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat di wilayah binaan” Ungkap Dandim
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Koramil 02/Susut Bersama Dinas BPP dan PPL Dampingi Petani Cek Hama Tanaman Padi

Bangli – Anggota Babinsa Koramil 02/Susut Kodim 1626/Bangli, Serka Ketut Rediada , melaksanakan pemantauan perkembangan padi dan pengecekan hama padi di lahan sawah subak Denan desa Apuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Kegiatan ini merupakan bagian dari pendampingan yang dilakukan Babinsa sebagai bagian dari tugas pokok Satgas pertanian dalam peningkatan swasembada pangan. Jumat (07/02/25)

Pendampingan ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan motivasi kepada para petani agar terus bersemangat dalam merawat tanaman padi mereka. Peran Babinsa sangat penting, mulai dari penanaman hingga padi mulai berisi.

Babinsa berkomitmen untuk selalu memberikan perhatian khusus kepada setiap tahapan pertumbuhan padi, mengingat jika ada kendala atau hama yang menyerang, masalah tersebut harus segera ditangani. Agar tidak menghambat pertumbuhan padi yang berujung pada hasil panen.

Babinsa juga berfokus pada upaya mengawal perkembangan tanaman padi sampai musim panen tiba. Tujuan utamanya adalah mendukung program pemerintah dalam mencapai swasembada pangan, meskipun target tersebut belum sepenuhnya tercapai.

Seijin Dandim 1626/Bangi Letkol Kav I Ketut Artha Negara S.H., M.I.P. Babinsa desa Apuan Serka Rediada mengatakan bahwa saat ini Kami dilapangan bersama Badan Penyuluh Pertanian Kecamatan dan PPL melakukan berbagai tindakan pencegahan, seperti melakukan Pemantauan perkembangan padi dan pengecekan hama yang mengganggu tanaman padi para petani. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pengecekan secara dini bibit hama dan penyakit yang menyerang tanaman padi, pembuatan orang-orangan sawah dan pengikat antara tanaman padi untuk menghindari serangan hama.

“Saat ini Babinsa telah melakukan sweeping ke beberapa sawah disubak Denan desa Apuan ini untuk mengantisipasi terjadinya serangan hama, yang secara berkelanjutan”
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program pangan nasional yang telah diprogramkan oleh pemerintah pusat. Melalui pendampingan secara terpadu kepada petani di desa binaan, Babinsa berperan penting dalam mewujudkan ketahanan pangan yang stabil, serta mendukung petani untuk meraih hasil panen yang lebih melimpah.
(Pendim 1626/Bangli)

Agar Berjalan Aman Dan Lancar, Babinsa Koramil 01/Bangli Dampingi Posyandu Balita di Balai Banjar Kawan

Bangli – Dalam upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan balita, Babinsa Kelurahan Kawan, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Sertu Wayan Budiarta, bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Kawan, Aipda Putu Eka Kristina, melakukan pendampingan pada kegiatan Posyandu Balita yang berlangsung di Balai Banjar Kawan, Kelurahan Kawan, Kecamatan Bangli. Jum’at (07/02/25).

Kegiatan ini bertujuan untuk memantau tumbuh kembang anak-anak di wilayah tersebut serta memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi balita. Adapun layanan yang diberikan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan balita untuk memastikan pertumbuhan yang sesuai dengan standar kesehatan, pemberian makanan tambahan guna memenuhi kebutuhan gizi balita dan pemberian vitamin A untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta kesehatan mata.

Tampak hadir urut dalam kegiatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kawan, Bidan Kelurahan Kawan, Ni Wayan Sarino, beserta petugas dari Puskesmas Bangli, PPL KB Kelurahan Kawan, I Ketut Yasa, Kepala Lingkungan Kawan, I Nengah Sujena, S.Si dan Kader Posyandu Kamboja dari Lingkungan Kawan.

Dalam kesempatan itu, Babinsa Kelurahan Kawan, Sertu Wayan Budiarta, menyampaikan bahwa kegiatan Posyandu ini merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kesehatan balita serta memastikan mereka tumbuh dengan baik sesuai dengan tahapan perkembangan yang optimal. “Pendampingan ini adalah bagian dari tugas kami dalam membantu masyarakat, terutama dalam aspek kesehatan. Dengan adanya Posyandu, kita dapat mendeteksi sejak dini jika ada gangguan tumbuh kembang pada balita dan segera memberikan penanganan yang tepat,” ujar Sertu Wayan Budiarta.

Lebih lanjut dikatakan, Babinsa Kelurahan Kawan, Sertu Wayan Budiarta, menegaskan bahwa pendampingan yang dilakukan oleh aparat TNI dan Polri merupakan bagian dari sinergi bersama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan. “Kami berharap dengan adanya kegiatan Posyandu ini, para orang tua semakin sadar akan pentingnya pemantauan kesehatan dan tumbuh kembang anak sejak dini. Dengan pola asuh yang baik serta asupan gizi yang cukup, diharapkan anak-anak kita dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat dan cerdas,” ujar Sertu Wayan Budiarta.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kawan, Aipda Putu Eka Kristina, juga menambahkan bahwa peran serta masyarakat sangat penting dalam mendukung keberlangsungan kegiatan Posyandu. “Kami mengajak seluruh masyarakat, terutama para orang tua yang memiliki balita, untuk aktif mengikuti kegiatan Posyandu secara rutin. Dengan demikian, kesehatan anak-anak dapat terus dipantau dan ditingkatkan,” ujarnya.

Di sisi lain, Bidan Kelurahan Kawan, Ni Wayan Sarino, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta kader Posyandu yang selalu aktif dalam membantu jalannya kegiatan. Semoga upaya ini dapat terus berjalan demi menciptakan generasi yang sehat dan kuat,” ungkapnya.

Kegiatan Posyandu Balita di Balai Banjar Kawan ini mendapat respon positif dari masyarakat. Para orang tua yang hadir merasa terbantu dengan pelayanan yang diberikan, baik dalam bentuk pemantauan kesehatan maupun edukasi tentang pola makan sehat bagi anak-anak mereka. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan program Posyandu dapat terus berjalan dengan optimal guna meningkatkan kesehatan balita di wilayah Kelurahan Kawan.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav. I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., menyampaikan apresiasi atas peran aktif Babinsa dalam mendukung kegiatan Posyandu di wilayah binaan. “Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat, khususnya bagi balita yang merupakan generasi penerus bangsa. Dengan pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan anak sejak dini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dandim 1626/Bangli menegaskan bahwa sinergi antara TNI, Polri, tenaga kesehatan, dan pemerintah daerah harus terus diperkuat guna memastikan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat. “Kami akan terus mendorong para Babinsa untuk aktif berkontribusi dalam berbagai program kesehatan, termasuk kegiatan Posyandu, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Bangli,” tambahnya.

Dengan adanya dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan program Posyandu dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang besar bagi tumbuh kembang balita serta kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Bangli.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Desa Landih Koramil 01/Bangli Dampingi Program Pemberian Makanan Tambahan Untuk Anak Kategori Stunting

Bangli – Dalam upaya mendukung program percepatan penanggulangan stunting, Babinsa Desa Landih, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Serma I Komang Juni Suantara, melaksanakan pendampingan kunjungan rumah keluarga dengan anak kategori stunting di Banjar Penaga, Desa Landih, Kecamatan/Kabupaten Bangli. Kamis (06/02/25).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi bagi anak-anak stunting melalui pemberian makanan tambahan (PMT) yang terdiri dari daging ayam, telur, dan ikan nila. Program ini diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Landih sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesehatan dan tumbuh kembang anak secara optimal.

Tampah terlihat hadir dalam kegiatan Ketua TP PKK Desa Landih, Babinsa Desa Landih, Kasi Pelum Desa Landih, Kelian Banjar Dinas Palaktiying dan Buayang serta Staf Desa Landih.

Dalam kesempatan itu, Babinsa, Serma I Komang Juni Suantara menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk membantu menurunkan angka stunting di desa tersebut. “Kami berharap dengan pemberian makanan tambahan ini, anak-anak yang mengalami stunting dapat memperoleh gizi yang lebih baik dan tumbuh dengan optimal. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan generasi yang sehat dan produktif di masa depan,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, Serma I Komang Juni Suantara menegaskan bahwa program penanggulangan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan peran serta masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga. “Kami terus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap pentingnya pemenuhan gizi sejak dini. Pemberian makanan tambahan ini hanyalah salah satu langkah, namun kesadaran akan pola makan sehat harus terus ditingkatkan,” tuturnya.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav. I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., mengungkapkan dukungannya terhadap program penanggulangan stunting di wilayahnya. “Kami dari Kodim 1626/Bangli selalu mendukung penuh program-program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam menanggulangi stunting. Kami percaya bahwa dengan kerjasama yang baik antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, kita dapat mengatasi masalah stunting dan menciptakan generasi yang lebih sehat dan siap menghadapi tantangan,” ujar Dandim.

Dandim juga menekankan, bahwa peran aktif seluruh pihak sangat penting dalam mewujudkan program ini. “TNI tidak hanya menjalankan tugas operasional, tetapi juga berkomitmen mendukung kegiatan sosial yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui pendekatan yang holistik dan kerjasama yang baik, kami yakin kita dapat mewujudkan masa depan yang lebih sehat bagi anak-anak Indonesia,” tambahnya.

Pemerintah Desa Landih, bersama dengan instansi terkait, berkomitmen untuk terus memperkuat upaya penanggulangan stunting dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat guna mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan.
(Pendim 1626/Bangli)

Cegah DBD di Wilayah Desa Binaan, Babinsa Koramil 02/Susut Dampingi Fogging

Bangli – Sebagai bentuk kewaspadaan dan cegah dini terhadap munculnya penyakit demam berdarah dengue (DBD), Sertu I Gede Sukadana Babinsa Koramil 1626-02/Susut bersama Petugas Kesehatan melaksanakan pendampingan kegiatan Fogging atau penyemprotan insektisida di Desa Demulih Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Kamis (06/02/25)

Fogging atau pengasapan lingkungan rumah-rumah warga dilakukan sebagai salah satu metode pengendalian faktor penyebab penyakit DBD, dengan menggunakan mesin yang dapat mengeluarkan asap berisi insektisida. Insektisida inilah yang kemudian akan bekerja membunuh nyamuk dewasa penyebab menyebarnya penyakit DBD.

Seijin Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara S.H., M.I.P. saat dikonfirmasi Kamis (6/2/25) Babinsa Sertu Sukadana mengatakan dengan adanya program dari Dinas Kesehatan melaksanakan fogging diharapkan bisa membantu masyarakat dalam upaya cegah dini timbulnya penyakit DBD.

“Kami menghimbau kepada warga yang rumahnya belum di fogging agar menutupi barang-barangnya seperti alat makan, baju, atau pakaian agar ditempatkan yang rapat. Jangan biarkan ada makanan atau bahan makanan yang diletakkan di tempat terbuka dan buka jendela lebar-lebar agar terjadi pertukaran udara. Langkah ini dilakukan untuk mencegah efek samping atau dampak negatif yang mungkin terjadi setelah dilakukan penyemprotan atau pengasapan,” kata Babinsa.

“Karena pengasapan lebih efektif sesuai fungsinya disemprotkan ke seluruh bagian rumah dan apabila dilakukan di luar rumah saja atau hanya di teras rumah, tentu nyamuk yang bersembunyi di kamar tidak ikut mati,” imbuhnya.

Fogging bertujuan untuk mengurangi populasi nyamuk, sehingga risiko penularan penyakit akibat gigitan nyamuk pun dapat ditekan. Namun, cara ini bukan satu-satunya upaya untuk memberantas nyamuk. Kegiatan pencegahan yang disebut 3M juga dianjurkan untuk dilakukan, karena dinilai lebih efektif dibandingkan hanya fogging saja.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan pencegahan dengan selalu peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitarnya dan melakukan cara 3M, yaitu Menguras bak mandi, Menutup tempat penampungan air dan Mengubur barang-barang bekas yang tidak diperlukan lagi, “pungkasnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Jehem Koramil 03/Tembuku Bersama PPL Dampingi Petani Cek Tanaman Padi di Subak Batuaji Desa Jehem

Bangli – Bertempat di Subak Batuaji Banjar Dinas Tambahan Bakas Desa Jehem Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Babinsa Desa Jehem Koramil 1626-03/Tembuku Sertu Kadek Muliana bersama PPL melaksanakan
Pendampingan Pengecekan Tanaman Padi yang terserang hama Tikus di Subak Batuaji oleh POPT Kecamatan Tembuku Kabupaten Bangli, di lahan petani sawah milik an. Dewa Suarjaya dimana dengan luas sawah 0,30 Ha.pada hari kamis (06/02/25)

Babinsa mengatakan Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan motivasi kepada para petani agar terus bersemangat dalam merawat tanaman padi mereka. Peran Babinsa sangat penting, mulai dari penanaman hingga padi mulai berisi.

“Kami sekalu Babinsa Setempat selalu memberikan perhatian khusus kepada setiap tahapan pertumbuhan padi, mengingat jika ada kendala atau hama yang menyerang, masalah tersebut harus segera ditangani agar tidak menghambat pertumbuhan padi yang berujung pada hasil panen”

“Kami juga selalu berupaya mengawal perkembangan tanaman padi sampai musim panen tiba guna mendukung program pemerintah dalam mencapai swasembada pangan”

Secara terpisah, Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. mengatakan kegiatan pendampingan tersebut merupakan bagian dari implementasi program pangan nasional yang telah diprogramkan oleh pemerintah pusat. Melalui pendampingan secara terpadu kepada petani di desa binaan, Babinsa berperan penting dalam mewujudkan ketahanan pangan yang stabil, serta mendukung petani untuk meraih hasil panen yang lebih melimpah.

“Sebagai aparatur kewilayahan pihaknya juga bertanggung jawab untuk mendukung program tersebut dengan selalu siap membantu petani mulai penyiapan lahan hingga panen untuk meningkatkan produksi padi di wilayah binaan” Ungkap Dandim
(Pendim 1626/Bangli)