Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Babinsa Koramil 03/Tembuku Pantau Pengerjaan Jalan Setapak Menuju Obyek Wisata Pacung Waterfall

Bangli – Babinsa Desa Yangapi Koramil 1626-03/Tembuku Serka I Putu Sutarga melaksanakan pemantauan sekaligus Komsos dalam pengerjaan jalan setapak menuju Obyek Wisata Pacung Waterfall di Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli,Sabtu (21/12/24)

Babinsa mengatakan, dalam pembinaan teritorial melalui Komsos yaitu untuk mencerminkan rasa kemanunggalan TNI-Rakyat khususnya Babinsa dengan warga binaan sekaligus monitoring keamanan dan ketertiban masyarakat serta untuk mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan serta menghimbau agar selalu menjaga situasi tetap kondusif.

Babinsa juga sebagai mitra kerja Pemerintah Desa yang berkewajiban untuk mendukung dan mensukseskan program pembangunan yang telah direncanakan oleh pemerintah Desa

“Semoga dengan di kerjaannya jalan ini, dapat menciptakan suasana jalan yang nyaman, lancar dan aman, sehingga dapat menarik minat pengunjung wisata yang datang,” ujarnya.

“Pengerjaan jalan tersebut di harapkan dapat di kerjakan dengan maksimal, semoga masyarakat dapat menggunakan sarana prasarana ini dengan baik” tambahnya

Di tempat terpisah, Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian TNI terhadap lingkungan sekitar, salah satunya adalah tempat wisata yang merupakan salah satu potensi di daerah untuk mendapatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). PAD merupakan salah satu sumber pendapatan daerah dan merupakan indikator penting dalam pembangunan daerah. ungkap Dandim
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Kayubihi Tingkatkan Kewaspadaan Warga Terhadap Cuaca Ekstrim Melalui Komunikasi Sosial

Bangli – Menghadapi ancaman cuaca ekstrim yang dapat memicu bencana alam, Babinsa Desa Kayubihi, Koramil 01/Bangli Kodim 1626/Bangli, Koptu Rudi Romadon, bersama Bhabinkamtibmas Desa Kayubihi melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga binaan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap risiko bencana seperti pohon tumbang, tanah longsor, dan angin kencang, yang bertempat di Wilayah Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Sabtu (21/12/24).

Dalam sesi Komsos, Koptu Rudi Romadon menekankan pentingnya kesiapsiagaan warga dalam menghadapi cuaca ekstrim. Ia memberikan edukasi terkait langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan masyarakat, seperti menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyumbatan saluran air, memastikan saluran irigasi tetap lancar dan melakukan pemangkasan pada pohon yang berpotensi tumbang.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi sekaligus mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat. Kami berharap warga dapat memahami langkah-langkah pencegahan untuk meminimalkan dampak bencana,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Babinsa Desa Kayubihi, Koptu Rudi Romadon, bahwa cuaca ekstrim merupakan salah satu tantangan yang harus dihadapi dengan kesiapan dan kerja sama semua pihak. Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan bencana.

“Kami mengimbau warga untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar. Hal sederhana seperti memeriksa saluran air di sekitar rumah, membersihkan sampah, dan melaporkan tanda-tanda potensi bencana seperti tanah retak atau pohon yang miring dapat membantu mengurangi risiko. Kami juga mendorong masyarakat untuk selalu berkoordinasi dengan pemerintah desa atau aparat terkait jika membutuhkan bantuan,” ujarnya.

Babinsa juga menambahkan bahwa kesiapsiagaan tidak hanya melibatkan tindakan pencegahan, tetapi juga kesadaran akan pentingnya memiliki rencana darurat.

“Setiap keluarga perlu memahami langkah-langkah yang harus diambil saat terjadi situasi darurat, seperti mencari tempat aman atau mengetahui nomor telepon darurat yang dapat dihubungi,” tambahnya.

Dengan edukasi yang diberikan, Babinsa berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat solidaritas untuk menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrim.

Di tempat terpisah, Dandim 1626/Bangli, Letkol Kav. I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., menyampaikan apresiasinya terhadap langkah proaktif yang diambil Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Kayubihi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap cuaca ekstrim.

“Peran Babinsa dan Bhabinkamtibmas sangat penting dalam memberikan edukasi dan menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan aparat keamanan di tengah-tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan rasa aman melalui pencegahan dini terhadap potensi bencana,” ujar Dandim.

Lebih lanjut, Dandim menekankan pentingnya sinergi antara aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menghadapi cuaca ekstrim.

“Langkah-langkah preventif seperti ini adalah kunci untuk meminimalkan dampak bencana. Saya mengajak semua pihak untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi,” tambahnya.

Dandim juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin di wilayah lainnya untuk memastikan masyarakat lebih tanggap dan sigap dalam menghadapi situasi darurat.

“Kesiapan kita bersama adalah modal utama untuk menjaga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Warga Desa Kayubihi menyambut positif kegiatan ini. “Kami merasa terbantu dengan informasi yang diberikan, dan sekarang kami lebih siap untuk menghadapi kondisi cuaca ekstrim,” ujar warga yang mengikuti kegiatan tersebut.
(Pendim 1626/Bangli)

Jalin Sinergitas Dalam Tugas Pengamanan Kegiatan Berbasis Adat, Babinsa Koramil 02/Susut Hadiri Rapat Sipandu Beradat

Bangli – Menjaga Kamtibmas tetap kondusif menjadi tugas tanggungjawab bersama. Dalam wadah Sipandu Beradat sinergitas TNI, Polri dan Pecalang dari unsur adat dalam pengamanan kegiatan berbasis Desa Adat.

Babinsa desa Penglumbaran Koramil 1626-02/Susut Kodim 1626/Bangli Serda I Wayan Mahendra menghadiri rapat kordinasi Sipandu Beradat di balai banjar adat serai, Desa adat Serai, Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut Kabupaten Bangli, Sabtu (21/12/24)

Hadir dalam kegiatan rapat koordinasi antara lain Majelis Adat Madya Kabupaten Bangli, Pakis Kabupaten Bangli, Kepala Desa Penglumbaran diwakili Sekdes, Babinsa Desa Penglumbaran,Bhabinkamtibmas desa Penglumbaran,Bandesa Alitan Kecamatan Susut, Bandesa Adat Serai Kembangmerta, Kelian Adat Serai ,Prejuru Adat serai kembangmerta, Jro Mangku Sedesa Adat serai kembangmerta, Paiketan Istri Desa Adat kembangmerta, Anggota Bakamda dan Pecalang Desa Adat kembangmerta, Yowana Desa Adat serai kembangmerta.

Rapat membahas perubahan/revisi struktur organisasi Sipandu Beradat Desa Adat Serai Kembang Merta serta pelaksnaan tugas Bankamda dalam mendukung Pergub Propensi Bali nomor 26 tahun 2020 tentang Sistem Pengamanan Lingkungan Terpadu Berbasis Desa Adat.

Sambutan dari Bendesa Adat sekaligus membuka jalannya rapat koordinasi terkait perubahan struktur organisasi yang perlu direvisi , serta keberadaan Sipandu Beradat dan pelaksanaan tugas Bankamda kedepan.

Tugas Sipandu Beradat menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat di wewidangan Desa Adat. Harapan kepada seluruh komponen Sipandu Beradat untuk selalu berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas atau Babinsa dalam pelaksanaan tugas dilapangan sehingga tercipta sinergi antara TNI/POLRI dengan komponen Sipandu Beradat dalam hal menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Secara terpisah Letkol Kav I Ketut Artha Negara S.H., M.I.P. selaku Komandan Kodim 1626/Bangli mengatakan, ” sangat mendukung terwujudnya kegiatan ini, nantinya diharapkan akan adanya kemandirian kemampuan pengamanan tradisional untuk mengatur keamanan di wilayah Desa Adat dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan, Kita memiliki Babinsa yang sudah setiap saat berkoordinasi dan bersinergi dengan Bhabinkantibmas, Perbekel, Aparat Desa dan Desa Adat dalam berbagai kegiatan di wilayah, “tegasnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Cegah Bullying,Babinsa Koramil 04/Kintamani Berikan Sosialisasi Kepada Siswa

Bangli – Dalam mencegah terjadinya bullying atau perundungan yang sedang marak terjadi di berbagai daerah dan sangat merugikan pembinaan generasi bangsa, sekolah dasar desa selulung dengan Koramil 04/Kintamani untuk memberikan sosialisasi. Sabtu (21/12/24)

Kegiatan dihadiri oleh Kepala desa selulung I Putu Jaya Menala, Kepala sekolah I Wayan Manik Mas, Babinsa desa Selulung I Made Rida kencana Putra, Bhbinkantimas desa Selulung Aibda I Kadek Bargo, Orang tua murid dan siswa siswi SD negeri Selulung sejumlah 145 orang

Dalam sambutannya, Kopda IMade Rida kencana Putra menjelaskan bahwa perundungan atau bullying mencakup segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu orang atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain, baik secara fisik maupun psikologis.

“Perundungan tidak hanya terbatas pada kekerasan fisik, tetapi juga dapat berupa tindakan tanpa kekerasan fisik seperti ejekan, penghinaan, atau perlakuan tidak sopan. Tujuan dari perundungan ini adalah menyakiti korban secara terus-menerus, dan dapat berpotensi membuat korban mengalami trauma dan tekanan psikologis,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Danramil 1626-04/Kintamani Kapten Inf I Dewa Gede Yudawan mengharapkan agar kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman kepada siswa-siswi tentang pentingnya saling menghargai dan menghormati di lingkungan sekolah. Hal ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif tanpa adanya gangguan.

“Sosialisasi ini memberikan informasi kepada siswa mengenai pengertian perundungan (bullying), penyebab, dan dampaknya. Tujuannya adalah untuk menjelaskan kepada siswa tentang besarnya dampak perundungan di lingkungan sekolah,” ujar Danramil.

“Dengan adanya pemahaman ini, diharapkan siswa-siswi dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh rasa hormat satu sama lain.” Pungkas Danramil.
(Pendim 1626/Bangli)