Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Babinsa Koramil 04/Kintamani Pendampingan Vaksinasi Rabies Untuk Hewan Peliharaan Masyarakat

Bangli – Anggota Koramil 04/Kintamani Serda Ketut Arta melaksanakan pendampingan Puskeswan Kintamani melaksanakan vaksinasi rabies di Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli Untuk mencegah penyakit Rabies pada hewan peliharaan masyarakat. Sabtu (28/9/24).

Serda Ketut Arta mengatakan pemberian vaksin terhadap anjing peliharaan warga ini guna mencegah penyebaran wabah Rabies yang dapat menjangkiti penduduk desa lainnya dapat diberikan melalui anjing, kucing maupun hewan peliharaan lainnya.

Suntik vaksin antirabies ini penting untuk menjaga kesehatan hewan peliharaan, pemberian vaksin pada hewan akan memberikan perlindungan kepada manusia dari dampak gigitan hewan dengan rabies dan efektif mencegah rabies Ujar Serda Ketut Arta.

Suntikan rabies juga merupakan wujud sayang dan tanggung jawab kita atas hewan yang dipelihara. Tanggung jawab ini tidak sebatas memberi makan, minum, dan tempat tinggal, tapi juga menjaga kesehatannya. Pungkas Serda Ketut Arta.

Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. berharap masyarakat harus berperan aktif berpartisipasi memberikan informasi kepada masyarakat lainnya yang memiliki hewan peliharaan seperti anjing, kucing atau monyet untuk segera memberikan vaksin kepada hewan peliharaannya .

“Sebagai seorang Babinsa harus berperan aktif bersinergi dengan petugas berwenang dan Pemerintah Desa dalam upaya mengantisipasi penyakit rabies di Desa yang menjadi wilayah binaan sehingga vaksinasi tersebut dapat melindungi populasi hewan peliharaan khususnya pada anjing dan kucing serta mengurangi resiko penularan penyakit rabies pada manusia.” Tegas Dandim
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Koramil 01/Bangli Pantau Dan Amankan Upacara Adat Kawin Massal Desa Adat Pengotan

Bangli – Di jaman Era Globalisasi yang dibarengi dengan adanya pergeseran prilaku, namun eksistensi adat dan budaya Bali tetap terjaga dengan baik. Terbukti adanya tradisi yang dimiliki Desa Pengotan, Bangli, dimana warga Desa Pengotan mengenal tradisi adat kawin massal dan sampai saat ini masih terjaga.

Dengan hal tersebut, Babinsa Koramil 01/Bangli Kodim 1626/Bangli, Sertu I Wayan Subagia melakukan pemantauan sekaligus pengamanan Upacara Adat Kawin Massal yang berjumlah 13 pasang pengantin. Kawin Massal merupakan salah satu tradisi masyarakat Desa Adat Pengotan yang telah ada sejak dahulu, dan sampai sekarang masih terus terjaga serta dipertahankan, yang bertempat di Wantilan Desa Adat Pengotan, Desa Pengotan, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Sabtu (28/9/24).

Dalam kesempatan, Sertu I Wayan Subagia menjelaskan bahwa Tradisi kawin massal (Nganten bareng – bareng) biasa  dilaksanakan dua kali dalam setahun yakni pada sasih Kapat dan sasih Kedasa dengan tujuan untuk memohon restu dari leluhur dan menjaga keharmonisan dengan alam sekitar.

“Kalau tidak ada pesebelan atau kekeran desa, biasanya tradisi ini dilakukan setiap sasih kapat dan sasih kedasa,” jelasnya.

Sertu I Wayan Subagia menambahkan tradisi kawin massal dipusatkan di Pura Bale Agung Desa Adat Pengotan. Setiap peserta hanya dibebani biaya upacara sesuai kebutuhan saja sehingga tradisi kawin massal ini juga dapat menghemat biaya dibandingkan upacara perkawinan yang dilakukan secara pribadi biayanya bisa ratusan kali lipat,” ucapnya.

Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam pemantauan dan pengamanan ini sebagai bentuk kesiapsiagaan aparat keamanan untuk menjaga kelancaran tradisi kawin massal. Dengan adanya pemantauan ini, diharapkan upacara kawin massal dapat berjalan dengan nyaman dan aman.

“Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa tradisi upacara kawiin massal dapat berjalan lancar sehingga Keamanan dan ketertiban harus dijaga agar proses upacara dapat berjalan lancar,” tutupnya.

Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H.,M.I.P, saat di konfirmasi di tempat terpisah menyampaikan bahwa Seorang Babinsa merupakan garda terdepan TNI di tingkat Koramil, maka dari itu pihaknya selaku Dandim mengharapkan agar Babinsa jajarannya selalu hadir di tengah – tengah masyarakat dalam kegiatan apa pun yang ada di wilayah desa binaannya, baik itu dalam kegiatan yang bersifat resmi, atau pun kegiatan keagamaan, sehingga dapat terciptanya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Tujuan kehadiran Babinsa untuk mengantisipasi hal – hal yang tidak diinginkan. Sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh warga masyarakat yang sedang melaksanakan Upacara Kawin Massal.

“Kehadiran Babinsa di wilayahnya merupakan bagian dari tugas pokok sebagai pembina Desa yang senantiasa melaksanakan pengamanan wilayah binaan dan melaksanakan komunikasi sosial agar tercapai tujuan dari pembinaan territorial Kodim 1626/Bangli,” tutupnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Desa Jehem Hadiri Musdes Tentang Pembahasan Dan Pengesahan RKP Desa Tahun 2025 dan DU RKP Tahun 2026

Bangli – Bertempat di Balai Desa, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli Babinsa Desa Jehem Koramil 03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Serda Kadek Muliana menghadiri Kegiatan Musyawarah Desa Jehem tahun 2024 tentang pembahasan dan pengesahan RKP Desa tahun 2025 dan DU RKP tahun 2026. pada jumat, (28/9/24)

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BPD Desa jehem (I Ketut Adnyana) beserta anggota, Perbekel Desa Jehem (Drs I Nengah Tesen Darmayasa M.Pd.H) Beserta staf Desa, Babinsa Desa Jehem (Serda Kadek Muliana), Bhabinkamtibmas Desa Jehem (Aiptu I Nyoman Subagia), Ketua LPM Desa Jehem (I Wayan Ariawan), Ketua Bumdes Jehem (Ni Luh Pande Raditya Desyanthi), KPM Desa Jehem (Ni Wayan Indriani), Kelian Banjar Dinas sepedesaan Jehem.

Adapun susunan acara pada kegiatan tersebut
Menyanyikan lagu Indonesia Raya, Doa, Sambutan ketua BPD Desa Jehem, Sambutan Perbekel Desa Jehem, Penyampaian Rancangan RKP Desa tahun 2025 dan DU RKP 2026, Sesi Diskusi, Pembacaan kesimpulan, Penandatanganan.

Babinsa mengatakan pihaknya selalu mendukung dan melakukan pendampingan terhadap semua program pemerintah yang sudah di rencanakan agar pembangunan bisa berjalan sesuai yang di inginkan oleh masyarakat untuk kemajuan Desa.

“Kami berharap kepada masyarakat agar bisa bekerjasama dengan mengawasi setiap kegiatan yang di desa baik dari pembangunan maupun anggaran lainnya untuk kemajuan desa,” ujarnya

Secara terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. mengatakan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan kontribusi dan pendampingan kepada masyarakat dalam pembangunan di tingkat desa.

“Sebagai aparatur kewilayahan akan selalu mendukung program – program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah desa, oleh sebab itu melalui kegiatan ini diharapkan dapat menampung aspirasi masyarakat guna pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya

“Partisipasi Babinsa dalam pembahasan dan pengesahan RKP Desa merupakan bagian dari upaya kolaboratif antara pemerintah desa dan aparatur kewilayahan dalam pelaksanaan program – program pembangunan,” Ungkap Dandim
(Pendim 1626/Bangli)

Jalin Silaturahmi Babinsa Koramil 03/Tembuku Anjangsana Kerumah Warga Binaan

Bangli – Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi dan keakraban Babinsa Desa Jehem Koramil 03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Serda Kadek Muliana melaksanakan kegiatan anjangsana dan silaturahmi ke rumah warga binaannya bertempat di Banjar Galiran, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Kamis (26/9/24)

Babinsa mengatakan dengan melaksanakan kegiatan anjangsana dan silaturahmi ke rumah warga ini harapannya dapat mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus untuk mengetahui situasi dan kondisi di wilayah binaan.

“Selain melakukan kegiatan anjangsana dan silaturahmi, saya juga ingin memastikan bahwa wilayah binaan selalu dalam keadaan kondusif, aman terkendali,” tambahnya

Di tempat terpisah, Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. menegaskan bahwa kegiatan anjangsana dan silaturahmi seperti inilah yang harus dilakukan oleh seorang Babinsa, sehingga nantinya dapat meningkatkan kebersamaan dengan warga masyarakat.

“Dengan terjalinnya silaturahmi yang harmonis maka akan tercipta suasana yang nyaman dan sejuk serta hal ini dapat membuat kepercayaan warga masyarakat kepada Babinsa semakin meningkat” ujarnya

“Semoga kegiatan anjangsana dan silaturahmi yang baik dengan warga masyarakat ini, dapat mendukung kelancaran Babinsa dalam melaksanakan tugas sehari – hari di lapangan” tutup Dandim
(Pendim 1626/Bangli)

Agar Berjalan Lancar, Babinsa Koramil 01/Bangli Bantu Kelancaran Upacara Melasti

Bangli – Guna menjaga ketertiban dan kenyaman kegiatan adat, Babinsa Kelurahan Kawan, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli Peltu I Wayan Sujana bersama Bhabinkamtibmas dan Pecalang Desa Adat melaksanakan pengamanan sekaligus pengawalan Upacara Melasti Ida Bhatara Pura Penataran Sima dalam rangka rangkaian Pujawali / Piodalan yang jatuh pada Kamis tanggal 26 September 2024 dan melasti merupakan tradisi desa adat yang dilaksanakan oleh Pengempon Pura Penataran Sima Banjar Adat Siladan, Desa Tamanbali, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Kamis (26/9/24).

Selain melakukan pengamanan, Peltu I Wayan Sujana juga membantu jalanya prosesi melasti dengan senantiasa hadir di tengah – tengah masyarakat agar berjalan aman dan tertib.

“Kami bersama – sama dengan Bhabinkamtibmas dan Pecalang Banjar Adat Siladan membantu mengatur arus lalin yang dilewati warga dengan beriring-iringan berjalan kaki menuju Pura Sudamala, Lingkungan Sedit, Kelurahan Bebalang, Bangli,” ucapnya.

Peltu I Wayan Sujana menjelaskan, Upacara melasti tersebut merupakan ritual umat Hindu Bali yang bertujuan untuk membersihkan skala dan niskala (Bhuana Alit) dan (Bhuana Agung), dengan jalan menghanyutkan segala leteh dengan menggunakan Tirtha Amertha.

Lebih lanjut dikatakan, Agar seluruh rangkaian melasti dapat berjalan aman dan nyaman, selalu siap untuk memberikan pelayanan kepada warga binaan, kapan dimanapun, baik siang ataupun malam guna memberikan pelayanan maksimal kepada warga binaanya,” pungkasnya.

Di tempat terpisah Dandim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. telah mengintruksikan jajaran untuk turut membantu melaksanakan pengamanan setiap kegiatan upacara keagamaan di wilayah agar umat dapat melaksanakan kegiatan keagamaan dengan nyaman dan khyusuk serta berjalan aman dan lancar.

Dandim juga menambahkan bahwa keberadaan Babinsa ditengah-tengah warga ini merupakan pengabdian dan dedikasi serta komitmen selaku Babinsa yang sudah menjadi tugas dan kewajiban Babinsa, untuk membantu warga binaan dalam situasi dan kondisi apapun,” jelasnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Koramil 04/Kintamani Pantau Pengunjung Objek Wisata Kintamani

Bangli – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Jajaran Koramil 04/Kintamani Kodim 1626/Bangli Sertu David Samson dan Koptu Nengah Tunas memantau pengunjung tempat wisata yang berada di kawasan Objek Wisata Kintamani, Kamis (26/9/24).

Babinsa Koramil 04/Kintamani terus memberikan arahan dan imbauan kepada warga yang melaksanakan liburan manis galungan agar mematuhi peraturan berlalu lintas sehingga selama melaksanakan kegiatan liburan di kawasan kintamani dapat berjalan nyaman, aman dan lancar.

Ditempat terpisah Dandim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan Babinsa jajaran Kodim 1626/Bangli di kawasan objek wisata kintamani dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung yang sedang menikmati liburan manis galungan. “Kegiatan ini kami lakukan di tempat-tempat keramaian seperti tempat wisata yang ada di wilayah Kecamatan Kintamani,” ujarnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Koramil 02/Susut Dampingi Kepala Desa Demulih Cek Jalan Usaha Tani Program Padat Karya

Di lokasi itu, terlihat aparat Babinsa , Kepala Desa, Kadus dan Kaur desa Demulih meninjau langsung proses pengerjaan program padat karya tersebut. Program itu diprioritaskan bagi para petani, menuju akses untuk ke lahan pertanian. Kamis (26/9/24)

Seijin Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara S.H., M.I.P. Babinsa Desa Demulih , Sertu I Gede Sukadana ketika ditemui usai meninjau program padat karya tersebut. “Kita ingin memastikan apa benar program ini berjalan sesuai standar prosedur yang sudah ditentukan,” ucapnya.

Program itu, kata Sukadana, bersumber dari dana Desa. Tentunya, hasil dari pengerjaan proyek tersebut pun nantinya akan dirasakan oleh warga Desa setempat. “Dengan harapan, proyek ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ucapnya.

Senada, Kepala desa Demulih mengatakan jika program tersebut berjalan dengan menggunakan dana Desa di tahun sebelumnya.
Akan tetapi, kata dia, tak menutup kemungkinan jika di tahun berikutnya pihaknya bakal kembali melanjutkan pengajuan program padat karya. 

“Program ini berlanjut, semua untuk perkembangan Desa kami yang mayoritas warganya berprofesi sebagai petani,” bebernya.

“Anggaran itu nantinya akan digunakan untuk memperbaiki fasilitas pertanian di Desa Demulih,” tutupnya.
(Pendim 1626/Bangli)