Galeri

Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Yeni nesil bahsegel giriş özelliklerle gelen sürümü heyecan veriyor.

Upacara Bendera 17-an Kodim 1626/Bangli Berlangsung Khidmat, Kasdim Ingatkan Tugas dan Tanggung Jawab Prajurit

Bangli – Kodim 1626/Bangli melaksanakan Upacara Bendera 17-an pada Senin (19/1/2026) pagi di Lapangan Makodim 1626/Bangli, Jalan Brigjen Ngurah Rai No. 69, Kelurahan Kawan, Kecamatan/Kabupaten Bangli. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WITA ini berlangsung khidmat dan tertib.

Upacara Bendera 17-an kali ini dipimpin oleh Kasdim 1626/Bangli Mayor Inf I Dewa Gede Yudawan selaku Inspektur Upacara. Bertindak sebagai Perwira Upacara Danramil 1626-01/Bangli Kapten Cke I Komang Gita, sedangkan Komandan Upacara dijabat Pasi Intel Kodim 1626/Bangli Kapten Inf I Nyoman Rinun.

Pengibaran Bendera Merah Putih dilaksanakan oleh tiga personel terbaik Kodim 1626/Bangli, yakni Serma I Gede Umbara Saputra, Sertu I Nyoman Darpin, dan Serda Kadek Suardi. Upacara diikuti oleh sekitar 70 peserta yang terdiri dari unsur TNI, PNS, serta Minvetcad IX/26 Bangli.

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Inspektur Upacara, Panglima TNI menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026 serta menekankan pentingnya kesiapsiagaan, profesionalisme, dan soliditas Prajurit dan PNS TNI dalam menghadapi tantangan ke depan, termasuk dinamika lingkungan strategis global.

Kasdim 1626/Bangli Mayor Inf I Dewa Gede Yudawan seusai upacara menyampaikan bahwa kegiatan Upacara Bendera 17-an merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan semangat pengabdian, “Upacara Bendera 17-an ini bukan sekadar kegiatan rutin, namun menjadi sarana untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme, disiplin, serta rasa tanggung jawab Prajurit dan PNS dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Mayor Inf I Dewa Gede Yudawan.

Lebih lanjut Kasdim menegaskan bahwa seluruh personel Kodim 1626/Bangli diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam upacara ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di wilayah.
“Kami berharap melalui upacara ini, seluruh Prajurit dan PNS semakin solid, profesional, serta siap bersinergi dengan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah Bangli,” tambahnya.

Upacara Bendera 17-an ini merupakan wujud penghormatan kepada jasa para pahlawan bangsa sekaligus sebagai sarana pembinaan tradisi dan penguatan jiwa patriotisme. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar
(Pendim 1626/Bangli)

Tanah Longsor Rusak Pelinggih Pura Keluarga di Desa Jehem, Babinsa Sigap Lakukan Penanganan Awal

Bangli – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bangli mengakibatkan terjadinya tanah longsor di Banjar Jehem Kelod, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, pada Minggu (18/1/2026)

Mengetahui kejadian tersebut, Babinsa Desa Jehem Koramil 1626-03/Tembuku, Sertu Kadek Muliana, segera mendatangi lokasi untuk melaksanakan pengecekan serta pendataan awal.

Akibat longsor tersebut, tembok penyengker dan empat pelinggih Pura keluarga milik I Nyoman Taman (60), seorang PNS, mengalami kerusakan parah setelah tergerus ke jurang dengan kedalaman kurang lebih 10 meter.

Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Namun, kerugian materiil akibat rusaknya bangunan Pura keluarga tersebut diperkirakan mencapai Rp150.000.000,-.

Babinsa Desa Jehem selanjutnya melakukan koordinasi dengan aparat desa setempat serta melaporkan kejadian tersebut kepada komando atas dan pihak terkait guna penanganan lebih lanjut.

Sertu Kadek Muliana menyampaikan bahwa setelah menerima laporan dari warga, dirinya langsung menuju lokasi kejadian untuk memastikan kondisi di lapangan, melakukan pendataan kerusakan, serta berkoordinasi dengan aparat desa dan instansi terkait. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, mengingat curah hujan masih cukup tinggi dan berpotensi menimbulkan longsor susulan.

Sementara itu, Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama menegaskan pentingnya langkah antisipasi dan mitigasi bencana di wilayah yang memiliki potensi rawan longsor, “Kami telah memerintahkan jajaran Babinsa untuk terus memantau perkembangan situasi di wilayah binaan masing-masing, khususnya daerah yang memiliki potensi rawan bencana. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait akan terus ditingkatkan guna memetakan titik-titik rawan serta melakukan langkah mitigasi, agar kejadian serupa tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian yang lebih besar,” tegasnya.

Kodim 1626/Bangli juga mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi, serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan tanda-tanda potensi bencana di lingkungan sekitar.
(Pendim 1626/Bangli)

SPPG Desa Bunutin Launching Distribusi MBG, Upaya Nyata Wujudkan Masyarakat Sehat di Desa Manikliyu

Bangli – Dalam rangka mendukung program peningkatan gizi bagi pelajar, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Bunutin melaksanakan launching distribusi Paket Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Desa Manikliyu, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Senin (19/01/2026).

Kegiatan launching dilaksanakan pada pukul 09.30 s.d. 10.30 Wita dan dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Bangli, instansi terkait, serta aparat kewilayahan. Danramil 1626-04/Kintamani diwakili oleh Babinsa Desa Manikliyu, Pelda I Nengah Arianta, turut hadir memenuhi undangan sebagai bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah di bidang pemenuhan gizi masyarakat.

Launching pendistribusian MBG ini menyasar siswa SMP Negeri 5 Kintamani yang berada di wilayah Desa Manikliyu, dengan jumlah penerima manfaat tahap pertama sebanyak 246 orang siswa. Paket MBG yang dibagikan berisi menu bergizi seimbang, terdiri dari nasi kuning, ayam suir, sayur jagung campur labu, tempe goreng, serta buah semangka.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan doa bersama, sambutan dari Kepala SPPG Desa Bunutin, Ketua DPRD Kabupaten Bangli, serta Mitra SPPG Desa Bunutin. Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan paket MBG secara simbolis kepada siswa dan foto bersama.

Babinsa Desa Manikliyu, Pelda I Nengah Arianta, menyampaikan bahwa TNI melalui aparat kewilayahan sangat mendukung pelaksanaan program MBG karena sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
“Program makan bergizi gratis ini sangat bermanfaat bagi para siswa dalam menunjang kesehatan dan konsentrasi belajar. Kami dari Koramil 1626-04/Kintamani siap mendukung dan mengawal setiap program pemerintah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Pelda I Nengah Arianta.

Pernyataan Dandim 1626/Bangli
Dandim 1626/Bangli, Letkol Arm Gede Arya Girinatha Utama, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan program MBG di wilayah Kabupaten Bangli.
“Program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah strategis dalam menciptakan generasi muda yang sehat, kuat, dan cerdas. Kodim 1626/Bangli melalui jajaran Koramil dan Babinsa akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder untuk memastikan program ini berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran,” tegas Dandim.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau tertib, aman, dan lancar, serta mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun para siswa penerima manfaat.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Bebalang Tingkatkan Kesiapsiagaan Warga Hadapi Cuaca Ekstrem

Bangli — Dalam rangka mengantisipasi kondisi cuaca tidak menentu “ekstrem”, Babinsa Kelurahan Bebalang, Koramil 01/Bangli Kodim 1626/Bangli, Kopda I Nengah Sudarma, melaksanakan Pembinaan Teritorial melalui Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga binaan di Lingkungan Sembung, Kelurahan Bebalang, Kecamatan/Kabupaten Bangli. Senin (19/1/26).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah kesiapsiagaan menghadapi hujan deras, angin kencang, serta potensi bencana lainnya, sekaligus mempererat koordinasi antara aparat teritorial dengan tokoh masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan, menjaga kebersihan lingkungan, serta segera melaporkan setiap kejadian yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan maupun bencana alam, “Hal ini penting dilakukan untuk meminimalisir dampak cuaca ekstrem dan menjaga keselamatan bersama,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam membangun kesiapsiagaan lingkungan, terutama saat terjadi hujan deras maupun angin kencang. Dengan adanya komunikasi yang baik antara warga dan aparat, berbagai ancaman bencana dapat dicegah lebih awal sehingga keamanan wilayah tetap kondusif,” tambahnya.

Salah satu warga mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan kepada masyarakat terkait kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem serta pentingnya koordinasi dengan aparat keamanan setempat, “Kegiatan ini sangat membantu kami dalam memahami apa yang harus dilakukan apabila terjadi hujan deras atau angin kencang, dan kami jadi tahu pentingnya berkoordinasi dengan aparat,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama mengatakan bahwa kegiatan Komsos Babinsa merupakan salah satu upaya TNI dalam memperkuat ketahanan wilayah melalui pendekatan yang humanis dan edukatif. Pihaknya juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menghadapi perubahan cuaca serta potensi bencana agar risiko dapat diminimalisir. “Melalui kegiatan tersebut, kami berharap terjalin komunikasi yang baik antara Babinsa dengan masyarakat sehingga segala informasi maupun kendala di lapangan dapat segera ditangani secara cepat dan tepat,” ujarnya.

Dandim juga menghimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana yang dapat terjadi secara tiba-tiba, menjaga kebersihan lingkungan, serta segera melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan wilayah. Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, “Dengan kebersamaan dan kepedulian, kita dapat mengurangi dampak bencana dan menjaga stabilitas keamanan wilayah,” pungkas Dandim.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Desa Satra Hadiri Pengukuhan Bendesa Adat Tanah Embut

Bangli – Babinsa Desa Satra Koramil 1626-04/Kintamani, Sertu I Wayan Pasbudi, bersama Bhabinkamtibmas Desa Satra Aiptu Made Wiraman, menghadiri upacara Pengukuhan Miwah Pejaya Jayan Prajuru Desa Adat Tanah Embut, bertempat di Desa Satra, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Minggu (18/01/2026).

Pengukuhan Bendesa Adat Tanah Embut atas nama Komang Medra tersebut dilaksanakan oleh Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Bangli dan dihadiri oleh tokoh adat serta prajuru Desa Adat Tanah Embut. Kegiatan dimulai pukul 10.00 Wita dan berlangsung dengan aman, tertib, serta penuh khidmat.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Desa Satra Sertu I Wayan Pasbudi menyampaikan bahwa kehadiran TNI–Polri dalam kegiatan adat merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus memperkuat sinergitas dengan masyarakat.
“Kami hadir untuk memberikan rasa aman serta mendukung kelancaran kegiatan adat. Harapannya, kepemimpinan Bendesa Adat yang baru dapat menjaga keharmonisan dan persatuan masyarakat,” ujar Babinsa.

Sementara itu, Dandim 1626/Bangli Letkol Arm Gede Arya Girinatha Utama menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya upacara pengukuhan tersebut.
“Pengukuhan prajuru adat merupakan momentum penting dalam menjaga adat, tradisi, dan kearifan lokal. TNI akan selalu mendukung kegiatan masyarakat yang bersifat positif serta memperkuat persatuan dan stabilitas wilayah,” tegas Dandim.

Selama kegiatan berlangsung, situasi wilayah terpantau aman, lancar, dan kondusif, sebagai wujud sinergi yang baik antara aparat keamanan, prajuru adat, dan masyarakat setempat.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Desa Jehem Koramil 1626-03/Tembuku Awasi Tahap Awal Pembangunan KDKMP

Bangli – Babinsa Desa Jehem Koramil 1626-03/Tembuku, Sertu Kadek Muliana, melaksanakan pengawasan tahap awal persiapan pembangunan KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih) Desa Jehem yang berlokasi di Banjar Dinas Sama Undisan, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Minggu (18/01/2026).

Pengawasan dilaksanakan sebagai bentuk pendampingan TNI AD melalui Babinsa terhadap program pembangunan desa, guna memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai rencana, aman, dan lancar.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan pada tahap awal persiapan pembangunan KDKMP tersebut meliputi pembersihan awal lahan pembangunan, pemotongan besi serta pembuatan kolom, dan pembuatan keropak sebagai bagian dari persiapan struktur bangunan.

Kegiatan ini melibatkan Babinsa Desa Jehem Sertu Kadek Muliana, Kepala Tukang M. Salim, serta 7 orang pekerja bangunan. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Babinsa Desa Jehem Sertu Kadek Muliana mengatakan bahwa kehadirannya dalam pengawasan pembangunan KDKMP merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah desa serta wujud kepedulian Babinsa dalam membantu percepatan pembangunan di wilayah binaan.

“Pengawasan ini bertujuan agar proses pembangunan berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, dan tetap mengutamakan keselamatan kerja,” ujarnya.

Sementara itu, seizin Dandim 1626/Bangli Danramil 1626-03/Tembuku Kapten Cpl I Wayan Widana menyampaikan bahwa peran aktif Babinsa dalam pengawasan pembangunan desa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial.

“Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman, mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta mendukung suksesnya program pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tegas Dandim.
(Pendim 1626/Bangli)

Danramil Bangli Dampingi Dandim 1626/Bangli Tinjau Lokasi Jembatan di Desa Kayubihi

Bangli – Guna memastikan kondisi riil serta mengumpulkan data pendukung pengajuan pembangunan jembatan, Danramil 1626-01/Bangli Kapten Cke I Komang Gita bersama Babinsa Desa Kayubihi Serka I Wayan Suastika mendampingi Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama melaksanakan pengecekan lokasi jembatan yang menghubungkan Dusun Jangkaan dengan Dusun Kayubihi tersebut direncanakan untuk diajukan pembangunannya melalui Program TNI Angkatan Darat guna mendukung kelancaran akses dan aktivitas masyarakat antar dusun yang berlokasi di Dusun Jangkaan, Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Minggu (18/1/26).

Peninjauan lapangan dilakukan sebagai bentuk verifikasi teknis untuk mengetahui tingkat urgensi pembangunan jembatan sekaligus memperoleh gambaran nyata terkait kondisi fisik serta akses mobilitas masyarakat yang memanfaatkan jalur tersebut dalam aktivitas sehari-hari. Dari hasil pengecekan diketahui bahwa jembatan memiliki ukuran panjang sekitar 10 meter dan lebar 4 meter, serta masih digunakan oleh warga sebagai akses penghubung antar wilayah.

Dalam kesempatan itu Danramil 1626-01/Bangli Kapten Cke I Komang Gita mengatakan bahwa pengecekan ini merupakan langkah awal untuk menghimpun data dan memastikan kondisi riil jembatan sebelum diajukan dalam program pembangunan. “Kami ingin memastikan bahwa lokasi ini benar-benar memenuhi syarat, baik dari sisi kebutuhan masyarakat maupun urgensi pembangunan. Jika nantinya dapat direalisasikan, keberadaan jembatan baru tentu akan sangat membantu kelancaran mobilitas warga dan konektivitas antar dusun,” ujarnya.

Di lokasi yang sama, Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama mengatakan bahwa peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi jembatan sekaligus memastikan bahwa usulan pembangunan benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat. “Dengan turun langsung ke lapangan, kami dapat melihat kondisi riil serta urgensi dari pembangunan jembatan ini. Jika nantinya dapat direalisasikan, tentu akan sangat membantu kelancaran akses masyarakat dan mendukung aktivitas sosial ekonomi di wilayah ini,” ujarnya.

Dandim juga menambahkan bahwa jajaran Kodim 1626/Bangli pada prinsipnya siap mendukung program pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan aksesibilitas dan kesejahteraan. “Kami berharap usulan ini dapat diproses sesuai mekanisme yang berlaku, sehingga ke depan dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi warga setempat,” tegasnya.

Warga yang sedang berada di lokasi menyampaikan apresiasi atas peninjauan yang dilakukan oleh jajaran Kodim 1626/Bangli. Mereka berharap pembangunan jembatan dapat segera direalisasikan mengingat jalur tersebut setiap hari digunakan untuk mendukung aktivitas pendidikan, pekerjaan, dan kegiatan ekonomi masyarakat. “Kalau jembatannya bisa dibangun, tentu akses kami akan lebih lancar dan aman, terutama bagi anak-anak sekolah dan warga yang membawa hasil panen,” ujar salah satu warga.

Peninjauan tersebut menjadi langkah awal dalam pengajuan pembangunan jembatan melalui Program TNI Angkatan Darat guna mendukung aksesibilitas dan aktivitas masyarakat antar dusun.
(Pendim 1626/Bangli)