Galeri

Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Sinergi Babinsa dan Relawan di Landih, Aksi Kebersihan SPPG Perkuat Dukungan Program MBG

Bangli – Dalam rangka mendukung kelancaran operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari Program BGN RI, Babinsa Desa Landih, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Serma I Komang Juni Suantara, bersama Relawan SPPG Alota Agung Bali Landih melaksanakan kegiatan korve atau aksi nyata kebersihan lingkungan di areal SPPG Alota Agung Bali Landih, Desa Landih, Kecamatan/Kabupaten Bangli, Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “SPPG Untuk Indonesia Asri” tersebut diikuti oleh ±48 orang relawan SPPG, serta dihadiri Kepala SPPG Desa Landih, Dewa Gede Ngakan Kelaci Permana Putra, S.E., dan Mitra Alota Agung Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Desa Landih menyampaikan bahwa kebersihan lingkungan SPPG merupakan faktor penting dalam menunjang kelancaran operasional pelayanan serta menjamin kualitas dan kehigienisan pelaksanaan Program MBG. Ia menegaskan bahwa Program MBG merupakan program nasional yang harus didukung bersama, sehingga seluruh unsur terkait perlu menjaga lingkungan kerja tetap bersih, sehat, dan tertata.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan SPPG yang bersih dan nyaman, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal,” ujar Babinsa.

Sementara itu, Kepala SPPG Desa Landih, Dewa Gede Ngakan Kelaci Permana Putra, S.E., menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa dan seluruh relawan dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kebersihan lingkungan SPPG menjadi faktor utama dalam menjaga kualitas pelayanan serta menjamin proses pengolahan dan pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar kebersihan dan kesehatan.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dan pendampingan dari Babinsa serta semangat para relawan. Melalui kegiatan ini, kami semakin termotivasi untuk menjaga lingkungan SPPG tetap bersih, tertata, dan higienis demi mendukung kelancaran Program MBG sebagai bagian dari Program BGN RI,” ungkapnya.

Adapun rangkaian kegiatan meliputi apel pengecekan dan pengarahan singkat, pembersihan halaman dan areal sekitar bangunan SPPG dengan pemangkasan rumput, penyapuan serta pengumpulan sampah, penataan peralatan operasional, hingga pengangkutan sampah ke tempat pembuangan akhir.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan aksi kebersihan lingkungan SPPG merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD dalam mendukung program pemerintah di wilayah. Dandim juga menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari Program BGN RI merupakan program nasional yang memiliki dampak strategis bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, sehingga perlu mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen, termasuk aparat kewilayahan.

“Kehadiran Babinsa di lapangan bukan hanya untuk melakukan pendampingan, tetapi juga memastikan setiap kegiatan berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan, serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” ujar Dandim.

Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh kesadaran dan kepedulian bersama terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus mempererat sinergitas antara Babinsa, pihak SPPG, mitra, dan relawan dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif guna mendukung suksesnya Program BGN RI di wilayah Desa Landih, “Kami berharap semangat kebersamaan dan gotong royong ini terus terjaga dan menjadi budaya dalam setiap pelaksanaan program, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Abuan Bersinergi Amankan Upacara Ngerauhang Ida Betara di Banjar Serokadan

Bangli – Babinsa Desa Abuan Koramil 1626-02/Susut, Sertu I Dewa Gede Mertawan, bersama Bhabinkamtibmas Desa Abuan Aiptu I Komang Budiartha serta Pecalang Banjar Adat Abuan dan Banjar Adat Serokadan, bersinergi melaksanakan kegiatan pengamanan upacara keagamaan Ngerauhang Ida Betara di Pura Dalem Sari Banjar Adat Abuan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Sabtu ( 7/2/26).

Kegiatan pengamanan ini bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian upacara keagamaan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan persembahyangan.

Babinsa bersama unsur pengamanan lainnya melaksanakan pengaturan arus lalu lintas, pemantauan situasi kamtibmas, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung. Hingga saat ini, kegiatan upacara masih berlangsung dan situasi terpantau aman dan kondusif.

Ditempat terpisah Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan adat dan keagamaan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, “Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan wujud nyata komitmen TNI AD dalam menjaga keamanan serta mendukung pelestarian adat, budaya, dan kearifan lokal. Sinergi antara TNI, Polri, pecalang, dan masyarakat harus terus dijaga demi terciptanya situasi wilayah yang aman dan kondusif,” tegas Dandim.

Melalui kegiatan pengamanan ini diharapkan terjalin hubungan yang semakin harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat, sehingga stabilitas keamanan wilayah Desa Abuan dapat terus terpelihara dengan baik.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Desa Bunutin Dampingi Danramil Cek Lokasi Lahan KDKMP

Bangli – Dalam rangka mendukung rencana pembangunan KDKMP di wilayah binaan, Babinsa Desa Bunutin Sertu Komang Yetrawan bersama Bhabinkamtibmas dan Perbekel Desa Bunutin melaksanakan pendampingan kepada Danramil 1626-01/Bangli, Kapten Cke I Komang Gita untuk mengecek lokasi lahan KDKMP di Banjar Bunutin, Desa Bunutin, Kecamatan/Kabupaten Bangli. Jum’at (6/2/26).

Lahan yang ditinjau tersebut merupakan tanah milik Banjar Adat Bunutin (Laba Pura Dalem Watu Macepak), Desa Bunutin, yang direncanakan sebagai lokasi pembangunan KDKMP guna mendukung program dan kegiatan kemasyarakatan di wilayah Desa Bunutin.

Kapten Cke I Komang Gita mengatakan bahwa pengecekan lokasi lahan KDKMP ini merupakan langkah awal untuk memastikan kesiapan dan kelayakan lahan sebelum dilaksanakan pembangunan. Perencanaan yang matang sangat diperlukan agar pembangunan KDKMP dapat berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. “Pengecekan lokasi ini kami lakukan sebagai tahapan awal guna memastikan lahan yang direncanakan benar-benar layak dan siap digunakan untuk pembangunan KDKMP,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan unsur adat dalam mendukung keberhasilan setiap program pembangunan di wilayah. “Sinergi dan kerja sama yang solid antar seluruh pihak menjadi kunci utama agar setiap program pembangunan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Perbekel Desa Bunutin, I Ketut Librata Jaya, menyampaikan bahwa Pemerintah Desa Bunutin menyambut baik dan mendukung penuh rencana pembangunan KDKMP di wilayahnya. Menurutnya, pengecekan lokasi lahan ini merupakan langkah penting dalam memastikan kesiapan lahan sehingga pembangunan dapat dilaksanakan sesuai perencanaan dan ketentuan yang berlaku, serta diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Bunutin. “Pemerintah Desa Bunutin mendukung penuh rencana pembangunan KDKMP ini dan berharap keberadaannya nanti dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung kegiatan kemasyarakatan di desa,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pengecekan lokasi lahan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD dalam mendukung program pembangunan di wilayah. “Kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan di wilayah binaan merupakan wujud pelaksanaan tugas pembinaan teritorial TNI AD guna mendukung program pembangunan yang dilaksanakan di desa,” ujar Dandim.

Dandim juga menambahkan bahwa kehadiran Babinsa diharapkan mampu menjembatani koordinasi antara aparat kewilayahan, pemerintah desa, dan unsur adat sehingga setiap tahapan perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan yang berlaku serta berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. “Dengan sinergi yang baik antar seluruh unsur terkait, pembangunan di wilayah diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Desa Yangapi Hadiri Musyawarah Desa Laporan Pertanggungjawaban APBDes TA 2025

Bangli – Dalam rangka mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa, Babinsa Desa Yangapi Koramil 1626-03/Tembuku, Serda I Made Sibin Suputra, menghadiri kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) Laporan Pertanggungjawaban APBDes Tahun Anggaran 2025, bertempat di Ruang Rapat Kantor Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Jumat (06/02/2026).

Kegiatan Musdes tersebut diselenggarakan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Yangapi sebagai forum resmi penyampaian laporan pertanggungjawaban realisasi APBDes TA 2025 kepada masyarakat desa.

Adapun pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:
Camat Tembuku yang diwakili oleh Kasi Pemerintahan Kecamatan Tembuku Perbekel Desa Yangapi
Babinsa Desa Yangapi, Ketua BPD Desa Yangapi, Ketua LPM Desa Yangapi, Sekretaris Desa Yangapi
Ketua BUMDes Sida Ayu Merta Desa Yangapi, Bendesa Adat Desa Yangapi, Para Kelian Banjar Dinas se-Desa Yangapi, Para Kelian Banjar Adat se-Desa Yangapi, Bidan Desa Yangapi, Unsur masyarakat Desa Yangapi.

Musyawarah berlangsung dengan tertib dan lancar, diawali dengan penyampaian laporan realisasi APBDes TA 2025 oleh Pemerintah Desa Yangapi, dilanjutkan dengan sesi tanggapan, saran, serta masukan dari peserta musyawarah.

Babinsa Desa Yangapi Serda I Made Sibin Suputra menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan Musyawarah Desa tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap pelaksanaan pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

“Sebagai Babinsa, kami selalu siap mendukung kegiatan pemerintahan desa, khususnya dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mendorong keterbukaan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa,” ujarnya.

Dandim 1626/Bangli mengatakan
Sementara itu, Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama secara terpisah menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan Musyawarah Desa Laporan Pertanggungjawaban APBDes di Desa Yangapi.

Menurutnya, Musdes merupakan forum penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa, “Dengan adanya laporan pertanggungjawaban APBDes yang disampaikan secara terbuka, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat serta memperkuat sinergi antara aparat pemerintah desa, masyarakat, dan aparat kewilayahan,” tegas Dandim.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Pengiangan Bersama Pecalang Amankan Kegiatan Ngemudalang Ida Sesuhunan

Bangli – Babinsa Desa Pengiangan, Sertu I Gede Sukadana, terus berkolaborasi bersama pecalang desa adat dalam melaksanakan pengamanan kegiatan Ngemudalang Ida Sesuhunan Tanggahan Peken dari Pura Dalem Songlandak. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari Upacara Pujawali di Pura Dalem Songlandak, yang berlangsung di Desa Pengiangan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli.

Pengamanan dilaksanakan guna memastikan seluruh rangkaian upacara keagamaan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat dan pemedek yang mengikuti prosesi upacara. Sinergi antara Babinsa dan pecalang terlihat solid dalam mengatur arus lalu lintas, menjaga ketertiban, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.

Sertu I Gede Sukadana menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pengamanan kegiatan adat dan keagamaan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Sementara itu, Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama memberikan apresiasi atas peran aktif Babinsa di wilayah binaan, “Pengamanan kegiatan adat dan keagamaan yang dilakukan Babinsa bersama pecalang merupakan bentuk sinergi yang sangat baik antara TNI dan masyarakat adat. Hal ini bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan serta mendukung kelancaran pelaksanaan upacara sehingga dapat berjalan dengan aman, tertib, dan penuh khidmat,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin terjalin hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat, serta mampu menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal di wilayah Kabupaten Bangli.
(Pendim 1626/Bangli)

Sosialisasi Operasi Gaktib Polisi Militer “Waspada Wira Tombak” dan Operasi Yustisi Polisi Militer TNI TA 2026 Tingkatkan Disiplin Prajurit di Makodim 1626/Bangli

Bangli – Dalam rangka meningkatkan disiplin, kepatuhan hukum, dan profesionalisme prajurit TNI, Kodim 1626/Bangli menggelar kegiatan Sosialisasi Operasi Gaktib Polisi Militer “Waspada Wira Tombak” dan Operasi Yustisi Polisi Militer TNI TA 2026, yang bertempat di Aula Peltu I Nengah Kantun, Makodim 1626/Bangli.
Kamis (5/2/26)

Kegiatan ini dihadiri oleh personel dari Danpomdam IX/Udy, Pasi Lidik Danpomdam IX/Udy (Lettu Cpm (K) Kadek Rai), Pjs Pasi Gaktib Danpomdam IX/Udy (Letda Cpm Pebri), serta anggota lainnya. Hadir pula Kasdim 1626/Bangli (Mayor Inf I Dewa Gede Yudawan), para Pasi dan Danramil jajaran Kodim 1626/Bangli, anggota militer Bintara, Tamtama, dan PNS Kodim 1626/Bangli.

Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Kasdim 1626/Bangli yang menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kedisiplinan prajurit TNI, dengan mengutamakan kepatuhan terhadap aturan berlalu lintas dan mencegah terjadinya pelanggaran hukum. “Kami berharap seluruh prajurit dapat mematuhi peraturan lalu lintas dan mencegah kecelakaan, demi menjaga profesionalisme dan keselamatan diri,” ungkap Kasdim.

Pjs Pasi Gaktib Danpomdam IX/Udy, Letda Cpm Pebri, memberikan materi tentang Safety Riding dan Safety Driving. Sosialisasi ini bertujuan untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan prajurit TNI AD.

Letda Cpm Pebri menjelaskan bahwa pada tahun 2025, tercatat sebanyak 145 insiden kecelakaan, yang melibatkan prajurit TNI AD. Oleh karena itu, kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran berkendara yang aman, disiplin, dan bertanggung jawab.
Selain itu, Letda Cpm Pebri juga menyampaikan pentingnya pemahaman tentang faktor penyebab kecelakaan lalu lintas, seperti human error, technical error, dan force majeure. Serta memperkenalkan dampak dari Over Dimension dan Over Loading (ODOL), yang sering menjadi faktor penyebab kecelakaan. Dalam kesempatan ini, teknik berkendara yang benar juga diberikan sebagai langkah untuk meminimalkan risiko kecelakaan.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendalami lebih dalam materi yang telah disampaikan. Kegiatan ditutup dengan pengecekan kendaraan dinas dan kendaraan sipil oleh anggota Denpomdam IX/Udy, untuk memastikan kondisi kendaraan yang digunakan sesuai dengan standar keselamatan.

Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, dalam kesempatan ini menegaskan pentingnya keselamatan dan disiplin prajurit TNI dalam menjalankan tugas sehari-hari, baik dalam berkendara maupun dalam administrasi. “Keselamatan prajurit adalah prioritas utama. Disiplin dalam melaksanakan tugas, termasuk dalam berkendara, sangat penting untuk menjaga keselamatan pribadi dan orang lain. Semua prajurit harus mematuhi peraturan yang berlaku, baik itu aturan lalu lintas maupun aturan administratif lainnya, untuk memastikan tidak ada pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, satuan, atau masyarakat,” ujar Dandim.

Kegiatan ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan prajurit TNI AD, khususnya di wilayah Kodam IX/Udayana, serta menanamkan budaya keselamatan berlalu lintas yang baik dan benar, baik di dalam lingkungan militer maupun dalam kehidupan sehari-hari.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Desa Jehem Dampingi Proses Pembangunan Gerai KDKMP di Wilayah Binaan

Bangli – Dalam rangka mendukung kelancaran proses pembangunan Gerai KDKMP, Babinsa Desa Jehem Koramil 1626-03/Tembuku, Sertu Kadek Mulianan, melaksanakan pengawasan dan pendampingan progres pembangunan Gerai KDKMP yang berlokasi di Banjar Sama Undisan, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Kamis (05/02/2026).

Kegiatan pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana, aman, serta tepat waktu. Babinsa turut berkoordinasi dengan para pekerja di lapangan guna memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga dan tidak mengalami kendala berarti.

Sertu Kadek Mulianan mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pengawasan pembangunan Gerai KDKMP merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

“Sebagai aparat kewilayahan, Babinsa berkewajiban membantu dan mengawasi setiap program pembangunan yang ada di wilayah binaan agar dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, di tempat terpisah Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama menyampaikan bahwa pembangunan Gerai KDKMP diharapkan dapat menjadi sarana pendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan warga Desa Jehem. “Kami berharap kehadiran Gerai KDKMP nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan menjadi motor penggerak ekonomi desa,” ungkap Dandim.

Dengan adanya pengawasan dan pendampingan dari Babinsa, diharapkan proses pembangunan Gerai KDKMP Desa Jehem dapat selesai tepat waktu dan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
(Pendim 1626/Bangli)