2

Komando Distrik Militer 1626/Bangli

Kodim 1626/Bangli merupakan satuan kewilayahan yang berada dibawah komando Korem 163/Wira Satya. Kodim 1626/Bangli memiliki wilayah teritorial yang meliputi Kabupaten Bangli. Markas Kodim 1626/Bangli berada di Jalan Brigjen Ngurah Rai, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli.

Peningkatan Kapasitas Pecalang untuk Pengamanan Adat dan Keagamaan di Tembuku


Bangli – Dalam rangka memperkuat peran Pecalang sebagai petugas keamanan tradisional, kegiatan peningkatan kapasitas Pecalang digelar di Aula Kantor Camat Tembuku, Kabupaten Bangli. Acara yang diselenggarakan oleh Majelis Bendesa Alitan Kecamatan Tembuku ini dihadiri oleh Danramil 03/Tembuku Kapten Cke I Komang Gita, Camat Tembuku, Kapolsek Tembuku, Ketua Pasikian Pecalang Kabupaten Bangli, Ketua Bendesa Alitan Kecamatan Tembuku, Ketua PHDI Kecamatan Tembuku, dan sekitar 75 Pecalang dari berbagai desa di Kecamatan Tembuku.

Kapten I Komang Gita menyampaikan pentingnya peningkatan kapasitas Pecalang untuk mendukung keamanan dan ketertiban dalam kegiatan adat dan keagamaan di wilayah desa adat. “Pecalang adalah petugas keamanan tradisional yang bertugas untuk menjaga dan mengamankan aktivitas warga desa adat dalam melaksanakan kegiatan keagamaan,” ungkap Kapten Komang Gita.

Peran Pecalang tidak hanya sebagai penjaga tradisi tetapi juga sebagai pengaman yang bertugas untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). “Pecalang juga merupakan Polisi Adat yang diharapkan mampu mencegah gangguan Kamtibmas serta menangani permasalahan agar tidak meluas,” tambah Kapten Gita.

Dengan kapasitas yang semakin ditingkatkan, Pecalang diharapkan bisa menjadi bagian penting dari upaya pencegahan dan penanganan konflik di desa adat, terutama dalam konteks kegiatan adat dan keagamaan yang melibatkan banyak warga.

Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., menyatakan dukungannya terhadap kegiatan ini dan menekankan pentingnya kolaborasi yang harmonis antara Pecalang, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan aparat desa. “Kami memiliki Babinsa yang selalu berkoordinasi dan bersinergi dengan Bhabinkamtibmas, Perbekel, dan aparat desa dalam berbagai kegiatan di wilayah. Ini merupakan bentuk sinergi untuk menciptakan kemandirian keamanan di wilayah Desa Adat,” tegas Letkol Kav Artha Negara.

Kegiatan peningkatan kapasitas ini diharapkan akan menjadi langkah awal untuk membangun kemandirian Pecalang dalam menjaga keamanan di Desa Adat. Dengan pelatihan ini, Pecalang tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga pemahaman mendalam tentang tanggung jawab sosial dan adat yang mereka emban.

Melalui dukungan dari berbagai pihak, baik dari TNI, Polri, maupun pemerintah daerah, Pecalang di Kecamatan Tembuku kini memiliki peluang besar untuk mengoptimalkan perannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban adat. Kegiatan ini pun mencerminkan kolaborasi erat antara masyarakat adat dan aparat keamanan demi terciptanya lingkungan yang harmonis dan aman bagi seluruh warga.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *