Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

“Moderasi Beragama dan Tantangan Polarisasi Di Indonesia” Koramil 1626-02/Susut Gelar Komsos Dengan Komponen Masyarakat

Bangli – Dalam rangka mempererat hubungan silaturahim dan mendukung kegiatan pembinaan teritorial antara aparat kewilayahan dan komponen masyarakat, Koramil 1626-02/Susut mengadakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) Dengan Komponen Masyarakat TA 2023. Kegiatan ini berlangsung di ruang pertemuan Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Kamis (9/11/2023)

Komsos ini mengusung tema “Moderasi Beragama dan Tantangan Polarisasi di Indonesia” dan dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda di wilayah binaan Koramil 1626-02/Susut.

Dalam sambutan pembukaannya, Danramil 02/Susut, Lettu Inf I Ketut Juniarta, menyampaikan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran para komponen masyarakat dalam kegiatan Komsos ini. Ia juga mengungkapkan penghargaannya yang tinggi terhadap partisipasi mereka.

“Komsos adalah sarana efektif untuk memelihara dan meningkatkan semangat gotong-royong, kebersamaan, serta membangun komunikasi dialogis antara aparat kewilayahan dan seluruh komponen masyarakat. Ini juga merupakan wadah untuk berbagi informasi terkait situasi di wilayah kita,” ujar Danramil.

Danramil menjelaskan bahwa tujuan dari Komsos ini adalah untuk mempererat tali silaturahim antara aparat kewilayahan dan seluruh komponen masyarakat yang selalu mendukung tugas dan tanggung jawab Koramil 1626-02/Susut dalam melaksanakan pembinaan teritorial.

“Kegiatan Komsos ini memberikan kesempatan untuk menyampaikan materi wawasan kebangsaan, toleransi beragama, serta keamanan dalam pelaksanaan pemilu tahun 2024. Semua ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan semangat warga masyarakat dalam menghadapi tantangan zaman,” tambah Danramil.

Kegiatan Komsos ini mencerminkan komitmen Koramil 1626-02/Susut untuk menjaga keamanan dan kebersamaan di wilayah binaannya, serta mempromosikan nilai-nilai toleransi dan moderasi beragama dalam masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *