Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Yeni nesil bahsegel giriş özelliklerle gelen sürümü heyecan veriyor.

Cegah Pencemaran, Babinsa Koramil 04/Kintamani dan DLH Bangli Tuangkan Eco-Enzyme ke Danau Batur

Bangli – Dalam rangka melestarikan lingkungan, Babinsa Kedisan Serka Nengah Koding bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli melaksanakan kegiatan penuangan eco-enzyme tahap 10 di Danau Batur, Jumat (2/2/24). Kegiatan ini merupakan program dari organisasi WHDI Kabupaten Bangli yang peduli terhadap kelestarian alam.

Eco-enzyme adalah cairan organik yang terbuat dari campuran sampah organik, gula, dan air. Eco-enzyme memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah sebagai pupuk organik yang dapat meningkatkan kesuburan tanah dan kesehatan tanaman. Selain itu, eco-enzyme juga dapat digunakan sebagai bahan pembersih yang ramah lingkungan dan dapat mengurai bau tidak sedap.

Menurut Kepala DLH Kabupaten Bangli Drs. I Putu Ganda Wijaya S.Sos., MM, kegiatan penuangan eco-enzyme di Danau Batur ini bertujuan untuk menjaga kualitas air danau yang merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar. “Dengan menggunakan eco-enzyme, kita dapat mengurangi pencemaran air danau yang disebabkan oleh limbah rumah tangga, pertanian, dan perikanan. Eco-enzyme juga dapat membantu mengembalikan keseimbangan ekosistem danau yang terganggu oleh invasi tanaman eceng gondok,” ujarnya.

Kegiatan penuangan eco-enzyme tahap 10 ini diikuti oleh sekitar 50 orang, yang terdiri dari Babinsa Kedisan, Kepala DLH Kabupaten Bangli, Camat Kintamani, Kepala Desa Kedisan, staf desa, dan ASN OPD Pemkab Bangli. Kegiatan ini dilakukan di Dermaga Kedisan Desa Kedisan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Para peserta kegiatan membawa botol-botol berisi eco-enzyme yang kemudian dituangkan ke dalam air danau.

Kepala Desa Kedisan I Nyoman Gama Yana mengapresiasi kegiatan penuangan eco-enzyme yang dilakukan oleh Babinsa dan DLH Kabupaten Bangli. Ia mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama terhadap lingkungan. “Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa dan DLH Kabupaten Bangli yang telah menginisiasi kegiatan ini. Kami berharap kegiatan ini dapat berlanjut dan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Babinsa Kedisan Serka Nengah Koding mengatakan, kegiatan penuangan eco-enzyme ini merupakan salah satu bentuk sinergitas antara TNI dan pemerintah daerah dalam menjaga lingkungan. “Kami sebagai Babinsa siap mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, serta mengurangi penggunaan plastik yang dapat merusak alam,” ungkapnya.

Kegiatan penuangan eco-enzyme tahap 10 ini merupakan bagian dari program kegiatan organisasi WHDI Kabupaten Bangli yang secara aktif ikut serta melestarikan alam. Selain penuangan eco-enzyme, organisasi ini juga melakukan kegiatan positif lainnya seperti bersih-bersih sampah plastik dan penanaman pohon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *