
Bangli – Babinsa Desa Tiga, Koramil 1626-02/Susut, Pelda I Nengah Wendra, bersama Bhabinkamtibmas Aiptu I Dewa Made Muliarta dan aparatur desa Tiga, menghadiri undangan sebagai saksi dalam upacara Atma Wedana (Nyekah) massal yang berlangsung di Banjar Linjong, Desa Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Upacara ini dihadiri oleh Kepala Desa Tiga beserta staf, panitia pelaksana, Jero Mekel Adat Linjong, Jero Mekel Segebog Satak, pemangku pemuput karya, serta keluarga peserta pemilik sawe/puspa.
Atas izin Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., Pelda I Nengah Wendra menjelaskan bahwa upacara Atma Wedana (Nyekah) massal merupakan rangkaian lanjutan dari upacara ngaben. Upacara ini bertujuan untuk memutuskan ikatan roh leluhur dari unsur panca maha bhuta, sebuah proses penting dalam kepercayaan masyarakat Hindu Bali.
“Upacara Atma Wedana adalah tahapan untuk melepaskan ikatan roh leluhur dari elemen duniawi. Ini merupakan upaya spiritual agar atma (roh) bisa mencapai kesucian,” jelas Pelda I Nengah Wendra.
Pelda I Nengah Wendra juga menambahkan bahwa rangkaian upacara Nyekah/Atma Wedana ini meliputi beberapa tahapan, dimulai dari ngulapin, ngajum sekah, ngaskara, narpana, dan diakhiri dengan prosesi nganyut.
Upacara ini diharapkan dapat memperkuat ikatan spiritual antara masyarakat Desa Tiga dan leluhur mereka, serta menjaga kelestarian tradisi budaya Bali. Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan TNI dan Polri terhadap pelestarian budaya dan keagamaan di masyarakat.