Keindahan Pura Taman Pecampuhan Sala: Babinsa Koramil 02/Susut Jaga Ketenangan Wisata Spiritual

Bangli – Pelda I Putu Budi Utama, Babinsa Koramil 1626-02/Susut Kodim 1626/Bangli, memastikan kegiatan spiritual Melukat di Pura Taman Pecampuhan Sala, Desa Abuan, Kabupaten Bangli, berlangsung dengan penuh ketenangan.
Dalam tradisi Hindu Bali, Melukat memiliki makna mendalam sebagai prosesi pembersihan diri di mata air yang disucikan. Lokasi Melukat ini tak hanya memikat dengan keunikan upacara, tetapi juga dengan keindahan alamnya—mata air jernih, pancoran yang menyejukkan, dan dua air terjun, Grojogan Pesiraman Tan Hana dan Grojogan Pesiraman Dedari, yang mempesona.
Pura Taman Pecampuhan Sala bukan hanya destinasi wisata, tapi juga tempat ibadah yang digemari oleh umat Hindu di Pulau Bali. Dalam mendukung keberlangsungan kegiatan spiritual ini, Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. mengintruksikan anggota Koramil 1626-02/Susut untuk selalu memantau dan menjaga keamanan, bersinergi dengan aparat terkait.
“Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan para pengunjung yang melaksanakan persembahyangan di Pura Taman Pecampuhan Sala. Keindahan alam dan keunikan tradisi Melukat di sini layak untuk dinikmati dengan damai,” ucap Dandim

