
Bangli – Babinsa Desa Bunutin Peltu Ketut Udayana dan Bhabinkamtibmas melaksanakan pendampingan dalam kegiatan penebaran benih ikan lele tahap II tahun 2023. Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung kelompok budidaya perikanan di Desa Bunutin, Kabupaten Bangli.
Kelompok budidaya perikanan Tunjung Ulam Sari Desa Bunutin menerima bantuan berupa benih ikan lele yang menggunakan sistem Bioflok. Bioflok adalah metode budidaya ikan yang memiliki banyak keunggulan, termasuk penggunaan air yang lebih efisien, pengurangan pembuangan air ke lingkungan, dan peningkatan produktivitas ikan lele.
Media kolam yang digunakan untuk budidaya ikan lele dengan sistem Bioflok berbentuk terpar bulat dengan diameter 1 meter dan tinggi 1,5 meter, mampu menampung hingga 1000 ekor ikan lele. Sistem Bioflok memungkinkan para peternak lele untuk memperoleh hasil panen dalam waktu relatif singkat, yaitu sekitar 60 hari setelah penebaran benih ikan. Dalam 1 kilogram ikan lele, dapat berisi sebanyak 8-10 ekor atau bahkan hingga 12 ekor ikan lele.
Dalam kegiatan penebaran benih ikan lele Bioflok ini, turut hadir berbagai pihak, termasuk Kabid PKP Kabupaten Bangli, Perbekel Desa Bunutin, Babinsa Desa Bunutin (Peltu Ketut Udayana), Bhabinkamtibmas Desa Bunutin, PPL Desa Bunutin, penyuluh perikanan, pendamping perikanan, Ketua kelompok Tunjung Ulam Sari (I Putu Eka Diartana), dan anggota kelompok budidaya perikanan Tunjung Ulam Sari.
Dengan pendampingan dan penggunaan sistem Bioflok ini, diharapkan budidaya perikanan di Desa Bunutin dapat semakin berkembang, memberikan manfaat ekonomi, dan mendukung upaya pelestarian lingkungan.