
Bangli – Peltu Kadek Somenada, Babinsa Desa Tembuku, Koramil 03/Tembuku menghadiri kegiatan upacara keagamaan Caru Rsi Gana dan balik sumpah yang dilaksanakan oleh masyarakat dusun Penida Kelod di pura Petirtaan Obyek Wisata Tukad Cepung, Dusun Penida Kelod, Desa Tembuku, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, pada Jumat, 15 September 2023.
Upacara keagamaan ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan perangkat desa, termasuk Camat Tembuku, Putu Sumardiana S.Stp, dan Perbekel Desa Tembuku, Ketut Mudiarta, P.J.A. Kegiatan ini juga didukung oleh Babinkamtibmas Aiptu Putu Eka Yudharman, serta dihadiri oleh warga masyarakat dusun Penida Kelod, pengelola, dan penggiat obyek wisata Tukad Cepung.
Rangkaian kegiatan upacara mencakup pendahuluan, penyambutan tamu undangan, kegiatan pemujaan Nangun Ayu dipuput oleh Ida Sri Mpu Pande Taman Bali, persembahyangan bersama, dan penutup. Upacara ini merupakan bagian dari rangkaian perbaikan dan penataan obyek wisata Waterfall Tukad Cepung setelah terjadi longsor akibat hujan deras beberapa waktu yang lalu. Longsoran tersebut menimbun beberapa bangunan suci di area air terjun.
Upacara Caru Rsi Gana dan balik sumpah ini juga menjadi ajang masyarakat untuk memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar selalu mendapat perlindungan dalam setiap kegiatan di area Obyek Wisata Waterfall Tukad Cepung.
Dalam keterangannya Dandim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., menegaskan pentingnya peran Babinsa dalam pemantauan kegiatan keagamaan dan sosial di wilayah binaannya. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat untuk menciptakan rasa aman dan nyaman dalam setiap kegiatan masyarakat. Dandim Artha Negara mengingatkan para Babinsa untuk menghindari gesekan dengan masyarakat, sehingga kemanunggalan TNI dengan rakyat tetap terjaga.
Kegiatan ini adalah contoh konkret dari peran Babinsa dalam mendukung kegiatan keagamaan dan sosial di wilayah binaannya. Dengan partisipasi aktif seperti ini, Babinsa membantu menciptakan kedamaian dan harmoni dalam masyarakat setempat.