Bangli – Dalam rangka memperkuat sinergitas keamanan wilayah berbasis adat, Babinsa Desa Undisan Koramil 1626-03/Tembuku, Sertu I Wayan Budiarta, menghadiri kegiatan Forum Sipandu Beradat Desa Adat Undisan Kelod yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Undisan, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Minggu (28/12/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bendesa Adat Undisan Kelod beserta Prajuru Desa Adat, Perbekel Desa Undisan, Baga dan Sabha Desa Adat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pecalang Desa Adat Undisan Kelod, serta Ketua Linmas.
Forum Sipandu Beradat merupakan wadah koordinasi dan komunikasi antara unsur Desa Adat, aparat kewilayahan, dan unsur pengamanan adat dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban wilayah desa. Melalui forum ini diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara Pecalang, Linmas, dan aparat keamanan dalam mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas, khususnya menjelang hari besar keagamaan maupun kegiatan adat.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Sertu I Wayan Budiarta menyampaikan apresiasi atas peran aktif Desa Adat Undisan Kelod dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Ia juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus meningkatkan kebersamaan, kepedulian, serta memperkuat koordinasi dan komunikasi demi terciptanya situasi desa yang aman dan kondusif.
“Keamanan wilayah bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, namun merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Melalui Forum Sipandu Beradat ini, diharapkan potensi gangguan Kamtibmas dapat dicegah dan diantisipasi sejak dini,” ujar Babinsa.
Sementara itu, Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama memberikan apresiasi atas terselenggaranya Forum Sipandu Beradat sebagai bentuk nyata sinergitas keamanan berbasis kearifan lokal, “Forum Sipandu Beradat merupakan bentuk nyata sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan unsur Desa Adat dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. Saya mengapresiasi peran aktif Babinsa bersama Pecalang dan Linmas yang terus membangun kebersamaan dengan masyarakat adat demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” ujar Dandim 1626/Bangli. (Pendim 1626/Bangli)
Bangli – Babinsa Desa Mengani Koramil 1626-04/Kintamani Peltu Komang Wiredana melaksanakan pendampingan kegiatan penyerahan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi rumah layak huni melalui program Barusami dari Gubernur Bali.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Senin, 29 Desember 2025, mulai pukul 10.00 WITA sampai selesai, bertempat di Gedung Polindes Desa Mengani, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.
Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan penyaluran bantuan perumahan dari Pemerintah Provinsi Bali berjalan dengan tertib, aman, serta tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran Babinsa sebagai aparat kewilayahan juga merupakan bentuk dukungan TNI AD dalam membantu program pemerintah daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Peltu Komang Wiredana selaku Babinsa Desa Mengani menyampaikan bahwa program RTLH ini sangat bermanfaat bagi warga binaannya, “Kami selaku Babinsa sangat mendukung program RTLH dari Pemerintah Provinsi Bali. Program ini sangat membantu masyarakat kurang mampu agar memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat. Harapan kami bantuan ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik oleh penerima,” ungkapnya.
Sementara itu, Dandim 1626/Bangli Letkol Arm Gede Arya Girinatha Utama menegaskan komitmen Kodim 1626/Bangli dalam mendukung setiap program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat, “Kodim 1626/Bangli akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program-program sosial seperti RTLH. Kehadiran Babinsa di lapangan merupakan wujud nyata peran TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di wilayah,” tegas Dandim.
Dengan adanya pendampingan dari Babinsa, kegiatan penyerahan perumahan RTLH menjadi layak huni berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Mengani. (Pendim 1626/Bangli)
Bangli – Babinsa Desa Pengiangan Koramil 1626-02/Susut Kodim 1626/Bangli, Sertu I Gede Sukadana, telah melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Aparatur Pemerintah (Appem) Desa Pengiangan, bertempat di Kantor Desa Pengiangan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli.
Kegiatan Komsos tersebut membahas situasi dan kondisi wilayah serta perkembangan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang pergantian tahun, guna memastikan wilayah Desa Pengiangan tetap dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Selain itu, Babinsa bersama aparat desa juga melaksanakan koordinasi terkait ketersediaan lahan untuk rencana pembangunan KDKMP. Dari hasil koordinasi diperoleh keterangan bahwa tanah milik pemerintah maupun tanah milik desa tidak tersedia. Lahan yang ada merupakan tanah adat yang saat ini telah digunakan untuk pembangunan sekolah, balai banjar, dan puskesmas, dengan status hak guna pakai.
Ditempat terpisah Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinataha Utama, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan Komsos yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari tugas pokok dalam pembinaan teritorial, “Babinsa harus selalu aktif menjalin komunikasi dan koordinasi dengan aparat desa serta masyarakat guna mengetahui perkembangan situasi wilayah secara dini, khususnya menjelang pergantian tahun, sehingga stabilitas keamanan dan ketertiban dapat tetap terjaga,” tegas Dandim.
Sertu I Gede Sukadana menambahkan bahwa melalui Komsos ini diharapkan terjalin hubungan kerja sama yang semakin solid antara Babinsa dan pemerintah desa dalam mendukung program pembangunan serta menjaga kondusivitas wilayah binaan.
Dengan adanya sinergi yang baik antara TNI dan aparat desa, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dan mendukung kemajuan Desa Pengiangan. (Pendim 1626/Bangli)
Bangli – Bertempat di Ruang Rapat Kantor Camat Bangli, Kabupaten Bangli, Danramil 1626-01/Bangli Kapten Cke I Komang Gita bersama Babinsa Koramil 1626-01/Bangli menghadiri Rapat Koordinasi Antisipasi Gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kecamatan Bangli dalam rangka menyambut Tahun Baru 2026.Senin (29/12/25)
Rapat yang diselenggarakan oleh Pemerintahan Kecamatan Bangli tersebut dihadiri sekitar ±70 orang undangan, terdiri dari unsur pemerintahan, TNI-Polri, serta tokoh adat dan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam pelaksanaan tugas serta memperkuat sinergitas lintas sektor guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas menjelang perayaan Tahun Baru 2026.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Camat Bangli Sang Made Agus Dwipayana, S.STP., Danramil 1626-01/Bangli Kapten Cke I Komang Gita, para Perbekel dan Lurah se-Kecamatan Bangli, Bendesa Adat se-Kecamatan Bangli, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta Kelian Banjar Dinas dan Kepala Lingkungan se-Kecamatan Bangli.
Dalam sambutannya, Camat Bangli Sang Made Agus Dwipayana, S.STP., menekankan pentingnya koordinasi dan kerja sama seluruh unsur pemerintahan, TNI–Polri, serta komponen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah menjelang dan selama perayaan Tahun Baru 2026. Ia juga mengimbau agar seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan serta mengoptimalkan peran sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. “Keamanan dan ketertiban wilayah merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga melalui sinergi dan koordinasi yang solid, terutama menjelang dan saat perayaan Tahun Baru,” ujarnya.
Selain itu, Camat Bangli mengajak seluruh peserta rapat untuk mencermati secara bijak informasi yang berkembang di media sosial terkait isu pengiriman sampah dari Kota Denpasar ke TPA Regional Bangli di Dusun Bangklet, Desa Kayubihi, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun keresahan di tengah masyarakat. “Kami mengharapkan masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, serta selalu mengedepankan klarifikasi melalui saluran resmi agar situasi tetap kondusif,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Danramil 1626-01/Bangli Kapten Cke I Komang Gita memperkenalkan diri sebagai pejabat baru serta menyampaikan sekilas pengalaman tugas. Ia mengajak seluruh unsur terkait untuk terus meningkatkan kerja sama dan sinergitas dalam menjaga serta mempertahankan kondusivitas wilayah Kecamatan Bangli.
Menjelang Tahun Baru 2026, Danramil 1626-01/Bangli Kapten Cke I Komang Gita menyampaikan bahwa situasi wilayah Kecamatan Bangli saat ini relatif kondusif. TNI bersama Polri terus mengelola sistem pengamanan di desa dan kelurahan, termasuk pengamanan swakarsa Desa Adat, agar berjalan secara terpadu. Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap kegiatan spontan masyarakat yang berpotensi menimbulkan kerawanan melalui pemetaan wilayah yang tepat. “Kami terus berkoordinasi dan melakukan langkah antisipatif agar seluruh rangkaian perayaan Tahun Baru dapat berjalan aman dan kondusif,” ujarnya.
Danramil turut mengingatkan agar mewaspadai potensi konvoi, trek-trekan atau geber-geber sepeda motor, serta penggunaan petasan yang dapat memicu perselisihan dan gangguan keamanan apabila tidak diawasi dengan baik. Ia juga menyampaikan bahwa Kodim 1626/Bangli telah menyiapkan personel sebanyak satu pleton dalam rangka pengamanan pergantian Tahun Baru 2026 guna membantu Koramil apabila terjadi dinamika di lapangan. “Personel telah kami siapkan untuk memperkuat pengamanan apabila diperlukan, sehingga potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini,” tambahnya.
Selain membahas pengamanan, Danramil juga menyampaikan program nasional pemerintah, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Percepatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Ia meminta dukungan para Perbekel dan Bendesa Adat untuk membantu percepatan pembangunan KDKMP dengan menyiapkan lahan berukuran 30 x 20 meter yang memiliki akses jalan serta tidak bermasalah secara hukum, baik pada tanah pemerintah maupun tanah adat melalui sistem sewa. “Kami berharap dukungan seluruh pihak agar program pemerintah ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama mengatakan bahwa jajaran Kodim 1626/Bangli berkomitmen penuh untuk mendukung upaya pengamanan pergantian Tahun Baru 2026 di wilayah Kabupaten Bangli. Menurutnya, sinergi yang solid antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta komponen masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. “Kami mengapresiasi langkah-langkah antisipatif yang telah dilakukan oleh unsur kewilayahan bersama pemerintah kecamatan, desa, dan desa adat. Dengan kerja sama dan komunikasi yang baik, kami optimistis perayaan Tahun Baru 2026 di wilayah Kabupaten Bangli dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.
Dandim juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar merayakan pergantian Tahun Baru secara sederhana, tidak berlebihan, serta tetap mematuhi ketentuan yang berlaku demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama. “Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar situasi kamtibmas tetap terjaga dan wilayah Kabupaten Bangli tetap kondusif,” pungkas Dandim. (Pendim 1626/Bangli)
Bangli – Kodim 1626/Bangli melaksanakan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih pada Senin, 29 Desember 2025, bertempat di Lapangan Makodim 1626/Bangli, Jalan Brigjen Ngurah Rai No. 69, Kelurahan Kawan, Kecamatan/Kabupaten Bangli.
Upacara yang dipimpin oleh Kasdim 1626/Bangli Mayor Inf I Dewa Gede Yudawan selaku Inspektur Upacara, dan diikuti oleh sekitar 65 personel yang terdiri dari prajurit TNI dan PNS Kodim 1626/Bangli.
Adapun pejabat upacara yaitu Perwira Upacara Pasi Logdim 1626/Bangli Kapten Kav I Kadek Dwi Banda Yasa, Komandan Upacara Danramil 1626-01/Bangli Kapten Cke I Komang Gita. Petugas pengibar Bendera Merah Putih terdiri dari Serma I Wayan Sujana, Serma I Komang Juni Suantara, dan Serka I Wayan Suastika. Sementara itu, pengucapan Sapta Marga oleh Sertu Wayan Budiarta, Sumpah Prajurit oleh Kopda I Nengah Sudarman, serta 8 Wajib TNI oleh Praka I Gede Dede Prima Udayanto. Peserta upacara meliputi para Perwira Staf Kodim 1626/Bangli, para Danramil jajaran, serta seluruh anggota militer dan PNS Kodim 1626/Bangli.
Rangkaian kegiatan upacara diawali dengan masuknya Komandan Upacara ke lapangan, laporan Perwira Upacara kepada Inspektur Upacara, penghormatan pasukan, pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, pengucapan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, Andika Bhayangkari, doa, hingga penutupan upacara.
Dalam amanatnya, Kasdim 1626/Bangli Mayor Inf I Dewa Gede Yudawan menyampaikan bahwa upacara bendera memiliki makna penting sebagai sarana pembinaan karakter dan jiwa nasionalisme prajurit, “Upacara bendera bukan sekadar rutinitas, namun menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, meningkatkan disiplin serta kepemimpinan, sekaligus menumbuhkan rasa bangga dan cinta Tanah Air dalam diri setiap prajurit,” tegasnya.
Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, serta menjadi wujud komitmen Kodim 1626/Bangli dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada seluruh personel. (Pendim 1626/Bangli)
Kodim 1626/Bangli merupakan satuan kewilayahan yang berada dibawah komando Korem 163/Wira Satya. Kodim 1626/Bangli memiliki wilayah teritorial yang meliputi Kabupaten Bangli. Markas Kodim 1626/Bangli berada di Jalan Brigjen Ngurah Rai, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli.