Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Babinsa Kodim 1626/Bangli Pastikan Ibadah Minggu Berjalan Aman dan Kondusif

Bangli – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif, Babinsa Kelurahan Bebalang Koramil 1626-01/Bangli Kodim 1626/Bangli, Kopda I Nengah Sudarma, bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Bebalang melaksanakan pemantauan dan pengamanan kegiatan ibadah Minggu umat Kristiani di Gereja Marga Rahayu, Jalan Brigjen Ngurah Rai No. 83, Lingkungan Bebalang, Kelurahan Bebalang, Kecamatan/Kabupaten Bangli, Minggu (28/12/25).

Ibadah Minggu tersebut mengusung tema “Menjadi Gereja Pembawa Damai” dengan subtema “Terang Kristus Menyembuhkan dan Memberi Sukacita Bagi Dunia yang Terluka” (Bnd. Maleakhi 4:2), yang dipimpin oleh Pendeta Komang Agus Juliawan, S.Si.Teol, serta dihadiri sekitar ±45 orang jemaat.

Di sela-sela pelaksanaan pengamanan, Babinsa Kelurahan Bebalang Kopda I Nengah Sudarma mengatakan bahwa kehadiran aparat kewilayahan dalam kegiatan ibadah merupakan bentuk komitmen TNI–Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. “Pengamanan ini kami laksanakan untuk memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk tanpa rasa khawatir. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai upaya menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di wilayah Kelurahan Bebalang,” ujarnya.

Para jemaat Gereja Marga Rahayu pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang telah melaksanakan pengamanan selama kegiatan ibadah berlangsung. Menurut para jemaat, kehadiran aparat memberikan rasa aman dan nyaman sehingga ibadah dapat berjalan dengan tertib dan khusyuk. “Dengan adanya pengamanan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas, kami merasa lebih tenang dan nyaman dalam melaksanakan ibadah,” katanya.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, mengatakan bahwa pengamanan kegiatan ibadah merupakan wujud komitmen TNI AD dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, sekaligus menjamin kebebasan masyarakat dalam menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinannya masing-masing. “Kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat bertujuan untuk memberikan rasa aman serta memastikan seluruh kegiatan keagamaan dapat berjalan dengan lancar,” ungkapnya.

Dandim juga menegaskan bahwa jajaran Kodim 1626/Bangli akan terus bersinergi dengan Polri dan seluruh elemen masyarakat guna menciptakan situasi wilayah Kabupaten Bangli yang aman, damai, dan kondusif, khususnya dalam menjaga kerukunan antarumat beragama. “Sinergitas dan kebersamaan seluruh komponen masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga persatuan, toleransi, dan stabilitas keamanan wilayah,” pungkasnya.

Selama seluruh rangkaian kegiatan ibadah berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif hingga kegiatan selesai dilaksanakan.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Desa Tembuku Hadiri Pembinaan Sipandu Beradat dalam Rangka Peningkatan Kapasitas Prajuru Desa Adat dan Pecalang

Bangli – Dalam rangka memperkuat sinergitas antara aparat keamanan dan komponen masyarakat adat, Babinsa Desa Tembuku Koramil 1626-03/Tembuku Serda Sang Komang Teg Redana menghadiri kegiatan Pembinaan Sipandu Beradat dalam rangka Peningkatan Kapasitas Prajuru Desa Adat dan Pecalang Desa Adat Tembuku Kaja Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Wantilan Pura Anyar Desa Adat Tembuku Kaja, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Minggu (28/12/2025).

Kegiatan pembinaan ini turut dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Desa Tembuku Aiptu I Putu Eka Yudharman, Bati Tuud Koramil 1626-03/Tembuku Peltu Kadek Somenada selaku perwakilan Danramil, Majelis Desa Adat (MDA) Kecamatan Tembuku Drs. Nengah Atub, Bendesa Adat Tembuku Kaja beserta prajuru adat, para Kepala Banjar Dinas, serta Pecalang Desa Adat Tembuku Kaja.

Pembinaan Sipandu Beradat bertujuan untuk mewujudkan sistem pengamanan wilayah desa adat yang terpadu melalui integrasi potensi keamanan lokal, seperti Pecalang, Linmas, dan Bankamda, serta meningkatkan koordinasi dengan aparat keamanan formal guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Desa Tembuku menekankan pentingnya kebersamaan, komunikasi, dan koordinasi yang solid antar seluruh unsur pengamanan desa adat dalam menjaga stabilitas wilayah.

“Sipandu Beradat merupakan wadah strategis dalam menjaga keamanan desa adat. Dengan sinergi antara Pecalang, aparat desa, serta TNI-Polri, keamanan wilayah dapat terjaga secara maksimal demi kenyamanan dan ketenteraman masyarakat,” ujar Serda Sang Komang Teg Redana.

Sementara itu, Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama menyampaikan dukungannya terhadap penguatan Sipandu Beradat sebagai bentuk kearifan lokal dalam menjaga keamanan wilayah.

“Kodim 1626/Bangli mendukung penuh penguatan Sipandu Beradat sebagai wujud kearifan lokal dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sinergi TNI, Polri, dan komponen adat merupakan kunci terwujudnya wilayah yang aman dan kondusif,” tegas Dandim.
(Pendim 1626/Bangli)