Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Agar Berjalan Aman, Babinsa Kayubihi Bersama Pecalang Amankan Prosesi Upacara Mecaru Ke Enam

Bangli – Babinsa Desa Kayubihi, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Serka I Wayan Suastika, bersama Pecalang Banjar Adat Gebagan melaksanakan pemantauan sekaligus pengamanan prosesi upacara adat Mecaru Ke Enem yang berlangsung di perempatan Banjar Gebagan, Desa Adat Kayubihi, Kecamatan/Kabupaten Bangli. Minggu (14/12/25).

Kegiatan pengamanan ini dilaksanakan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pemedek yang mengikuti rangkaian pecaruan dan persembahyangan, sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan agar tetap tertib dan aman.

Dalam kesempatan itu, Serka I Wayan Suastika menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan adat dan keagamaan masyarakat merupakan bentuk nyata dukungan TNI terhadap pelestarian budaya lokal serta upaya menciptakan situasi wilayah yang kondusif. “Melalui sinergi antara Babinsa dan Pecalang, kami berupaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan adat dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.

Ia berharap, sinergi dan kebersamaan antara Babinsa, Pecalang, serta seluruh elemen masyarakat dapat terus terjalin dengan baik guna menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran setiap kegiatan adat maupun keagamaan di wilayah Desa Kayubihi. “Dengan kebersamaan dan koordinasi yang baik, kami optimistis situasi wilayah akan tetap aman dan kondusif,” tutupnya.

Sementara itu, salah satu warga binaan yang hadir dalam acara tersebut mengungkapkan bahwa kehadiran Babinsa bersama Pecalang sangat membantu masyarakat dalam menjaga keamanan dan kelancaran pelaksanaan upacara adat. “Kami merasa lebih tenang dan nyaman dalam melaksanakan upacara adat karena adanya pengamanan dari Babinsa dan Pecalang,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam setiap kegiatan adat dan keagamaan di wilayah binaan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD. Kehadiran Babinsa bersama unsur pengamanan adat diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan, sehingga situasi wilayah tetap kondusif. “Kami akan terus mendorong para Babinsa untuk hadir dan bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan serta kelestarian adat dan budaya di wilayah,” tegas Dandim.

Dandim juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa menjaga ketertiban, mematuhi aturan adat yang berlaku, serta bersama-sama berperan aktif dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya saat pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan. “Dengan kesadaran dan partisipasi seluruh elemen masyarakat, pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Desa Lembean Bersama Warga Gelar Gotong Royong Pembuatan Drainase

Bangli – Dalam rangka meningkatkan kebersihan lingkungan serta mencegah terjadinya genangan air saat musim hujan, Babinsa Desa Lembean Koptu Ketut Saja Artawan bersama warga melaksanakan kegiatan gotong royong pembuatan drainase/parit di wilayah Desa Lembean, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.Minggu (14/12/2025)

Kegiatan gotong royong tersebut dilaksanakan dengan penuh semangat kebersamaan dan melibatkan masyarakat setempat. Pembuatan drainase ini bertujuan untuk memperlancar aliran air, menjaga kebersihan lingkungan, serta meminimalisir potensi banjir dan kerusakan jalan desa.

Babinsa Desa Lembean Koptu Ketut Saja Artawan menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Sebagai Babinsa, kami selalu hadir dan berupaya mendorong semangat gotong royong di tengah masyarakat. Pembuatan drainase ini sangat penting untuk kepentingan bersama agar lingkungan tetap bersih, sehat, dan terhindar dari genangan air,” ujar Koptu Ketut Saja Artawan.

Sementara itu, Dandim 1626/Bangli Letkol Arm Gede Arya Girinatha Utama memberikan apresiasi atas kepedulian Babinsa dan partisipasi aktif masyarakat Desa Lembean, “Kegiatan gotong royong yang dilakukan Babinsa bersama warga merupakan bentuk pembinaan teritorial yang efektif. Hal ini menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat dalam menjaga serta membangun lingkungan desa,” tegas Dandim.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan terus terjaga, serta hubungan harmonis antara TNI dan rakyat semakin solid.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Desa Apuan Hadiri Forum Peningkatan Kapasitas Unsur Desa Adat

Bangli – Babinsa Desa Apuan Koramil 1626-03/Susut Serka Ketut Rediada bersama Bhabinkamtibmas Brigadir Polisi I Wayan Suarta menghadiri kegiatan Forum Peningkatan Kapasitas Kepemangkuan, Pecalang, Serati, Prajuru, dan Yowana Desa Adat Apuan, yang dilaksanakan di Wantilan Banjar Apuan Kaja, Desa Apuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli.

Kegiatan forum ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, peran, serta kapasitas seluruh unsur Desa Adat Apuan dalam menjaga adat istiadat, ketertiban, dan keamanan wilayah desa adat. Selain itu, forum ini juga menjadi sarana memperkuat koordinasi dan sinergi antara unsur desa adat dengan aparat kewilayahan.

Babinsa Desa Apuan Serka Ketut Rediada menegaskan pentingnya kebersamaan dan peran aktif seluruh komponen desa adat dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.

Ditempat terpisah Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama dalam keterangannya menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam setiap kegiatan desa adat merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam memperkuat ketahanan wilayah melalui pembinaan teritorial.

Melalui forum peningkatan kapasitas ini, kami berharap seluruh unsur Desa Adat, baik kepemangkuan, pecalang, prajuru, maupun yowana, semakin solid dan mampu bersinergi dengan TNI-Polri dalam menjaga keamanan serta kelestarian adat dan budaya Bali,” ujar Dandim.

Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas pada kegiatan tersebut merupakan wujud nyata sinergitas TNI–Polri bersama Desa Adat dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat berbasis kearifan lokal.
(Pendim 1626/Bangli)

Ciptakan Rasa Aman: Babinsa Desa Tembuku Pantau Obyek Wisata Tukad Cepung

Bangli – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan kenyamanan pengunjung, Babinsa Desa Tembuku Koramil 1626-03/Tembuku Serda Sang Komang Teg Redana melaksanakan kegiatan monitoring dan pengamanan kunjungan wisata di Objek Wisata Air Terjun (Waterfall) Tukad Cepung, Banjar Adat Penida Kelod, Desa Tembuku, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Minggu (14/12/2025).

Kegiatan tersebut menyasar aktivitas wisatawan domestik maupun mancanegara yang sedang berkunjung ke salah satu destinasi wisata unggulan di wilayah Kecamatan Tembuku tersebut. Babinsa turut memantau situasi di area parkir, jalur keluar-masuk wisatawan, serta lingkungan sekitar lokasi wisata.

Monitoring dan pengamanan ini bertujuan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif, sekaligus sebagai langkah antisipasi guna meminimalisir terjadinya gangguan keamanan maupun hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga wisatawan dapat menikmati kegiatan wisata dengan aman dan nyaman.

Babinsa Desa Tembuku Serda Sang Komang Teg Redana menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa di lokasi wisata merupakan bentuk dukungan TNI dalam menjaga keamanan wilayah binaan.

“Monitoring dan pengamanan ini kami laksanakan untuk memastikan wisatawan merasa aman dan nyaman selama berkunjung di Objek Wisata Tukad Cepung. Kami juga mengimbau pengunjung agar selalu berhati-hati dan mematuhi aturan yang berlaku demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama mengapresiasi peran aktif Babinsa dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah, khususnya pada objek wisata.

“Kegiatan monitoring dan pengamanan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat dan lokasi wisata diharapkan dapat memberikan rasa aman, mendukung pariwisata daerah, serta mencegah potensi gangguan keamanan,” tegas Dandim.

Dengan kegiatan ini, diharapkan sinergi antara TNI, pengelola wisata, dan masyarakat dapat terus terjaga guna mendukung terciptanya lingkungan wisata yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Bangli.
(Pendim 1626/Bangli)