Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Yeni nesil bahsegel giriş özelliklerle gelen sürümü heyecan veriyor.

TNI–Polri dan Pecalang Desa Undisan Kompak Amankan Upacara Ngaben

Bangli – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan upacara Ngaben massal, Babinsa Desa Undisan Koramil 1626-03/Tembuku Kodim 1626/Bangli, Serda I Wayan Budiarta, bersama Bhabinkamtibmas dan pecalang Desa Adat setempat melaksanakan pengamanan kegiatan Upacara ngaben massal yang berlangsung di Banjar Tabunan, Desa Undisan, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Senin (18/08/2025).

Babinsa Serda I Wayan Budiarta menyampaikan bahwa pihaknya bahu-membahu bersama aparat terkait dalam mengamankan jalannya upacara adat tersebut. “Kami bersinergi untuk memastikan upacara Ngaben berjalan tertib, aman, dan lancar sesuai dengan tradisi yang berlaku,” ujarnya.

Dalam pengamanan, Babinsa berperan menjaga situasi kondusif baik di lokasi upacara maupun di sepanjang jalur iring-iringan. Selain itu, juga turut mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan, terutama di jalan menuju setra (kuburan). “Babinsa bekerja sama erat dengan pecalang dan Bhabinkamtibmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kehadiran kami juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama upacara berlangsung,” tambahnya.

Selain pengamanan, Babinsa juga memberikan edukasi serta imbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama prosesi berlangsung.

Di tempat terpisah, Dandim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, menyampaikan apresiasi kepada jajarannya. “Babinsa selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam kegiatan adat maupun kegiatan lainnya. Hal ini menjadi bukti nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat,” tegasnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Desa Pengiangan Laksanakan Komsos Bersama Pemerintah Desa dan Prajuru Adat

Bangli – Babinsa Desa Pengiangan Koramil 1626-02/Susut Kodim 1626/Bangli, Sertu I Wayan Rana, bersama Bhabinkamtibmas Desa Pengiangan melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) dengan staf pemerintahan Desa Pengiangan dan prajuru adat Desa Adat Selat Nyuhan, bertempat di Banjar Selat Nyuhan, Desa Pengiangan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Senin (18/8/25)

Kegiatan Komsos tersebut dilaksanakan dalam rangka mempersiapkan kegiatan upacara keagamaan yang akan berlangsung di wilayah Desa Adat Selat Nyuhan. Dalam kesempatan itu, Babinsa menekankan pentingnya sinergitas antara aparat keamanan, pemerintah desa, dan prajuru adat dalam menjaga kelancaran serta keamanan jalannya rangkaian upacara.

Seijin Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama , Babinsa Sertu I Wayan Rana menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas merupakan bentuk dukungan TNI-Polri terhadap setiap kegiatan masyarakat, khususnya dalam bidang adat dan keagamaan. “Melalui koordinasi yang baik, diharapkan upacara keagamaan dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar sesuai dengan tradisi serta budaya yang berlaku di masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak prajuru adat dan staf pemerintahan desa menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan dari Babinsa serta Bhabinkamtibmas yang selalu hadir di tengah masyarakat dalam setiap kegiatan.
(Pendim 1626/Bangli)

Sinergitas TNI-POLRI dan Masyarakat Terlihat, Saat Kawal Upacara Melasti

Bangli – Dalam rangkaian Upacara Piodalan yang jatuh pada tanggal 20 Agustus 2025, Babinsa Desa Landih (Serma I Komang Juni Suantara) bersama Bhabinkamtibmas Desa Landih melaksanakan pengamanan sekaligus pengawalan Upacara Melasti Ida Bhatara Pura Pasek Gegel Songan Buayang, Landih menuju Pura Ulundanu Songan, Kintamani. Senin (18/8/25).

Kegiatan yang diiringi oleh kurang lebih 700 orang pengempon pura dengan menggunakan 5 unit truk, 25 unit minibus, dan 100 unit sepeda motor tersebut berlangsung tertib, aman, dan lancar. Kehadiran Babinsa bersama aparat terkait menjadi bentuk sinergi dalam menjaga kelancaran kegiatan adat dan keagamaan masyarakat.

Bendesa Adat Buayang, I Nyoman Darmawan, juga mengucapkan terima kasih atas dukungan aparat keamanan. “Kami sangat terbantu dengan pengamanan yang diberikan. Upacara Melasti ini melibatkan ribuan umat, sehingga kehadiran Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Pecalang membuat prosesi bisa berjalan lancar tanpa gangguan,” katanya.

Ia juga berharap, sinergi antara aparat keamanan dengan desa adat dapat terus terjalin dengan baik. “Kami berharap ke depan kerja sama ini semakin ditingkatkan, sehingga setiap pelaksanaan upacara keagamaan maupun kegiatan adat masyarakat selalu bisa berjalan aman, tertib, dan penuh rasa kebersamaan,” tambahnya.

Sementara itu, Babinsa Desa Landih Serma I Komang Juni Suantara menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab untuk selalu mendukung kegiatan masyarakat. “Kami berupaya semaksimal mungkin memberikan rasa aman dan nyaman. Semoga dengan pengamanan ini, prosesi Melasti bisa berjalan lancar dan umat dapat melaksanakan persembahyangan dengan khidmat,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, Babinsa akan selalu siap hadir dalam setiap kegiatan masyarakat, baik dalam aspek keamanan maupun sosial kemasyarakatan. “Sebagai aparat teritorial, kami dituntut untuk selalu dekat dengan masyarakat. Tidak hanya menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga membangun hubungan yang harmonis sehingga tercipta rasa kebersamaan antara TNI dan rakyat,” tambahnya.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, mengatakan bahwa kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan masyarakat adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Babinsa merupakan ujung tombak satuan di wilayah. Kehadiran mereka bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan ketenangan dan rasa nyaman bagi masyarakat dalam setiap prosesi adat maupun keagamaan,” ujarnya.

Komandan Kodim juga menambahkan, tugas Babinsa tidak hanya sebatas pengamanan, tetapi juga sebagai pendamping masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial, budaya, hingga pembangunan. “Kami ingin TNI selalu hadir di tengah masyarakat, sehingga terbangun kedekatan emosional dan kebersamaan. Dengan begitu, tercipta suasana aman, damai, serta memperkuat persatuan antara TNI dan rakyat,” tegas Dandim.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Koramil 04/Kintamani Hadiri Acara Memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80 di Desa Gunung Bau

Bangli – Dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Babinsa Desa Gunung Bau, Serka I Kadek Sudiksa, bersama Bhabinkamtibmas Desa Gunung Bau, Bripka I Gede Muliawan, menghadiri acara peringatan HUT RI yang digelar di Balai Banjar Desa Gunung Bau, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Minggu (17/8/25)

Acara yang berlangsung dari pukul 19.45 hingga 22.20 WITA ini diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari tari penyambutan, sambutan perangkat desa, hiburan artis lokal Bali, hingga pengundian kupon berhadiah yang disambut antusias oleh masyarakat.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Desa Gunung Bau I Wayan Armawan, S.H., Bendesa Adat I Ketut Garis, Kepala Dusun I Made Suma Wijaya, Sekdes I Wayan Suparsawiasa, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, STT, PKK, pecalang, dan sekitar 200 warga Desa Gunung Bau.

Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan antarwarga desa sekaligus penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan.

Babinsa Desa Gunung Bau, Serka I Kadek Sudiksa, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kebersamaan antara aparat desa, tokoh adat, serta masyarakat dalam menjaga persatuan. “Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 di Desa Gunung Bau ini bukan hanya hiburan, tetapi juga sebagai wadah mempererat tali silaturahmi antarwarga. Kami sebagai Babinsa selalu siap mendukung kegiatan positif yang dapat memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 1626/Bangli, Letkol Arm. I Gede Arya Girinatha Utama memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini. “Kami bangga dengan semangat kebersamaan masyarakat Desa Gunung Bau dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-80. Kegiatan ini mencerminkan rasa syukur sekaligus penghormatan kepada jasa para pahlawan. Semoga melalui momentum ini, persatuan dan kesatuan masyarakat semakin kuat dalam menjaga keutuhan NKRI,” tegasnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Kodim 1626/Bangli Semarakkan HUT RI ke-80 dengan Berbagai Lomba untuk Anak-Anak, Persit, dan Prajurit

Bangli – Dalam rangka memperingati HUT Ke-80 Republik Indonesia Tahun 2025, Kodim 1626/Bangli menyelenggarakan berbagai kegiatan lomba yang berlangsung meriah di Lapangan Makodim 1626/Bangli. Kegiatan dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, dan diikuti oleh seluruh prajurit TNI dan PNS Kodim 1626/Bangli, anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXIX Dim 1626 Koorcab Rem 163 PD IX/Udayana, serta keluarga besar Kodim 1626/Bangli.

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia selalu menjadi momentum penting bagi seluruh rakyat Indonesia. Tahun 2025 memiliki arti khusus karena bangsa Indonesia merayakan 80 tahun kemerdekaan sejak diproklamasikan pada 17 Agustus 1945. Momentum ini bukan hanya sekadar perayaan seremonial, melainkan juga bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan serta sarana untuk menumbuhkan kembali semangat persatuan, gotong royong, dan nasionalisme di tengah masyarakat.

Bagi jajaran TNI, khususnya Kodim 1626/Bangli, peringatan HUT RI memiliki makna mendalam. Tidak hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkuat kekompakan keluarga besar TNI, baik prajurit, Persit, maupun keluarganya. Hal inilah yang diwujudkan dalam bentuk lomba-lomba sederhana namun penuh makna.

Dalam acara ini, panitia menyusun berbagai jenis perlombaan yang dibagi ke dalam tiga kategori besar, yaitu lomba anak-anak, lomba ibu-ibu Persit, dan lomba untuk Prajurit Kodim 1626/Bangli.

Kategori anak-anak diwarnai dengan lomba khas perayaan HUT RI seperti makan kerupuk, lari kelereng, dan memasukkan paku ke dalam botol. Lomba ini disambut antusias oleh anak-anak prajurit dan PNS Kodim 1626/Bangli yang tampil penuh semangat sambil mendapat dukungan sorak-sorai dari orang tua dan keluarga.

Sementara itu untuk kategori ibu-ibu, yang diikuti oleh anggota Persit, juga tak kalah seru. Lomba memindahkan tepung dengan sendok serta lomba memindahkan sarung menghadirkan suasana penuh canda tawa. Selain menguji ketangkasan dan kekompakan, lomba ini juga mencerminkan semangat kebersamaan dan solidaritas antar anggota Persit.

Selain itu, kategori prajurit dimeriahkan dengan lomba Voli Gembira. Pertandingan berlangsung seru namun tetap penuh kegembiraan, dengan suasana keakraban yang kental di antara prajurit dan keluarganya.
Dalam keterangannya, Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi sarat makna dalam memperkuat ikatan kekeluargaan dan menanamkan nilai nasionalisme kepada seluruh keluarga besar Kodim. “Kegiatan lomba ini kita laksanakan untuk memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia sekaligus mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kekompakan, kebersamaan, dan semangat jiwa korsa di antara keluarga besar Kodim 1626/Bangli. Semoga momentum ini menjadi pengingat bahwa perjuangan kemerdekaan dulu lahir dari persatuan, gotong royong, dan semangat kebersamaan. Itulah yang harus terus kita jaga,” tegas Dandim.

Lebih lanjut, Dandim menekankan peran TNI yang tidak hanya menjaga kedaulatan dan keamanan negara, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk menanamkan nilai nasionalisme kepada generasi penerus bangsa. “Melalui kegiatan sederhana ini, kita ingin memberikan teladan kepada anak-anak kita agar mereka tumbuh dengan semangat kebangsaan yang kuat. TNI bersama Persit dan keluarga besar satuan akan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan serta menumbuhkan rasa cinta tanah air di tengah keluarga dan masyarakat,” tambahnya.

Lomba-lomba sederhana seperti makan kerupuk, lari kelereng, dan memasukkan paku dalam botol bukanlah sekadar permainan. Sejak lama, lomba tersebut menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan HUT RI di seluruh penjuru Nusantara. Nilai yang terkandung di dalamnya adalah kebersamaan, sportivitas, ketekunan, serta kerja keras — nilai-nilai yang juga menjadi fondasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Di lingkungan TNI, lomba seperti ini menjadi media untuk memperkuat jiwa korsa, membangun kekompakan, serta mempererat hubungan antara prajurit dengan keluarga. Dengan melibatkan anak-anak, ibu-ibu, hingga bapak-bapak, peringatan HUT RI semakin terasa sebagai perayaan bersama, bukan hanya milik prajurit, tetapi juga seluruh keluarga besar satuan.

Keterlibatan anak-anak dalam lomba peringatan HUT RI di Kodim 1626/Bangli memiliki makna strategis. Sejak dini, anak-anak diperkenalkan pada suasana penuh semangat perjuangan dan kebersamaan. Hal ini menjadi salah satu cara sederhana namun efektif untuk menanamkan rasa nasionalisme serta kebanggaan terhadap bangsa dan negara.

Dengan demikian, keluarga besar Kodim tidak hanya merayakan kemerdekaan secara seremonial, tetapi juga berkontribusi dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang memiliki karakter kuat, berdisiplin, dan mencintai tanah air.

Peringatan HUT ke-80 RI di Kodim 1626/Bangli menunjukkan bahwa kebersamaan merupakan modal utama dalam membangun bangsa. Semangat inilah yang terus dijaga oleh TNI, baik dalam melaksanakan tugas pokok menjaga kedaulatan negara, maupun dalam membina hubungan yang harmonis dengan keluarga dan masyarakat. Kegiatan lomba yang sederhana namun penuh makna ini berhasil menciptakan suasana kekeluargaan, menghilangkan sekat formalitas, serta memperkuat ikatan emosional antara prajurit, Persit, dan keluarga.
(Pendim 1626/Bangli)

Semarak HUT RI ke-80, Dandim 1626/Bangli Ikuti Upacara Peringatan di Alun-alun Kota Bangli

Bangli – Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, mengikuti jalannya Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025 yang berlangsung khidmat di Alun-alun Kota Bangli, Minggu (17/8/2025).

Upacara peringatan tahun ini mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, yang merefleksikan semangat bangsa dalam menjaga persatuan dan mewujudkan cita-cita luhur kemerdekaan.

Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, SE., M.I.Kom., bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Danramil 1626-04/Kintamani, Kapten Inf I Ketut Suparwan.

Peserta upacara terdiri dari jajaran Kodim 1626/Bangli, Polres Bangli, Satpol PP Kabupaten Bangli, Dinas Perhubungan Kabupaten Bangli, ASN Pemkab Bangli, serta para siswa-siswi sekolah se-Kabupaten Bangli.

Hadir dalam upacara, Wakil Bupati Bangli (I Wayan Diar, SST.Par.), Ketua DPRD Kabupaten Bangli (I Ketut Suastika, S.H., M.H.), Sekda Bangli (Drs. I Dewa Bagus Riana Putra, M.Si.), Forkopimda Bangli, anggota DPRD Kabupaten Bangli, para pimpinan perangkat daerah, kepala BUMD, Muspika se-Kabupaten Bangli, lurah se-Kabupaten Bangli, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta tokoh pemuda.

Upacara berlangsung dengan khidmat mulai dari pengibaran Sang Merah Putih, pembacaan teks Proklamasi, hingga mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa.

Peringatan HUT RI ke-80 ini dimaknai sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan bangsa yang telah berjuang merebut serta mempertahankan kemerdekaan sejak diproklamasikan pada 17 Agustus 1945.

Tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” memberikan pesan bahwa persatuan adalah kunci dalam mewujudkan kedaulatan bangsa. Persatuan yang kokoh menjadi landasan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat sekaligus mendorong kemajuan Indonesia agar semakin disegani di kancah internasional.

Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, dalam keterangannya menyampaikan bahwa momentum peringatan kemerdekaan ini harus dijadikan sebagai pengingat untuk terus menumbuhkan semangat nasionalisme, menjaga persatuan dan kesatuan, serta mengisi kemerdekaan dengan karya nyata.

“Sebagai generasi penerus, kita memiliki tanggung jawab untuk mempertahankan dan mengisi kemerdekaan dengan pembangunan yang berkelanjutan, menjaga keutuhan NKRI, serta selalu mengutamakan persatuan bangsa,” ungkap Dandim.

Upacara yang berlangsung khidmat ini menjadi simbol kebersamaan seluruh elemen masyarakat Bangli dalam merayakan kemerdekaan Indonesia ke-80, sekaligus meneguhkan tekad bersama untuk membawa Bangli dan Indonesia ke arah yang lebih maju.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Tunjukkan Kepedulian dengan Hadir Amankan Ibadah Jemaat Gereja Marga Rahayu

Bangli – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani yang melaksanakan ibadah, Babinsa Kelurahan Bebalang, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Kopda I Nengah Sudarma, bersama Bhabinkamtibmas dan tiga personel Polres Bangli melaksanakan pemantauan sekaligus pengamanan kegiatan ibadah mingguan di Gereja Marga Rahayu, Jl. Brigjen Ngurah Rai No. 83, Lingkungan Bebalang, Minggu (17/8/25).

Ibadah dengan tema “Menjadi Gereja Pembawa Damai” dipimpin oleh Pdt. Komang Agus Juliawan, S.Si. Teol. dan dihadiri sekitar 50 jemaat. Jalannya kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh kekhidmatan.

Babinsa Kopda I Nengah Sudarma mengatakan bahwa pengamanan kegiatan ibadah merupakan bentuk tugas dan pengabdian TNI kepada rakyat. “Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan rasa tenteram agar umat dapat beribadah dengan khusyuk. Kami siap bersinergi dengan semua pihak demi terciptanya lingkungan yang damai dan rukun,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan adanya sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat, suasana kondusif di wilayah Bangli dapat terus terjaga. “Semoga kebersamaan ini semakin mempererat persaudaraan serta menumbuhkan semangat toleransi antarumat beragama,” tambahnya.

Sebagai wujud kepedulian terhadap kerukunan umat beragama, kehadiran Babinsa bersama aparat keamanan mendapatkan apresiasi dari masyarakat. Salah seorang jemaat yang menyampaikan, “Kami merasa nyaman dan terlindungi. Kehadiran Babinsa bersama aparat lainnya membuat kami bisa beribadah dengan damai,” ucapnya.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, menegaskan bahwa TNI AD akan selalu hadir di tengah masyarakat. “Babinsa adalah ujung tombak TNI AD di wilayah. Kehadiran mereka dalam kegiatan keagamaan mencerminkan komitmen TNI untuk senantiasa mendukung terciptanya suasana yang aman, damai, dan harmonis,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan, kehadiran Babinsa tidak hanya sebatas pengamanan, tetapi juga bagian dari upaya mempererat komunikasi sosial dengan masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat merasakan kehadiran TNI sebagai sahabat dan mitra yang selalu siap membantu, sehingga tercipta kebersamaan dan ketahanan wilayah yang kuat,” tambahnya.

Dandim berharap, sinergi antara TNI, Polri, tokoh agama, dan masyarakat dapat terus terjaga sehingga setiap kegiatan keagamaan maupun sosial berjalan aman, lancar, dan penuh kekeluargaan. “Dengan kebersamaan dan toleransi yang terpelihara, kita bisa membangun Bangli yang damai, rukun, dan sejahtera,” pungkasnya.
(Pendim 1626/Bangli)