Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Yeni nesil bahsegel giriş özelliklerle gelen sürümü heyecan veriyor.

Babinsa Desa Landih Dampingi Petani Bersihkan Gulma untuk Dukung Ketahanan Pangan

Bangli – Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sektor pertanian dan untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat, Babinsa Desa Landih, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Serma I Komang Juni Suantara, bersama Bhabinkamtibmas Desa Landih, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) sekaligus pendampingan langsung kepada petani di Tempek Barong, Dusun/Desa Landih, Kecamatan/Kabupaten Bangli. Selasa (5/8/2025).

Kegiatan tersebut berupa pembersihan gulma di lahan seluas ±1 hektare milik Jero Kubayan Nengah Mudi (63 tahun), yang ditanami tanaman kacang buncis. Pendampingan ini merupakan bagian dari Upaya Khusus (Upsus) dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, serta mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dengan para petani. “Saya sangat berterima kasih kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang sudah turun langsung membantu di lahan kami. Kehadiran mereka memberikan semangat dan motivasi, apalagi kami para petani sering merasa sendiri menghadapi tantangan seperti gulma yang terus tumbuh cepat,” ujar Jero Kubayan.

Babinsa Desa Landih, Serma I Komang Juni Suantara, menjelaskan bahwa kehadiran TNI melalui peran Babinsa di wilayah desa binaan bukan hanya untuk aspek keamanan, tetapi juga aktif mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan nyata di lapangan. “Pendampingan seperti ini bukan hanya tentang membantu secara fisik, tapi juga sebagai bentuk komunikasi dan edukasi kepada petani. Gulma harus dikendalikan agar tanaman tidak terganggu dalam pertumbuhannya dan hasil panennya bisa maksimal,” terangnya.

Kegiatan berjalan aman dan lancar serta disambut positif oleh warga. Selain membersihkan gulma, Babinsa juga memanfaatkan momen ini untuk menyerap aspirasi dan keluhan petani agar dapat diteruskan ke pihak terkait. “Melalui komunikasi langsung di lapangan, kami bisa mengetahui kendala yang dihadapi petani. Harapannya, semua permasalahan yang muncul bisa segera ditangani dengan koordinasi lintas sektor, demi keberhasilan usaha pertanian masyarakat,” tambahnya.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, memberikan apresiasi atas dedikasi para Babinsa yang terus aktif berinteraksi dan membantu masyarakat di wilayah binaannya. “Babinsa adalah ujung tombak TNI di wilayah. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun kedekatan emosional dengan rakyat sekaligus memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan petani. Kami mendorong Babinsa untuk terus aktif mendampingi masyarakat, terutama dalam program strategis seperti ketahanan pangan,” ungkap Dandim.

Dandim juga menekankan pentingnya keberlanjutan kegiatan-kegiatan seperti ini, agar dapat menjadi contoh positif bagi wilayah lainnya. “Kami berharap kegiatan pendampingan ini tidak hanya menjadi rutinitas sesaat, tetapi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membina masyarakat desa. Dengan adanya kehadiran Babinsa, petani akan merasa lebih percaya diri dan termotivasi dalam mengelola lahan pertaniannya. Jika pengelolaan lahan dilakukan secara maksimal, maka hasil panen akan meningkat, dan ketahanan pangan di wilayah Bangli dapat terjaga secara berkelanjutan,” tutup Dandim.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Desa Tiga Jalin Silaturahmi Lewat Komsos Bersama Warga Banjar Buungan

Bangli – Babinsa Desa Tiga, Pelda I Nengah Wendra, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga masyarakat binaannya yang bertempat di Banjar Buungan, Desa Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Selasa (05/08/25)

Kegiatan Komsos ini merupakan bagian dari tugas rutin Babinsa dalam rangka menjalin hubungan yang harmonis, mempererat tali silaturahmi, serta meningkatkan kerjasama yang baik antara TNI dan masyarakat di wilayah binaan.

Selain itu, melalui kegiatan ini Babinsa dapat secara langsung memantau situasi dan kondisi di tengah masyarakat serta menggali berbagai informasi terkait perkembangan yang terjadi di lingkungan warga.

Ditempat terpisah Dandim 1626/Bangli I Gede Arya Girinatha Utama, menyampaikan bahwa komunikasi yang baik dengan warga sangat penting untuk menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah desa binaan.

“Kami berharap dengan terjalinnya komunikasi yang intensif, segala permasalahan yang ada di masyarakat bisa terdeteksi lebih dini dan dicarikan solusi secara bersama-sama,” ujarnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Peran Aktif Babinsa Peninjoan, Hadiri Upacara Pitra Yadnya di Wilayah Binaan

Bangli – Bertempat di Bale Banjar Adat Pulesari, Desa Persiapan Pulesari, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Babinsa Desa Peninjoan, Koramil 1626-03/Tembuku, Sertu Made Suarnika, menghadiri undangan dalam rangka Upacara Pitra Yadnya Nyawa Wedana lan Atma Wedana (Ngaben) yang melibatkan 63 sawa dari satu banjar adat setempat, Selasa (05/08/2025).

Adapun undangan yang hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya: Perwakilan Anggota DPD RI Provinsi Bali Komang Merta Jiwa, MDA Kecamatan Tembuku, Pj. Perbekel Desa Persiapan Pulesari, Babinsa Desa Peninjoan, para Kelian Banjar Dinas dan Banjar Adat se-Desa Persiapan Pulesari, Kelian Dadiya, serta Kelian Subak setempat.

Upacara Pitra Yadnya merupakan bagian penting dalam tradisi umat Hindu di Bali sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada leluhur yang telah meninggal dunia, dengan harapan arwah mereka mendapatkan tempat yang layak di alam niskala.

Sertu Made Suarnika menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan adat tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap budaya dan tradisi masyarakat di wilayah binaannya. “Ini merupakan bentuk kepedulian kami, khususnya TNI AD, terhadap kegiatan masyarakat. Kami hadir bukan hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga untuk menjaga dan menghormati nilai-nilai kearifan lokal,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, kehadiran Babinsa dalam kegiatan adat juga bertujuan untuk memastikan kelancaran jalannya upacara serta mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. Sebagai ujung tombak pembinaan teritorial, Babinsa memiliki peran penting dalam mendukung berbagai kegiatan kemasyarakatan, termasuk upacara keagamaan.

Dalam pelaksanaan upacara, Babinsa juga turut membantu pengamanan serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar.
“Kehadiran Babinsa dalam upacara pitra yadnya ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam melestarikan budaya serta menjaga stabilitas wilayah,” tambahnya.

Secara terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan aktif Babinsa dalam setiap kegiatan masyarakat, termasuk dalam pelaksanaan upacara adat. “Babinsa adalah ujung tombak satuan teritorial. Kehadiran mereka di tengah-tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman, sekaligus memperkuat ikatan emosional antara TNI dan rakyat,” tegas Dandim.

“Dengan keterlibatan aktif seperti ini, Babinsa diharapkan terus menjadi penghubung yang solid antara TNI dan masyarakat dalam menjaga budaya, keamanan, dan persatuan di wilayah binaan,” tutupnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Bebalang Bersama Aparat Gabungan Amankan Prosesi Adat Ngagah Jelang Ngaben Massal di Setra Bebalang

Bangli – Dalam upaya menjaga kelancaran dan kekhidmatan pelaksanaan tradisi adat, Babinsa Kelurahan Bebalang, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Kopda I Nengah Sudarma, bersinergi dengan Bhabinkamtibmas Aiptu I Nyoman Dama, dua anggota Polsek Bangli, dan Pecalang Desa Adat Bebalang, melaksanakan pengamanan dan pemantauan kegiatan prosesi Upacara Adat Ngagah di Setra Br. Adat Bebalang, Kelurahan Bebalang, Kecamatan/Kabupaten Bangli. Senin (4/8/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian upacara Pitra Yadnya (Ngaben Massal) yang puncaknya pada tanggal 6 Agustus 2025 dan diikuti oleh enam sawe dan dihadiri oleh sekitar 250 warga masyarakat.

Dalam keterangannya, Babinsa Kelurahan Bebalang, Kopda I Nengah Sudarma menegaskan komitmen TNI dalam mendukung kegiatan adat dan budaya lokal. “Kami hadir tidak hanya untuk pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai adat istiadat yang telah diwariskan secara turun-temurun. Kerja sama dengan Bhabinkamtibmas, Polsek, dan Pecalang sangat penting untuk menciptakan suasana yang aman dan tertib selama prosesi,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, ia menambahkan bahwa pihaknya juga turut serta dalam membantu pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi upacara. “Kami juga ikut mengatur lalu lintas bersama aparat lainnya untuk memastikan kelancaran mobilitas warga maupun pengguna jalan yang melintas. Hal ini penting mengingat jumlah warga yang hadir cukup banyak dan lokasi kegiatan berada dekat akses umum,” jelasnya.

Sementara itu, Bendesa Adat Bebalang menyampaikan apresiasinya atas kehadiran dan peran aktif Babinsa dalam setiap kegiatan kemasyarakatan. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran Babinsa dan aparat keamanan lainnya. Mereka tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut membaur dan memahami nilai-nilai adat yang kami jalankan. Ini menjadi semangat kebersamaan yang luar biasa,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama memberikan apresiasi atas kinerja Babinsa yang selalu responsif terhadap dinamika di wilayah binaan, termasuk kegiatan-kegiatan adat seperti ini. “Saya sangat mengapresiasi keterlibatan aktif Babinsa di tengah masyarakat. Upacara adat merupakan bagian penting dari kehidupan sosial budaya masyarakat Bali, dan kehadiran Babinsa di sana menunjukkan bahwa TNI hadir bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga mitra budaya yang siap mendukung pelestarian tradisi,” tegasnya.

Komandan Kodim juga menambahkan melalui kegiatan seperti ini, Babinsa tidak hanya menjalankan tugas kewilayahan, tetapi juga membangun kepercayaan dan kedekatan emosional dengan masyarakat. Ini penting untuk menciptakan stabilitas sosial yang berkelanjutan. “Saya berharap seluruh Babinsa di jajaran Kodim 1626/Bangli terus menjaga semangat pengabdian dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal di wilayah masing-masing,” pungkasnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Desa Selat Laksanakan Komsos Saat Upacara Keagamaan

Bangli – Babinsa Desa Selat, Sertu I Nengah Yadnya, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga masyarakat yang sedang melaksanakan upacara keagamaan di Banjar Selat Peken, Desa Selat, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Senin (4/8/25)

Kegiatan Komsos ini bertujuan untuk menjalin hubungan yang harmonis dan mempererat silaturahmi antara Babinsa dengan masyarakat, sekaligus memantau situasi keamanan dan ketertiban selama kegiatan adat berlangsung.

Secara tetpisah Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama menyampaikan pentingnya menjaga toleransi dan keamanan selama pelaksanaan kegiatan keagamaan, serta mengimbau warga agar tetap menjaga ketertiban di lingkungan sekitar.

Dengan hadirnya Babinsa di tengah-tengah kegiatan masyarakat, diharapkan dapat meningkatkan sinergitas antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah binaan.
(Pendim 1626/Bangli)

Sebagai Wujud Penghormatan kepada Bendera Merah Putih, Kodim 1626/Bangli Gelar Upacara Bendera

Bangli – Dalam rangka menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan penghormatan terhadap simbol negara, Kodim 1626/Bangli melaksanakan upacara pengibaran Bendera Merah Putih yang berlangsung khidmat di lapangan Makodim 1626/Bangli. Senin (04/08/2025)

Kegiatan upacara yang rutin dilaksanakan setiap hari Senin ini dipimpin langsung oleh Kasdim 1626/Bangli, Kapten Inf I Dewa Gede Yudawan serta diikuti oleh seluruh prajurit dan PNS jajaran Kodim.

Adapun pejabat upacara Yaitu, Perwira Upacara Bati Pers Kodim 1626/Bangli Peltu I Nengah Muliawan, Komandan Upacara Danramil 1626-03 Tembuku Kapten Cke I Komang Gita, Pengibar Bendera Merah Putih, Peltu I Kadek Somenada, Sertu Kadek Muliana, Serda Sang Komang Teg, Pengucap Sapta Marga Sertu I Made Suarnika,
Pengucap Sumpah Prajurit Serda I Made Sibin Suputra, Pengucap 8 Wajib TNI Praka Komang Sudana.

Dalam amanatnya, Kasdim 1626/Bangli menyampaikan bahwa Bendera Merah Putih bukan sekadar kain yang berkibar, melainkan lambang kedaulatan, kehormatan, dan identitas bangsa Indonesia. “Penghormatan terhadap Merah Putih adalah bentuk nyata kecintaan kita kepada tanah air, yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus,” tegasnya.

Upacara ini tidak hanya menjadi rutinitas, namun juga wadah pembinaan disiplin, loyalitas, dan integritas prajurit TNI AD dalam menjalankan tugas sebagai garda terdepan pertahanan negara.

Kodim 1626/Bangli berkomitmen untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan melalui kegiatan yang membangun semangat patriotisme, termasuk melalui penghormatan terhadap Bendera Merah Putih.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Jehem Amankan Upacara Ngaben Massal di Banjar Dinas Tingkadbatu

Bangli – Dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan adat di wilayah binaannya, Babinsa Desa Jehem, Koramil 1626-03/Tembuku, Serda Kadek Muliana, bersama Bhabinkamtibmas dan pecalang Banjar Adat Tingkadbatu, melaksanakan pengamanan Upacara Ngaben Massal (Pitra Yadnya) yang digelar di Setra Banjar Dinas Tingkadbatu, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Senin (04/08/2025).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bendesa Adat Tingkadbatu, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Jehem, Kelian Banjar Dinas Tingkadbatu, Prajuru Adat, pecalang, serta sekitar 350 warga Banjar Adat Tingkadbatu.

Serda Kadek Muliana menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan adat merupakan bentuk pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus sebagai upaya untuk menjaga kondusivitas wilayah binaan. “Pengamanan dilakukan guna memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran jalannya upacara, termasuk pengaturan lalu lintas dan penjagaan ketertiban umum di sekitar lokasi,” ungkapnya.

“Sinergi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan pecalang adat sangat penting dalam menjaga keamanan kegiatan adat seperti Ngaben ini,” tambahnya.

Sementara itu, di tempat terpisah, Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama,. menegaskan bahwa kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bentuk dukungan TNI terhadap pelestarian adat dan budaya lokal. “Ini merupakan bagian dari wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, di mana Babinsa selalu hadir dan berperan aktif dalam setiap kegiatan masyarakat, baik sosial, keagamaan, maupun adat,” tegas Dandim.
(Pendim 1626/Bangli)