Bangli – Personel Koramil 1626-03/Tembuku bersama Pemerintah Kecamatan Tembuku dan Polsek Tembuku, berkolaborasi dengan Perum Bulog, melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Beras SPHP secara serentak. Kegiatan dipusatkan di Pasar Metra, Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, pada Sabtu (30/8/2025).
Gerakan pangan murah ini bertujuan untuk membantu masyarakat memperoleh beras dengan harga terjangkau serta menjaga stabilitas pangan di wilayah.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Camat Tembuku, Danramil 1626-03/Tembuku, Kapolsek Tembuku, Waka Polsek Tembuku, Kasi Trantib Kecamatan Tembuku, Kanit Reskrim Polsek Tembuku, Perbekel Desa Yangapi, anggota Koramil dan Polsek Tembuku, tokoh adat Metra, serta masyarakat setempat.
Danramil 1626-03/Tembuku, Kapten Inf I Komang Gita, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dalam mendukung masyarakat. “Melalui sinergi Tiga Pilar bersama Bulog, kami berharap program pangan murah ini dapat meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan beras sehari-hari,” ungkapnya.
Ia menambahkan, antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, terbukti dari stok beras SPHP yang langsung habis diserbu warga.
Sementara itu, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, di tempat terpisah menyampaikan apresiasinya atas sinergi Tiga Pilar di wilayah Tembuku. “Program pangan murah ini sejalan dengan upaya TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta menjaga stabilitas harga di tengah masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” tegas Dandim. (Pendim 1626/Bangli)
Bangli – Sebagai wujud pendampingan terhadap program pemerintah dalam peningkatan gizi masyarakat, Babinsa Kelurahan Cempaga, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Serka I Nengah Artawan, melaksanakan pemantauan sekaligus pendampingan kegiatan Demo Masak 150 Paket Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam rangka uji coba operasional sebelum SPPG resmi beroperasi, dengan tujuan mengukur kecepatan, ketepatan, serta kesiapan tim dalam mengolah dan mendistribusikan makanan bergizi kepada masyarakat, kegiatan yang bertempat di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mitra Alota Agung Bali, Kelurahan Cempaga, Kecamatan/Kabupaten Bangli. Sabtu (30/8/25)
Tampak hadir dalam kegiatan antara lain Penanggung Jawab SPPG Bangli Yayasan Alota Agung Bali, I Gusti Agung Jelantik Baskara, SH., Bhabinkamtibmas Kelurahan Cempaga Aiptu Putu Gede Susada, Kepala SPPG Bangli Listia Nur Afifah, Ahli Gizi Sang Ayu Made Arta Suryantini, A.Md.Gz., Akuntan Ni Putu Riska Antari, S.Ak., serta 36 siswa SD Negeri 2 Cempaga bersama guru pendamping yang bertindak sebagai relawan distribusi.
Dalam sambutannya, I Gusti Agung Jelantik Baskara menegaskan bahwa uji coba demo masak menjadi tahap penting dalam memastikan kesiapan layanan gizi. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Babinsa yang memberikan pendampingan langsung. Kehadiran beliau tidak hanya menambah rasa aman, tetapi juga memberikan semangat bagi tim kami. Hal ini menunjukkan bahwa pemenuhan gizi masyarakat harus didukung melalui sinergi lintas sektor,” ujarnya.
Sementara itu, Babinsa Kelurahan Cempaga, Serka I Nengah Artawan, juga menegaskan komitmennya dalam mendukung program ini. “Kami selalu siap mendampingi setiap kegiatan yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat, termasuk program pemenuhan gizi. Kehadiran Babinsa bukan hanya untuk mengamankan jalannya kegiatan, tetapi juga memastikan program ini benar-benar bermanfaat bagi warga,” ucapnya.
Ia juga berharap, melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah dan didukung berbagai pihak, masyarakat Bangli dapat semakin sadar akan pentingnya pola makan sehat. “Kami berharap program ini berjalan berkelanjutan dan mampu meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda, khususnya anak-anak sekolah, sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas, sehat, dan kuat,” tambahnya.
Demo masak kali ini menampilkan menu bergizi berupa nasi putih, ayam krispi, tempe manis, cah buncis wortel, dan puding. Proses pengolahan dilakukan sesuai standar operasional pelayanan dengan pengawasan Babinsa agar kegiatan berjalan tertib, aman, dan sesuai sasaran.
Secara terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dalam program MBG merupakan bagian dari tugas pokok TNI AD. “Sebagai aparat teritorial, Babinsa harus selalu hadir bersama masyarakat, termasuk dalam mendukung program pemenuhan gizi dan ketahanan pangan. Pendampingan ini diharapkan mampu memastikan program MBG berjalan dengan baik, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Bangli,” tegasnya.
Lebih lanjut dikatakan, program MBG bukan hanya sebatas pembagian makanan, tetapi juga bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. “Ketahanan gizi adalah fondasi dari ketahanan bangsa. Apabila anak-anak kita sehat dan terpenuhi gizinya, maka mereka akan tumbuh menjadi generasi penerus yang kuat, tangguh, serta mampu bersaing di masa depan. Untuk itu, TNI akan selalu siap bersinergi dengan pemerintah daerah maupun lembaga terkait demi keberhasilan program ini,” pungkasnya.
Kegiatan ditutup dengan evaluasi singkat guna mengidentifikasi hal-hal yang perlu ditingkatkan, sehingga saat layanan resmi dibuka, SPPG dapat memberikan pelayanan gizi yang maksimal kepada masyarakat. (Pendim 1626/Bangli)
Bangli – Babinsa Desa Penglumbaran, Koramil 1626-02/Susut Kodim 1626/Bangli, Sertu I Ketut Susila telah melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama aparatur Desa di kediaman Kepala Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Sabtu (30/08/25)
Kegiatan Komsos ini bertujuan untuk menjalin hubungan yang harmonis serta mempererat kerjasama dengan aparatur Desa, sekaligus memantau perkembangan situasi di tengah-tengah masyarakat khususnya di Banjar Serai, Desa Penglumbaran.
Dengan adanya komunikasi yang baik antara Babinsa dan aparatur Desa, diharapkan tercipta sinergitas yang kuat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat di wilayah binaan.
Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama menyampaikan bahwa kegiatan Komsos yang dilakukan oleh para Babinsa merupakan upaya untuk mempererat hubungan dengan masyarakat serta memperkuat sinergi dengan aparat pemerintahan desa. “Melalui Komsos, Babinsa dapat mengetahui situasi dan kondisi wilayah binaan secara langsung, sehingga setiap perkembangan di tengah masyarakat bisa segera ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat,” tegas Dandim. (Pendim 1626/Bangli)
Kodim 1626/Bangli merupakan satuan kewilayahan yang berada dibawah komando Korem 163/Wira Satya. Kodim 1626/Bangli memiliki wilayah teritorial yang meliputi Kabupaten Bangli. Markas Kodim 1626/Bangli berada di Jalan Brigjen Ngurah Rai, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli.