Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Tingkatkan Keakraban, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Yangapi Komsos dengan Warga

Bangli – Babinsa Desa Yangapi, Koramil 1626-03/Tembuku Serda I Made Sibin Suputra, bersama Bhabinkamtibmas Desa Yangapi, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dengan warga binaan di Dusun Bukti, Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Sabtu (09/08/25).

Babinsa menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membina hubungan tali silaturahmi dengan warga binaan, sekaligus memantau kondisi dan situasi masyarakat di wilayah agar tetap kondusif. Ia juga mengingatkan pentingnya memaknai serta memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.

Menurutnya, Komsos menjadi sarana efektif untuk mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan. Dengan adanya interaksi langsung, hubungan Babinsa dan masyarakat akan semakin erat. “Kami berharap warga masyarakat senantiasa saling menjaga dan peduli terhadap situasi yang berkembang, serta saling membantu satu sama lain,” ujar Babinsa.

Di tempat terpisah, Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, mengapresiasi sinergi antara Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. Ia menegaskan bahwa sebagai aparat kewilayahan, Babinsa harus selalu hadir memantau serta mengikuti berbagai kegiatan masyarakat sebagai wujud kepedulian dan kedekatan dengan warga di wilayah teritorial Kodim 1626/Bangli, khususnya Koramil 1626-03/Tembuku.

“Terlebih, hubungan tiga pilar di wilayah yakni Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Perbekel harus terjalin dengan baik untuk mendukung setiap kegiatan yang akan dilaksanakan. Dengan begitu, akan tercipta kerja sama yang solid, serta suasana yang tenang, tenteram, dan damai,” ungkapnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Tingkatkan Keamanan dan Kebersamaan, Babinsa-Bhabinkamtibmas Komsos Dengan Tokoh Desa Susut

Bangli – Babinsa Desa Susut Koramil 1626-02/Susut Kodim 1626/Bangli, Serka I Nyoman Suharta, bersama Bhabinkamtibmas Desa Susut, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) dengan tokoh masyarakat bertempat di ruang kerja Kepala Desa Susut, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Sabtu (09/08/25)

Kegiatan ini membahas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Desa Susut, sekaligus bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga, memperkuat sinergitas dengan instansi terkait, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta hubungan yang harmonis antara aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat, sehingga stabilitas Kamtibmas di wilayah Desa Susut dapat terjaga dengan baik.

Sementara ditempat terpisah Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama mengatakan “Komsos dengan perangkat desa secara langsung hasilnya akan lebih efektif, sehingga nantinya Perangkat Desa dapat menyebar luaskan apa yang menjadi masukan atau informasi dari Babinsa kepada warganya dan sebaliknya kita juga lebih cepat mendapatkan informasi dan mengetahui permasalahan-permasalahan yang berkembang di masyarakat, guna lakukan deteksi dini dan cegah dini,” pungkas dandim
(Pendim 1626/Bangli)

Koramil 01/Bangli Berkomitmen Mengawal Pendistribusian Beras SPHP Agar Berjalan Tertib dan Tepat Sasaran

Bangli – Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk menstabilkan pasokan pangan, menjaga daya beli masyarakat, mengendalikan inflasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, Anggota Koramil 1626-01/Bangli yang dipimpin Babinsa Kelurahan Bebalang, Koptu I Nengah Sudarman, melaksanakan pendampingan pendistribusian Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Gudang Bulog Bebalang, Kelurahan Bebalang, Kecamatan/Kabupaten Bangli. Sabtu (9/8/25).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bulog Bebalang bekerja sama dengan Koramil 01/Bangli, sebagai bentuk sinergi dalam upaya menjaga ketersediaan beras di wilayah Bangli.

Melalui Babinsa Bebalang, Danramil 1626-01/Bangli Kapten Cpl I Wayan Widana menyampaikan bahwa keterlibatan TNI di lapangan merupakan wujud komitmen dalam mendukung ketahanan pangan. “Koramil 01/Bangli berkomitmen mengawal pendistribusian beras SPHP agar berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran. Kehadiran Babinsa di lapangan juga menjadi sarana untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat terkait kebutuhan pangan,” ujar Koptu I Nengah Sudarman mewakili Danramil.

Ia berharap, sinergi antara TNI, Bulog, dan instansi terkait dapat terus terjalin sehingga program stabilisasi pasokan dan harga pangan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan begitu, kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi, harga beras terkendali, dan daya beli tetap terjaga,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Gudang Bulog Bebalang, I Wayan Adi Astika turut memberikan apresiasi atas dukungan TNI dalam pelaksanaan distribusi. “Dengan dukungan Koramil, proses penyaluran beras SPHP menjadi lebih efektif. Kehadiran Babinsa memastikan distribusi tepat sasaran, sehingga tujuan menstabilkan harga pangan dapat tercapai,” ungkapnya.

Adapun beras SPHP yang disalurkan kali ini berjumlah 30 paket (150 kg) kemasan 5 kg dengan harga Rp 11.500,- per kilogram. Stok beras SPHP di Gudang Bulog Bebalang per Agustus 2025 tercatat sekitar 17 ton.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama menegaskan bahwa TNI akan terus bersinergi dengan Bulog dan instansi terkait lainnya. “Babinsa kami selalu siap mengawal setiap program yang bermanfaat langsung bagi masyarakat, termasuk pendistribusian beras SPHP. Dengan kerja sama yang baik, kita bisa memastikan pasokan pangan tetap aman dan harga terkendali,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan, peran Babinsa di wilayah tidak hanya sebatas pengamanan, tetapi juga membantu memastikan distribusi berjalan lancar dan sesuai sasaran. Hal ini merupakan bagian dari tugas TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. “Sinergi antara Koramil 01/Bangli dan Bulog ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan beras di Bangli, menekan laju inflasi, serta memperkuat ketahanan pangan daerah,” pungkasnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Danramil 1626-03/Tembuku Ikuti Penanaman Jagung Dukung Ketahanan Pangan RI di Subak Tembuku Kangin

Bangli – Bertempat di Subak Tembuku Kangin, Desa Tembuku, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Danramil 1626-03/Tembuku Kodim 1626/Bangli, Kapten Cke I Komang Gita, didampingi Babinsa, menghadiri kegiatan penanaman jagung dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Kamis (8/8/2025).

Kegiatan ini juga dihadiri Wakapolres Bangli Kompol Willa Jully Nendissa, S.Ik; Kabag SDM Polres Bangli Kompol I Dewa Gede Oka, S.Sos; Kapolsek Tembuku AKP I Wayan Sukarita, SH; Kasubbag Watpers Bag SDM AKP I Wayan Sudiarta; Ps. Kasubbag Binkar Bag SDM Polres Bangli Iptu I Komang Putu Astawa; Ps. Kasubbag Dalpers Iptu I Made Merta Suteja; Wakapolsek Tembuku Ipda I Gede Arta Wijaya; Kanit Reskrim Polsek Tembuku Ipda I Nengah Kariawan, SH; Babinsa Tembuku Serda Sang Komang Teg Redana; Bhabinkamtibmas Desa Tembuku Aiptu I Putu Ekayudharman; serta Kelian Subak Tembuku Kelod I Dewa Ketut Artana beserta krama subak.

Seizin Dandim 1626/Bangli, Danramil Kapten Cke I Komang Gita menegaskan bahwa penanaman jagung ini merupakan salah satu upaya nyata mendukung ketahanan pangan nasional. Ia menjelaskan bahwa jagung adalah komoditas tanaman pangan kedua terpenting setelah padi. Di era modern, jagung tidak hanya dimanfaatkan sebagai bahan pangan tambahan, tetapi juga sebagai pakan ternak serta bahan baku industri strategis, dengan permintaan yang terus meningkat.

Program penanaman jagung ini diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan pangan nasional dan lokal, sekaligus meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pertahanan pangan. Danramil menambahkan, kegiatan ini juga dapat menjadi contoh nyata bagi para petani untuk mengembangkan pertanian yang mandiri di masa depan.

Wakapolres Bangli, Kompol Willa Jully Nendissa, mengajak para petani memanfaatkan lahan tidur maupun lahan yang sulit mendapatkan pasokan air untuk penanaman jagung. Menurutnya, langkah ini dapat memberikan keuntungan bagi petani sekaligus mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Sosialisasi Stop Bullying dan Bahaya Minuman Keras di SD Negeri 2 Demulih

Bangli – Bertempat di Aula Sekolah Dasar Negeri 2 Desa Demulih, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Babinsa Desa Demulih, Sertu I Gede Sukadana dari Koramil 02/Susut Kodim 1626/Bangli, bersama dengan Babhinkamtibmas Demulih, mengadakan sosialisasi mengenai “Stop Bullying dan Bahaya Minuman Keras”. Jumat (8/08/25)

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh, Babinsa, Bhabinkamtibmas , Kepala Sekolah SD Negeri 2 Demulih, Para guru dan staf sekolah, Para siswa SD Negeri 2 Demulih.

Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk memberikan edukasi kepada siswa mengenai bahaya dan dampak bullying serta cara-cara pencegahannya, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari intimidasi.

Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol A.I Gede Arya Girinatha Utama, mengatakan bahwa Babinsa Demulih, Sertu I Gede Sukadana, dan Babhinkamtibmas Demulih sebagai narasumber menyampaikan materi mengenai stop bullying dan Bahaya Minuman Keras Mereka menjelaskan secara sederhana apa itu bullying, termasuk contohnya yang dapat terjadi di lingkungan sekolah, seperti mengejek, memukul, atau mengecilkan teman. Mereka juga menjelaskan dampak yang dapat terjadi pada korban, seperti merasa takut, sedih, atau tidak mau bersekolah.

Selain itu, disampaikan juga langkah-langkah yang dapat diambil oleh siswa untuk mencegah bullying, seperti melaporkan kejadian kepada guru atau orang tua, tidak ikut-ikutan melakukan bullying, dan menjadi teman yang baik. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 1 hingga kelas 6 serta para guru dan staf.

Para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dan terlibat aktif dalam kegiatan ini. Mereka diajak untuk berbagi pengalaman tentang bullying. Sosialisasi ini memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siswa mengenai pentingnya menciptakan lingkungan yang ramah dan aman. Diharapkan dengan meningkatnya kesadaran siswa, mereka dapat bersama-sama mencegah terjadinya bullying di sekolah.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa dapat tumbuh dan belajar dalam lingkungan yang kondusif, bebas dari rasa takut dan intimidasi, serta selalu mengedepankan sikap saling menghormati dan menghargai satu sama lain.
(Pendim 1626/Bangli)