Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Babinsa Koramil 04/Kintamani Hadiri Musdessus Penyelenggaraan Ketahanan Pangan di Desa Banua

Bangli — Bertempat di ruang rapat Kantor Desa Banua, Babinsa Desa Banua menghadiri kegiatan Musyawarah Desa Khusus (MUSDESSUS) yang membahas penyelenggaraan kegiatan ketahanan pangan, khususnya melalui pengembangan usaha peternakan babi oleh BUMDes setempat. Senin (07/07/25)

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.30 hingga 12.00 Wita ini dihadiri oleh berbagai unsur terkait, antara lain Kepala Desa Banua, Babinkantibmas, Ketua BPD beserta anggota, tenaga ahli Kabupaten Bangli, Kadus dan Sekdes Banua, staf desa, pendamping desa, serta Direktur BUMDes Banua dan jajarannya.

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua BPD Banua, dilanjutkan oleh Kepala Desa Banua yang menyampaikan pentingnya kolaborasi dalam upaya penguatan ketahanan pangan. Selanjutnya, Direktur BUMDes memaparkan rencana pengembangan usaha peternakan babi yang akan dikelola secara berkelanjutan sebagai bagian dari program ekonomi desa.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang interaktif, dan ditutup dengan arahan dari tenaga ahli Kabupaten Bangli yang memberikan apresiasi serta masukan untuk mendukung kelangsungan program ketahanan pangan berbasis desa.

Dandim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, ditempat terpisah mengatakan “Upaya Desa Banua dalam menyelenggarakan MUSDESSUS untuk membahas ketahanan pangan melalui penguatan peran BUMDes adalah langkah strategis. Ketahanan pangan merupakan bagian dari pertahanan negara di sektor non-militer, dan TNI khususnya Babinsa, akan terus mendukung inisiatif-inisiatif yang melibatkan partisipasi masyarakat secara langsung. Kami mengapresiasi sinergitas antar lembaga desa yang berjalan harmonis dalam merancang program yang menyentuh kebutuhan rakyat secara nyata. “Tutup Dandim
(Pendim 1626/Bangli)

Awali Tugas di Kabupaten Bangli, Dandim 1626/Bangli Ajak Personel Bersinergi Wujudkan Kondusivitas Wilayah

Bangli – Mengawali pelaksanaan tugas sebagai Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama memberikan Jam Komandan kepada seluruh jajaran Kodim 1626/Bangli. Kegiatan ini berlangsung di Makodim 1626/Bangli dan diikuti oleh seluruh Perwira Staf, para Danramil, Bintara, Tamtama, serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) jajaran Kodim 1626/Bangli.

Jam Komandan merupakan salah satu bentuk komunikasi langsung antara Komandan Satuan dengan seluruh personel, yang bertujuan untuk menyampaikan arahan penting, memberikan motivasi, mempererat kebersamaan, serta menyerap aspirasi dan masukan dari anggota satuan.

Dalam pengarahannya, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama menyampaikan rasa hormat dan bangganya karena dapat menjadi bagian dari keluarga besar Kodim 1626/Bangli.

“Hari ini adalah kali pertama saya berdiri di hadapan rekan-rekan sebagai Komandan Kodim 1626/Bangli. Untuk itu, izinkan saya memperkenalkan diri dan menyampaikan komitmen saya dalam menjalankan tugas ini. Saya mohon dukungan, bantuan, dan kerja sama dari seluruh anggota untuk bersama-sama melaksanakan tugas dengan maksimal, khususnya dalam menghadapi dinamika dan tantangan di wilayah Kabupaten Bangli,” ujar Dandim.

Lebih lanjut, Letkol Arm Gede Arya Girinatha menyampaikan bahwa penugasan ini merupakan pengalaman pertamanya menjabat di satuan kewilayahan. Oleh karena itu, ia memberi penekanan khusus terhadap pentingnya menjaga kondusivitas, keamanan, dan ketertiban wilayah, sembari memastikan keselamatan setiap prajurit dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Saya sangat menaruh perhatian besar terhadap keamanan wilayah dan keselamatan personel. Saya minta kepada seluruh anggota agar selalu waspada, lakukan monitoring situasi wilayah secara aktif, dan utamakan keselamatan dalam setiap langkah tugas. Pastikan setiap dari kita dapat kembali ke rumah dalam keadaan selamat dan berkumpul bersama keluarga,” tegasnya.

Dandim juga menekankan pentingnya soliditas internal, kekompakan, dan semangat kebersamaan sebagai kunci keberhasilan dalam setiap pelaksanaan tugas satuan kewilayahan.

“Saya berharap ke depan, kita tetap menjaga semangat guyub, saling dukung, dan menjaga kekompakan satuan. Dengan semangat kebersamaan ini, setiap tugas yang kita emban dapat berjalan dengan lancar, aman, dan sukses. Terima kasih atas perhatian dan dedikasi rekan-rekan semua,” ungkapnya.

Menutup arahannya, Dandim 1626/Bangli menyampaikan doa dan harapan agar seluruh prajurit serta keluarga besar Kodim 1626/Bangli senantiasa mendapatkan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.

Jam Komandan ini tidak hanya menjadi ajang penyampaian informasi, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pimpinan dan anggota, serta membuka ruang komunikasi dua arah yang sehat di lingkungan satuan.
(Pendim 1626/Bangli)

DANDIM 1626/BANGLI PIMPIN UPACARA PENGIBARAN BENDERA MERAH PUTIH, WUJUD PENGUATAN NASIONALISME DAN DISIPLIN PRAJURIT

Bangli – Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, memimpin langsung pelaksanaan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih yang digelar secara khidmat di Lapangan Makodim 1626/Bangli. Upacara ini merupakan wujud nyata dalam menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air.

Dalam upacara tersebut, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama bertindak sebagai Inspektur Upacara. Adapun yang bertugas sebagai Perwira Upacara adalah Pasi Persdim 1626/Bangli, Kapten Cpl I Wayan Widana, dan Komandan Upacara dijabat oleh Danramil 1626-03/Tembuku, Kapten Cke I Komang Gita.

Upacara diikuti oleh Pgs Kasdim 1626/Bangli, Para Perwira Staf Jajaran Kodim 1626/Bangli, Para Danramil Jajaran Kodim 1626/Bangli, Anggota militer dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodim 1626/Bangli.

Pelaksanaan upacara berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat, diawali dengan penghormatan kepada Bendera Merah Putih yang dikibarkan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pengucapan Pancasila, Sapta Marga, dan Sumpah Prajurit serta 8 Wajib TNI.

Dandim 1626/Bangli dalam keterangannya mengatakan bahwa Upacara Bendera bukan hanya rutinitas formal semata, tetapi menjadi sarana penting untuk memperkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa, meningkatkan kedisiplinan prajurit, mengenang jasa-jasa para pahlawan, serta menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap Tanah Air.

“Melalui upacara seperti ini, kita diingatkan kembali akan semangat juang para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Sudah sepatutnya kita sebagai generasi penerus menjaga keutuhan NKRI dan meningkatkan pengabdian kepada bangsa dan negara,” tegas Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama dalam amanatnya.

Lebih lanjut, Dandim juga mengajak seluruh anggota untuk senantiasa meningkatkan kedisiplinan, soliditas, dan loyalitas dalam setiap pelaksanaan tugas, baik di satuan maupun dalam berinteraksi dengan masyarakat.

Pelaksanaan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih merupakan tradisi yang senantiasa dijaga oleh TNI AD sebagai bentuk penghormatan terhadap simbol negara dan bagian dari pendidikan karakter prajurit, terutama dalam membentuk kepribadian yang berjiwa nasionalis, bertanggung jawab, dan berintegritas.
(Pendim 1626/Bangli)

Wujudkan Semangat Kebersamaan Babinsa Desa Peninjoan Koramil 03/Tembuku Ajak Warga Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan

Bangli – Dalam rangka mewujudkan lingkungan bersih dan sehat Babinsa Desa Peninjoan Koramil 1626-03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Sertu I Made Suarnika bersama warga binaan bergotong royong melaksanakan pembersihan ruas kanan kiri jalan di Dusun Peninjoan, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, minggu (06/07/25)

Babinsa mengatakan kami sebagai Babinsa menjadi penggerak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan, pada kegiatan gotong royong ini di fokuskan pada sasaran pembersihan kana kiri jalan yang telah di tumbuhi rumput liar dan banyak sampah serta menebang ranting pohon yang menghalangi jalan.

“Kami bersama masyarakat begitu kompak dan antusias untuk membersihkan sampah serta memotong ranting pohon di tepi jalan” Pungkasnya

“Kegiatan ini dilaksanakan agar jalan Desa ini menjadi bersih rapi dan aman jika di lalui oleh masyarakat pengguna jalan” ujarnya

“Melalui kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan semangat gotong-royong masyarakat dalam berbagai kegiatan, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan serta sarana dan prasarana agar terpelihara dengan baik.” tambahnya

Secara terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, mengatakan kegiatan gotong royong ini sebagai upaya agar masyarakat untuk selalu peduli dengan kondisi lingkungannya, semoga jalinan kerja sama yang baik selama ini akan semakin kuat dalam mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Ungkap Dandim
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Abang Songan Koramil 04/Kintamani Amankan Pendakian dan Aksi Bersih-Bersih Mapala Cakra Bhuwana Politeknik Negeri Bali

Bangli – Babinsa Desa Abang Songan, Serka Pande Ketut Suarca, melaksanakan pemantauan sekaligus pengamanan kegiatan pendakian dan aksi bersih-bersih yang dilaksanakan oleh anggota Mapala Cakra Bhuwana Angkatan XXXVI dari Politeknik Negeri Bali, bertempat di jalur pendakian Gunung Abang, Desa Abang Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Minggu (06/07/25)

Kegiatan dimulai sejak pukul 06.00 WITA hingga selesai, dengan melibatkan total 20 orang mahasiswa peserta kegiatan.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain, Ketua pendakian Putu Tanaya Adnyani Wijaya, Pembina Unit Kegiatan Pencinta Alam Udayana Wiguna Eka Saputra, S.Ak., M.M., Personel UPTD KPH Bali Timur I Wayan Tangkil dan Ngakan Made Sampu, Babinsa Desa Abang Songan Serka Pande Ketut Suarca.

Kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk melatih ketangguhan fisik dan mental mahasiswa melalui pendakian, namun juga sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam melalui aksi bersih-bersih jalur pendakian Gunung Abang.

Dandim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, mengatakan “Kami mengapresiasi semangat generasi muda dalam menjaga kelestarian alam melalui kegiatan seperti ini, Babinsa kami akan terus hadir dalam mendampingi dan memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib, Sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan aparat teritorial sangat penting untuk mewujudkan wilayah yang bersih, aman, dan harmonis.” Ucapnya
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Kelurahan Kubu Koramil 01/Bangli Dukung Kesuksesan Jalan Santai Penglipuran Village Festival XII

Bangli – Babinsa Kelurahan Kubu, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Serma Wayan Sujana, turut berperan aktif dalam mendukung kelancaran kegiatan Jalan Santai yang merupakan bagian dari rangkaian Penglipuran Village Festival XII Tahun 2025 yang bertempat di Areal Desa Wisata Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli. Minggu (06/07/25)

Kegiatan jalan santai ini diikuti oleh masyarakat setempat, wisatawan, dan berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk partisipasi untuk memeriahkan festival tahunan Desa Wisata Penglipuran. Selain untuk mempererat hubungan sosial masyarakat, kegiatan ini juga menjadi ajang promosi budaya dan pariwisata unggulan Bangli ke tingkat yang lebih luas.

Dalam kesempatan tersebut, Serma Wayan Sujana bersama aparat terkait hadir untuk memantau dan memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Babinsa juga sekaligus menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dengan masyarakat dan pemerintah desa dalam mendukung setiap kegiatan positif di wilayah binaan.

“Kami dari jajaran Koramil Bangli selalu siap mendukung setiap kegiatan masyarakat yang bersifat positif. Kehadiran kami adalah bentuk komitmen TNI untuk selalu bersama rakyat, menjaga keamanan, serta memperkuat kerja sama dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Serma Wayan Sujana di sela kegiatan.

Lebih lanjut dikatakan, kehadiran Babinsa tidak hanya sebatas pengamanan kegiatan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moril bagi masyarakat agar semakin termotivasi dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan memajukan potensi wisata budaya di Desa Wisata Penglipuran.

“Melalui momentum seperti ini, kami berharap masyarakat semakin kompak, guyub, serta bangga terhadap kearifan lokal dan budaya yang dimiliki. TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat untuk mendukung setiap langkah positif demi kemajuan daerah,” tambahnya.

Ia juga berharap, kegiatan seperti Penglipuran Village Festival dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, dengan dukungan penuh dari semua pihak, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya lokal.

“Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan dan promosi wisata, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, meningkatkan rasa memiliki terhadap desa, dan mendorong semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat kita,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara sekaligus Ketua Pengelola Desa Wisata Penglipuran, Wayan Sumiarsa, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak, khususnya Babinsa Kelurahan Kubu, yang telah turut mendukung kelancaran kegiatan jalan santai dalam rangka Penglipuran Village Festival XII.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran dan dukungan Babinsa serta aparat lainnya yang ikut membantu menjaga keamanan dan ketertiban kegiatan ini. Kehadiran TNI memberikan rasa aman bagi peserta dan menjadi bukti nyata sinergi yang baik antara pemerintah desa, masyarakat, dan aparat,” ujarnya.

Wayan Sumiarsa juga berharap, sinergi positif ini dapat terus terjaga pada setiap agenda kegiatan di Desa Wisata Penglipuran, sehingga citra desa sebagai destinasi wisata budaya yang nyaman, aman, dan ramah tetap terjaga di mata wisatawan,” tutupnya.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, menyampaikan apresiasi terhadap peran aktif Babinsa dalam mendukung dan mengawal setiap kegiatan masyarakat di wilayah binaan. Menurutnya, kehadiran Babinsa pada kegiatan jalan santai Penglipuran Village Festival XII merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung pembangunan sosial dan budaya masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi keterlibatan Babinsa yang selalu sigap hadir di tengah masyarakat. Hal ini sejalan dengan tugas pokok TNI, yaitu membantu pemerintah daerah dalam menciptakan suasana aman, nyaman, serta memperkuat persatuan masyarakat. Sinergi yang baik seperti ini harus terus kita pelihara,” ujarnya.

Dandim juga menambahkan bahwa jajaran Babinsa di seluruh wilayah Kabupaten Bangli diinstruksikan untuk terus meningkatkan komunikasi sosial dengan masyarakat dan aparat desa, sehingga setiap kegiatan di wilayah binaan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap para Babinsa tidak hanya hadir saat kegiatan berlangsung, tetapi juga terus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sehari-hari. Kehadiran Babinsa harus dapat dirasakan manfaatnya sebagai pengayom, pendamping, sekaligus motivator bagi masyarakat untuk selalu kompak dan menjaga lingkungan masing-masing,” pungkasnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Kelurahan Kawan Wujudkan Suasana Aman dan Nyaman Saat Upacara Ngaben Masal di Desa Adat Kawan

Bangli – Kehadiran Babinsa Kelurahan Kawan, Koramil 01/Bangli Kodim 1626/Bangli, Sertu Wayan Budiarta, dalam setiap kegiatan masyarakat kembali terlihat saat pelaksanaan Upacara Pitra Yadnya/Ngaben Masal di Desa Adat Kawan, Kelurahan Kawan, Kecamatan Bangli. Sabtu (05/07/25)

Bersinergi dengan Bhabinkamtibmas dan Pecalang Desa Adat Kawan, Babinsa turut mengamankan jalannya upacara Pitra Yadnya/Ngaben Masal yang diikuti ratusan warga ini. Tercatat sebanyak 49 sawa dari Bale Banjar Adat Kawan, 14 sawa dari Kumpulan Dadia Sangging, serta 37 sawa dari Bale Banjar Adat Blungbang diaben secara masal dalam upacara yang dihadiri sekitar 800 warga.

Pengamanan yang dilakukan tidak hanya untuk memastikan kegiatan berjalan lancar, tetapi juga sebagai bentuk nyata pembinaan wilayah oleh aparat kewilayahan. Sertu Wayan Budiarta bersama aparat lainnya tampak sigap menjaga ketertiban lalu lintas, membantu mengarahkan warga, hingga memastikan rangkaian upacara berjalan dengan aman, nyaman, dan penuh khidmat.

“Kami selalu hadir mendampingi masyarakat dalam setiap kegiatan adat maupun sosial, sebagai wujud pembinaan wilayah dan pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap keberadaan kami dapat memberikan rasa aman sehingga warga dapat melaksanakan upacara dengan tenang,” ungkap Sertu Wayan Budiarta di sela kegiatan.

Lebih lanjut dikatakan, kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan masyarakat tidak hanya bertujuan untuk menjaga keamanan semata, tetapi juga untuk mempererat hubungan komunikasi sosial antara TNI dengan masyarakat. Melalui keterlibatan langsung di lapangan, Babinsa dapat mengetahui kondisi wilayah binaan, menyerap aspirasi warga, sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga ketertiban dan kelestarian budaya.

“Ini juga menjadi sarana kami untuk terus menjalin kedekatan dengan warga, sehingga terjalin hubungan yang harmonis antara TNI dan rakyat dalam menjaga keamanan dan adat istiadat yang sudah menjadi warisan leluhur,” tambahnya.

Ia juga menambahkan, bahwa sinergi antara TNI, Polri, aparat desa, dan pecalang merupakan kunci terciptanya situasi yang aman dan kondusif dalam setiap kegiatan masyarakat. Babinsa selalu siap mendukung setiap pelaksanaan upacara adat maupun kegiatan sosial lainnya sebagai bagian dari tugas pembinaan teritorial.

“Kami berharap kerja sama yang sudah terjalin baik ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga masyarakat merasa terlindungi dan adat istiadat tetap lestari. Karena keamanan wilayah bukan hanya tugas TNI, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” tutupnya.

Upacara ini juga dihadiri para tokoh adat setempat, di antaranya Bendesa Adat Kawan I Made Sukadana, S.Pd., Kelian Banjar Adat Kawan I Nengah Gangsar, Kapling Kawan I Nengah Sujena, S.Sn., Kelian Banjar Adat Blungbang I Wayan Witarsa, S.H., Kapling Blungbang I Nengah Suwarna, serta seluruh warga Banjar Adat Kawan dan Blungbang.

Salah satu warga yang mengikuti upacara menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan pengamanan yang dilakukan Babinsa bersama aparat lainnya. Menurutnya, keberadaan Babinsa dan aparat di lokasi membuat warga merasa tenang dan nyaman selama prosesi berlangsung.

“Kami sangat terbantu dengan adanya Babinsa dan aparat lainnya yang mengatur lalu lintas dan menjaga ketertiban. Jadi kami bisa fokus melaksanakan upacara dengan khidmat tanpa khawatir akan gangguan,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinhata Utama mengatakan bahwa kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan adat dan sosial masyarakat merupakan bagian penting dari tugas pembinaan teritorial. Hal ini tidak hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai bentuk nyata dukungan TNI terhadap pelestarian adat istiadat dan budaya lokal.

“Babinsa kami selalu kami tekankan untuk aktif hadir di tengah-tengah masyarakat. Selain menjaga situasi tetap aman dan kondusif, juga untuk membangun komunikasi sosial yang baik dengan warga. Karena keberhasilan tugas TNI di wilayah tidak lepas dari peran masyarakat itu sendiri,” ungkapnya.

Komandan Kodim juga mengapresiasi sinergi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, pecalang, dan seluruh komponen masyarakat dalam menyukseskan kegiatan upacara ngaben masal di Desa Adat Kawan, sehingga seluruh rangkaian upacara dapat berjalan lancar, tertib, dan penuh kekhidmatan,” pungkas Dandim.
(Pendim 1626/Bangli)