Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Babinsa Desa Sulahan Laksanakan Komsos dan Patroli di Wilayah Binaan

Bangli – Babinsa Desa Sulahan, Koramil 1626-02/Susut, Koptu I Made Sukadana melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) sekaligus patroli wilayah binaan di Banjar Alisbintang, Desa Persiapan Lumbuhan, Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Rabu (30/7/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam menjalin komunikasi yang harmonis dengan warga binaannya serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif. Dalam kesempatan tersebut, Koptu I Made Sukadana menyapa dan berdialog langsung dengan warga, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, serta mendengarkan aspirasi maupun permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat.

Ditempat terpisah Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama mengatakan “Melalui kegiatan Komsos seperti ini, anggota Babinsa kami dapat lebih dekat dengan masyarakat dan memahami situasi wilayah secara langsung. Ini juga sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan di wilayah,” ujar Dandim “.

Warga menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh Babinsa, karena dinilai memberikan rasa aman dan perhatian langsung dari aparat teritorial terhadap kondisi wilayah dan masyarakatnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Desa Sulahan dan sekitarnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Koramil 1626-01/Bangli Gelar Latihan Pencak Silat Militer di Padepokan PSM Bukit Jati

Bangli – Dalam upaya meningkatkan kemampuan dan kesiapan fisik prajurit di wilayah, Koramil 1626-01/Bangli menggelar latihan Pencak Silat Militer (PSM) yang dipusatkan di halaman belakang Makoramil, Jl. Merdeka, Kelurahan Bebalang, Kecamatan/Kabupaten Bangli. Rabu (29/7/25).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danramil 1626-01/Bangli, Kapten Cpl I Wayan Widana, serta diikuti oleh seluruh anggota Padepokan PSM Bukit Jati Koramil 1626-01/Bangli baik dari kalangan militer maupun sipil. Latihan ini merupakan bagian dari implementasi program pembinaan satuan dari Komando Atas yang difokuskan pada penguatan fisik, mental, dan kedisiplinan prajurit melalui seni bela diri khas nusantara. “Pencak Silat Militer bukan sekadar latihan fisik, tetapi juga bentuk pembinaan karakter, ketangkasan, dan loyalitas prajurit. Kami di Koramil memiliki tanggung jawab tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga menjaga kesiapan diri sebagai aparat teritorial,” ujar Kapten Widana.

Danramil juga menambahkan, latihan Pencak Silat Militer ini merupakan salah satu cara untuk menjaga semangat juang dan kekompakan antaranggota di jajaran Koramil. “Melalui latihan ini, kami ingin membentuk prajurit yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga tangguh secara mental dan berkarakter. Semangat kebersamaan dalam setiap gerakan silat mencerminkan sinergi yang harus terus terpelihara dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” jelasnya.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, membenarkan bahwa latihan Pencak Silat Militer merupakan salah satu program pembinaan fisik dan mental prajurit. “Kami terus mendorong Koramil-Koramil untuk aktif mengembangkan potensi prajurit di wilayah, termasuk dalam bidang bela diri. Ini penting untuk menjaga kesiapan operasional dan kedekatan dengan nilai-nilai budaya lokal,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan prajurit di jajaran Koramil 1626-01/Bangli semakin siap dalam menjalankan tugas pokoknya sebagai garda terdepan pertahanan di tingkat kewilayahan. “Latihan seperti ini tidak hanya membentuk prajurit yang tangguh, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dan kedisiplinan yang menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas-tugas kewilayahan. Semoga semangat ini terus dijaga dan menjadi budaya positif di lingkungan satuan,” pungkas Dandim.
(Pendim 1626/Bangli)

Peran Aktif di Wilayah, Babinsa Jehem Dampingi Kegiatan Posyandu

Bangli – Dalam rangka mendukung program kesehatan bagi balita dan ibu hamil di wilayah binaan, Babinsa Desa Jehem, Koramil 1626-03/Tembuku Kodim 1626/Bangli, Sertu Kadek Muliana melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu yang berlangsung di Balai Masyarakat Banjar Dinas Jehem Kelod, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Rabu (30/07/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap tumbuh kembang balita, sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan generasi yang sehat dan bebas stunting, Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kelian Banjar Dinas Jehem Kelod, Bidan Pembantu Desa Jehem, Kader Pembangunan Manusia (KPM) Desa Jehem, serta 30 balita bersama orang tua mereka.

Sertu Kadek Muliana menjelaskan bahwa layanan Posyandu kali ini meliputi penimbangan berat badan balita, pemberian imunisasi, dan vitamin A. Kegiatan ini dilaksanakan oleh petugas kesehatan bersama kader Posyandu dan didukung penuh oleh Babinsa. “Selain membantu pelaksanaan kegiatan, kami juga mengimbau para ibu agar selalu menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar, serta rutin mengikuti kegiatan Posyandu karena manfaatnya sangat besar bagi kesehatan balita dan ibu hamil,” ujarnya.

Salah satu kader Posyandu mengungkapkan bahwa kegiatan rutin ini juga mencakup pendataan ibu dan anak, pencatatan perkembangan, serta penyuluhan dan konseling kesehatan. Ia turut mengapresiasi kehadiran dan peran aktif Babinsa yang dinilai sangat membantu kelancaran kegiatan.

Sementara itu, di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama menyampaikan apresiasinya terhadap sinergi antara Babinsa dan tenaga kesehatan dalam mendukung pelaksanaan Posyandu di wilayah, “Dengan kehadiran Babinsa, pelayanan kesehatan ibu dan anak berlangsung lebih tertib dan lancar,” ungkapnya.

Diharapkan, kegiatan Posyandu seperti ini dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam mencegah stunting dan mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Desa Subaya Koramil 04/ Kintamani Hadiri Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan

Bangli – Sertu Kadek Gesta, menghadiri kegiatan Desa Siaga Kesehatan (Rembug Stunting) yang diselenggarakan di aula Kantor Desa Subaya, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.
Rabu (30/07/25)

Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi, merencanakan, dan menyepakati langkah-langkah strategis bersama dalam rangka pencegahan dan penanganan kasus stunting di wilayah Desa Subaya. Berdasarkan data yang dipaparkan dalam kegiatan, saat ini terdapat 9 anak di Desa Subaya yang teridentifikasi mengalami stunting.

Adapun hadir dalam kegiatan Rembug Stunting, Pendamping Desa Made Antara, Plh Perbekel Desa Subaya Nyoman Diantara, Ketua BPD Wayan Meliun, Babinsa Desa Subaya Sertu Kadek Gesta, Bhabinkamtibmas Aiptu Wayan Mudiana, Bidan Desa Made Tutsari, PLKB Gede Suara, PLKB Ni Ketut Suartini, Kadus Subaya Ketut Sugita beserta 5 staf desa, Penyuluh Bahasa Bali Ni Nengah Yudiani, Pengurus PAUD 2 orang, Kader Posyandu 5 orang.

Melalui kegiatan ini, seluruh elemen yang hadir berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergitas dalam upaya menurunkan angka stunting serta memastikan pemenuhan gizi anak sejak dini.

Sertu Kadek Gesta menyampaikan “Kami dari Koramil 1626-04/Kintamani mendukung penuh upaya pencegahan stunting yang dilaksanakan secara terpadu oleh Pemerintah Desa Subaya dan instansi terkait, Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal yang konkret dalam mewujudkan generasi sehat dan berkualitas di masa depan.”
Tegas Sertu Kadek

Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama mengatakan “Stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi menyangkut masa depan generasi bangsa, Oleh karena itu, saya sangat mengapresiasi sinergi lintas sektor yang dilakukan di Desa Subaya melalui kegiatan Rembug Stunting, Kami dari jajaran Kodim 1626/Bangli akan terus mendukung setiap upaya pemerintah daerah dan desa dalam percepatan penanganan stunting, khususnya melalui peran aktif para Babinsa di lapangan. Harapannya, ke depan angka stunting di wilayah Bangli, termasuk di Desa Subaya, dapat ditekan secara signifikan.” Pungkas Dandim 1626/Bangli.
(Pendim 1626/Bangli)