Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Babinsa Desa Bunutin Ngayah Bersama di Pura Watu Mecepak Untuk Persiapan Karya Adat

Bangli – Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap pelestarian adat serta budaya, Babinsa Desa Bunutin, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Peltu I Ketut Udayana, dan Bhabinkamtibmas Desa Bunutin, Bripka I Nengah Padmayasa, turut serta dalam kegiatan Komunikasi Sosial dan Ngayah Bersama di Pura Watu Mecepak, Desa Bunutin, Kecamatan/Kabupaten Bangli. Senin (17/03/25).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyiapkan sarana upakara untuk pelaksanaan Karya Mamungkah, Nguntap Nuntin, Ngenteg Linggih, Caru Malik Sumpah, Mendem Pedagingan, Nyenuk Ngebat Daun, serta Pedudusan Agung. Upacara adat ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sakral yang akan berlangsung mulai 12 hingga 27 April 2025.

Melalui kegiatan ini, Babinsa dan Bhabinkamtibmas menunjukkan dukungan nyata terhadap masyarakat dalam menjaga tradisi dan nilai-nilai budaya lokal. Kehadiran mereka tidak hanya membantu kelancaran persiapan upacara, tetapi juga mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Babinsa Desa Bunutin, Peltu I Ketut Udayana, menyampaikan bahwa keterlibatan aparat dalam kegiatan ngayah ini adalah bentuk dukungan terhadap pelestarian adat dan budaya di Desa Bunutin. “Sebagai bagian dari masyarakat, kami turut berperan dalam menjaga dan melestarikan tradisi. Melalui ngayah bersama ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI selalu hadir di tengah-tengah rakyat, tidak hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan keagamaan,” ujar Peltu I Ketut Udayana.

Lebih lanjut dikatakan, partisipasi aktif dalam kegiatan adat seperti ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat, sehingga tercipta keharmonisan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. “Kami berharap, dengan adanya kebersamaan ini, masyarakat semakin merasa nyaman dan yakin bahwa TNI selalu siap membantu, tidak hanya dalam situasi darurat, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan budaya yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga semangat gotong royong dalam setiap kegiatan adat dan sosial, sehingga tradisi yang diwariskan leluhur tetap lestari dan dapat diteruskan kepada generasi mendatang,” tutupnya.

Salah satu warga yang turut serta dalam kegiatan ngayah, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam membantu persiapan upacara adat di Pura Watu Mecepak. “Kami sangat berterima kasih atas keterlibatan aparat dalam kegiatan ini. Kehadiran mereka tidak hanya membantu meringankan pekerjaan, tetapi juga memberi semangat bagi kami untuk terus melestarikan tradisi yang telah diwariskan oleh leluhur,” ujar warga tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, serta menunjukkan bahwa sinergi antara aparat dan warga dapat terjalin dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam kegiatan keagamaan dan budaya,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav. I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., menyampaikan apresiasi terhadap keterlibatan Babinsa dalam kegiatan ngayah di Pura Watu Mecepak, Desa Bunutin. “Kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam membantu dan melestarikan tradisi serta budaya lokal. Sinergi antara aparat dan warga sangat penting untuk memperkuat persatuan dan keharmonisan sosial,” ujar Dandim.

Lebih lanjut dikatakan, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan adat seperti ngayah ini merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong. “Kami ingin memastikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya dalam situasi tertentu, tetapi dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam menjaga dan melestarikan budaya yang menjadi identitas daerah,” tambahnya.

Dandim juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung dan mendorong Babinsa untuk aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial dan keagamaan guna mempererat hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat,” pungkas Dandim.
(Pendim 1626/Bangli)

Berikan Rasa Nyaman dan Jaga Toleransi, Babinsa Koramil 04/Kintamani Laksanakan Pengamanan Ibadah Umat Nasrani.

Bangli – Toleransi antara sesama pemeluk agama yang selama ini terjaga dengan baik di Kabupaten Bangli menjadi perhatian khusus yang perlu ditingkatkan bersama. Salah satu contoh untuk menjaganya, Babinsa Desa Katung Koramil 1626-04/Kintamani Serka Kadek Yudiana turun langsung amankan pelaksanaan ibadah umat Nasrani hari Minggu dengan tema menjadi gereja pembawa damai di BPI Giri suwece di desa Katung kec kintamani, Kab. Bangli Minggu (16/03/25)

Seusai pelaksanaan Ibadah Serka Kadek Yudiana mengatakan, hari ini warga masyarakat yang beragama Nasrani melaksanakan ibadah mingguan di BPI giri swece dengan tema menjadi gereja pembawa damai yang di pimpin oleh bapak pendeta Komang Agus juliawan, S.si.teol.

“Tidak itu saja, kehadiran Babinsa di tengah – tengah masyarakat merupakan salah satu bukti nyata bahwa Babinsa selalu hadir untuk memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat, “tegasnya.

“Serka Kadek Yudiana juga menambahkan selain untuk memberikan keamanan, ini juga merupakan salah satu upaya untuk menjalin silahturahmi kepada tokoh agama dan masyarakat, sehingga akan tercipta hubungan yang baik antara Babinsa dengan masyarakat. Pungkasnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Desa Jehem Koramil 03/Tembuku Gotong Royong Membersihkan Saluran Irigasi Di Subak Pemungan

Bangli – Dalam rangka menjalin keakraban dengan warga di wilayah binaan Babinsa Desa Jehem Koramil 03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Sertu Kadek Muliana melaksanakan gotong royong membersihkan saluran Irigasi bersama masyarakat di Subak Pemungan Desa Jehem Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli. minggu (16/03/25)

Babinsa mengatakan tujuan pembersihan saluran irigasi tersebut untuk menjaga kelancaran aliran air, meningkatkan produksi pertanian, dan menjaga kebersihan lingkungan.

“Pembersihan saluran irigasi ini sebagai upaya mengoptimalkan Sistem Irigasi yang ada dengan baik dengan melakukan pembersihan saluran irigasi agar tidak tersumbat sehingga pengairan ke sawah dapat berjalan dengan lancar”

“Melalui kegiatan gotong royong bersama warga akan mempererat Jalinan Silaturahmi dan saling mengenal serta dapat saling bertukar pikiran ”, ungkapnya.

Di tempat terpisah Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. mengatakan dengan kehadiran Babinsa pada kegiatan gotong royong tersebut untuk mempererat jalinan silaturahmi antara Babinsa dengan warga binaannya serta akan saling mengenal dan mewujudkan kemanunggalan antara TNI dengan Rakyat. Ungkap Dandim
(Pendim 1626/Bangli)

Melalui Komsos, Babinsa Koramil 02/Susut Berikan Motivasi Kepada Petani Padi

Bangli – Dukung upaya pemerintah mewujudkan swasembada pangan, Babinsa Koramil 02/Susut Kodim 1626/Bangli, serka Ketut Rediada melaksanakan Kegiatan Komsos dengan Petani Padi di subak Bekutel Desa Apuan kecamatan Susut, kabupaten Bangli, dalam rangka pembinaan pemberdayaan petani dalam meningkatkan produksi padi bertempat di salah satu sawah bapak I Putu Adi. Minggu (16/03/25)

Melalui pendampingan ini, Babinsa menumbuhkan rasa semangat yang tinggi terhadap para petani dalam memanen padi, bukan hanya saat panen padi saja tetapi juga disaat penyemaian padi, pengolahan sawah, perawatan sampai panen padi. Hal ini dilakukan sebagai wujud rasa kepedulian terhadap petani.

Seijin Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara S.H., M.I.P. Babinsa Serka Rediada mengatakan, kami turun ke sawah untuk membantu petani dengan harapan dapat memberikan motivasi dan nilai positif bagi petani agar lebih bersemangat dalam bekerja guna meningkatkan ketahanan pangan, Ucapnya.

“Babinsa juga menuturkan, kebutuhan pangan bagi para petani dan masyarakat begitu besar manfaatnya, terlebih saat ini mencari kebutuhan pokok tidaklah gampang sehingga para petani harus lebih giat lagi dalam bekerja.

Pak Putu Adi mengatakan ,saya sebagai petani mengucapkan terimakasih kepada pak Babinsa yang selalu hadir dan memberikan motivasi kepada kami para petani,pak Babinsa juga selalu mendampingi kami dari mulai proses pengolahan, penanaman, perawatan hingga masa panen pun Babinsa selalu hadir, mudah-mudahan hasil panen nantinya sesuai dengan harapan kami”, ucap petani.
(Pendim 1626/Bangli)

Untuk Memastikan Aliran Air Tetap Lancar, Babinsa Koramil 01/Bangli Bersama Warga Gotong Royong Pembersihan Saluran Irigasi Menuju Subak Gede Tanpadeha

Bangli – Dalam upaya menjaga kelancaran irigasi dan mendukung produktivitas pertanian, Babinsa Kelurahan Bebalang, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Kopda I Nengah Sudarma, bersama warga Subak Gede Tanpadaha mengadakan kegiatan gotong royong membersihkan saluran irigasi tersier yang menuju areal Subak Gede Tanpadaha, Kelurahan Kawan, Kecamatan/Kabupaten Bangli. Minggu (16/03/25).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan aliran air tetap lancar dan terdistribusi dengan baik ke lahan pertanian. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi membersihkan tanah yang menumpuk akibat terbawa arus hujan, yang menyebabkan pendangkalan, mengangkat sampah dan semak-semak yang menghambat aliran air dan menambal kebocoran pada saluran irigasi guna mengoptimalkan distribusi air.

Gotong royong ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan aparat setempat, di antaranya Babinsa Kelurahan Bebalang, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bebalang, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kelurahan Bebalang, Kelian Subak Gede Tanpadaha dan ±15 orang warga Subak Gede Tanpadaha.

Dalam kesempatan itu, Babinsa Kelurahan Bebalang, Kopda I Nengah Sudarma, mengatakan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kelancaran irigasi yang sangat penting bagi pertanian. “Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap aliran air ke sawah-sawah tetap lancar sehingga produksi pertanian bisa maksimal. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersihan saluran irigasi agar tidak tersumbat oleh sampah maupun endapan tanah,” ujar Kopda I Nengah Sudarma.

Lebih lanjut dikatakan, kegiatan gotong royong ini juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan antara masyarakat dan aparat setempat. “Kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong yang sudah menjadi tradisi di tengah masyarakat. Dengan bekerja bersama, kita tidak hanya menjaga saluran irigasi tetap berfungsi dengan baik, tetapi juga memperkuat hubungan sosial serta rasa memiliki terhadap lingkungan sekitar,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga infrastruktur pertanian agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh petani dalam jangka panjang. Babinsa berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala guna memastikan kelangsungan sistem irigasi yang optimal bagi pertanian di wilayah tersebut,” tutupnya.

Sementara itu, Kelian Subak Gede Tanpadah, I Nyoman Suarjaya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong ini. “Kami sangat mengapresiasi kepedulian dan kerja sama semua pihak dalam menjaga saluran irigasi ini. Irigasi yang bersih dan lancar akan sangat membantu kami para petani dalam mengairi sawah, sehingga hasil panen bisa lebih baik,” ujar Kelian Subak Gede Tanpadaha.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini perlu terus dilakukan secara rutin agar saluran irigasi tetap terjaga dan tidak mengalami penyumbatan yang dapat merugikan petani. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, ia optimistis pertanian di wilayah Subak Gede Tanpadaha akan semakin maju dan produktif,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav. I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., mengatakan bahwa kegiatan gotong royong seperti ini merupakan salah satu bentuk nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Bangli. “Kami selalu mendorong jajaran Babinsa untuk aktif terlibat dalam setiap kegiatan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan sektor pertanian. Irigasi yang bersih dan terawat adalah kunci keberhasilan pertanian, sehingga kami berharap kegiatan gotong royong ini dapat terus dilakukan secara berkesinambungan,” ujar Dandim.

Komandan Kodim juga menekankan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan seperti ini bukan hanya untuk membantu secara fisik, tetapi juga untuk membangun kebersamaan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat. “Dengan adanya kerja sama yang solid antara TNI, aparat desa, dan masyarakat, kami optimistis bahwa produktivitas pertanian di Bangli dapat terus meningkat demi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah,” pungkas Dandim.
(Pendim 1626/Bangli)

Dukung Sebagai Pusat Pelestarian Budaya,Babinsa Koramil 01/Bangli Hadiri Lomba Fashion Show Tempo Dulu di Desa Wisata Penglipuran

Bangli – Dalam rangka Pra-Penglipuran Village Festival 2025, Babinsa Kelurahan Kubu, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, menghadiri undangan Lomba Fashion Show Tempo Dulu dengan tema “Penguatan Budaya Melalui Fashion Show” yang diselengarakan oleh Pengelola Desa Wisata Penglipuran. Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan budaya lokal dan mengenalkan busana tradisional kepada generasi muda dan kegiatan digelar di Hutan Bambu Desa Adat Penglipuran, Kelurahan Kubu Kecamatan Bangli. Sabtu (15/03/25).

Sebanyak 17 peserta anak-anak dari Kelurahan Kubu dan desa sekitarnya turut serta dalam ajang ini, menampilkan berbagai busana khas tempo dulu yang mencerminkan kearifan lokal..Acara ini juga dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, di antaranya Kadis Pariwisata Kab. Bangli, I Wayan Sugiarta, S.I.P, Perwakilan Camat Bangli, Kasi Trantib Kec. Bangli, Lurah Kubu, Ir. Dewa Gede Purnama Putra, Perwakilan Kapolsek Bangli, AKP Wayan Atmaja, Bendesa Adat Penglipuran, I Wayan Budiarta, S.Pd dan Ketua Pengelola Wisata Penglipuran, Wayan Sumiarsa, S.Pd, beserta staf.

Ketua Pengelola Wisata Penglipuran, Wayan Sumiarsa, S.Pd, dalam sambutannya mengatakan bahwa Lomba Fashion Show Tempo Dulu ini merupakan salah satu upaya nyata dalam melestarikan budaya lokal serta menanamkan rasa cinta terhadap warisan leluhur kepada generasi muda. “Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak anak-anak untuk mengenal lebih dalam busana tradisional yang menjadi bagian dari identitas budaya kita. Dengan memahami dan mencintai budaya sendiri, mereka akan menjadi generasi penerus yang turut menjaga dan melestarikannya,” ujarnya.

Ia juga berharap bahwa melalui Pra-Penglipuran Village Festival 2025, Desa Wisata Penglipuran semakin dikenal tidak hanya sebagai destinasi wisata alam, tetapi juga sebagai pusat pelestarian budaya yang dapat menarik lebih banyak wisatawan, baik lokal maupun mancanegara,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Babinsa Kelurahan Kubu, Serma Wayan Sujana, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan Lomba Fashion Show Tempo Dulu yang menjadi bagian dari Pra-Penglipuran Village Festival 2025. “Kegiatan ini sangat positif dalam memperkuat kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal. Dengan mengenakan pakaian tradisional tempo dulu, anak-anak tidak hanya belajar tentang sejarah dan kearifan lokal, tetapi juga ikut serta dalam upaya pelestarian budaya,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, Babinsa Kelurahan Kubu, Serma Wayan Sujana, menekankan bahwa peran serta masyarakat dalam melestarikan budaya sangatlah penting. “Budaya adalah identitas kita. Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya mengenang warisan leluhur, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kearifan lokal kepada anak-anak sebagai penerus bangsa,” tambahnya.

Ia juga berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga Desa Wisata Penglipuran tetap menjadi simbol pelestarian budaya yang dapat menginspirasi desa-desa lain di Indonesia. “Dengan suksesnya acara ini, diharapkan Pra-Penglipuran Village Festival 2025 semakin menarik minat masyarakat dan wisatawan untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan budaya lainnya,” tutupnya.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav. I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan Lomba Fashion Show Tempo Dulu dalam rangka Pra-Penglipuran Village Festival 2025. “Kegiatan ini merupakan wujud nyata dalam pelestarian budaya dan pembentukan karakter generasi muda. Dengan mengenal dan mencintai budaya sejak dini, anak-anak akan tumbuh dengan rasa bangga terhadap warisan leluhur,” ujarnya.

Komandan Kodim juga menegaskan bahwa TNI selalu mendukung kegiatan positif yang memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan mempererat persatuan di tengah masyarakat. “Kami berharap kegiatan semacam ini terus dikembangkan, tidak hanya sebagai ajang kreatifitas tetapi juga sebagai sarana edukasi budaya yang bermanfaat bagi generasi penerus,” tambahnya.

Harapan Komandan Kodim agar kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda tahunan, sehingga Desa Wisata Penglipuran semakin dikenal sebagai pusat pelestarian budaya yang menarik minat wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. “Kami berharap masyarakat terus berperan aktif dalam menjaga tradisi ini, karena budaya adalah identitas bangsa yang harus kita jaga bersama. Semoga kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk melakukan hal serupa dalam upaya pelestarian budaya,” pungkasnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Wujudkan Balita Sehat, Babinsa Koramil 1626-02/Susut Dampingi Pelaksanaan Posyandu Di Desa Binaan

Bangli – Anggota Babinsa Koramil 1626-02/Susut Kodim 1626/Bangli ikut serta mendampingi kegiatan Posyandu Balita yang dilaksanakan di Posyandu banjar Tanggahan Tengah Desa Demulih, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Sabtu (15/03/25).

Kegiatan ini merupakan program rutin yang kerap dilaksanakan oleh petugas kesehatan Bidan Desa Demulih yang dibantu oleh ibu kader PKK, yang ditugaskan membantu untuk mengontrol kesehatan Balita dan Ibu hamil yang berdomisili di Desa Demulih kecamatan susut kabupaten Bangli.

Dalam kesempatan itu, Babinsa mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud pendampingan Babinsa disetiap kegiatan ke wilayahan untuk kelancaran serta tertibnya jalannya kegiatan.

“Sebagai seorang Babinsa mengatakan mendukung sepenuhnya dalam pelaksanaan imunisasi bagi Balita ini untuk mewujudkan program pemerintah dalam menciptakan Balita yang sehat demi tercapainya generasi penerus bangsa yang unggul,” kata Babinsa.

Selain itu, dengan adanya peran keikutsertaan Babinsa di tengah-tengah para petugas kesehatan sangat terbantu untuk menyukseskan pelaksanaan kegiatan Posyandu Balita ini, Babinsa juga menyampaikan kepada para orang tua Balita untuk tetap menjaga kesehatan Balita, “ucap Bidan Desa

Di Tempat terpisah Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara S.H., M.I.P., mengatakan bahwa Posyandu menjadi sarana yang sangat penting bagi masyarakat khususnya bagi ibu dan anak, untuk memantau perkembangan kesehatan Balitanya.

Dengan melakukan penimbangan berat badan Balita, Imunisasi, pemberian Vitamin, serta asupan makanan tambahan, serta mengontrol kesehatan ibu hamil, yang pada akhirnya untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera,” tutup Dandim”
(Pendim 1626/Bangli)