Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Agar Berjalan Lancar, Babinsa Koramil 01/Bangli Kawal Upacara Pitra Yadnya di Lingkungan Banjar Adat Sedit

Bangli – Dalam rangka memastikan kelancaran pelaksanaan Upacara Pitra Yadnya/Pengabenan almarhum Jro Mangku Nyoman Sutama (72 tahun), Babinsa Kelurahan Bebalang, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Kopda I Nengah Sudarma bersama Bhabinkamtibmas Aiptu I Nyoman Dama melakukan pemantauan dan pengamanan di Setra Banjaar Adat Sedit, Lingkungan Sedit, Kelurahan Bebalang, Kecamatan/Kabupaten Bangli. Kamis (6/3/25)

Upacara yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh sekitar 250 warga dan dipuput oleh Ida Peranda Manggis dari Geriya Siladan. Pengamanan dilakukan oleh gabungan personel dari TNI, POLRI, dan Pecalang Lingkungan Sedit, yang bertugas untuk menjaga ketertiban serta memastikan rangkaian prosesi adat berjalan lancar.

Dalam kesempatan itu, Babinsa Kelurahan Bebalang mengatakan bahwa kehadiran aparat keamanan dalam setiap kegiatan adat merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya serta upaya menjaga kondusivitas wilayah. “Kami hadir untuk memastikan jalannya upacara berlangsung dengan aman dan tertib. Pengamanan ini juga sebagai wujud sinergi antara TNI, POLRI, dan masyarakat dalam menjaga ketertiban di wilayah binaan,” ujar Kopda I Nengah Sudarma.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa partisipasi aktif aparat keamanan dalam kegiatan adat seperti ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara TNI, POLRI, dan masyarakat. “Kami berharap dengan adanya pengamanan ini, masyarakat dapat melaksanakan upacara dengan tenang dan khidmat. Selain itu, kehadiran kami juga sebagai bentuk kepedulian terhadap tradisi dan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun,” tambahnya.

Harapannya, dengan adanya sinergi yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat, setiap kegiatan adat dapat berjalan lancar, aman, dan tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal. “Kami berharap kerja sama ini terus terjalin dengan baik, sehingga setiap prosesi adat maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya dapat berlangsung dalam suasana yang kondusif,” ungkapnya.

bahwa kehadiran TNI dalam setiap kegiatan adat dan keagamaan di wilayah Bangli merupakan bentuk nyata dari komitmen TNI dalam mendukung serta melestarikan budaya lokal. “Kami selalu siap hadir dan berperan aktif dalam kegiatan masyarakat, termasuk dalam upacara adat seperti Pitra Yadnya ini. Selain menjaga keamanan dan ketertiban, kami juga ingin memastikan bahwa tradisi yang telah diwariskan turun-temurun dapat terus dilestarikan dengan baik,” ujar Dandim.

Lebih lanjut, Dandim 1626/Bangli menekankan pentingnya sinergi antara TNI, POLRI, dan masyarakat dalam menciptakan suasana yang kondusif di setiap kegiatan adat dan sosial. “Kolaborasi yang baik antara aparat dan masyarakat akan menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berjalan dengan lancar dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, pelaksanaan Upacara Pitra Yadnya di Lingkungan Sedit, Kelurahan Bebalang, dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat. Sinergi antara TNI, POLRI, Pecalang, serta masyarakat diharapkan terus terjalin demi menjaga keamanan dan kelestarian budaya di wilayah Bangli,” tutup Dandim.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Koramil 03/Tembuku Amankan Upacara Pelebon/Ngaben di Banjar Tembuku Kaja

Bangli – Peran aktif Babinsa di wilayah binaan Babinsa Desa Tembuku Koramil 03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Serda Sang komang teg redana bersama Bhabinkamtibmas dan Pecalang melaksanakan kegiatan pengamanan upacara pelebon/ngaben ( Pitra Yadnya ) Almarhum jro Kebayan puseh istri bertempat di di Setra Banjar Adat tembuku Kaja, Desa Tembuku, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli. kamis (06/03/25)

Turut hadir dalam Upacara Pelebon/Ngaben ( Pitra Yandnya ) diantaranya Wakapolsek Tembuku beserta Anggota, Bendesa Adat Tembuku Kaja, Babinsa Desa Tembuku, Bhabinkamtibmas Desa Tembuku, Kelian Banjar Dinas Tembuku kaja, Pecalang Adat Tembuku Kaja, Warga Banjar Adat Tembuku Kaja kurang lebih 200 orang

Babinsa mengatakan tujuan Upacara Pelobon ( Ngaben ) yaitu untuk mengembalikan jenasah/badan kasar pada unsur panca mahabhuta. Upacara Ngaben yang dilaksanakan umat Hindu khususnya di Bali merupakan salah satu bagian dari upacara Pitra Yadnya yaitu upacara yang ditujukan kepada leluhur.

“Kami juga menghimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan tetap waspada serta mengikuti arahan dari personel pengamanan sehingga kegiatan upacara ngaben hari ini dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar”ujarnya

Di tempat terpisah Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. mengatakan sebagai aparat kewilayahan, Babinsa selalu bersinergi dengan aparat lainnya untuk mendukung setiap kegiatan masyarakat dengan memberikan pengamanan terutama kegiatan seperti upacara ngaben,hal tersebut merupakan wujud kepedulian Babinsa terhadap warga di wilayah binaanya sehingga jalinan komunikasi akan terjalin guna memantapkan kemanunggalan antara TNI dengan rakyat. Ungkap Dandim
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Koramil 02/Susut Aktif Dampingi Musyawarah Desa Perubahan APBDes Tahun 2025 Di Desa Abuan

Bangli – Babinsa Desa Abuan, Serka I Wayan Sukadana, kembali menunjukkan peran aktifnya dalam mendampingi pembangunan desa dengan menghadiri Musyawarah Desa (Musdes) Pembinaan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2025 Desa Abuan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Kamis (06/03/25)

Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Desa Abuan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Hadir dalam musyawarah tersebut Pendamping desa Ni Nyoman Ayu Wantari, Kepala Desa I Nyoman Budiarta SE, Babinsa Desa Abuan Serka I Wayan Sukadana, Babinkantibmas desa Abuan Aipda I Nyoman Wirata, Ketua BPD desa Abuan I Nyoman Suardika beserta anggota, Sekdes Desa Abuan Beserta staf desa Abuan, Tokoh masyarakat,tokoh Agama dan Tokoh Adat Desa Abuan, Ketua LPM I Wayan Redana spd dan PLKB desa Abuan Ni Nyoman Mariasih serta Kadus desa Abuan Kadek Purwanta

Peserta musyawarah terlibat dalam diskusi konstruktif terkait perubahan anggaran desa yang bertujuan untuk mengoptimalkan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tahun 2025.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini merupakan wujud sinergitas TNI dengan pemerintah desa dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa. Serka Wayan Sukadana secara konsisten memantau dan mendampingi proses pembangunan di Desa Abuan sebagai bagian dari tugas pembinaan teritorial.

Musyawarah tersebut berjalan dengan aman dan terkendali, dengan menghasilkan kesepakatan perubahan APBDes yang diharapkan dapat semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Abuan.
(Pendim 1626/ Bangli).

Babinsa Koramil 01/Bangli dan PPL Bebalang Sosialisasikan Harga Gabah dan Beras Sesuai Ketentuan Pemerintah

Bangli – Dalam upaya menjaga kestabilan harga hasil panen petani, Babinsa Kelurahan Bebalang, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Kopda I Nengah Sudarma bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Ida Ayu Putu Kartika menggelar sosialisasi harga gabah dan beras di lahan pertanian milik I Gusti Putu Wirya (51 tahun) dan I Nyoman Suarjaya (48 tahun) tepatnya di Subak Umatai, Lingkungan Petak, Kelurahan Bebalang, Kecamatan/Kabupaten Bangli. Rabu (05/03/25).

Dalam sosialisasi tersebut, disampaikan bahwa pemerintah telah menetapkan harga minimum gabah kering sebesar Rp 6.500 per kilogram dan harga beras Rp 12.000 per kilogram. Langkah ini bertujuan untuk melindungi petani dari harga jual yang tidak wajar serta memastikan mereka mendapatkan keuntungan yang layak.

Selain itu, Babinsa dan PPL juga menginformasikan bahwa Bulog siap membeli gabah dan beras petani sesuai dengan harga yang telah ditentukan. Hal ini memberikan kepastian kepada petani agar mereka tidak menjual hasil panennya dengan harga di bawah standar yang dapat merugikan mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Kelurahan Bebalang, Kopda I Nengah Sudarma, menegaskan bahwa petani harus menjual gabah dan beras sesuai dengan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah guna menjaga kesejahteraan mereka dan mencegah adanya permainan harga yang merugikan.

“Kami ingin memastikan bahwa petani mendapatkan harga yang layak dan tidak ada yang menjual di bawah harga yang sudah ditetapkan, yaitu Rp 6.500 per kilogram untuk gabah kering dan Rp 12.000 per kilogram untuk beras. Jika ada kesulitan dalam menjual, Bulog siap membeli hasil panen petani dengan harga sesuai aturan pemerintah,” ujar Kopda I Nengah Sudarma.

Babinsa juga mengingatkan para petani agar lebih selektif dalam menjual hasil panennya dan tidak tergiur oleh tawaran harga yang lebih rendah dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dengan adanya kepastian harga ini, diharapkan petani dapat lebih tenang dalam berproduksi dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” tambahnya.

Para petani yang hadir menyambut baik sosialisasi ini, karena membantu mereka memahami kebijakan pemerintah dan memberikan solusi dalam menghadapi dinamika harga pasar. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, petani dapat menjual hasil panennya dengan harga yang sesuai, sehingga kesejahteraan mereka semakin meningkat,” katanya.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav. I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa kebijakan pemerintah terkait harga gabah dan beras harus diawasi dan diterapkan secara maksimal demi melindungi kesejahteraan petani. “Stabilitas harga pangan sangat penting untuk kesejahteraan petani. Oleh karena itu, kami bersama instansi terkait akan terus melakukan pengawasan agar harga yang ditetapkan pemerintah benar-benar diterapkan di lapangan. Jika ditemukan adanya praktik permainan harga yang merugikan petani, segera laporkan agar dapat ditindaklanjuti,” tegas Dandim.

Lebih lanjut, Dandim mengajak para petani untuk memanfaatkan peran Bulog sebagai penjamin harga yang stabil. Dengan adanya lembaga yang siap menyerap hasil panen, petani tidak perlu khawatir terhadap fluktuasi harga di pasar. “Kami berharap petani semakin memahami hak mereka dalam menjual hasil panennya dengan harga yang layak. TNI siap mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan di Bangli,” tambahnya.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para petani di Kelurahan Bebalang semakin memahami kebijakan pemerintah terkait harga gabah dan beras, sehingga dapat menjual hasil panennya dengan harga yang sesuai dan tidak mengalami kerugian,” tutupnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Koramil 02/Susut Dampingi Dinas Perekonomian Cek Pertumbuhan Tanaman Cabai Petani

Bangli – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan hasil pertanian, Sertu I Gede Sukadana, Babinsa Koramil 02/Susut Kodim 1626/Bangli, melakukan pendampingan kepada dinas perekonomian dalam mengecek pertumbuhan tanaman cabai petani di Desa Demulih, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Rabu (05/03/25).

Pendampingan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Babinsa terhadap petani binaannya agar hasil pertanian dapat berkembang secara optimal. Sertu Sukadana bersama dinas perekonomian melakukan pengecekan terhadap kondisi tanaman cabai milik petani di desa Demulih, mulai dari pertumbuhan daun, batang, hingga kondisi tanah dan serangan hama yang mungkin terjadi.

Seijin Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara S.H., M.I.P. Babinsa mengatakan “Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan tanaman cabai tumbuh dengan baik. Jika ada kendala seperti serangan hama atau penyakit, kita bisa segera mencari solusinya agar hasil panen tetap maksimal,” ujar Sertu Gede.

Selain melakukan pengecekan, Babinsa juga memberikan motivasi kepada petani agar tetap semangat dalam bercocok tanam dan menjaga tanaman mereka dengan baik. Tak hanya itu, ia juga mengimbau para petani untuk terus berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti penyuluh pertanian, agar mendapatkan arahan yang lebih maksimal dalam proses budidaya.

Para petani menyambut baik kehadiran Babinsa yang selalu aktif memberikan pendampingan di lapangan. Dengan adanya dukungan seperti ini, mereka merasa lebih terbantu dalam mengatasi berbagai kendala pertanian yang mereka hadapi.

Kegiatan pendampingan Babinsa terhadap petani ini merupakan salah satu bentuk nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah binaan.
(Pendim 1626/Bangli)

Rutin Pantau Wilayah, Babinsa Undisan Koramil 03/Tembuku Komsos Dengan Warga Binaan

Bangli – Dalam rangka melaksanakan pembinaan teritorial melalui komunikasi sosial untuk menjalin keakraban dengan warga binaan merupakan tugas pokok bagi seorang Babinsa.

Seperti yang dilakukan oleh Babinsa Desa Undisan Koramil 03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Serda I Nyoman Suganda melaksanakan komunikasi sosial dalam rangka menjalin rasa keakraban serta kebersamaan di Banjar Undisan Kelod Desa Undisan Kecamatan Tembuku Kabupaten Bangli. Rabu (05/03/25)

Babinsa mengatakan tujuan Komsos ini untuk mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan, dengan adanya interaksi komunikasi Babinsa dengan warga akan dapat mempererat hubungan Babinsa dengan masyarakat binaan.

“Kami berharap kepada warga masyarakat senantiasa saling menjaga dan peduli dengan situasi yang berkembang serta saling membantu satu sama lain” ujar Babinsa

Secara terpisah, Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. mengatakan Dengan Babinsa yang selalu memantau wilayah desa binaannya, maka Babinsa akan tahu permasalahan di desanya Sehingga jika ada permasalahan dengan cepat dapat diatasi dan diselesaikan.

“Kegiatan ini juga mencerminkan rasa kemanunggalan TNI khususnya Babinsa kepada masyarakat wilayah binaannya” Ungkap Dandim
(Pendim 1626/Bangli)