Bangli – Dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1947, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bangli bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Kodim 1626/Bangli, Polres Bangli, serta Pemda Bangli menggelar kegiatan Boga Sevanam, yakni pembagian paket sembako kepada masyarakat kurang mampu dan yang sedang sakit di wilayah Kabupaten Bangli.
Kegiatan yang berlangsung di kantor PHDI Bangli ini dipimpin langsung oleh Ketua PHDI Bangli yang juga menjabat sebagai Ketua FKUB Bangli, Drs. I Nyoman Sukra, serta dihadiri oleh sejumlah pejabat antara lain Dandim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., Kapolres Bangli, AKBP I Gede Putra, S.H., S.I.K., M.H., Wakapolres Bangli, Kompol Willa Juli Nendissa, S.I.K., Danramil 1626-01/Bangli, Kapten Cpl I Wayan Widana, Kapolsek Bangli, Kompol I Dewa Made Suryatmaja, S.H., M.H., dan Bendesa Adat Br. Kawan, I Made Sukadana, S.Pd serta Masyarakat penerima bantuan, sekitar 50 orang.
Dalam sambutannya, Ketua FKUB Bangli, Drs. I Nyoman Sukra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang kurang mampu dan dalam kondisi sakit.
“Boga Sevanam ini adalah bagian dari nilai luhur Vasudewa Kutumbakam yang berarti ‘Kita Semua Bersaudara’. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita dalam menyambut Hari Raya Nyepi,” ungkapnya.
Dandim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., juga menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan sinergi antara TNI, Polri, Pemda, dan organisasi keagamaan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
“Kami dari Kodim 1626/Bangli mendukung penuh kegiatan sosial seperti ini. Semoga bantuan ini bermanfaat dan membawa berkah bagi kita semua, terutama dalam menyongsong Hari Raya Nyepi,” ujarnya.
Sebanyak 30 orang penerima bantuan berasal dari beberapa banjar di Kecamatan Bangli, masing-masing Br. Blungbang, Br. Pule, Br. Kawan, dan Br. Pande.
Selain pembagian sembako di kantor PHDI Bangli, tim juga langsung mengunjungi rumah warga yang sedang sakit untuk menyerahkan bantuan secara langsung.
Boga Sevanam dalam menyambut Hari Raya Nyepi telah menjadi agenda tahunan yang rutin dilaksanakan di Kabupaten Bangli. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara PHDI Bangli, FKUB, Kodim 1626/Bangli, Polres Bangli, dan Pemda Bangli, sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong dan kebersamaan semakin kuat, serta masyarakat dapat merayakan Hari Raya Nyepi dengan lebih tenang dan penuh makna.
Bangli – Menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1947, Pemerintah Kabupaten Bangli bersama unsur TNI-Polri, instansi terkait, dan pecalang melaksanakan pengamanan kegiatan Upacara Adat Mepepada Agung yang diselenggarakan di Catus Pata Kota Bangli, Jalan Kusuma Yudha, Kelurahan Kawan, Kecamatan Bangli. Kamis (27/3/25).
Upacara Mepepada Agung ini merupakan salah satu rangkaian utama dalam menyambut Hari Suci Nyepi, sebagai simbol penyucian dan pembersihan secara niskala maupun sekala untuk menjaga keharmonisan alam, manusia, dan Sang Hyang Widhi Wasa. Prosesi Mepepada Agung dipuput oleh Ida Pedanda Gede Manuaba dan berlangsung dalam suasana khidmat, aman, serta lancar.
Pengamanan kegiatan melibatkan sinergitas antara personel Babinsa Kelurahan Kawan, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Sertu Wayan Budiarta, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kawan (Aipda Putu Eka Kristina), pecalang, dan instansi terkait dengan total kekuatan personel sebanyak 60 orang.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, SST.Par, Pj. Sekda Bangli, I Made Ari Pulasari, Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Bangli, Ir. I Ketut Kayana, M.S, Kepala Dinas BKPAD Kabupaten Bangli, I Gede Suryawan, Kasat Pol PP Kabupaten Bangli, Dewa Agung Putra Suryadarma, S.Sos., M.M, Kepala Bappeda Kabupaten Bangli, I Nyoman Udiana Mahardika, S.T, Ketua Bidang Organisasi dan Komunikasi PMI Kabupaten Bangli, Nengah Wikrama, S.Pd., M.Pd, Perwakilan OPD terkait, Krama Adat Tanggahan Talang Jiwa dan Pecalang Banjar Adat Tegal.
Sementara itu, Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, SST.Par., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam mendukung kelancaran pelaksanaan Upacara Adat Mepepada Agung. “Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Bangli mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen, baik dari TNI-Polri, pecalang, OPD terkait, serta masyarakat adat yang telah bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian upacara ini,” ujar Wakil Bupati.
Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya menjaga kelestarian adat, budaya, dan kearifan lokal sebagai warisan leluhur yang sarat dengan nilai spiritual dan sosial. “Melalui prosesi Mepepada Agung ini, kami mengajak seluruh masyarakat Bangli untuk terus menjaga keharmonisan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. Momentum Hari Suci Nyepi ini hendaknya menjadi refleksi untuk meningkatkan kesadaran diri, menjaga kerukunan, serta memperkuat nilai-nilai gotong royong di tengah masyarakat,” tambahnya.
Wakil Bupati juga berharap seluruh rangkaian kegiatan menyambut Hari Suci Nyepi dapat berjalan dengan aman, lancar, dan penuh makna, sehingga memberikan vibrasi positif bagi kehidupan masyarakat Bangli secara keseluruhan,” terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Kelurahan Kawan, Sertu Wayan Budiarta, menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan yang dilakukan bersama Bhabinkamtibmas, instansi terkait, dan pecalang bertujuan untuk memastikan kelancaran serta keamanan jalannya prosesi upacara. “Kami bersama unsur terkait bersinergi melaksanakan pengamanan agar kegiatan Mepepada Agung ini dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan budaya dalam menyambut Hari Suci Nyepi,” ujar Sertu Wayan Budiarta.
Lebih lanjut dikatakan, Babinsa menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan upacara adat Mepepada Agung ini tidak terlepas dari kerja sama seluruh pihak, baik aparat keamanan, pemerintah daerah, unsur adat, maupun partisipasi aktif masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi keterlibatan seluruh elemen masyarakat yang telah ikut menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran rangkaian upacara ini. Semoga melalui pelaksanaan yadnya ini, kita semua diberikan kerahayuan, kedamaian, serta keseimbangan dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.
Babinsa juga berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kelestarian adat serta budaya tetap terjaga di tengah dinamika kehidupan saat ini,” harapannya.
Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav. I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., mengatakan bahwa kegiatan pengamanan rangkaian upacara adat Mepepada Agung merupakan wujud nyata sinergitas TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat adat dalam menjaga kondusifitas wilayah, khususnya menjelang Hari Suci Nyepi. “Kami dari jajaran Kodim 1626/Bangli mendukung penuh setiap kegiatan adat dan keagamaan yang berlangsung di wilayah Bangli. Kehadiran Babinsa di lapangan bersama Bhabinkamtibmas dan pecalang merupakan bentuk komitmen kami untuk selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan rasa aman, serta memastikan prosesi upacara berjalan dengan tertib dan lancar,” ujar Dandim.
Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa peran serta seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam menjaga kelestarian adat dan budaya, sekaligus memperkuat keharmonisan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Bangli. “Kami berharap semangat kebersamaan, gotong royong, dan toleransi yang telah terjalin ini terus dipertahankan, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Bangli tetap kondusif,” tutupnya.
Kegiatan Upacara Mepepada Agung secara keseluruhan berlangsung aman, tertib, dan penuh makna spiritual, sebagai wujud penguatan nilai-nilai kearifan lokal dan keharmonisan menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1947. (Pendim 1626/Bangli)
Bangli – Babinsa Desa Sulahan Koptu I Made Sukadana melaksanakan komunikasi sosial (komsos) bersama warga Binaan dibanjar Lumbuan desa Sulahan yang merupakan salah seorang tokoh Pemuda. Para pemuda saat itu sedang berkumpul dalam rangka persiapan Hari Raya Nyepi yaitu pembuatan ogoh ogoh diwilayah banjar Lumbuan, Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Kamis (27/03/25)
Komsos tersebut dilaksanakan dengan warga binaan dimaksudkan untuk membangun keakraban serta kebersamaan dengan warga binaannya. Komsos yang dilakukan Babinsa ini merupakan bentuk Kemanunggalan TNI dengan Rakyat.
Koptu Made Sukadana menjelaskan komsos ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan. “Dengan adanya interaksi dan komsos antara Babinsa dengan warga akan dapat mempererat hubungan TNI dan Rakyat,” ungkap Babinsa.
Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara S.H., M.I.P., berharap supaya Babinsa bisa selalu peduli dan peka dengan situasi yang ada di lingkungan sekitar sehingga setiap ada permasalahan apapun bisa di Komunikasikan dan diselesaikan dengan cepat.
“Dengan Demikian hubungan Silaturahmi tetap terjaga antara jaring dan Babinsa, Toga dan Babinsa selalu bergerak dan bersinergi melaksanakan Pembinaan terhadap kalangan generasi Muda guna mencegah hal hal yg dimungkinkan merusak mental dan karakter generasi muda seperti Pergaulan sex bebas dan narkoba ,” tutupnya. (Pendim 1626/Bangli)
Bangli – Bertempat di Balai Banjar Cepunggung Desa Bangbang Kecamatan Tembuku Kabupaten Bangli Babinsa Desa Bangbang Koramil 03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Pelda Kadek Widiarta melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu Balita oleh Puskesmas pembantu Desa Bangbang bersama ibu-ibu kader Posyandu Kenanga banjar dinas Cepunggung Desa Bangbang Kecamatan Tembuku, kamis (27/03/25)
Tujuan kegiatan posyandu ini untuk mengetahui tumbuh kembang bayi dengan melakukan penimbangan berat badan, ukur tinggi badan, ukur lingkar kepala serta pemberian makanan asupan tambahan berupa bubur kacang hijau, telur ayam serta buah
Babinsa Bangbang Pelda Kadek Widiarta mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud pendampingan Babinsa di setiap kegiatan kewilayahan untuk membantu kelancaran serta tertibnya kegiatan.
“Sebagai seorang Babinsa selalu mendukung sepenuhnya dalam pelaksanaan imunisasi bagi Balita untuk mewujudkan program pemerintah dalam menciptakan Balita yang sehat demi tercapainya generasi penerus bangsa yang unggul”tambahnya
“Dengan adanya peran keikutsertaan Babinsa di tengah-tengah petugas kesehatan untuk membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan Posyandu agar berjalan aman dan tertib” Ujarnya
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bidan Desa Bangbang Ni Luh De Dwijasistawati, S.Tr Keb,Babinsa Desa Bangbang Pelda Kadek Widiarta, Kadus Cepunggung I Ketut Adnyana, Kader Posyandu Desa Bangbang, Ibu-ibu kader Posyandu Kenanga banjar Cepunggung serta anak balita sebanyak 20 orang.
Di tempat terpisah Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. mengatakan sebagai seorang aparat kewilayahan dalam hal ini Babinsa di tugaskan untuk selalu melekat di berbagai bentuk kegiatan masyarakat dengan harapan TNI dapat lebih dipercaya masyarakat sehingga citra TNI selau dipandang positif di masyarakat. ungkap Dandim (Pendim 1626/Bangli)
Kodim 1626/Bangli merupakan satuan kewilayahan yang berada dibawah komando Korem 163/Wira Satya. Kodim 1626/Bangli memiliki wilayah teritorial yang meliputi Kabupaten Bangli. Markas Kodim 1626/Bangli berada di Jalan Brigjen Ngurah Rai, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli.