Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Kodim 1626/Bangli Gelar Acara Pelepasan Pindah Satuan dan Purnatugas Anggota

Bangli – Kodim 1626/Bangli melaksanakan Acara Pelepasan Pindah Satuan dan Purnatugas bagi anggota yang memasuki masa tugas baru dan pensiun di Aula Peltu I Nengah Kantun, Makodim 1626/Bangli, pada Selasa (04/02/2025). Acara ini dipimpin langsung oleh Dandim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., serta dihadiri oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXIX Ny. Yuni I Ketut Artha Negara, Perwira Staf, Danramil, anggota militer, PNS, dan pengurus Persit Kodim 1626/Bangli.

Dalam acara ini, Serma I Nyoman Tangkas Winata secara resmi pindah satuan ke Kumdam IX/Udayana, terhitung mulai 4 Februari 2025, sedangkan Sertu I Nyoman Jujur Megantara memasuki masa purnatugas dari dinas keprajuritan TNI AD, terhitung mulai 1 Maret 2025.

Dalam sambutannya, Dandim 1626/Bangli menyampaikan apresiasi dan penghormatan atas dedikasi yang telah diberikan oleh para anggota selama bertugas di Kodim 1626/Bangli.

Dandim menegaskan bahwa perpindahan satuan bertujuan untuk pengembangan karier, penyegaran organisasi, dan peningkatan profesionalisme.
“Kami berharap di tempat tugas yang baru, anggota dapat berkembang lebih baik, sukses dalam karier, dan terus membawa nama baik satuan. Tetap jaga loyalitas, dedikasi, serta silaturahmi dengan Kodim 1626/Bangli,” ujar Dandim.

Dandim menekankan bahwa masa purnatugas bukan akhir dari pengabdian, melainkan awal dari peran baru di masyarakat.
“Gunakan masa pensiun ini dengan baik dan teruslah berkontribusi di lingkungan sekitar. Seorang pensiunan tetap bisa menjadi teladan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap dan perilaku agar tetap memberikan citra positif bagi TNI di mata masyarakat.

Sebagai bentuk penghormatan, Kodim 1626/Bangli menyerahkan plakat dan piagam penghargaan kepada anggota yang pindah satuan dan memasuki purnatugas. Acara diakhiri dengan ucapan selamat dan sesi foto bersama, mencerminkan kebersamaan dan apresiasi yang tinggi terhadap pengabdian mereka.

Acara ini menjadi momen penting dalam tradisi satuan, tidak hanya sebagai bentuk penghormatan kepada personel yang berpindah tugas dan memasuki masa pensiun, tetapi juga untuk memperkuat semangat kebersamaan, loyalitas, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Dandim 1626/Bangli berharap, baik anggota yang pindah satuan maupun yang memasuki masa purnatugas, tetap menjaga komunikasi, menjunjung tinggi nilai-nilai keprajuritan, serta terus memberikan kontribusi positif di lingkungan masing-masing.

Babinsa Desa Mengani Koramil 04/Kintamani Gotong Royong Bersama Warga Bersihkan Saluran Irigasi

Bangli – Kerja bakti merupakan sarana kebersamaan antara Babinsa dengan warga guna membantu tercapainya suatu kenyamanan desa dengan melakukan pembersihan saluran pengairan sawah bagi kepentingan petani. Seperti yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 1626-04/Kintamani Peltu Komang Wiradana bersama warga binaannya. kerja bakti membersihkan saluran irigasi yang sudah ditumbuhi rumput dan tertimbun tanah di Subak Giri Merta, Desa Mengani, Kecamatan Kintamani, Kabupaten .Bangli. Senin (03/03/25).

Babinsa Peltu Komang Wiradana mengatakan, kegiatan kerja bakti ini merupakan salah satu upaya untuk mensukseskan pertanian dan mengoptimalkan sistem irigasi dengan baik, dengan melakukan pembersihan saluran irigasi supaya tidak tersumbat yang dapat menyebabkan genangan air serta menimbulkan banjir.

“Gotong royong bersama warga merupakan langkah yang tepat untuk melaksanakan kegiatan pembersihan irigasi, agar sistem saluran irigasi tetap lancar,” ucapnya.

Selain itu juga gotong royong ini akan mempererat jalinan silaturahmi antara Babinsa dengan warga binaannya. “Dengan kerja bakti ini kita akan saling mengenal dan mewujudkan kemanunggalan TNI bersama Rakyat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Peltu Komang Wiradana berharap apabila saluran irigasi sawah lancar maka hasil panen petani akan lebih maksimal, dengan demikian ketahanan pangan khususnya di wilayah Desa Mengani dapat terwujud dan sukses. “Salah satu upaya dalam mendukung swasembada pangan di Daerah,” tutupnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Koramil 03/Tembuku Dukung Lomba Masak Kreasi Ibu PKK di Desa Bangbang

Bangli – Bertempat di wantilan Desa adat Bangbang Kec. Tembuku Kabupaten Bangli Babinsa Desa Bangbang Koramil 1626-03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Pelda Kadek Widiarta melaksanakan pemantauan dan pengamanan kegiatan lomba masak kreasi oleh ibu-ibu PKK Desa Bangbang yang diselenggarakan oleh PT Wings Food. senin (03/03/25)

Turut hadir dalam kegiatan tersebut
Perbekel Desa Bangbang Pande Pandu Winata, A.Md.Kep, Babinsa Desa Bangbang Pelda Kadek Widiarta, Kadus sepedesaan Bangbang, Tim dari PT Wings Food, Ketua PKK masing-masing banjar beserta anggota, jumlah yang hadir keseluruhan sekitar 60 orang.

Babinsa Bangbang Pelda Kadek Widiarta mengatakan kegiatan lomba masak kreasi tersebut tiap kelompok terdiri dari 2 (dua) orang peserta serta bahan dan alat masak disiapkan oleh penyelenggara dari PT Wings Food.

“Tujuan diadakan perlombaan ini adalah sebagai ajang silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, kerukunan dan sarana pengembangan bakat serta kreativitas dalam menyalurkan hobi serta membangun mutu sumber daya manusia di wilayah Desa Bangbang” Ujar Babinsa

Secara terpisah Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. mengatakan kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan ajang silaturahmi, serta pendekatan bersama segenap komponen masyarakat binaan guna menjaga hubungan baik yang selama ini terjalin sehingga terwujud kebersamaan dan keakraban dengan warga binaan.

“Kegiatan tersebut sebagai sarana komunikasi sosial bagian dari peran dan fungsi Babinsa dalam melakukan pembinaan teritorial di wilayah binaannya” Ungkap Dandim
(Pendim 1626/Bangli)

Cegah Kelangkaan Gas Selama Bulan Puasa, Babinsa Koramil 02/Susut Pantau Gas Elpiji 3 Kg

Bangli – Guna memantau sekaligus memastikan ketersediaan gas elpiji 3 kilo gram (Kg) agar tepat sasaran, Babinsa Koramil 02/Susut Kodim 1626/Bangli Koptu I Made Sukadana menyambangi pedagang yang mengecer gas elpiji 3 kilo gram bersubsidi do wilayah Desa Sulahan, Kecamatan Susut Kabupaten Bangli. Senin (03/03/25)

Salah satu tugas babinsa yang turut membantu program pemerintah daerah dapat terlaksana dengan baik, turut membantu mengatasi apabila ada kesulitan masyarakat diwilayah. Kegiatan tersebut diaplikasikan oleh Koptu I Made Sukadana dengan melakukan monitoring serta memantau persediaan kebutuhan masyarakat salah satunya yaitu ketersediaan gas elpiji 3 kg yang ada diwilayah desa binaan.

Seijin Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara S.H., M.I.P. Babinsa mengungkapkan dalam kegiatan yang dilaksanakannya merupakan bentuk kepedulian TNI dalam menjamin stok ketersediaan gas elpiji saat bulan puasa dan menjelang akhir bulan puasa atau idul fitri.

Kita adakan pengecekan harga sembako dipasaran guna untuk memastikan bahwa tidak ada kelangkaan barang yang dibutuhkan atau diperlukan oleh warga masyarakat ‘Ungkapnya.

Babinsa juga menambahkan dari hasil pengecekan kita dilapangan untuk sementara ketersediaan gas elpiji 3 kg sampai saat ini masih terpantau aman dan semoga nanti sampai di akhir bulan puasa dan idul fitri kita harapkan tetap stabil dan lancar, Pungkasnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Koramil 01/Bangli Koordinasi Pengamanan Pengarakan Ogoh-ogoh di Desa Adat Guliang Kawan Menyambut Hari Raya Nyepi Caka 1947

Bangli – Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Caka 1947, Babinsa Desa Bunutin, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Peltu I Ketut Udayana bersama Bhabinkamtibmas Desa Bunutin, Polsek Bangli, Bripka I Nyoman Padmayana melaksanakan koordinasi dengan Bendesa Adat Guliang Kawan, Sang Nyoman Peria, guna membahas persiapan serta pengamanan pengarakan ogoh-ogoh saat pengerupukan bertempat di Banjar Adat Guliang Kawan, Kecamatan Bangli. Senin (03/03/25).

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memastikan bahwa pengarakan ogoh-ogoh pada saat pengerupukan dapat berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif. Dalam koordinasi ini, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Bendesa Adat membahas berbagai aspek persiapan, termasuk Keamanan dan Ketertiban, menghimbau warga agar menjaga ketertiban serta menghindari tindakan yang dapat mengganggu jalannya perayaan, menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai adat dan tradisi dalam prosesi ogoh-ogoh sebagai bagian dari perayaan Nyepi Caka 1947 dan meningkatkan kerja sama antara aparat keamanan, tokoh adat, serta masyarakat guna menciptakan suasana yang damai dan harmonis.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa pengarakan ogoh-ogoh harus tetap menjaga ketertiban dan keamanan wilayah. Para pemuda yang terlibat diimbau untuk bertanggung jawab dalam mengawal jalannya acara, sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan kondusif. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat empat (4) ogoh-ogoh yang akan diarak di Desa Adat Guliang Kawan. Aparat keamanan dan pihak adat berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga ketertiban serta menghormati nilai-nilai budaya dan spiritual dalam perayaan Nyepi.

Dalam kesempatan itu Babinsa Desa Bunutin, Peltu I Ketut Udayana, menyampaikan bahwa pengarakan ogoh-ogoh merupakan bagian dari tradisi sakral yang harus tetap dijaga nilai dan maknanya. “Kami berharap seluruh masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama prosesi pengerupukan. Ogoh-ogoh adalah bagian dari warisan budaya yang harus dihormati, bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai bentuk pelestarian tradisi leluhur. Oleh karena itu, mari kita laksanakan kegiatan ini dengan penuh tanggung jawab dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai adat serta kebersamaan,” ujar Peltu I Ketut Udayana.

Lebih lanjut dikatakan, Babinsa Peltu I Ketut Udayana menekankan bahwa pengarakan ogoh-ogoh harus dilaksanakan dengan penuh kesadaran akan nilai-nilai budaya dan keamanan lingkungan. “Kami mengimbau para pemuda yang terlibat dalam pengarakan ogoh-ogoh agar menjaga sikap dan tidak melakukan hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban. Selain itu, penting bagi setiap kelompok untuk memiliki penanggung jawab guna memastikan prosesi berjalan dengan tertib dan aman. Mari kita jadikan momen ini sebagai ajang kebersamaan, bukan justru menimbulkan permasalahan,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa kerja sama antara aparat keamanan, tokoh adat, dan masyarakat sangat diperlukan guna menciptakan suasana yang damai, harmonis, dan kondusif selama perayaan Nyepi Caka 1947. Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar dan penuh makna, sesuai dengan nilai-nilai adat dan spiritual yang diwariskan oleh leluhur, ” tutupnya.

Bendesa Adat Guliang Kawan, Sang Nyoman Peria, mengapresiasi langkah Babinsa Desa Bunutin dan Bhabinkamtibmas yang telah berinisiatif melakukan koordinasi guna memastikan keamanan dan ketertiban selama pengarakan ogoh-ogoh pada pengerupukan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang telah turut serta dalam menjaga kelancaran tradisi ini. Dengan adanya koordinasi ini, kami berharap seluruh prosesi pengarakan ogoh-ogoh dapat berlangsung dengan tertib dan aman, sehingga makna spiritual dari perayaan ini tetap terjaga,” ujar Sang Nyoman Peria.

Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pemuda yang terlibat dalam pembuatan dan pengarakan ogoh-ogoh, untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai adat, budaya, dan kebersamaan. “Mari kita laksanakan tradisi ini dengan penuh tanggung jawab, menghormati aturan yang telah disepakati, dan bersama-sama menjaga ketertiban di wilayah Desa Adat Guliang Kawan. Dengan demikian, perayaan Nyepi Caka 1947 dapat berjalan dengan lancar, aman, dan penuh makna,” tambahnya.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav. I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., mengatakan bahwa koordinasi antara aparat keamanan, tokoh adat, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga kelancaran, keamanan, dan ketertiban selama prosesi pengarakan ogoh-ogoh menjelang Hari Raya Nyepi Caka 1947. “Kami mendukung penuh upaya yang telah dilakukan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam berkoordinasi dengan pihak adat untuk memastikan kegiatan ini berjalan dengan aman dan tertib. Nyepi adalah momen sakral bagi umat Hindu, sehingga sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga ketertiban dan kekhidmatan pelaksanaannya,” ujar Dandim.

Komandan Kodim juga menekankan pentingnya kesadaran dan tanggung jawab seluruh masyarakat, terutama generasi muda, dalam menghormati nilai-nilai adat dan budaya yang telah diwariskan oleh leluhur. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk melaksanakan tradisi ini dengan penuh kesadaran, tanpa mengganggu ketertiban umum. Mari kita jadikan perayaan Nyepi sebagai momentum memperkuat rasa persaudaraan, kebersamaan, dan menjaga harmoni di lingkungan masing-masing,” tambahnya.

Dengan adanya sinergi antara aparat keamanan, tokoh adat, dan masyarakat, diharapkan seluruh rangkaian Hari Raya Nyepi Caka 1947 dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh makna,” pungkas Dandim.
(Pendim 1626/Bangli)