Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Babinsa Koramil 04/Kintamani Komsos dengan Petani Bawang di Desa Belandingan

Bangli – Babinsa Koramil 1626-04/Kintamani, Pelda I Wayan Renes melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan salah satu petani bawang di ladang ketut pole, Desa Belandingan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli,, Minggu (16/02/25).

Menurut Babinsa Pelda I Wayan Renes, Komsos ini dilakukan untuk meningkatkan hubungan harmonisasi antara aparat teritorial dengan warga binaan melalui interaksi secara langsung dan membangun hubungan atau kerjasama yang baik sehingga dapat mengetahui tentang permasalahan dan kondisi sosial di tengah masyarakat, sekaligus untuk mendapatkan data dan fakta yang berkembang diwilayah sebagai penunjang tugas kewilayahan untuk kondusifitas wilayah tetap kondusif, yang bertujuan untuk memberikan semangat dan mensupport para petani agar lebih giat lagi dalam meningkatkan hasil dan mutu panen khususnya bawang merah.

Adapun inti dari pembahasan komsos yaitu meningkatkan kerja sama dan koordinasi dalam mengatasi setiap permasalahan yang mungkin timbul di tengah-tengah masyarakat dan mengajak untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban agar Kondusifitas Wilayah tetap terjaga srta menghimbau warga untuk tetap menjaga kerukunan, tidak terprovokasi oleh isu-isu negatif, dan mendorong partisipasi aktif. ” Ungkapnya
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Koramil 03/Tembuku Hadiri Kegiatan Bulan Bahasa Bali VII tahun 2025 Banjar Dinas Tembuku Kaja

Bangli – Bertempat di Wantilan Pura Anyar Desa Adat tembuku Kaja, Desa Tembuku, Kec Tembuku, Kab Bangli, Babinsa Desa Tembuku Koramil 03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Serda Sang Komang Teg Redana menghadiri Undangan kegiatan lomba dalam rangka Bulan Bahasa Bali VII tahun 2025 dengan tema Jagat Kerthi Jagra Hita Samesta.sabtu (15/02/25)

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya MDA Kec. Tembuku I Nengah Atub, Penyarikan MDA Kac. tembuku I Nyoman Mudita, PHDI Kec. Tembuku diwakili staf I Dewa Made Suteja, Babinsa Desa Tembuku Serda Sang Komang Teg Redana, Bendesa Adat Tembuku Kaja I Nyoman Setiawan, Ketua Panitia Bulan Bahasa Bali Desa Adat Tembuku Kaja I Ketut Taler bersama team penilai, Kelian Banjar Dinas Tembuku I Nengah Suardiana, Kertha Desa dan Sabha Desa Desa Adat Tembuku Kaja

adapun susunan acara pada kegiatan bulan Bahasa Bali sebagai berikut Tari Penyambutan tari Puspanjali, Menyanyikan lagu Indonesia Raya, Doa, Giat Lomba bulan Bahasa dimulai diawali lomba menulis Satra Bali, Sesi Penilaian dan pengumuman pemenang, Acara bulan Bahasa Bali selesai.

Sambutan Bendesa Adat Tembuku Kaja yang menyampaikan pada intinya kegiatan bulan bahasa ini patut kita apresiasi dan kita lestarikan bersama dengan tujuan meningkatkan kapasitas anak anak kita berbahasa Bali secara aktif sehingga pelestarian bahasa Bali kita terapkan ke anak anak kita.

Sambutan MDA Kec.Tembuku tanda dibukanya Lomba Bulan Bahasa Bali ke VII th 2025 yang pada intinya menyampaikan lomba Bulan Bahasa Bali di bentuk berdasarkan peraturan Gubernur Bali nomor. 20 tahun 2018 dengan tujuan ngajegang jagat Bali dengan berbahasa dan berbudaya adat Bali.

“Setiap warga Bali sudah seharusnya berbahasa dan berbusana Bali guna mencerminkan budaya serta adat Bali” tambahnya

Babinsa Desa Tembuku menyampaikan kegiatan bulan bahasa Bali merupakan program pemerintah Provinsi Bali untuk melestarikan, mengembangkan, dan memuliakan bahasa, aksara, dan sastra Bali

“Kami berharap melalui kegiatan ini bisa membangkitkan minat anak muda terhadap bahasa, aksara, dan sastra Bali dengan harapan anak muda menggunakan bahasa Bali dalam percakapan sehari-hari, di Rumah, acara Adat dan Agama serta berdialog dengan sameton Bali”ungkapnya

“Jangan malu berbahasa Bali meski menguasai bahasa asing dan selalu menjaga budaya dan adat istiadat yang ada di Bali,’’ ujarnya

Secara terpisah Dandim 1626/Bangli LetkolKav I Ketut Artha Negara,S.H., M.I.P. mengatakan dengan kehadiran Babinsa di setiap kegiatan yang ada di wilayah agar memberikan citra positif di masyarakat untuk saling berbaur dengan masyarakat binaan guna menciptakan keharmonisan untuk mendukung tugas-tugas pokok di lapangan. Ungkap Dandim

Antisipasi Bahaya Musim Penghujan dan Cuaca Extrim , Babinsa Koramil 02/Susut Himbau Warga Binaannya

Bangli – Serka Ketut Rediada Babinsa Koramil 02/Susut, Kodim 1626/Bangli jalin komunikasi sosial bersama warga dalam rangka antisipasi dan waspada terkait dengan musim penghujan dan cuaca extrim. Bertempat di banjar bangun lemah kawan Desa Apuan , Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli . Minggu (16/02/25).

Komunikasi Sosial (Komsos) merupakan sarana efektif bagi Babinsa untuk dapat berinteraksi langsung dengan warga desa binaannya dengan sederhana untuk mengetahui dan menyampaikan informasi maupun kondisi lingkungan saat ini.

Seijin Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara S.H., M.I.P. Babinsa Serka Rediada mengungkapkan cuaca musim hujan dan extrim yang terjadi saat ini di wilayah desa Apuan menjadi atensi serta , sebagai Babinsa harus peka dan aktif memberikan informasi ataupun himbauan hal ini dalam rangka untuk meningkatkan kewaspadaan di titik rawan bencana dan longsor dan pohon tumbang terutama bagi masyarakat yang tinggal di dekat dengah pohon pohon besar yang rawan roboh.

” Melalui komunikasi ini kami diharapkan peran aktif dari Pemerintah Desa dalam.hal.ini kepala kewilayahan dan para tokoj masyarakat untuk mensosialisasikan kepada warganya agar selalu waspada terhadap datang musim hujan dan cuaca yang extrim. Kami juga menghimbau kepada warga untuk menjaga kebersihan, serta pengerukan selokan yang sudah mengalami kedangkalan di lingkungannya, sehingga mengurangi terjadinya luapan air ke jalan yang mengakibatkan banjir” ungkapnya.

Babinsa Kelurahan Cempaga Koramil 01/Bangli Gelar Komsos Dengan Warga, Sosialisasikan Pelaksanaan Hari Suci Nyepi 1947 ŚAKA

Bangli – Dalam rangka meningkatkan sinergi dengan masyarakat serta memastikan pelaksanaan Hari Suci Nyepi Tahun 1947 Śaka/2025 M berjalan dengan lancar dan sesuai aturan, Babinsa Kelurahan Cempaga, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Sertu I Nengah Artawan, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan warga binaan di Balai Banjar Sidembunut, Kelurahan Cempaga, Kecamatan/Kabupaten Bangli. Minggu (16/2/25).

Pada kesempatan ini, Babinsa menyampaikan sosialisasi mengenai tata cara pelaksanaan rangkaian Hari Suci Nyepi sesuai dengan Surat Edaran PHDI Provinsi Bali No. 08/Um.PHDI Bali/I/2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar dapat menjalankan Nyepi dengan penuh kesadaran, tanggung jawab, serta tetap menjaga harmoni dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Babinsa mengingatkan pentingnya mematuhi aturan yang telah ditetapkan serta menjaga ketertiban dan keamanan selama perayaan Nyepi. Selain itu, warga juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan aspirasi terkait persiapan serta kendala yang mungkin dihadapi dalam pelaksanaan Hari Suci Nyepi. “Kami berharap warga dapat melaksanakan rangkaian Nyepi dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan nilai-nilai adat dan spiritual yang telah diwariskan. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat dalam menjaga keharmonisan dan ketertiban selama Nyepi berlangsung,” ujar Sertu I Nengah Artawan.

Lebih lanjut dikatakan, Lebih lanjut dikatakan, sosialisasi ini juga bertujuan untuk mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dalam menjalankan setiap tahapan rangkaian Hari Suci Nyepi, mulai dari Melasti, Tawur Kesanga, Catur Brata Penyepian, hingga Ngembak Geni. Babinsa menekankan bahwa pelaksanaan Nyepi bukan hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga sebagai momentum untuk merefleksikan diri, mempererat rasa persaudaraan, serta menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan Tuhan.

Selain itu, Sertu I Nengah Artawan juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, menghindari aktivitas yang bertentangan dengan makna Hari Suci Nyepi, serta mendukung suasana yang kondusif selama prosesi berlangsung. “Dengan kerja sama seluruh elemen masyarakat, kita dapat menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan penuh kedamaian dalam menyambut Hari Suci Nyepi,” tambahnya.

Kegiatan Komsos ini mendapatkan respons positif dari masyarakat yang hadir. Warga mengapresiasi upaya Babinsa dalam memberikan pemahaman mengenai tata cara pelaksanaan Nyepi serta membangun komunikasi yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan pelaksanaan Hari Suci Nyepi 1947 Śaka/2025 M di Kelurahan Cempaga dapat berjalan dengan khidmat, penuh kesadaran, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav. I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., mengatakan bahwa kegiatan komunikasi sosial yang dilakukan oleh Babinsa merupakan bagian dari upaya TNI dalam mempererat hubungan dengan masyarakat serta mendukung kelancaran perayaan Hari Suci Nyepi di wilayah Bangli. “Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa pelaksanaan Hari Suci Nyepi dapat berjalan dengan lancar, aman, dan sesuai dengan tradisi serta aturan yang telah ditetapkan. Babinsa hadir di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi serta membantu menciptakan suasana yang kondusif,” ujar Dandim.

Lebih lanjut, Letkol Kav. I Ketut Artha Negara menegaskan bahwa Kodim 1626/Bangli bersama jajaran akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, tokoh adat, dan aparat keamanan lainnya untuk menjaga stabilitas wilayah, terutama dalam menghadapi perayaan Hari Suci Nyepi. Ia juga mengimbau seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan selama prosesi berlangsung. “Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, kita bisa menciptakan perayaan Nyepi yang damai dan penuh makna. Mari kita jadikan momentum ini untuk merefleksikan diri serta memperkuat persatuan dan harmoni dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Pihak Kodim 1626/Bangli berharap agar sosialisasi yang telah diberikan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjalankan Hari Suci Nyepi dengan penuh tanggung jawab serta menjaga kearifan lokal yang menjadi bagian dari budaya Bali.