Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Babinsa Desa Satra Koramil 04/Kintamani Hadiri Kegiatan Bulan Bahasa Bali Ke VII Tahun 2025

Bangli – Babinsa Koramil 1626-04/Kintamani Serka Ketut Yohanes menghadiri acara Bulan Bahasa Bali Ke VII Tahun 2025 dengan Tema “Jagat Kerthi Jagra Hita Samasta”.Kegiatan dibuka secara resmi oleh Perbekel Desa Satra sekaligus membuka acara lomba bertempat di di Balai Banjar Tanah Gambir, Desa Satra, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Rabu (12/02/25).

Hadir dalam kegiatan tersebut Perbekel Desa Satra I Made Nuada, Babinsa Desa Satra Serka I Ketut Yohanes, Bhabinkamtibmas Desa Satra Aiptu Made Wiraman, Jro Bendesa Desa adat Tanah Gambir A.A. Gede Oka Marjaya, Kardus Banjar Tanah Gambit Gusti Ngurah Dwiantara, Penyuluh Bahasa Bali Desa Satra Gusti Ngurah Agung, Tim juri 3 orang yg diketahui oleh Penyuluh Bahasa Bali Desa Satra dan Peserta lomba bulan bahasa Bali dan warga Desa Adat Tanah Gambir ± 60 orang

Dalam kesempatan tersebut Perbekel Desa Satra I Made Nuada, menyampaikan didalam lomba Bulan Bahasa Bali tersebut dilaksanakan dengan harapan menjaga dan melestarikan Budaya Nusantara khususnya di desa Satra. Dan di evaluasi bagi siapa pemenang dari lomba tersebut dan akan diumumkan penyerahan hadiah bagi pemenang,’’ ucapnya.

Adapun materi yang di lombakan antara lain Nyurat (Menulis) Aksara Bali tingkat SD yang diikuti oleh 10 orang peserta, Pidarta (berpidatao) Bahasa Bali tingkat SMP diikuti oleh 9 orang peserta dan Mesatua (bercerita) bahasa Bali dari ibu-ibu PKK diikuti oleh 5 orang peserta Serka Ketut Yohanes berharap dengan adanya Bulan Bahasa Bali dirinya berharap bisa membangkitkan minat anak muda terhadap bahasa, aksara, dan sastra Bali dengan harapan anak muda menggunakan bahasa Bali dalam percakapan sehari-hari, di Rumah, acara Adat dan Agama serta berdialog dengan sameton Bali dan Jangan malu berbahasa Bali meski menguasai bahasa asing dan selalu menjaga budaya dan adat istiadat yang ada di Bali,’’ ujarnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Desa Yangapi Koramil 03/Tembuku Hadiri Pengukuhan Bendesa dan Prajuru Adat Desa Adat Umbalan

Bangli – Selalu hadir di setiap kegiatan di wilayah binaan Babinsa Desa Yangapi Koramil 1626-03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Serka I Putu Sutarga,S.M. menghadiri undangan Pengukuhan dan Meja-jaya Bendesa Dan Prajuru Adat Umbalan bertempat di Balai Banjar Umbalan, Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli. Rabu (12/02/25)

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Majelis Madya Kab. Bangli I Nyoman Wadri, Majelis Alit Kec. Tembuku I Wayan Atub, Perbekel Desa Yangapi I Wayan Edi Korniawan, Kadus Umbalan I Nengah Subagia, Babinsa Desa Yangapi Serka I Putu Sutarga.SM, Bhabinkamtibmas Desa Yangapi Aiptu I Dewa Putu Yudiastika, Jro mk Adat Umbalan, Kelihan se Adat Umbalan, Pecalang 5 orang, Warga Adat Yangapi ± 90 orang.

Adapun rangkaian kegiatan dalam acara pengukuhan Bendesa dan prajuru adat Desa adat Umbalan tersebut Pembawa acara memberikan sambutan selamat datang kepada tamu undangan, Pembacaaan hasil Rapat pemilihan Bendesa Adat dan Prajuru Desa Adat Umbalan Desa Yangapi, Pembacaan Kutipan SK oleh Majelis Alit Kecamatan Tembuku, Pengukuhan Bendesa dan Prajuru Desa Adat Umbalan oleh Majelis Madya Kabupaten Bangli, sambutan- sambutan, penutup dan ramah tamah.

Sambutan oleh Majelis Madya Kabupaten Bangli pada intinya mengatakan bahwa sebagai Prajuru di adat merupakan tugas yang mulia, sifatnya ngayah atau pengabdian yang tulus untuk memimpin warganya untuk memajukan Desa adat Umbalan itu sendiri.

Babinsa Desa Yangapi Serka I Putu Sutarga, S M menyampaikan ucapan selamat kepada Bendesa dan Prajuru desa Adat Umbalan mudah mudahan setelah menjabat dapat membangun Dusun nya lebih baik dan menghimbau agar tidak adanya pecah belah serta mampu menjaga keharmonisan, keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Banjar Umbalan Desa Yangapi ini.

Di tempat terpisah Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. mengatakan, bahwa Babinsa harus selalu melekat dan wajib untuk menghadiri kegiatan yang ada ditengah masyarakat, baik bersifat kegiatan sosial, keagamaan ataupun pertemuan atau rapat dengan aparatur Desa.

“Hal tersebut untuk menjalin hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat, serta dapat memperkuat Birokrasi unsur pemerintahan desa, mengingat tanpa bantuan dan peran masyarakat tidak dapat menyelesaikan tugas dan tanggungjawab di wilayah binaan” ungkap Dandim
(Pendim 1626/Bangli)

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Babinsa Desa Kayubihi Koramil 01/Bangli Lakasanakan Komsos

Bangli – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem, Babinsa Desa Kayubihi, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Koptu Rudi Romadon, melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan warga binaan di rumah Ibu I Nyoman Darmini, Desa Kayubihi, Kecamatan/Kabupaten Bangli. Rabu (12/02/25).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat terkait dampak cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan tanah longsor, pohon tumbang, serta bencana lainnya. Dalam kesempatan ini, Babinsa memberikan pemahaman kepada warga khususnya ibu ibu dalam menghadapi cuaca ekstrem dengan memberikan langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko bencana. “Beberapa poin penting yang disampaikan meliputi pemantauan kondisi tanah, pemangkasan pohon yang berisiko tumbang, serta kesiapan menghadapi situasi darurat, seperti menyiapkan senter, obat-obatan, dan nomor darurat yang bisa dihubungi,” ujarnya.

Babinsa Koptu Rudi Romadon menekankan pentingnya peran ibu-ibu dalam keluarga sebagai penggerak kesiapsiagaan bencana di rumah tangga. “Ibu-ibu memiliki peran besar dalam memastikan keselamatan keluarga saat terjadi bencana. Oleh karena itu, pemahaman tentang tanda-tanda awal bencana dan langkah mitigasi sangat diperlukan,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa kesiapsiagaan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat, tetapi juga peran aktif masyarakat sangat diperlukan. Oleh karena itu, Babinsa mengajak warga untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, terutama dalam menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem. “Kami berharap ibu-ibu dapat menjadi penyampai informasi kepada keluarga dan tetangga, sehingga kesadaran akan kesiapsiagaan bencana semakin luas. Dengan langkah-langkah sederhana seperti memastikan drainase lancar, memangkas ranting pohon yang rapuh, serta selalu mengikuti informasi cuaca, kita bisa mengurangi risiko bencana,” tambahnya.

Warga yang hadir menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi upaya Babinsa dalam memberikan edukasi terkait kesiapsiagaan bencana. Mereka juga menyatakan kesiapannya untuk lebih waspada serta berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav. I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Babinsa merupakan bagian dari upaya TNI dalam membantu masyarakat menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi sebagai langkah preventif dalam mengurangi risiko bencana. “Saya mengapresiasi langkah Babinsa yang aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Kesiapsiagaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat, tetapi juga membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat,” ujar Dandim.

Beliau juga mengimbau warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca serta menjaga komunikasi yang baik dengan Babinsa dan aparat terkait. Dengan adanya sosialisasi seperti ini, diharapkan masyarakat lebih memahami tanda-tanda awal bencana dan dapat mengambil langkah-langkah pencegahan dengan cepat dan tepat. “Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi potensi bencana. Kami akan terus mendukung dan mendorong kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat,” tambahnya.

Dengan adanya upaya ini, diharapkan masyarakat Desa Kayubihi dan wilayah Bangli pada umumnya semakin siap menghadapi tantangan cuaca ekstrem serta dapat mengurangi risiko bencana di lingkungan mereka,” pungkasnya.
(Pendim 1626/Bangli)