Bangli – Bertempat di Obyek Wisata Tukad Cepung Waterfall, Banjar Penida Kelod, Desa Tembuku Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Babinsa Tembuku Koramil 1626-03/Tembuku Serda Sang Komang Teg Redana memonitoring dan pengamanan kunjungan wisatawan domistik maupun wisatawan mancanegara yang sedang melaksanakan kegiatan wisata. minggu (02/02/25)
Babinsa mengatakan tujuan dilaksanakan kegiatan ini dalam rangka untuk mengecek situasi keamanan dan ketertiban serta antisipasi dan meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan sehingga wisatawan yang melaksanakan wisata di Desa Tembuku, Khususnya di obyek wisata Tukad Cepung Waterfall merasa aman dan nyaman untuk melaksanakan liburan wisata.
“Demi keamanan dan kenyamanan para pengunjung, mari kita bersama menjaga Kamtibmas khususnya di Wisata Obyek Wisata Tukad Cepung Waterfall ini,” ucapnya.
Secara terpisah Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. mengatakan bahwa dalam rangka pengamanan di Obyek Wisata tersebut pihaknya mengerahkan jajaran Babinsa untuk berkonsentrasi pada pengamanan dan pemantauan pengunjung khususnya di Obyek Wisata Tukad Cepung Waterfall “Kegiatan pengamanan ini dilakukan karena merupakan obyek wisata yang berada di wilayah binaan. Babinsa melaksanakan monitoring dan pengamanan sebagai upaya menciptakan situasi yang aman dan nyaman,” ungkap Dandim (Pendim 1626/Bangli)
Bangli – Dalam rangka mempererat persatuan dan kebersamaan, serta menjaga kebersihan lingkungan, Babinsa Desa Bunutin, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Peltu I Ketut Udayana, bersama warga pendatang dan masyarakat Banjar Adat Selati mengadakan kegiatan gotong royong dengan tujuan utama membersihkan lingkungan dan mengantisipasi dampak cuaca ekstrem akibat hujan deras yang melanda beberapa waktu lalu. Kegiatan ini berlangsung di wilayah Br. Adat Selati, Desa Bunutin, Kecamatan Bangli. Minggu (02/02/25).
Gotong royong ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat dan pemerintah desa, antara lain Perbekel Desa Bunutin, I Ketut Lobrata Jaya, Babinsa & Bhabinkamtibmas Desa Bunutin, Kelian Banjar Dinas Selati, I Nengah Sunarta, Kelian Adat Selati, I Nyoman Wiarta, Warga Br. Adat Selati yang berjumlah ± 160 orang.
Kegiatan ini dilakukan dengan membersihkan saluran air, jalan desa, dan area pemukiman guna mencegah penyumbatan yang dapat menyebabkan banjir. Selain itu, warga juga melakukan pemangkasan pohon yang berisiko tumbang akibat hujan deras dan angin kencang. Hal ini mencerminkan semangat gotong royong yang telah menjadi budaya bangsa Indonesia. Dengan bekerja sama, masyarakat tidak hanya dapat menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat rasa kekeluargaan dan kepedulian sosial di antara warga.
Perbekel Desa Bunutin mengatakan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk nyata dari kebersamaan dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. “Dengan adanya kerja sama seperti ini, kita tidak hanya menjaga kebersihan, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga. Saya berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut secara rutin,” ujar I Ketut Lobrata Jaya.
Sementara itu, Babinsa Desa Bunutin, Peltu I Ketut Udayana, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta gotong royong yang telah berpartisipasi aktif. “Gotong royong adalah salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan. Dengan bersinergi, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan oleh Babinsa Desa Bunutin bahwa kegiatan gotong royong ini juga merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana, mengingat tingginya curah hujan yang terjadi belakangan ini. “Kita harus tetap waspada terhadap kemungkinan bencana seperti banjir dan tanah longsor. Melalui gotong royong ini, kita dapat membersihkan saluran air dan memperbaiki lingkungan agar lebih aman bagi masyarakat,” tambah Peltu I Ketut Udayana.
Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk terus aktif dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan. Pemerintah Desa Bunutin berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial seperti ini demi menciptakan lingkungan yang sehat dan harmonis,” tutupnya.
Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav. I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh masyarakat Desa Bunutin. “Gotong royong adalah warisan budaya yang harus terus kita lestarikan. Kegiatan ini tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan sosial serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sekitar,” ujar Dandim.
Lebih lanjut, Dandim 1626/Bangli menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada lingkungan dan keselamatan masyarakat. “Saya mengapresiasi langkah Babinsa bersama masyarakat yang telah bahu-membahu dalam kegiatan ini. Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, gotong royong juga merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap sesama,” tambahnya.
Beliau juga mengimbau agar kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi budaya di masyarakat. “Sinergi antara TNI, aparat desa, dan masyarakat harus terus diperkuat demi menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan sejahtera,” tutupnya. (Pendim 1626/Bangli)
Bangli – Dalam rangka Aksi Sosial Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unwar Babinsa Koramil 1626- 02/Susut Koptu I Made Sukadana memonitor kegiatan pembukaan aksi sosial fakultas ekonomi dan bisnis Universitas Warmadewa dengan Tema ” Menumbuhkan Jiwa Sosial Mahasiswa FEB UNWAR Melalui Aksi Nyata Dalam Masyarakat Demi Tetwujudnya Desa Yang Bersih , Sejahtera, Unggul, Serta Berdefikasi ” , dalam kegiatan (bakti sosial) yang diikuti sebanyak 700 orang bertempat di Lapangan Kecamatan Susut diwilayah Banjar Tanggahan Peken desa Sulahan Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Minggu (02/02/25).
Turut serta hadir saat pelaksanaa yaitu Wakil Bupati Bangli, Camat Susut,Danramil 02/Susut, Kapolsek Susut, Kepala Desa Sulahan, Dekan fakultas ekonomi dan bisnis Universitas Warmadewa Denpasar, Babinsa desa Sulahan, Bhabinkamtibmas Sulahan, wakil dekan, ketua prodi fakultas ekonomi dan bisnis Universitas Warmadewa Denpasar, Panitia penyelenggara bakti sosial, mahasiswa fakultas ekonomi dan bisnis Universitas Warmadewa Denpasar sebanyak 700 orang.
Adapun kegiatannya meliputi sambutan dari Wakil Bupati Bangli, Sambutan dekan sekaligus membuka secara resmi, penyerahan cendramata (peralatan kebersihan), pembagian kelompok bakso sosial/bersih lingkungan, dan pelepasan burung merpati sebagai tanda bahwa pelaksanaan kegiatan bakti sosial dibuka, dengan berbagai kegiatan bakti sosial berupa pembinaan UMKN, Pemberian Bantuan Sosial, Pemberian materi kepada anak SD, Serta pembersihan lingkungan di wilayah desa Sulahan yang di hadiri oleh dekan,wakil dekan,prodi dan perwakilan perwakilan mahasiswa baru .
Seijin Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara S.H., M.I.P. Danramil Susut Lettu Inf I Ketut Juniarta mengatakan bahwa dalam kegiatan ini sebagai bentuk sosial mahasiswa serta pelestarian lingkungan dimana kita mengajak semua kalangan agar bisa peduli terhadap lingkungan sekitar serta bertujuan untuk menerapkan Tri dharma perguruan tinggi di tengah-tengah masyarakat, ucapnya. (Pendim 1626/Bangli)
Kodim 1626/Bangli merupakan satuan kewilayahan yang berada dibawah komando Korem 163/Wira Satya. Kodim 1626/Bangli memiliki wilayah teritorial yang meliputi Kabupaten Bangli. Markas Kodim 1626/Bangli berada di Jalan Brigjen Ngurah Rai, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli.