Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Babinsa Kelurahan Kubu Koramil 01/Bangli Laksanakan Pengamanan Desa Wisata Penglipuran Jelang Libur Awal Bulan Puasa

Bangli – Dalam rangka memastikan keamanan dan ketertiban di kawasan wisata Desa Penglipuran menjelang libur awal bulan puasa, Babinsa Kelurahan Kubu, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Serma Wayan Sujana, bersama anggota Polsek Bangli telah melaksanakan kegiatan pemantauan dan pengamanan jelang libur awal bulan puasa dari tanggal 27 Februari hingga 5 Maret 2025 di Desa Wisata Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli. Rabu (26/02/25).

Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan situasi yang kondusif bagi wisatawan yang berkunjung serta mencegah potensi gangguan keamanan di salah satu desa wisata unggulan di Kabupaten Bangli tersebut. Selain itu, aparat keamanan juga berkoordinasi dengan pengelola desa wisata dan masyarakat sekitar guna memastikan kelancaran arus wisatawan selama periode liburan.

Di sela sela kegiatan, Serma Wayan Sujana menyampaikan bahwa selama pemantauan, situasi di kawasan Desa Penglipuran tetap aman dan terkendali. “Kami bersama Polsek Bangli terus berupaya menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman bagi para wisatawan yang datang. Astungkara, hingga hari terakhir pemantauan, tidak ada insiden yang mengganggu kenyamanan pengunjung,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan oleh Serma Wayan Sujana, sinergi antara aparat keamanan, pengelola wisata, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan di destinasi wisata. “Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan wisatawan dapat menikmati suasana Desa Penglipuran dengan aman dan nyaman. Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban juga sangat membantu kelancaran pengamanan,” tambahnya.

Harapannya, kegiatan pengamanan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, terutama pada momen-momen liburan, agar Desa Penglipuran tetap menjadi destinasi wisata yang aman, nyaman, dan tertib bagi para pengunjung. “Kami berharap kerja sama antara aparat keamanan, pengelola wisata, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan. Dengan sinergi yang baik, kita dapat menjaga Desa Penglipuran tetap kondusif dan memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan, ketertiban, dan kelestarian budaya desa. “Keamanan dan kenyamanan adalah tanggung jawab bersama. Dengan kesadaran dan partisipasi aktif dari semua pihak, kita dapat memastikan Desa Penglipuran tetap menjadi kebanggaan Bangli dan terus menarik wisatawan dari dalam maupun luar negeri,” tutupnya.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav. I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., bahwa kegiatan pemantauan dan pengamanan yang dilakukan Babinsa Kelurahan Kubu bersama Polsek Bangli merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung keamanan dan kenyamanan di kawasan wisata, terutama menjelang libur awal bulan puasa. “Kami mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara aparat keamanan, pengelola wisata, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di Desa Penglipuran. Keamanan dan kenyamanan wisatawan adalah prioritas bersama, dan kami akan terus mendukung upaya-upaya yang bertujuan menciptakan situasi yang kondusif,” ujar Dandim.

Ia juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan wisata. “Desa Penglipuran merupakan salah satu ikon pariwisata Bangli yang sudah dikenal luas. Oleh karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga reputasi dan kelestariannya, sehingga tetap menjadi daya tarik wisata yang membanggakan,” tambahnya.

Dandim 1626/Bangli berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan, terutama pada masa-masa liburan, guna memastikan keamanan tetap terjaga dan wisatawan dapat menikmati suasana khas Desa Penglipuran dengan nyaman,” pungkasnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Mewakili Danramil Bati Tuud Koramil 1626-03/Tembuku Hadiri Lokakarya Mini Lintas Sektoral Triwulan I UPDT Puskesmas Tembuku II Tahun 2025

Bangli – Bertempat di ruang pertemuan UPTD Puskesmas Tembuku II Desa Yangapi Kecamatan Tembuku Kabupaten Bangli Bati Tuud Koramil 1626-03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Peltu Kadek Somenada mewakili Danramil menghadiri kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektoral Triwulan I UPDT Puskesmas Tembuku II Ta 2025 . rabu (26/02/25)

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tembuku di wakili I Putu Yoga Swara (Kasi Kersos), Kadis Kesehatan Kab. Bangli, Ka Puskesmas Tembuku II, Danramil 1626-03/Tembuku di Wakili Bati Tuud Ramil 03/Tembuku E. Polsek Tembuku di wakili Wakpolsek Tembuku Kepala UPTD Puskesmas Tembuku II, Perbekel desa Yangapi, Perbekel desa Peninjoan, Perbekel desa Persiapan Pulasari, Kepala sekolah SD, SMP dan SMA di wilayah Puskesmas Tembuku II.

Adapun pembahasan dalam kegiatan tersebut Percepatan penanganan kasus anak Stunting dengan, Pencegahan Demam Berdarah melalui menjaga kesehatan lingkungan, Penanganan sampah plastik dengan mengurangi penggunaan plastik kemasan berasal dari wadah makanan dan minuman, Program makan bergizi gratis dari pemerintah, Kasus P2P selama Triwulan I Ta. 2025, Sosialisasi kepada masyarakat untuk mengunduh aplikasi Satu Sehat mobile

Camat Tembuku yang di wakili Kasi Kersos dalam sambutannya mengatakan, tujuan diselenggarakannya Lokakarya Mini ini adalah untuk memelihara kerjasama antar lintas sektoral kecamatan sehingga perlu diadakan upaya penggalangan dan pemantauan pelaksanaan kerjasama melalui suatu forum Lokakarya Mini yang diselenggarakan setiap triwulan.

Bati Tuud Ramil 03/Tembuku mengatakan, Lokakarya Mini Kesehatan Lintas Sektoral sangat diperlukan, guna untuk menjaring umpan balik atau usulan-usulan, dan ini sebagai bahan perencanaan maupun pelaksanaan kegiatan yang ada di puskesmas.

Secara terpisah Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. mengatakan agar Puskesmas Tembuku II ke depan lebih meningkatkan pelayanan bidang kesehatan sehingga Puskesmas dapat di kenal dengan program program yang dibuatnya yaitu menjadi tempat rujukan pertama sebelum ke instansi lain.

“Dengan adanya Lokakarya Mini Kesehatan ini, kita berharap pihak Puskesmas bisa meningkatkan mutu pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat khususnya di wilayah Puskesmas Tembuku II” Ungkap Dandim.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Koramil 04/Kintamani Dampingi Penyaluran BLT-DD Pada Warga Desa Bunutin

Bangli – Babinsa Koramil 04/Kintamani Kodim 1626/Bangli Sertu Nyoman Lodra melaksanakan giat pendampingan dalam rangka pembagian (Bantuan Langsung Tunai Dana Desa) BLT-DD tahap I dan tahap II Anggaran tahun 2025 kepada warga penerima bantuan yang bertempat di Desa Bunutin, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Rabu (26/02/25).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi pelayanan I Ketut Rumbem, Babinsa Desa Bunutin Sertu l Nyoman Lodra, Kaur Umum desa Bunutin I Wayan Arianto dan Kaur keuangan desa Bunutin Ni Kadek Anggraini

Disela-sela kegiatannya, Babinsa Sertu Nyoman Lodra menyampaikan penerima BLT-DD ini sudah sesuai dengan mekanisme dan kategori yang diharapkan dari pemerintah pusat sehingga data telah diseleksi dan sudah diverifikasi. Secara tunai bagi penerima mudah mudahan bisa bermanfaat bagi warga dengan harapan dikemudian hari tidak terjadi suatu permasalahan bagi warga masyarakat yang menerima.” Ucapnya”

Pembagian BLT-DD secara simbolis kepada warga oleh Kepala Seksi pelayanan I Ketut Rumbem yang didampingi oleh Babinsa yang dilaksanakan secara langsung dengan datang kerumah masing- masing penerima BLT, mengingat penerima rata-rata mempunyai penyakit menahun.. Selama kegiatan berjalan lancar, tertib dan Aman.
(Pendim 1626/Bangli)

Pelatihan Hutan Bambu Lestari di Desa Landih, Babinsa Koramil 01/Bangli Dukung Program Desa Bambu Bali Timur

Bangli – Sebagai upaya mendukung pengelolaan hutan bambu secara berkelanjutan, Yayasan Perhutanan Bambu Sosial (Bamboo Village Trust) mengadakan Pelatihan Hutan Bambu Lestari, dengan hal itu Babinsa Desa Landih, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Serma I Komang Juni Suantara ikut menghadiri kegiatan tersebut di rumah Bapak I Wayan Jepang, Desa Landih, Kecamatan Bangli. Selasa (25/02/25).

Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan metode penanaman dan pemanenan bambu secara berkelanjutan (lestari) yang akan diterapkan dalam program Desa Bambu Bali Timur. Program ini melibatkan para petani desa dan kelompok tani hutan, dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan.

Pelatihan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Perbekel Desa Landih, yang diwakili oleh Kaur Perencanaan Desa Landih, I Nyoman Meggeng, Bendesa Adat Landih, I Wayan Radin, Kelian Subak Abian Landih, I Wayan Diari, Ketua Yayasan Bamboo Village Trust, Arief Rabik, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Landih, Pelopor Bambu Desa Landih, I Wayan Jepang dan Para peserta pelatihan yang terdiri dari petani dan kelompok tani hutan.

Dalam kesempatan itu Babinsa mengatakan bahwa hutan bambu memiliki potensi besar dalam aspek ekonomi dan lingkungan. Oleh karena itu, pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai cara menanam, merawat, dan memanen bambu secara lestari, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa merusak keseimbangan alam. “Bambu bukan hanya sekadar tanaman, tetapi juga memiliki nilai ekonomi tinggi jika dikelola dengan baik. Dengan pelatihan ini, kami berharap masyarakat bisa memahami teknik budidaya yang benar sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan,” ujar Serma I Komang Juni Suantara.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya masyarakat dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan. Selain itu, ia mengapresiasi kerja sama berbagai pihak yang telah berperan aktif dalam program Desa Bambu Bali Timur, yang tidak hanya berfokus pada pemanfaatan bambu, tetapi juga pada konservasi lingkungan.

Ia juga menegaskan bahwa keberlanjutan hutan bambu tidak hanya bergantung pada penanaman, tetapi juga pada cara pemanenan yang tepat agar ekosistem tetap seimbang. Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan bambu secara inovatif, baik untuk kebutuhan industri, kerajinan, maupun sektor lainnya yang dapat meningkatkan kesejahteraan. “Kami juga mengapresiasi inisiatif Yayasan Bamboo Village Trust dalam mengadakan pelatihan ini. Semoga ke depan, masyarakat Desa Landih bisa menjadi pelopor dalam pengelolaan hutan bambu yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tambahnya.

Ketua Yayasan Bamboo Village Trust, Arief Rabik, mengatakan bahwa bambu memiliki potensi besar sebagai solusi dalam menjaga keseimbangan ekologi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan pentingnya pengelolaan bambu yang lestari, sehingga dapat terus memberikan manfaat dalam jangka panjang. “Bambu adalah tanaman yang tumbuh cepat dan memiliki banyak manfaat, baik sebagai material bangunan, kerajinan, maupun sebagai bagian dari solusi mitigasi perubahan iklim. Namun, tanpa pengelolaan yang baik, manfaat ini tidak bisa dimaksimalkan. Oleh karena itu, pelatihan ini sangat penting untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cara menanam, merawat, dan memanen bambu dengan metode yang ramah lingkungan,” ujar Arief Rabik.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program Desa Bambu Bali Timur bertujuan untuk menjadikan bambu sebagai salah satu sektor unggulan yang dapat meningkatkan perekonomian desa sekaligus membantu konservasi lingkungan. Dengan keterlibatan masyarakat dalam program ini, diharapkan hutan bambu dapat dikelola dengan lebih baik dan berkelanjutan. “Kami berharap masyarakat bisa melihat bambu bukan hanya sebagai tanaman biasa, tetapi sebagai peluang ekonomi yang besar. Dengan teknik budidaya yang tepat, bambu bisa menjadi sumber pendapatan yang stabil tanpa merusak alam,” tambahnya.

Arief Rabik juga menyampaikan apresiasi kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta pemerintah desa yang telah mendukung terselenggaranya pelatihan ini. Ia optimis bahwa dengan kerja sama yang baik antara berbagai pihak, Desa Landih dapat menjadi contoh sukses dalam pengelolaan hutan bambu lestari yang memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav. I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Pelatihan Hutan Bambu Lestari di Desa Landih. Ia menekankan bahwa program seperti ini sangat penting untuk mendukung kesejahteraan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan. “Pelatihan ini bukan hanya sekadar pengenalan teknik budidaya bambu, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan melalui pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan. Kami mendukung penuh program ini dan berharap masyarakat dapat menerapkan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dandim 1626/Bangli menegaskan bahwa TNI, melalui Babinsa, akan terus mendukung setiap program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, termasuk dalam pengelolaan hutan bambu secara lestari. “Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah desa, yayasan, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam aspek ekonomi dan lingkungan,” tambahnya.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan Desa Bambu Bali Timur dapat menjadi percontohan dalam pengelolaan bambu yang berkelanjutan, sekaligus menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat Desa Landih dan sekitarnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Peran Aktif Babinsa Peninjoan Koramil 03/Tembuku Hadiri Lomba Bulan Bahasa Bali Ke-VII Tahun 2025 di Desa Peninjoan

Bangli – Selalu aktif di setiap kegiatan yang di selenggarakan di wilayah binaan Babinsa Desa Peninjoan Koramil 03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Sertu I Made Suarnika menghadiri undangan kegiatan lomba dalam rangka Bulan Bahasa Bali Ke-VII bertempat di ruang rapat Kantor Perbekel Desa Peninjoan Kecamatan Tembuku Kabupaten Bangli. pada selasa (25/02/25)

Adapun susunan acara pada kegiatan Lomba Bulan Bahasa Bali di Desa Peninjoan di adalah Pembukaan, Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Merah Putih, Doa, Sambutan Perbekel Desa Peninjoan I Putu Juantara, Sambutan Camat Tembuku, Sambutan dari MDA Alitan Kecamatan Tembuku Sekaligus membuka Acara Bulan Bahasa Bali, Pelaksanaan Lomba, Penyerahan Hadiah, Penutup

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tembuku, Perbekel Desa Peninjoan, Babinsa Desa Peninjoan, Bhabinkamtibmas Desa Peninjoan, Majelis Madya Alitan Kec.Tembuku, Bendesa Adat beserta Prajuru Adat Sedesa Peninjoan, Team Juri, Pendamping agama desa peninjoan.

Di sela-sela kegiatan Babinsa mengatakan Kegiatan Bulan Bahasa Bali ke VII tahun 2025 dengan tema Jagat Kerthi Jagra Hita Semesta yang di selenggarakan oleh pemerintah Desa Peninjoan

“Adapun lomba yang dilombakan berupa Lomba Nyurat Aksara Bali tingkat SD dan Lomba Nyatua Bahasa Bali Krama Istri (Ibu PKK)”ujarnya

“Kegiatan Bulan Bahasa Bali ini dilaksanakan bertujuan untuk melestarikan bahasa dan aksara Bali. “pungkasnya.

Di tempat terpisah Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. mengatakan Babinsa jajaran Kodim 1626/Bangli akan bersinergi dengan aparat lainnya dalam mendukung dan mengamankan kegiatan bulan bahasa bali dan berharap agar pelaksanaan nantinya dapat berjalan dengan lancar dan aman. Ungkap Dandim
(Pendim 1626/Bangli)

Cegah Dini Balita Stunting, Babinsa Koramil 02/Susut Dampingi Kegiatan Posyandu Dan Pemberian Vitamin dan Obat Cacing


 
Bangli – Upaya untuk mencegah dini Balita Stunting, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Demulih Koramil 02/Susut Kodim 1626/Bangli Sertu I Gede Sukadana melaksanakan kegiatan pendampingan Pelayanan Posyandu dan pemberian Vitamin A serta pemberian obat Cacing di Posyandu Balai banjar Demulih Desa Demulih Kecamatan Susut Kabupaten Bangli, Senin (24/02/25).

Kepala Desa Demulih , mengatakan bahwa, Posyandu merupakan kegiatan pelayanan kesehatan yang diselenggarakan oleh bidan desa kepada masyarakat dibantu oleh petugas kesehatan dari puskesmas dengan tujuan meningkatkan pelayanan kesehatan dan gizi balita serta untuk menekan angka kematian bayi lima tahun (balita) serta pencegahan Stunting.

“Selain pendampingan, kehadiran Babinsa pada kegiatan posyandu juga bertujuan untuk membantu kelancaran kegiatan serta memberikan himbauan kepada masyarakat khususnya kepada ibu-ibu yang memiliki balita dan ibu hamil agar datang mengikuti posyandu serta memeriksakan kesehatan balita dan kehamilannya secara berkala, dengan begitu kesehatan ibu dan anak terpantau sejak anak masih dalam kandungan”, Terang Kepala Desa.

Seijin Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara SH., M.I.P., Babinsa Demulih Sertu Sukadana mengungkapkan bahwa Pada kegiatan posyandu yang diselenggarakan oleh Bidan desa dan kader posyandu meliputi penimbangan balita, pengukuran tinggi badan balita, pengukuran lingkar kepala, evaluasi tumbuh kembang, serta penyuluhan dan konseling tumbuh kembang, pemberian makanan menu saji sehat susu kacang hijau dan Buah segar serta pemberian Vitamin A dan pemberian obat Cacing untuk balita.

“Posyandu sebagai wadah pemeliharaan kegiatan kesehatan masyarakat akan terus rutin kami dampingi, sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat dan merupakan upaya pencegahan stunting di desa binaan”, Ungkap Babinsa.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Desa Jehem Hadiri Penutupan Mahasiswa KKN PPM Periode XXX Tahun 2025 Universitas Udayana Di Desa Jehem

Bangli – Bertempat di Balai Desa Kantor Perbekel Jehem Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli. Babinsa Desa Jehem Koramil 1626-03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Sertu Kadek Muliana menghadiri undangan penutupan mahasiswa KKN PPM periode XXX tahun 2025 Universitas Udayana 12 Januari – 24 Februari 2025. senin (24/02/25)

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekdes Desa Jehem beserta staf Desa, Babinsa Desa Jehem, Dosen pembimbing lapangan, Kepala sekolah SD dan SMP Desa Jehem, Kelian Banjar Dinas sepedesan Jehem, Bidan poskesdes Desa jehem beserta Bidan postu 1,2 Desa Jehem, KPM Desa Jehem, Mahasiswa KKN Universitas udayana 17 orang

Adapun susunan acara Pembukaan, Doa, Menyayikan Lagu Indonesia Raya, Laporan kordinator Desa, Sambutan dosen pembimbing lapangan, Sambutan Sekdes Desa Jehem, Pemaparan materi hasil kerja dari mahasiswa KKN, Hiburan dan Penutup.

Perbekel Desa Jehem yang di wakili Sekdes Desa Jehem menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada para mahasiswa yang telah melaksanakan KKN di wilayah Desa Jehem karena sudah berjalan tertib dan lancar

Dalam kesempatan tersebut Babinsa Desa Jehem Sertu Kadek Muliana menyampaikan kepada para Mahasiswa bahwa ilmu yang telah didapat dalam kegiatan KKN ini nantinya dapat dikembangkan di kehidupan sehari hari maupun di bangku perkuliahan dan kami mengucapkan terima kasih atas perannya bisa membantu masyarakat di wilayah Desa Jehem ini.

“Dengan berakhirnya KKN di wilayah desa Jehem ini kami berharap agar kepada para mahasiswa tidak memutus tali silaturahmi dengan warga masyarakat desa Jehem agar tali persaudaraan tetap terjalin” tambahnya

Ditempat berbeda Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. mengatakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Udayana yang dilaksanakan di beberapa desa yang berada di wilayah teritorial Kodim 1626/Bangli khususnya di wilayah Desa Jehem agar para mahasiswa KKN Universitas Udayana ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelaksanaan KKN dapat bermanfaat serta berguna bagi diri sendiri maupun di kehidupan bermasyarakat.

“Bahwa melalui kegiatan ini juga dapat mempererat tali persaudaraan antar TNI, Mahasiswa serta masyarakat sehingga menjadi kekuatan yang kokoh guna menjaga keutuhan NKRI” Pungkas Dandim
(Pendim 1626/Bangli)