Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Babinsa Koramil 02/Susut Bersama PPL Dampingi POTP dan Petani Cek Hama Tanaman Padi

Bangli – Babinsa Koramil 02/Susut Kodim 1626/Bangli, Sertu I Wayan Rana, melaksanakan pengecekan hama padi di lahan sawah subak pengiangan kangin desa pengiangan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Kegiatan ini merupakan bagian dari pendampingan yang dilakukan Babinsa sebagai bagian dari tugas pokok Satgas pertanian dalam peningkatan swasembada pangan. Kamis (09/01/25)

Pendampingan ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan motivasi kepada para petani agar terus bersemangat dalam merawat tanaman padi mereka. Peran Babinsa sangat penting, mulai dari penanaman hingga padi mulai berisi.

Babinsa berkomitmen untuk selalu memberikan perhatian khusus kepada setiap tahapan pertumbuhan padi, mengingat jika ada kendala atau hama yang menyerang, masalah tersebut harus segera ditangani. Agar tidak menghambat pertumbuhan padi yang berujung pada hasil panen.

Babinsa juga berfokus pada upaya mengawal perkembangan tanaman padi sampai musim panen tiba. Tujuan utamanya adalah mendukung program pemerintah dalam mencapai swasembada pangan, meskipun target tersebut belum sepenuhnya tercapai.

Ditempat terpisah Dandim 1626/Bangi Letkol Kav I Ketut Artha Negara S.H., M.I.P. mengatakan bahwa saat ini Anggota Babinsa dilapangan bersama para petani melakukan berbagai tindakan pencegahan, seperti melakukan pengecekan hama yang mengganggu tanaman padi para petani. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pengecekan secara dini bibit hama dan penyakit yang menyerang tanaman padi, pembuatan orang-orangan sawah dan pengikat antara tanaman padi untuk menghindari serangan hama.

“Saat ini Babinsa telah melakukan sweeping ke beberapa sawah disubak pengiangan kangin desa pengiangan ini untuk mengantisipasi terjadinya serangan hama, yang secara berkelanjutan”
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program pangan nasional yang telah diprogramkan oleh pemerintah pusat. Melalui pendampingan secara terpadu kepada petani di desa binaan, Babinsa berperan penting dalam mewujudkan ketahanan pangan yang stabil, serta mendukung petani untuk meraih hasil panen yang lebih melimpah. Pungkas Dandim
(Pendim 1626/Bangli)

Danramil 1626-04/Kintamani Penyuluhan Kamtibmas Terkait Sering Terjadinya Peristiwa Gantung Diri

Bangli – Danramil 1626-04/Kintamani Kapten Inf. I Dewa Gede Yudawan menghadiri undanagan penyuluhan kamtibmas terkait dengan sering terjadinya peristiwa gantung diri di Desa Siakin bertempat di Wantilan Pura Dalem Desa Siakin, Kamis (09/01/25)

Hadir pada giat tersebut Bapak Ketua PHDI Kabupaten Bangli, Ketua MDA Kecamatan Kintamani, Kapolsek Kintamani, Danramil Kintamani, Bapak Kepala Desa siakin, Bendesa adat desa siakin, Para prajuru adat desa siakin dan Babinsa Siakin serta Bhabinkamtibmas Siakin.

Sebagai nara sumber dan pemateri Ketua PHDI Kabupaten Bangli dan Ketua MDA Kecamatan Kintamani.Pada kesempatan itu pula Danramil 1626-04/Kintamani menyampaikan Giat pembinaan dan penyuluhan tersebut mempunyai Maksud dan tujuan agar warga masyarakat desa Siakin menjaga adat sima drasta yg ada didesa siakin semoga warga masyarakat rahayu sareng sami warga masyarakat harus terbuka bila ada permasalahan yg dihadapi agar masalah gantung diri, bunuh diri (Mati ulah pati tidak terjadi) karena semua permasalahan bisa diselesaikan dgn baik dengan tdk terlalu cepat mengambil keputusan yg salah dgn cara gantung diri.

Peran serta masyarakat sangat membantu dan menentukan kamtibmas lingkungan sekitar tempat tinggal, dan kemanan merupakan tanggung jawab bersama.

Mari bersama kita jaga keamanan dan ketertiban lingkungan sekitar tempat tinggal kita, jaga keberagaman dan toleransi antar sesama untuk wewujudkan ketenteraman kenyamanan.Ungkap, “Danramil.
(Pendim 1626/Bangli)

Agar Berjalan Kondusif, Babinsa Koramil 01/Bangli dan Babinkamtibmas Amankan Upacara Penguburan di Desa Adat Bunutin

Bangli – Dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan adat di Desa Adat Bunutin, Babinsa Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Peltu I Ketut Udayana bersama Bhabinkamtibmas Desa Bunutin, melaksanakan monitoring sekaligus pengamanan upacara Pengunuran (Ngurug) di Setra Desa Adat Bunutin. Upacara ini digelar untuk menghormati kepergian almarhum I Ketut Dirga dan almarhumah Ni Wayan Miarni yang bertempat di Setra Adat Bunutin, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Kamis (09/01/25).

Rangkaian kegiatan dimulai dengan prosesi mebersih (pembersihan) di rumah duka, dilanjutkan dengan ritual ngaturang darpana dan mepamit sebagai simbol perpisahan dari keluarga. Selanjutnya, kedua jenazah diberangkatkan dari rumah duka menuju Setra Desa Adat Bunutin dengan diiringi oleh sekitar 500 orang, terdiri atas krama Banjar Adat Bunutin dan keluarga besar.

Di sela sela kegiatan, Peltu I Ketut Udayana, Babinsa Desa Bunutin, mengungkapkan bahwa kehadirannya dalam upacara Pengunuran (Ngurug) adalah bentuk dukungan terhadap pelestarian adat dan budaya setempat. Upacara Pengunuran ini merupakan salah satu tradisi yang penuh makna bagi masyarakat Desa Adat Bunutin. “Kehadiran kami adalah untuk memastikan kegiatan ini berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Selain itu, ini juga sebagai bentuk komitmen kami untuk mendukung pelestarian adat yang menjadi identitas dan kebanggaan masyarakat,” ujar Peltu I Ketut Udayana.

Babinsa juga menekankan pentingnya gotong royong dalam menjaga keberlangsungan tradisi. “Saya sangat mengapresiasi semangat gotong royong dari krama dan keluarga yang turut serta dalam prosesi ini. Hal ini menunjukkan kekompakan dan nilai kebersamaan yang masih kuat di tengah masyarakat kita,” tambahnya.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav. I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan upacara Pengunuran di Desa Adat Bunutin. Beliau menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan adat istiadat sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Bali. “Upacara adat seperti Pengunuran bukan sekadar tradisi, tetapi juga wujud penghormatan terhadap leluhur dan budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Kodim 1626/Bangli senantiasa mendukung kegiatan adat seperti ini sebagai bagian dari pengabdian kami kepada masyarakat,” ujar Dandim.

Dandim juga mengapresiasi peran Babinsa dalam memastikan kegiatan berjalan lancar dan aman. “Kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan adat menunjukkan kedekatan TNI dengan masyarakat. Ini adalah wujud nyata sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai budaya serta menciptakan situasi yang kondusif,” tambahnya.

Dandim berharap tradisi seperti ini terus dijaga oleh generasi muda sebagai bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal yang menjadi ciri khas masyarakat Bali. “Pelestarian budaya adalah tanggung jawab bersama, dan kami akan selalu hadir untuk mendukungnya,” tutupnya.

Kegiatan adat ini berjalan lancar tanpa kendala, mencerminkan keharmonisan antara masyarakat adat dan aparat keamanan. Tradisi semacam ini diharapkan dapat terus dijaga sebagai warisan budaya yang memperkuat persatuan dan kebersamaan di Desa Adat Bunutin.
(Pendim 1626/Bangli)

Sinergi TNI – Polri dan Masyarakat Ciptakan Kondusifitas di Desa Wisata Penglipuran

Bangli – Untuk memastikan kenyamanan dan keamanan wisatawan, Babinsa Kelurahan Kubu, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Serma I Wayan Sujana, bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Kubu, melaksanakan pemantauan dan pengamanan di Desa Wisata Penglipuran, Kecamatan Bangli. Rabu (08/01/25)

Desa Penglipuran, yang dikenal sebagai salah satu desa adat terbersih di dunia, terus menjadi daya tarik utama wisatawan lokal maupun mancanegara. Babinsa menegaskan bahwa kehadiran aparat di lokasi wisata ini bertujuan untuk menjaga ketertiban, memberikan rasa aman, dan memastikan aktivitas wisata berjalan lancar.

“Keberadaan kami di sini untuk memastikan bahwa setiap wisatawan merasa aman saat menikmati keindahan Desa Penglipuran. Selain itu, kami juga terus berkoordinasi dengan masyarakat dan pelaku usaha untuk menjaga suasana yang kondusif,” kata Serma I Wayan Sujana.

Ia juga menekankan bahwa Desa Penglipuran tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga simbol budaya dan kearifan lokal yang perlu dijaga bersama. “Kami mengimbau wisatawan untuk menghormati adat istiadat, menjaga kebersihan, dan mematuhi aturan yang berlaku agar keberlanjutan desa ini tetap terjaga,” tambahnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav. I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., dalam pernyataan terpisah menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menciptakan suasana yang nyaman bagi wisatawan.

“Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas di Desa Penglipuran adalah bagian dari komitmen kami dalam mendukung pengembangan pariwisata yang aman dan kondusif. Pariwisata merupakan sektor vital bagi perekonomian masyarakat Bangli, dan kami berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di kawasan ini,” ujar Dandim.

Dandim juga menambahkan bahwa edukasi kepada masyarakat setempat untuk menjaga kebersihan dan keasrian desa terus dilakukan agar Desa Penglipuran tetap menjadi ikon pariwisata yang membanggakan.

“Kami berharap wisatawan yang datang tidak hanya merasa aman tetapi juga mendapatkan pengalaman positif yang meningkatkan citra pariwisata Bangli di mata dunia,” tambahnya.

Wisatawan yang berkunjung menyampaikan apresiasi atas pengamanan yang dilakukan. “Kehadiran aparat keamanan membuat kami merasa lebih nyaman selama berada di Desa Penglipuran,” ujar salah satu pengunjung.

Dengan sinergi yang terus terjalin antara TNI, Polri, dan masyarakat, Desa Penglipuran diharapkan dapat terus menjadi salah satu destinasi wisata unggulan dan kebanggaan Bangli.
(Pendim 1626/Bangli)

Wujudkan Ketahanan Pangan, Babinsa Desa Demulih Koramil 02/Susut Dampingi Petani Tanam Padi

Bangli – Babinsa Desa Demulih, Koramil 1626-02/Susut Kodim 1626/Bangli, Sertu I Gede Sukadana, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan. Pada hari ini, Sertu Sukadana terjun langsung ke sawah untuk mendampingi para petani dalam proses menanam padi di subak Tohpati Banjar Demulih , Desa Demulih, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Rabu (08/01/25).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI untuk mendorong produksi pangan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Sukadana terlihat sedang memantau kegiatan para petani yang sedang menanam padi. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani mendapat sambutan hangat, karena dinilai memberikan semangat dan motivasi lebih kepada para petani. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran Pak Babinsa, karena selain membantu secara langsung, beliau juga memberikan arahan dan semangat kepada kami,” ujar salah satu petani disubak tohpati.

Menurut Sertu Sukadana, kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata tugas TNI dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang pertanian. “Tugas kami tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut serta dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan mendampingi petani, kami berharap hasil panen dapat meningkat dan kebutuhan pangan masyarakat dapat tercukupi,” ungkapnya.

Selain mendampingi proses tanam padi, Babinsa juga memberikan edukasi kepada petani mengenai teknik bercocok tanam yang baik dan penggunaan pupuk secara bijak. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa produktivitas pertanian semakin meningkat dan hasil panen makin berkualitas. “Kami ingin petani tidak hanya bekerja keras, tetapi juga bekerja cerdas dengan memanfaatkan teknologi dan pengetahuan yang ada,” tambahnya.

Secara terpisang Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara S.H., M.I.P. mengatakan, Kegiatan pendampingan seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga tercipta sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan. Dengan dukungan yang konsisten dari semua pihak, Desa Demulih diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengembangkan sektor pertanian yang tangguh dan berdaya saing.
(Pendim 1626/Bangli)

Bentuk Kepedulian Babinsa Desa Peninjoan Koramil 03/Tembuku Amankan Kegiatan Upacara Puja Wali di Pura Dalem Tarukan

Bangli – Guna menciptakan situasi tetap aman Kondusif dalam kegiatan upacara keagamaan di wilayah binaan Babinsa Desa Peninjoan Koramil 03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Sertu I Made Suarnika melaksanakan Pemantauan dan Pengamanan upacara Puja Wali di Pura Dalem Tarukan Desa Persiapan Pulesari Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Rabu (08/01/25)

Babinsa Desa Peninjoan mengatakan kegiatan pemantauan dan pengamanan ini di lakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga masyarakat yang melaksanakan kegiatan upacara keagamaan

“Sebagai Babinsa selama rangkaian kegiatan upacara keagamaan tersebut kami selalu memberikan edukasi atau himbauan yang bertujuan untuk memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran dalam pelaksanaan upacara Dewa yadnya tersebut” ungkapnya

“Kegiatan pengamanan ini sebagai wujud silaturahmi dan sinergitas dengan tokoh masyarakat dan komponen masyarakat lainya untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat” tambahnya

Secara terpisah, Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara,S.H., M.I.P. mengatakan sebagai seorang Babinsa harus selalu berada ditengah-tengah warga binaannya yang merupakan pengabdian dan dedikasi. Selaku Babinsa sudah menjadi tugas dan kewajibannya untuk membantu warga binaan dalam situasi dan kondisi apapun.

“Kehadiran TNI dalam hal ini Babinsa dalam mendukung kegiatan keagamaan di masyarakat merupakan salah satu wujud dari kemanunggalan TNI dengan rakyat yang harus selalu dijaga dan ditingkatkan” Ungkap Dandim
(Pendim 1626/Bangli)

Sinergitas Babinsa a Koramil 04/Kintamani Bersama Bhabinkamtibmas dan Pecalang Kawal Upacara Keagamaan

Bangli – Sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian terhadap warga binaan, Babinsa Koramil 04/Kintamani Kodim 1626/Bangli Serma Gede Umbara Saputra bersinergi dengan Bhabinkamtibmas dan pecalang melaksanakan kegiatan pemantauan sekaligus pengamanan pujawali atau piodalan.

Piodalan di Desa sekaan, Kecamatan kintamani , kabupaten Bangli, itu dihadiri warga binaan yang bertempat di Pura Bale Agung Adat Sekaan, Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli, Rabu (08/01/25).

Serma Gede Umbara Saputra selaku Babinsa Desa Sekaan tampak ikut membantu mengawal dan mengamankan jalannya Upacara Piodalan.

Tujuannya untuk memberikan rasa aman serta nyaman kepada masyarakat yang beraktivitas dan mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan sehingga upacara adat dapat berjalan lancar.
“Kami ingin memastikan kegiatan keagamaan dapat berjalan dengan aman dan tertib,” katanya.

Dandim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., mengatakan, pengamanan upacara piodalan ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh warga.
“Kehadiran Babinsa di wilayahnya merupakan bagian dari tugas pokok sebagai pembina Desa yang senantiasa melaksanakan pengamanan wilayah binaan dan melaksanakan komunikasi sosial agar tercapai tujuan dari pembinaan territorial Kodim 1626/Bangli,” ujarnya.
(Pendim 1626/Bangli)