Bangli – Dalam rangka memperingati HUT Ke-79 Persit Kartika Chandra Kirana Tahun 2025, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXIX Kodim 1626/Bangli menyelenggarakan kegiatan donor darah di Aula Kapten Mudita, Makodim 1626/Bangli. Kegiatan tersebut bekerja sama dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Bangli dan Palang Merah Indonesia (PMI) Bangli.
Kegiatan ini dihadiri oleh Dandim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., Ketua dan Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXIX, para perwira staf, dan Danramil jajaran Kodim 1626/Bangli. Peserta donor darah terdiri atas anggota militer, PNS Kodim 1626/Bangli, anggota Persit, anggota Polres Bangli, serta masyarakat umum.
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXIX Kodim 1626/Bangli Ny. Yuni Ketut Artha Negara menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya wujud perayaan HUT Persit, tetapi juga bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat. “Donor darah ini bertujuan membantu Unit Transfusi Darah PMI Bangli dalam memenuhi cadangan darah sekaligus menanamkan budaya peduli sosial di tengah masyarakat,” ujar Ketua Persit.
Dandim 1626/Bangli menambahkan bahwa donor darah adalah tindakan mulia yang dapat memberikan manfaat besar bagi mereka yang membutuhkan. “Kegiatan ini mencerminkan semangat Persit dalam berkontribusi kepada masyarakat dan mendukung program kesehatan melalui solidaritas bersama,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta, baik dari kalangan militer, anggota Persit, maupun masyarakat umum. Sebanyak puluhan kantong darah berhasil terkumpul untuk memenuhi kebutuhan darah di PMI Bangli, yang sangat penting untuk membantu pasien di rumah sakit dan berbagai layanan kesehatan.
Donor darah dalam rangka HUT Persit Ke-79 ini tidak hanya menjadi wujud perayaan, tetapi juga mempertegas nilai solidaritas dan kepedulian Persit Kartika Chandra Kirana terhadap masyarakat. Kegiatan ini menunjukkan semangat kemanusiaan dan semangat melayani untuk membantu mereka yang membutuhkan, sekaligus mempererat hubungan antara TNI, Persit, dan masyarakat Bangli.
Melalui kegiatan seperti ini, Persit Kartika Chandra Kirana terus mendukung misi kemanusiaan sekaligus menciptakan dampak positif bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Bangli – Dalam rangka meningkatkan semangat gotong-royong dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan Babinsa Desa Peninjoan Koramil 1626-03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Sertu I Made Suarnika melaksanakan kegiatan Gotong royong pembersihan ruas kanan kiri jalan yang di tumbuhi rumput liar dan ranting pohon yang mengganggu badan jalan bertempat di jalan raya Desa Peninjoan Kecamatan Tembuku Kabupaten Bangli. jumat (24/01/25)
Babinsa mengatakan kegiatan ini dilaksanakan karena kondisi ruas jalan ditumbuhi rumput serta semak yang menjalar ke bahu jalan yang dapat membahayakan bagi pengguna jalan.
“Kondisi tersebut mendorong Babinsa mengajak masyarakat untuk bergotong royong guna melaksanakan pembersihan rumput, Semak belukar dan sampah sehingga kondisi jalan menjadi kelihatan bersih dan terpelihara” ujarnya
“Kegiatan gotong-royong ini untuk menumbuhkan rasa kebersamaan antara Babinsa dan masyarakat guna terciptanya kenyamanan dan kebersihan desa di wilayah binaan” ungkapnya
Di tempat terpisah, Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. mengatakan Kegiatan gotong royong ini merupakan sebagai sarana untuk menjaga hubungan Babinsa dengan masyarakat binaannya.
“Sudah menjadi tugas dan tanggung jawab sebagai seorang Babinsa untuk bisa memelihara hubungan yang baik bersama warganya. Salah satunya melalui kegiatan gotong royong bersama masyarakat binaan agar tercipta Kemanunggalan TNI dan Rakyat” Ungkap Dandim (Pendim 1626/Bangli)
Bangli – Dalam upaya mendukung produktivitas pertanian dan membantu para petani mengatasi permasalahan hama, Babinsa Desa Tamanbali, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Peltu I Wayan Sujana, bersama Tim Pengamat Hama Kecamatan Bangli dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Tamanbali, melakukan kegiatan pemantauan dan pengecekan serangan hama pada tanaman padi di Subak Mungsing, Desa Tamanbali, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Jumat (24/01/25).
Hama yang menjadi perhatian utama dalam pemantauan ini adalah hama putih palsu, yang sering dikaitkan dengan ulat penggulung daun (Cnaphalocrocis medinalis). Serangan ulat ini menyebabkan daun tanaman padi menggulung, sehingga mengurangi kemampuan tanaman dalam melakukan fotosintesis. Selain itu, keresek (daun merah) juga menjadi ancaman serius, sering kali disebabkan oleh serangan wereng batang cokelat (Nilaparvata lugens) atau infeksi bakteri Xanthomonas oryzae, yang memicu penyakit hawar daun bakteri.
Kedua jenis serangan ini mengganggu proses fotosintesis tanaman secara signifikan, sehingga menurunkan produktivitas padi. Hal ini telah menjadi kendala serius bagi para petani setempat karena kerusakan yang ditimbulkan berdampak langsung pada hasil panen mereka.
Dalam kegiatan tersebut, hadir pula Kelian Subak Mungsing, PPL Desa Tamanbali, dan Tim Pengamat Hama Kecamatan Bangli. Mereka bersama-sama turun langsung ke sawah untuk memeriksa kondisi tanaman padi yang terdampak hama.
Babinsa Desa Tamanbali, Peltu I Wayan Sujana, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya para petani yang menghadapi tantangan dalam budidaya pertanian. “Kami hadir untuk mendampingi petani dalam mengatasi permasalahan hama yang merugikan tanaman mereka. Dengan pendampingan ini, kami berharap hasil panen petani dapat meningkat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan mereka,” ungkap Peltu Sujana.
Lebih lanjut, Peltu I Wayan Sujana menyampaikan bahwa pendampingan ini tidak hanya bertujuan untuk membantu mengatasi masalah hama, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral kepada para petani agar tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian mereka. “Kami memahami betapa pentingnya peran petani dalam menjaga ketahanan pangan. Dengan kegiatan seperti ini, kami ingin memastikan petani tidak merasa sendiri dalam menghadapi tantangan, sehingga mereka dapat terus berkontribusi bagi ketersediaan pangan di wilayah ini,” tambahnya.
Peltu Sujana juga menekankan pentingnya sinergi antara petani, penyuluh pertanian, dan pihak terkait lainnya untuk menciptakan solusi yang efektif dan berkelanjutan dalam mengatasi permasalahan hama.
Tim Pengamat Hama Kecamatan Bangli turut memberikan edukasi kepada petani terkait langkah-langkah pengendalian hama yang efektif. Mereka menjelaskan pentingnya penggunaan pestisida secara bijak, pengelolaan tanaman secara terintegrasi, serta penerapan pola tanam yang baik untuk mencegah serangan hama di masa mendatang.
Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav. I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa di wilayahnya adalah bagian dari tugas TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Kegiatan ini menunjukkan komitmen TNI, khususnya Kodim 1626/Bangli, untuk selalu hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam mendampingi petani menghadapi permasalahan seperti hama dan penyakit tanaman. Kami berharap langkah ini dapat membantu meningkatkan produktivitas hasil pertanian dan mendorong kesejahteraan masyarakat, khususnya petani,” ungkap Dandim
Beliau juga menambahkan bahwa koordinasi antara Babinsa, tim penyuluh pertanian, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan solusi efektif terhadap permasalahan yang dihadapi di lapangan. “Sinergi ini adalah wujud nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat, untuk bersama-sama menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” pungkasnya.
Para petani Subak Mungsing menyambut baik kegiatan ini. Mereka mengapresiasi kehadiran Babinsa, PPL, dan tim pengamat hama yang memberikan solusi konkret terhadap permasalahan yang dihadapi.
“Dengan adanya pendampingan ini, kami merasa terbantu. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan agar hasil panen kami lebih baik,” ujar salah satu petani Subak Mungsing.
Melalui kerja sama lintas sektor ini, diharapkan permasalahan hama yang selama ini menjadi momok bagi petani dapat diatasi secara efektif, sehingga pertanian di Desa Tamanbali dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (Pendim 1626/Bangli)
Bangli – Dalam rangka memberikan keamanan dan kondusifitas dalam berbagai kegiatan di wilayah binaan, Babinsa Abuan Koramil 1626-02/Susut Kodim 1626/Bangli Sertu I Dewa Gede Mertawan bersinergi bersama pecalang desa menggelar kegiatan pengamanan.
Pengamanan yang dilakukan Babinsa jajaran Koramil 02/Susut ini terkait adanya kegiatan acara resepsi pernikahan di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Jumat ( 24/01/25)
Kegiatan pengamanan seperti ini, menurut Sertu Dewa merupakan kegiatan rutin yang digelar pihaknya. Tidak hanya dalam acara pernikahan saja, namun berbagai kegiatan yang digelar warga maupun wilayah binaan, “ujarnya.
Seijin Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara S.H., M.I.P. Banbinsa Sertu I Dewa Mertawan menambahkan bahwa melalui kegiatan seperti ini, dirinya tidak hanya memastikan seluruh rangkaian kegiatan aman dan lancar saja, namun juga menjadi wahana dirinya meningkatkan silahturahmi dan komunikasi sosial dengan berbagai elemen di wilayah, “terangnya.
Kehadiran seorang Babinsa di wilayah binaan harus mampu memberikan dampak positif, baik bagi kesejahteraan masyarakat maupun kemajuan wilayah. Oleh karena itu untuk mewujudkan hal tersebut, Babinsa tidak hanya berperan aktif dalam berbagai kegiatan semata, namun juga mampu merangkul dan memperkokoh kemanunggalan dengan seluruh pihak di wilayah binaan, “pungkasnya. (Pendim 1626/Bangli)
Kodim 1626/Bangli merupakan satuan kewilayahan yang berada dibawah komando Korem 163/Wira Satya. Kodim 1626/Bangli memiliki wilayah teritorial yang meliputi Kabupaten Bangli. Markas Kodim 1626/Bangli berada di Jalan Brigjen Ngurah Rai, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli.