Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Babinsa Koramil 04/Kintamani Hadiri Musyawarah Pertanggung Jawaban Pengurus BUMDes Eka Giri Desa Belanga

Bangli – Koptu Dewa Agung Purnamayasa Babinsa Koramil 04/Kintamani Kodim 1626/Bangli Hadiri undangan musdes Rapat Laporan Pertanggung jawaban (LPJ) BUMDes Eka Giri Desa Belanga Tahun buku 2024 yang dilaksanakan di kantor Desa Belangai Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli. Selasa (07/01/25)

Kegiatan tersebut yang dihadiri oleh Kadis PMD Dewa Agung putu Purnama, Camat Kintamani diwakili Made Sudarmi, Kepala Desa Belanga Made Warkadana, Babinsa Desa Belanga Koptu Dewa Agung Purnama, Babinkamtibmas Belanga Aipda Wayan Suparsa, Ketua BPD desa Belanga beserta anggota Kadek Renggeg, Sekdes Desa Belanga Made Rauh dan Ketua BUMDES Belanga beserta Anggota Nyoman Dirka serta Kadus Belanga Wayan Kardita.

Kegiatan pertanggung jawaban ini merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya dari Pengurus BUMDes Eka Giri Desa Belanga untuk melaporkan perkembangan BUMDes pada tahun buku 2024.

Babinsa desa Belanga Koptu Dewa Agung Purnamayasa mengatakan, “dengan Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) diharapkan dapat menjadi pengaruh positif berkembangnya perekonomian kreatif dan dapat menggenjot roda perekonomian desa,” katanya.

Selain itu Koptu Dewa Agung Purnamayasa menyampaikan, tujuan dibentuknya BUMDes untuk kesejahteraan masyarakat desa. berharap langkah tersebut berdampak positif bagi desa. Semoga BUMDes dapat mengembangkan dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat,”ucapnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Desa Yangapi Kawal dan Amankan Upacara Melasti Warga Desa Adat Yangapi Ke Pura Watuklotok

Bangli – Dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan upacara melasti warga binaan Babinsa Desa Desa Yangapi Koramil 03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Serka I Putu Sutarga, S. M melaksanakan pengawalan dan pengamanan upacara melasti warga Desa Adat Yangapi dalam rangka rangkaian Upacara Ngenteg linggih ke Pura Watuklotok Kabupaten Klungkung Klungkung.pada hari selasa (07/01/25)

Babinsa Desa Yangapi Serka I Putu Sutarga,S.M. mengatakan
kegiatan Pengawalan dan pengamanan upacara melasti ini dilaksanakan bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Pecalang bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman dan lancar.

“Kegiatan upacara melasti ini merupakan sebuah ritual pengambilan tirta suci di tengah sumber mata air yang memiliki makna sebagai pembersihan alam semesta, termasuk bumi pertiwi beserta seluruh isinya” tambahnya

Kegiatan melasti ini di ikuti oleh Bendesa Adat Yangapi I Nengah Sunada S.H, Kadus Yangapi I Made Putra S.Pt, Babinsa Desa Yangapi Serka I Putu Sutarga.S.M, Babinkamtibmas Desa Yangapi Aiptu I Dewa Putu Yudiastika, Kanit Lantas Polsek Tembuku Aipda I Nengah Palguna, Jro Mangku Adat Yangapi, Kelihan se Adat Yangapi, Pecalang 15 orang dan Warga Desa Adat Yangapi ± 350 orang.

Di tempat terpisah, Dandim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P, mengatakan bahwa menjaga stabilitas keamanan di desa binaan merupakan tugas penting Babinsa, salah satu cara melakukannya adalah dengan aktif terlibat dalam kegiatan masyarakat, terutama kegiatan adat atau keagamaan.

“Babinsa harus selalu hadir secara di setiap kegiatan di wilayah binaan sehingga masyarakat binaan dapat merasakan manfaat dari kehadiran Babinsa karena Babinsa merupakan ujung tombak TNI di wilayah desa dan memiliki peran strategis dalam menjaga kondusifitas wilayah” Ujar Dandim
(Pendim 1626/Bangli)

Tim Pembelajaran Matematika Metode Gasing dari Kodim 1626/Bangli Menggelar Kegiatan Pembelajaran di SDN 3 Abuan

Bangli  –  Babinsa Desa Abuan Sertu I Dewa Gede Mertawan dampingi Tim Pembelajaran Matematika Dasar Metode Gasing dari Kodim 1626/Bangli, yang dipimpin oleh Danramil Susut Lettu Inf I Ketut Juniarta, melaksanakan kegiatan pembelajaran di SDN 3 Abuan, Banjar Sala Desa Abuan, Kecamatan Susut, Selasa (7/1/25).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dasar matematika di kalangan siswa melalui metode yang interaktif dan menyenangkan. Metode Gasing, yang merupakan inovasi dalam pembelajaran, berhasil menarik perhatian siswa dan menciptakan suasana belajar yang aktif.

Seijin Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara S.H., M.I.P. Danramil Susut Lettu Inf I Ketut Juniarta menjelaskan, “Kami berkomitmen untuk mendukung pendidikan anak-anak di wilayah ini. Dengan metode Gasing, kami berharap siswa dapat lebih mudah memahami konsep matematika dan mengembangkan minat mereka terhadap pelajaran ini.”

Kegiatan ini disambut antusias oleh siswa dan guru. Banyak siswa terlihat bersemangat dan aktif berpartisipasi dalam berbagai aktivitas yang diadakan. Pembelajaran tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga melibatkan praktik langsung yang membuat materi lebih mudah dipahami.

Melalui inisiatif ini, Team Pembelajaran dari Kodim 1626/Bangli berharap dapat berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan di daerah, serta memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. Dengan semangat belajar yang tinggi, diharapkan kegiatan serupa dapat terus berlanjut, memberikan manfaat nyata bagi generasi penerus bangsa.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Koramil 01/Bangli Laksanakan Monitoring Luas Tambah Tanam (LTT) di Kecamatan Bangli Guna Mengoptimalisasi lahan pertanian

Bangli – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Bangli melaksanakan kegiatan Monitoring Luas Tambah Tanam (LTT) di wilayah Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Selasa (7/1/25).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan optimalisasi lahan pertanian, memantau aktivitas petani, serta mendorong percepatan tanam guna meningkatkan produksi pangan. Babinsa dan PPL melakukan pemantauan di beberapa desa dan kelurahan, termasuk Desa Bunutin, Desa Tamanbali, Kelurahan Bebalang, Kelurahan Kawan, dan Kelurahan Cempaga. Pemantauan meliputi total luas lahan yang telah ditanami, jenis tanaman yang diusahakan, jumlah petani yang berpartisipasi, serta identifikasi kendala yang dihadapi di lapangan.

Dalam kesempatan ini, Babinsa 01/Bangli mengatakan bahwa kegiatan Monitoring Luas Tambah Tanam (LTT) merupakan langkah nyata untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. “Kami hadir di lapangan bersama PPL untuk memastikan bahwa seluruh lahan pertanian di Kecamatan Bangli dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, kami juga berupaya memberikan pendampingan kepada para petani agar dapat mengatasi kendala yang dihadapi, seperti ketersediaan air irigasi, pupuk, dan kebutuhan lainnya,” ungkapnya.

Babinsa juga menambahkan bahwa sinergi antara Babinsa, PPL, dan petani menjadi kunci dalam meningkatkan hasil pertanian. “Kami akan terus mendukung petani agar percepatan tanam dapat berjalan sesuai rencana, sehingga produktivitas pertanian meningkat dan kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi,” tegasnya.

Babinsa berharap hasil dari monitoring ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi semua pihak untuk memastikan keberlanjutan program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Bangli,” tutupnya.

Di tempat terpisah, Dandim 1626/Bangli, Letkol Kav. I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., mengatakan bahwa kegiatan Monitoring Luas Tambah Tanam (LTT) merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah. “Kegiatan ini tidak hanya untuk memastikan pemanfaatan optimal lahan pertanian, tetapi juga sebagai wujud kepedulian TNI terhadap peningkatan kesejahteraan petani. Kami ingin memastikan bahwa para petani mendapatkan pendampingan yang diperlukan, baik secara teknis maupun koordinasi dengan instansi terkait,” ungkap Dandim.

Dandim juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Babinsa, PPL, dan para petani. “Kolaborasi ini menjadi kekuatan utama dalam mengatasi berbagai tantangan di lapangan, seperti kebutuhan air, pupuk, dan akses teknologi pertanian. Kami berharap upaya ini dapat memberikan dampak positif terhadap produksi pangan di wilayah Bangli, khususnya dalam menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat,” tambahnya.

Dandim juga mengapresiasi kinerja Babinsa dan PPL yang turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi riil di wilayah binaannya. “Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan dan memberikan manfaat besar bagi petani serta masyarakat luas,” pungkasnya.

Di sela-sela kegiatan monitoring, salah satu perwakilan petani menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran Babinsa dan PPL yang selalu memberikan pendampingan teknis dan motivasi kepada petani. “Kami sangat terbantu dengan dukungan dari Babinsa dan PPL, khususnya dalam mengoptimalkan metode tanam seperti Jajar Legowo yang telah terbukti meningkatkan produktivitas. Kehadiran mereka juga memberikan kami rasa percaya diri dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan,” ujar seorang petani.

Dia juga berharap agar sinergi ini dapat terus terjalin, terutama dalam mengatasi kendala yang masih ada seperti distribusi pupuk dan kebutuhan irigasi. “Semoga pemerintah dan pihak terkait terus mendukung kami agar hasil pertanian bisa semakin baik,” tambahnya.
(Pendim 1626/Bangli)