Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Gotong Royong Koramil 1626-04/Kintamani Bersama Warga Desa Terunyan Bersihkan Lingkungan

Bangli – Dalam rangka menumbuhkan semangat gotong royong dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan, anggota Koramil 1626-04/Kintamani, jajaran Kodim 1626/Bangli, bersama warga Desa Terunyan melaksanakan kegiatan karya bakti membersihkan ruas kanan-kiri jalan menuju Kantor Desa Terunyan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Minggu (17/11/2024).

Kondisi ruas jalan yang ditumbuhi rumput liar dan banyaknya sampah plastik membuat pemandangan sekitar terlihat kurang terawat. Hal ini mendorong Koramil 1626-04/Kintamani untuk menginisiasi gotong royong membersihkan jalan, guna menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman.

Danramil 1626-04/Kintamani, Kapten Inf. Dewa Gede Yudawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan kondisi lingkungan yang bersih dan nyaman bagi masyarakat desa.
“Kondisi ruas jalan yang ditumbuhi rumput menjalar dan dipenuhi sampah plastik menjadi perhatian kami. Oleh karena itu, kami bersama masyarakat melaksanakan pembersihan agar lingkungan lebih terpelihara dan nyaman digunakan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Danramil menekankan pentingnya kegiatan seperti ini sebagai sarana kebersamaan antara TNI dan masyarakat.
“Gotong royong ini adalah bentuk sinergi antara anggota Koramil dan warga Desa Terunyan, untuk menciptakan desa yang bersih, nyaman, dan sehat. Ini juga bagian dari upaya mempererat hubungan TNI dengan masyarakat,” tambahnya.

Kapten Inf. Dewa Gede Yudawan menegaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Sebagai aparat kewilayahan, tugas kami tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman melalui kegiatan karya bakti seperti ini,” jelasnya.

Selain membersihkan rumput liar yang menjalar ke bahu jalan, tim gabungan juga memungut sampah plastik di sepanjang ruas jalan. Langkah ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar mereka.

Masyarakat Desa Terunyan menyambut baik kegiatan ini. Salah satu warga yang ikut serta dalam gotong royong menyampaikan rasa terima kasih kepada Koramil 1626-04/Kintamani atas inisiatif dan dukungannya.
“Kami merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini. Semoga semangat gotong royong ini terus berlanjut untuk menjaga kebersihan desa,” ujar seorang warga.

Melalui gotong royong ini, diharapkan kebersihan dan kenyamanan lingkungan desa dapat terus terjaga. Selain itu, kegiatan ini menjadi momen penting untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Karya bakti ini tidak hanya membersihkan jalan, tetapi juga menciptakan semangat kebersamaan yang kuat, sebagai wujud nyata kemitraan antara TNI dan rakyat dalam menjaga keindahan dan kenyamanan desa binaan.

Babinsa Koramil 04/Kintamani Dampingi Penyuluhan Cegah Stunting di Desa Siakin

Bangli – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pencegahan stunting, Babinsa Desa Siakin, Koramil 04/Kintamani, Kodim 1626/Bangli, Serma I Made Suardana, bersama tim penyuluh PLKB Kecamatan Kintamani dan kader Posyandu, melaksanakan pendampingan penyuluhan stunting. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Desa Siakin, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Senin (18/11/2024).

Posyandu merupakan layanan kesehatan yang dilakukan secara terpadu oleh bidan desa, kader kesehatan, dan petugas puskesmas, bertujuan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta menekan angka kematian bayi dan ibu hamil. Salah satu fokus utamanya adalah mencegah stunting, yakni kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis pada anak balita.

Babinsa Serma I Made Suardana menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi langsung kepada masyarakat, khususnya ibu hamil dan ibu balita.
“Pencegahan stunting harus dimulai sejak dini. Kami mengecek secara langsung kondisi anak-anak, terutama balita yang terganggu pertumbuhannya, untuk diberikan asupan gizi dan pelayanan kesehatan yang memadai,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pemahaman tentang asupan gizi yang diperlukan oleh ibu hamil dan anak balita.
“Kegiatan penyuluhan ini diadakan agar ibu hamil dan ibu balita paham akan pentingnya nutrisi yang cukup, sehingga dapat mempersiapkan generasi sehat sejak masa kehamilan,” jelas Serma I Made Suardana.

Lebih lanjut, Babinsa menjelaskan bahwa salah satu kunci utama pencegahan stunting adalah meningkatkan kesadaran ibu hamil.
“Stunting tidak disebabkan oleh faktor keturunan, tetapi akibat kurangnya asupan gizi sejak bayi dalam kandungan. Oleh karena itu, sosialisasi kepada ibu hamil menjadi prioritas untuk mencegah kondisi ini,” tambahnya.

Secara terpisah, Dandim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa TNI mendukung penuh kegiatan kesehatan di wilayah binaannya.
“Kami mendukung setiap upaya pencegahan stunting melalui sinergi dengan berbagai pihak, termasuk penyuluhan kesehatan dan penguatan Posyandu. Ini merupakan langkah penting untuk mempercepat penanggulangan gizi buruk, sehingga tidak ada lagi kasus stunting di wilayah kami,” ujarnya.

Dandim juga menambahkan bahwa kehadiran aparat kewilayahan seperti Babinsa dalam kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Melalui kerja sama yang baik antara masyarakat, pemerintah desa, dan instansi terkait, diharapkan upaya ini dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan anak-anak di wilayah binaan,” tutupnya.

Kegiatan penyuluhan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya gizi dan kesehatan sejak dini. Dengan edukasi yang berkesinambungan, diharapkan angka stunting di wilayah Desa Siakin dapat terus ditekan, demi menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

Babinsa Koramil 03/Tembuku Hadiri Pembinaan Tanggap Bencana di Wilayah Binaan

Bangli – Babinsa Desa Tembuku Koramil 03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Serda Sang Komang Teg Redana hadiri kegiatan Pembinaan Tanggap Bencana bertempat di Ruang Rapat Kantor Desa Tembuku, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, senin (18/11/24).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tembuku I Putu Sumardiana, S.Stp Narasumber, Perbekel Desa Tembuku I Ketut Mudirasa , Fungsional BPBD Kab Bangli Dewa Gede Ngurah Narasumber, Kasubbid Damkar Kab Bangli I Wayan sudiarta Narasumber, Kepala Kantor PMI Kab Bangli I Kadek Ardip Narasumber, Babinsa Desa Tembuku Serda Sang Komang Teg Redana, Bhabinkamtibmas Desa Tembuku Aiptu I Putu Eka Yudharma, Limas Sepedesaan Tembuku 32 Orang, KBD sepedesaan Tembuku

Babinsa Desa Tembuku Serda Sang Komang Teg Redana mengatakan tujuan di selenggarakannya Pembinaan Tanggap Bencana kepada anggota linmas ini adalah
untuk pembinaan tanggap bencana alam yang di sampaikan maka anggota Linmas akan paham bagaimana prosedurnya apabila menghadapi bencana alam.

“Apabila terjadi Bencana, Linmas dapat bertindak dengan cepat dan tepat, siapa dan harus berbuat apa sudah tahu, sehingga saat itu anggota Linmas tidak bingung dan selalu sigap dalam memberikan penanganan dan evakuasi korban” Lanjutnya

“Kita patut apresiasi kegiatan ini karena dapat memberi ilmu pengetahuan kepada para peserta yang hadir dalam kegiatan ini”ujar Babinsa

Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara,S.H., M.I.P. mengatakan kehadiran Babinsa diharapkan memberikan kontribusi positif pada kegiatan tersebut sehingga dapat berjalan dengan aman dan lancar

“Kami sangat mengapresiasi program kegiatan pembinaan kesiapsiagaan bencana alam yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan bagi aparat dan masyarakat terhadap kemungkinan terjadinya bencana alam, Kegiatan penanggulangan bencana merupakan bagian dari tugas pokok TNI yaitu Operasi Militer untuk Perang dan Operasi Militer Selain Perang” Tutup Dandim
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Koramil 02/Susut Hadiri Pelatihan Kesiapsiagaan Tanggap Bencana Bagi Anggota Linmas

Bangli – Babinsa Koramil 02/Susut Serka I Nyoman Suharta bersama Bhabinkamtibmas dan anggota BPBD Kabupaten Bangli hadiri kegiatan pelatihan kesiapsiagaan tanggap bencana bagi anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) di Desa Susut Kecamatan Susut Kabupaten Bangli, Senin (18/11/24).

Kegiatan pelatihan kesiapsiagaan tanggap bencana bagi anggota Linmas tersebut dilakukan guna memberikan kemampuan Linmas dalam mengantisipasi serta penanganan apabila terjadi bencana di wilayah setingkat desa.

Dalam kesempatan ini Seijin Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara S.H., M.I.P., Babinsa desa Susut Serka Suharta mengatakan, Pelatihan kesiapsiagaan tanggap bencana adalah tugas kita bersama, maka perlu dilaksanakan pelatihan kesiapsiagaan tanggap bencana sejak dini bagi anggota Linmas.

“Dengan adanya pelatihan kesiapsiagaan tanggap bencana ini diharapkan anggota Linmas bisa menjadi mitra dalam setiap penanggulangan bencana untuk membantu petugas baik dari BPBD serta anggota TNI maupun Polri,” imbuhnya.

“Hal tersebut untuk dipersiapkan sedini mungkin apabila sewaktu-waktu terjadinya bencana alam pada musim penghujan serta dengan adanya pelatihan ini kemampuan serta kecakapan anggota Linmas Desa Susut terus meningkat,” ungkapnya”

Sementara itu, Kepala Desa Susut Anak Agung Ketut Anggradiguna memberikan apresiasi atas pelatihan yang diberikan kepada Linmas Desa Susut. Menurutnya materi yang disampaikan dapat bermanfaat bagi anggota Linmas dalam mengatsisipasi kebencanaan di wilayah setingkat desa.

“Dengan pelatihan ini, diharapkan anggota Linmas dapat meningkatkan kemampuan di bidang keamanan dan membantu dalam tanggap darurat penanganan bencana alam,” tutup Kades Susut.

Babinsa Desa Bunutin Koramil 01/Bangli Gelar Komunikasi Sosial (Komsos) Untuk Wujudkan Ketahanan Pangan Desa

Bangli – Sebagai wujud sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam upaya memperkuat ketahanan pangan desa. Dengan hal itu, Babinsa Desa Bunutin, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Peltu I Ketut Udayana, bersama Bhabinkamtibmas Desa Bunutin, Bripka I Ngh Padmayasa, dan PPL Desa Bunutin, I Wy Sadia melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan Warga Binaan terkait Program Ketahanan Pangan Desa yang bertempat di Subak Perayu, Desa Bunutin, Kecamatan Bangli Kabupaten Bangli. Senin (18/11/24).

Program ini dirancang untuk mewujudkan kecukupan pangan bagi seluruh warga desa, meningkatkan kemandirian pangan melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara optimal dan mengurangi kerawanan pangan dengan memastikan ketersediaan pangan yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan ini, Babinsa Desa Bunutin, Peltu I Ketut Udayana, mengatakan bahwa Program Ketahanan Pangan Desa ini merupakan langkah strategis untuk memastikan desa memiliki kemampuan mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan warganya.
“Program ini bukan hanya tentang kecukupan pangan, tetapi juga bagaimana memanfaatkan potensi sumber daya desa secara maksimal untuk mewujudkan kemandirian. Dengan kerja sama seluruh elemen, kita bisa memastikan Desa Bunutin terlepas dari kerawanan pangan dan menjadi contoh bagi desa lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut diikatakan, bahwa pernyataan tersebut menegaskan komitmen Babinsa dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan berbasis lokal, yang juga memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa, kegiatan ini menjadi bukti sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam upaya memperkuat ketahanan pangan desa. Dengan kolaborasi ini, Desa Bunutin diharapkan mampu menjadi desa yang mandiri, tangguh, dan mampu menghadapi tantangan di bidang pangan dengan berdaya saing tinggi.

Di tempat terpisah, Komandan Distrik Militer (Dandim) 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., mengatakan bahwa Program Ketahanan Pangan Desa merupakan salah satu prioritas utama dalam mendukung tercapainya kesejahteraan masyarakat.

“Ketahanan pangan adalah fondasi penting bagi kemandirian dan stabilitas sebuah desa. Dengan adanya sinergi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, PPL, dan masyarakat, kita optimis Desa Bunutin dapat menjadi desa yang tangguh dalam memenuhi kebutuhan pangannya sendiri,” ujar Dandim.

Dandim juga menambahkan bahwa program ini tidak hanya bertujuan untuk mencukupi kebutuhan pangan saat ini, tetapi juga untuk memastikan keberlanjutan pangan di masa depan melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara inovatif dan efisien,” tutup Dandim.