
Bangli – Babinsa Desa Bangbang, Pelda Kadek Widiarta, dari Koramil 1626-03/Tembuku Kodim 1626/Bangli, menghadiri pertemuan rutin Rumah Desa Sehat (RDS) yang diadakan di ruang rapat Kapiwara Graha aula kantor Desa Bangbang, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, pada Selasa, 12 November 2024. Pertemuan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat di bidang kesehatan, dengan fokus khusus pada pencegahan stunting dan peningkatan layanan Posyandu.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Perbekel Desa Bangbang Pande Pandu Winata, A.Md Kep, Ketua BPD Desa Bangbang Ngakan Kuta Pariartha, PKD Desa Bangbang Dewa Ketut Alit Suardana, serta sejumlah kader Posyandu dan bidan desa. Total peserta yang hadir berjumlah sekitar 25 orang.
Dalam pertemuan tersebut, Pelda Kadek Widiarta menegaskan bahwa pertemuan rutin Rumah Desa Sehat (RDS) adalah wadah penting bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk bekerja sama mewujudkan kesejahteraan di bidang kesehatan. “Tujuan kegiatan Rumah Desa Sehat diharapkan dapat mengatasi persoalan kesehatan masyarakat, terutama dalam pencegahan stunting. Dengan upaya preventif dan peningkatan layanan Posyandu, kita berharap dana dari Alokasi Dana Desa (ADD) dapat dioptimalkan untuk kesehatan balita, sehingga tidak ada lagi balita yang kekurangan gizi di Desa Bangbang,” ujarnya.
Pelda Kadek Widiarta juga menambahkan bahwa pertemuan ini tidak hanya berfokus pada kesehatan, tetapi juga berfungsi sebagai sarana untuk membina hubungan yang baik dengan masyarakat, sekaligus memahami kondisi dan kebutuhan di wilayah binaannya.
Secara terpisah, Dandim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., menyampaikan harapannya agar kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. “Pertemuan ini sangat penting dalam mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, serta menyediakan forum untuk berdiskusi tentang kesehatan dan memahami kondisi serta kebutuhan kesehatan di wilayah binaan,” ungkap Dandim.
Letkol Kav I Ketut Artha Negara juga menekankan pentingnya sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, dan kader kesehatan dalam mengatasi berbagai isu kesehatan yang ada, termasuk peningkatan kesadaran tentang pentingnya gizi bagi balita untuk mencegah stunting di tingkat desa.
Dengan adanya kegiatan rutin ini, Rumah Desa Sehat Desa Bangbang diharapkan dapat terus berperan dalam memberikan layanan kesehatan yang maksimal. Melalui peningkatan upaya preventif, optimalisasi pelayanan Posyandu, dan dukungan dari berbagai pihak, desa ini diharapkan dapat mencapai tingkat kesehatan masyarakat yang lebih baik dan menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.


