Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Sinergi TNI, Polri, dan BNN: Razia Gabungan di Lapas Narkotika Bangli untuk Wujudkan Komitmen “Zero Halina”


Bangli – Dalam upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bangli, anggota Koramil 1626-02/Susut yang dipimpin oleh Pelda I Nengah Wendra bergabung dengan personel dari Polres Bangli, Polsek Susut, BNN, dan petugas lapas untuk melakukan razia gabungan. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen “Zero Halina” atau zero halangan dan hambatan keamanan di dalam lapas.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli, Bapak Simbolon, menjelaskan bahwa kegiatan razia ini merupakan bagian dari target 100 hari pemerintah dan program prioritas dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Program tersebut bertujuan menciptakan Lapas “Benar” atau “Bersih dari Narkoba” melalui pengawasan dan deteksi dini, serta membangun sinergi yang kuat antarinstansi terkait. “Puji Tuhan, hasil razia hari ini tidak menemukan handphone dan barang-barang narkoba,” ujar Bapak Simbolon, mengungkapkan rasa syukurnya.

Meskipun tidak ditemukan narkoba atau alat komunikasi, razia ini tetap berhasil mengamankan berbagai benda yang berpotensi membahayakan keamanan di dalam lapas, di antaranya 17 buah besi potong, 2 sendok makan, 1 botol kaca, 1 gunting rumput, dan beberapa barang lainnya seperti korek gas, cetok, dan obeng. Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., menyatakan bahwa razia ini merupakan langkah positif menuju pengurangan barang-barang terlarang di dalam lapas.

“Hasil razia menunjukkan adanya pengurangan barang-barang yang membahayakan. Namun, kita masih menemukan beberapa benda yang tidak sepatutnya ada di ruangan tahanan, seperti pisau karter, cermin kaca, dan besi potong. Kegiatan ini harus terus ditingkatkan dan dipertahankan sebagai bentuk deteksi dini terhadap gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas,” tegas Letkol Kav Artha Negara.

Kegiatan ini merupakan bukti sinergi yang kuat antara TNI, Polri, BNN, dan pihak Lapas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli. Kepala Lapas, Bapak Simbolon, juga mengucapkan terima kasih kepada TNI dan Polri yang telah berpartisipasi dalam razia dan memastikan kondisi lapas tetap aman terkendali.

Sinergi ini penting untuk mempertahankan keamanan di lapas yang menampung narapidana dengan kasus narkotika. Dengan adanya razia secara rutin, diharapkan Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli dapat menjadi lembaga pemasyarakatan yang bersih dari peredaran barang-barang terlarang, sesuai dengan komitmen pemerintah untuk menciptakan lapas yang aman dan tertib.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata kolaborasi lintas instansi dalam mendukung keamanan nasional, khususnya di dalam lingkungan pemasyarakatan. Diharapkan, dengan adanya upaya berkelanjutan seperti ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli dapat terus menjaga komitmen “Zero Halina” dan memberikan rasa aman baik bagi petugas maupun penghuni lapas.


Babinsa Koramil 1626-04/Kintamani Dampingi Pembagian Bibit Ternak Babi untuk Warga Desa Songan B


Bangli – Sebagai bagian dari program ketahanan pangan di Kabupaten Bangli, Babinsa Koramil 1626-04/Kintamani, Sertu Wayan Kariasa, menghadiri kegiatan penyerahan bibit ternak babi kepada warga di Desa Songan B, Kecamatan Kintamani. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Songan B ini merupakan inisiatif pemerintah desa yang didanai melalui Dana Desa, bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui sektor peternakan.

Sertu Wayan Kariasa menjelaskan bahwa sebanyak 115 ekor babi disalurkan kepada warga kurang mampu di Desa Songan B. “Bantuan ternak ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi warga penerima untuk mengembangkan ternak dan usaha sehingga meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka. Sebagai Babinsa, saya berharap masyarakat memanfaatkan bantuan ini dengan baik,” ujarnya.

Sertu Kariasa juga menekankan pentingnya pengelolaan ternak yang baik untuk memastikan keberhasilan program ini. “Masyarakat harus mampu mengelola ternak babi yang diberikan agar dapat menjadi sumber penghasilan untuk menunjang kesejahteraan mereka,” lanjutnya. Babinsa dari Koramil 1626-04/Kintamani pun berkomitmen untuk terus mendukung warga dalam mengatasi berbagai tantangan yang muncul dalam peternakan dan akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar ternak bisa dipelihara dengan baik dan sehat.

Selain Babinsa, kegiatan ini turut dihadiri oleh Mekel Desa Songan B Ketut Sabtu, BPD Desa Songan B, PPL Pertanian Desa Songan B Wayan Darmayuda, serta para kepala dusun dari beberapa banjar di wilayah desa. Sebanyak 115 warga penerima bantuan hadir untuk menerima bibit ternak ini, dengan harapan besar untuk mengembangkan usaha peternakan babi yang berkelanjutan.

Dengan dukungan dari aparat desa dan TNI, program penyerahan bibit ternak ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan di Desa Songan B, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa. Bantuan ternak ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga dan memperkuat kemandirian desa dalam menyediakan kebutuhan pangan.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen Babinsa dan pemerintah setempat dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program ketahanan pangan yang berkelanjutan. Semoga bantuan ini mampu menjadi awal yang baik bagi para penerima untuk menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas di Desa Songan B.