Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Libur Weekend, Babinsa Koramil 01/Bangli Lakukan Monitoring Desa Wisata Penglipuran

Bangli – Weekend merupakan akhir pekan yang menjadi momen paling ditunggu oleh sebagian orang, karena mayoritas pekerja mendapatkan libur dua hari dalam seminggu yakni hari Sabtu dan Minggu. Sehingga momentum ini di isi sebagian banyak orang dengan liburan bersama keluarga ataupun dengan teman – teman.

Dengan dasar tersebut membuat Serma I Wayan Sujana selaku Babinsa Kelurahan Kubu Koramil 01/Bangli Kodim 1626/Bangli melakukan monitoring sekaligus pemantauan kunjungan wisatawan baik manca negara maupun domistik yang sedang liburan dengan tujuan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan para wisatawan yang bertempat di Obyek Desa Wisata Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Sabtu (12/10/24).

Babinsa Serma I Wayan Sujana memberikan himbauan kepada petugas pengelola obyek wisata untuk selalu menjaga keamanan dan kenyamanan di sekitar areal Obyek Wisata Penglipuran. Kegiatan pemantauan dan pengawasan dilaksanakan dengan berkeliling dan mengamati aktivitas wisatawan yang berada di areal obyek wisata.

“Monitoring sekaligus Pemantauan yang ia lakukan merupakan langkah dan upaya dalam menciptakan keamanan dan kondusifitas di wilayah binaan dan ia juga mengingatkan pengunjung agar selalu menjaga faktor keselamatan dan keamanan dalam kegiatan liburan”, ucapnya.

Di tempat terpisah, Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P mengatakan dalam rangka mengantisipasi keamanan wilayah, Babinsa diterjunkan untuk memonitor wilayahnya masing-masing salah satunya objek wisata Desa Penglipuran ini.

Lebih lanjut dikatakan bahwa pemantauan dan pengamanan tersebut dilakukan, sebagai langkah antisipasi dalam meminimalisir terjadinya hal hal yang tidak diinginkan agar situasi wilayah dapat berjalan aman dan kondusif.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Koramil 02/Susut Komsos Bersama Dengan Tokoh Adat Di Wilayah Binaan

Bangli – Pentingnya peran serta Babinsa dalam pemberdayaan wilayah, tidak lepas dari kemampuan pengetahuan Babinsa untuk menguasai dan memahami adat istiadat di suatu wilayah binaanya, Sabtu. (12/10/24)

Seperti halnya yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 02/Susut Kodim 1626/Bangli, Pelda I Nengah Wendra yang melaksanakan komsos bersama tokoh adat di Banjar adat tiga Desa Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, dengan tujuan untuk menggali tentang budaya dan adat istiadat wilayah yang harus tetap terpelihara serta dilestarikan oleh generasi muda menjelang pelaksanaan upacara keagamaan ngeroras.

Dalam kegiatan Komsos tersebut, Tokoh adat sangat menyambut baik kehadiran Babinsa Koramil 02/Susut tersebut, dan memberikan penjelasan secara menyeluruh tentang sejarah adat istiadat maupun budaya yang digunakan di wilayahnya sehingga dapat dijadikan bahan data oleh Aparat Teritorial khususnya Babinsa untuk senantiasa mematuhi dan menghormati adat istiadat yang berlaku di wilayah binaan dan mengikuti norma-norma budaya yang sudah menjadi kebiasaan warga binaan.

Tokoh adat yang enggan disebutkan namanya berharap penuh kepada Babinsa untuk turut serta memberikan pembinaan kepada generasi muda agar turut serta melestarikan budaya dan adat istiadat setempat karena seiring dengan perkembangnya zaman, budaya daerah se akan-akan tergerus oleh maraknya budaya luar.

Sementara secara terpisah Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara S.H., M.I.P. mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan komsos yang dilaksanakan oleh Babinsa,dengan melalui komsos dengan Tokoh adat diwilayah dapat bisa mengetahui situasi adat istiadat yang ada diwilyah desa binaan, sehingga dalam pelaksanaan tugas dapat berkolaborasi dengan adat kususnya pada saat kegiatan keagamaan, “Ucapnya”
(Pendim 1626/Bangli)

Pastikan Aman, Babinsa Desa Jehem Koramil 03/Tembuku Kawal Kegiatan Melasti Warga Banjar Adat Tingkat Batu Menuju Pantai Watuklotok

Bangli – Guna kelancaran dan keamanan pelaksanaan kegiatan upacara melasti warga masyarakat di wilayah binaan Babinsa Desa Jehem Koramil 03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Sertu Kadek Muliana bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan pengawalan dan pengamanan kegiatan melasti yang dilaksanakan oleh warga Banjar Adat Tingkad Batu dalam rangka rangkaian upacara Dewa Yadnya dedunonan Karya memungkah mupuk pedagingan lan ngenteg linggih di pantai Watuklotok Desa Gelgel Kecamatan Klungkung Kabupaten Klungkung.Sabtu (12/10/24)

Turut hadir dalam kegiatan melasti tersebut Perbekel Desa Jehem Drs I Nengah Tesen Darmayasa, Babinsa Desa Jehem Sertu Kadek Muliana, Bhabinkamtibmas Desa Jehem Aiptu I Nyoman Subagia, Bendesa Adat Tiangkad Batu I Ketut Budiarta, Kelian Banjar Dinas Tingkad Batu I Ketut Budarta, Prajuru Banjar Adat Tingkad Batu, Pecalang Banjar Adat Tingkad Batu, Masyarakat Tingkad Batu 450 Orang

Babinsa mengatakan Upacara melasti merupakan sebuah ritual pengambilan tirta suci di tengah samudra atau sumber mata air. Upacara ini memiliki makna sebagai pembersihan alam semesta, termasuk bumi pertiwi beserta seluruh isinya.

“Kegiatan Pengamanan serta pengawalan upacara melasti ini dilaksanakan bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Pecalang bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan aman” ujar Babinsa

Secara terpisah, Dandim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. menyampaikan bahwa menjaga stabilitas keamanan di desa binaan merupakan tugas penting Babinsa. Salah satu cara melakukannya adalah dengan aktif terlibat dalam kegiatan masyarakat, terutama kegiatan adat atau keagamaan.

“Babinsa harus hadir secara humanis dan simpatik, sehingga masyarakat merasakan manfaat dari kehadiran Babinsa. Babinsa adalah ujung tombak TNI di wilayah desa dan memiliki peran strategis dalam menjaga kondusifitas wilayah,” tutup Dandim
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Desa Bunutin Koramil 04/Kintamani Berbaur Dengan Warga Dalam Rangka Ngayah

Bangli – Bertempat di Pura Dalem Desa Bunutin Kecamatan Kintamani Bangli, Koramil 1626-04/Kintamani, Sertu Nyoman Lodra melaksanakan kegiatan ngayah menjelang persiapan piodalan di Pura Dalem Desa Adat Bunutin. Sabtu (12/10/24).

Babinsa Desa Bunutin Koramil 1626-04/Kintamani, Sertu Nyoman Lodra , menyampaikan kegiatan ngayah merupakan kegiatan gotong royong atau membantu kegiatan di wilayah binaan dalam rangka Piodalan di Pura Dalem Desa Adat Bunutin.

Ditempat terpisah Dandim 1626/Bangli, Letkol Kav. I Ketut Artha Negara S.H., M.I.P. menyampaikan Ngayah adalah sebuah kearifan lokal yang ada, tumbuh dan berkembang di Bali. Bahkan budaya ngayah hingga saat ini masih dijalankan dan tidak luntur ditelan zaman.

Ngayah merupakan istilah bagi seseorang ataupun kelompok yang bekerja dengan tulus ikhlas tanpa mendapatkan imbalan secara material, namun dalam ngayah tetap mengikuti khaidah adat dan aturan sosial yang berada di masyarakat Bali.

Ngayah merupakan sebuah kewajiban sosial masyarakat Bali (Suku Bali). Menurut masyarakat Bali, dengan melakukan ngayah mereka sekaligus telah menunaikan kewajiban sosial dan agama Hindu. Ngayah biasa dilakukan dengan gotong royong di banjar ataupun di tempat suci (Pura). Dalam melaksanakan ngayah, tidak memandang latar belakang pendidikan, pekerjaan, ataupun status sosial. Mereka yang memiliki hati dan niat yang tulus iklas dapat turut serta dalam melaksanakan ngayah. “pungkasnya.
(Pendim 1626/Bangli)