Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Berikan Rasa Aman, Babinsa Batur Tengah Koramil 04/Kintamani Kawal Kegiatan Upacara Adat

Bangli – Kegiatan Upacara Pengabenan merupakan suatu kegiatan adat dan agama yang melibatkan orang banyak, untuk itu perlu dilakukan pengaturan kegiatan. Kali ini Babinsa Kodim 1626/Bangli bersinergi dengan instansi terkait melakukan pengamanan jalannya prosesi Upacara adat tepatnya di Desa Batur Tengah Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Jumat (13/9/24).

Terkait dengan hal tersebut Babinsa Desa Batur Tengah Sertu Wayan Suriadnyana bersama dengan Bhabinkamtibmas Desa Batur Tengah bersinergi dengan keamanan Desa Adat yaitu Pecalang Desa Adat melaksanakan pengamanan dan pemantauan kegiatan meajar ajar rangkaian upacara Pengabenan dari masyarakat Desa Batur Tengah yang menuju Pura Gua Lawah, Pura Dalem Puri, Pura Besakih dan Pura Pucak Penulisan.

Pada kesempatan tersebut Sertu Wayan Suriadnyana disela-sela kegiatan mengajak warga masyarakat serta Tokoh Masyarakat berperan aktif di dalam menjaga situasi dan keamanan serta ketertiban dalam pelaksanaan kegiatan meajar ajar.

“Apapun kegiatan warga tetap menjadi atensi dari TNI untuk memberikan pelayanan yang maksimal dan dapat memberikan rasa aman terhadap masyarakat itu sendiri.” Ujar Babinsa

Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., saat dihubungi ditempat terpisah mengatakan selalu menekankan kepada Anggota Babinsanya untuk senantiasa memonitor kegiatan yang ada di wilayah binaan seperti halnya kegiatan Upacara Pengabenan di Desa Batur Tengah Kecamatan Kintamani Bangli,

“Dengan memberikan pengamanan kegiatan maupun diselingi dengan pemberian pesan pesan Kamtibmas, sehingga diharapkan kegiatan tersebut dapat berjalan dengan aman, lancar dan kondusif.” Pungkas Dandim.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Peninjoan Koramil 03 Tembuku Hadiri Rapat Koordinasi RDS di Desa Binaan

Bangli – Babinsa Desa Peninjoan Koramil 03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Sertu I Made Suarnika menghadiri undangan dalam rangka acara rapat koordinasi Rumah Desa Sehat (RDS) dan kegiatan rembuk stunting bertempat di aula Kantor Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli. Jumat (13/9/24)

Dalam rapat tersebut membahas beberapa hal penting diantaranya tentang RDS, Pelaksanaan Posyandu dan langkah-langkah penanganan stunting yang ada di wilayah Desa Peninjoan.

Saat di konfirmasi Babinsa Peninjoan Sertu I Made Suarnika mengatakan bahwa pembentukan RDS di Desa ini sangat baik, karena nantinya dengan adanya program tersebut, dapat meningkatkan pelayanan kesehatan tingkat desa dan khususnya dalam upaya penanganan stunting.

“Sebagai seorang Babinsa kami sangat mendukung kegiatan rapat koordinasi Rumah Desa Sehat ini dalam rangka Percepatan Aksi penanggulangan gizi buruk dan pelaksanaan posyandu balita dan Ibu hamil di di wilayah Desa Peninjoan.” Ujar Babinsa

Di tempat terpisah, Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. mengatakan dengan kehadiran Babinsa pada kegiatan rapat tersebut diharapkan memberikan kontribusi positif pada kegiatan tersebut. “Dengan diadakannya rapat koordinasi Rumah Desa Sehat ini yang merupakan musyawarah terkait dengan kesehatan maka ini penting untuk menjalin hubungan yang baik dan untuk saling tukar fikiran sehingga mendapatkan hasil keputusan yang baik dan bermanfaat” Pungkas Dandim.
(Pendim 1626/Bangli)

Sebagai Bentuk Dukungan Program Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 01/Bangli Hadiri Rapat Pembahasan Ketahanan Pangan

Bangli – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan hasil pertanian di wilayah, khususnya yang dikelola oleh masing-masing subak. Dengan hal itu, Babinsa Desa Pengotan Koramil 01/Bangli Kodim 1626/Bangli, Sertu I Wayan Subagia menghadiri undangan Rapat Pembahasan Ketahanan Pangan dan Pengajuan Proposal ke Provinsi yang bertujuan untuk mendapatkan dukungan dan bantuan dari pemerintah provinsi guna meningkatkan produktivitas pertanian pada 8 subak yang ada di Desa Pengotan, rapat dilaksanakan di Pasar PPK Desa Pengotan, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Jumat (13/9/24).

Dalam kesempatan, Babinsa Sertu I Wayan Subagia mengatakan bahwa kehadiran kami sebagai bentuk memberikan dukungan dari aspek keamanan serta memastikan kelancaran pelaksanaan program ketahanan pangan di wilayah binaan serta sebagai bentuk dukungan sinergi antara pemerintah daerah, subak, dan aparat keamanan dalam upaya memperkuat ketahanan pangan.

“Babinsa berharap agar tercipta koordinasi yang lebih baik antara para pihak terkait sehingga program peningkatan hasil pertanian yang dikelola oleh 8 subak dapat terlaksana dengan lebih efektif dan berkesinambungan,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa sebagai upaya untuk mendukung keamanan dan stabilitas program pertanian serta memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mendukung ketahanan pangan di wilayah binaan sehingga dapat mendorong sinergi antara aparat TNI dengan masyarakat petani.

“Hal ini bertujuan agar program ketahanan pangan dapat terwujud secara lebih optimal dan berkelanjutan, didukung oleh aspek keamanan dan koordinasi yang baik,” tutupnya.

Ditempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P, mengatakan bahwa sebagai bagian dari komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah, kehadiran Babinsa dalam rapat pembahasan ketahanan pangan dan pengajuan proposal ke pemerintah provinsi merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara aparat TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, khususnya para petani yang tergabung dalam subak.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan untuk mendukung stabilitas dan keamanan program ketahanan pangan sehingga pelaksanaan program dapat berjalan dengan lancar dan aman dan mendorong kolaborasi aktif antara TNI dengan masyarakat petani, untuk memastikan bahwa bantuan yang diajukan melalui proposal ke provinsi dapat tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh semua pihak serta menguatkan komunikasi dan koordinasi antara berbagai instansi terkait, guna memastikan bahwa seluruh elemen yang terlibat dalam upaya peningkatan hasil pertanian memiliki peran yang jelas dan terkoordinasi dengan baik.

“Kami percaya bahwa kolaborasi yang kuat antara masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan akan membawa hasil yang maksimal dalam mendukung program ketahanan pangan yang berkelanjutan,” tutup Dandim.
(Pendim 1626/Bangli)