Bangli – Babinsa Peninjoan Koramil 03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Sertu I Made Suarnika bersama masyarakat bahu-membahu membersihkan pohon tumbang yang menutupi badan jalan bertempat di Banjar dinas Pulesari Kawan, Desa Persiapan Pulesari, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli. Selasa (3/9/24)
Babinsa menuturkan kejadian pohon tumbang tersebut akibat usia pohon yang sudah tua dan akar sudah rapuh mengakibatkan pohon tumbang jenis pohon durian tersebut hingga menutup badan jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas bahkan tidak bisa dilewati.
“Kami selaku Babinsa bersama warga setempat secara bergotong royong membersihkan pohon tumbang tersebut sehingga arus lalu lintas menjadi normal kembali”
Secara terpisah, Dandim1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. berharap dengan adanya gotong royong tersebut dapat mempererat tali persaudaraan dan hubungan antara TNI dengan rakyat terjalin semakin baik.
“Selaku aparat kewilayahan dal hal ini babinsa harus selalu sigap dan berusaha mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah binaannya dengan melaksanakan gotong royong agar terjalin silaturahmi yang baik guna menunjang tugas tugas di lapangan” Ungkap Dandim (Pendim 1626/Bangli)
Bangli – Untuk mendukung dan memperlancar tugas sebagai aparat kewilayahan serta untuk meningkatkan kemanunggalan TNI dengan Rakyat sehingga dalam menjalin Komunikasi Sosial (Komsos) antara aparat komando kewilayahan dengan masyarakat dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja.
Terlihat dalam kegiatan yang dilakukan Babinsa Koramil 01/Bangli Kodim 1626/Bangli Sertu I Wayan Subagia melaksanakan anjangsana sekaligus silaturahmi ke rumah di salah satu warga binaan, A.n. I Wayan Monoh, (45) di Br. Padpadan Desa Pengotan, Kecamatan Bangli Kabupaten Bangli. Selasa (3/9/24).
Dalam kegiatan Komsosnya, Sertu I Wayan Subagia mengatakan bahwa tujuannya untuk menjalin sinergitas dan kemanunggalan TNI-Rakyat. “Kami mengajak untuk bekerjasama dalam menjaga kondusifitas wilayah menjelang Pilkada 2024,” ucapnya
Lebih lanjut dikatakan, dengan Komsos pihaknya juga dapat mengetahui perkembangan situasi di wilayah desa binaan dan dapat melakukan upaya deteksi dini dan cegah dini, sehingga apabila ada hal-hal negatif yang berkembang bisa cepat diselesaikan. “Apapun yang terjadi di wilayah binaan tentunya seorang Babinsa dapat mengetahuinya dan mengerti duduk persoalannya dengan baik,” pungkasnya.
Secara terpisah Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P mengatakan bahwa kegiatan Komsos yang dilakukan jajaran Babinsa Kodim 1626/Bangli secara langsung akan menghasilkan hal yang lebih efektif dan tepat sasaran.
“Babinsa aktif komsos dengan kepala lingkungan dan warga binaan akan lebih cepat mendapatkan informasi sehingga cepat di ketahui dan di atasi bilamana terjadi hal – hal yang tidak kita inginkan di Wilayah Binaan Babinsa agar Kondusifitas wilayah tetap terjaga,” ucapnya
Lebih lanjut dikatakan, Dengan terjalinnya silaturahmi yang harmonis dapat berdampak untuk meningkatkan hubungan kerja yang Baik antara Babinsa dengan komponen masyarakat yang ada di wilayah, sehingga secara tidak langsung dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Babinsa”, tutupnya. (Pendim 1626/Bangli)
Bangli – Guna terciptanya situasi aman dan kondusif kepada masyarakat yang melaksanakan upacara adat di wilayah binaan Babinsa Desa Tembuku Koramil 03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Serda Sang Komang Teg Redana melaksanakan pemantauan dan pengamanan upacara adat masyarakat Desa Adat Tembuku Kelod dalam rangka prosesi Nunas Daun Beringin (memetik daun beringin) serangkaian upacara memukur dalam rentetan Karya Pitra Yadnya dan Manusa Yadnya yang diselenggarakan oleh Desa Adat Tembuku Kelod Prosesi ini Nunas Daun Bringin di Pura Dalem Penida Kelod, Desa Tembuku, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli. Minggu sore (1/9/24)
Adapun Rangkaian kegiatan Negtegang (Balai Banjar Tembuku Kelod), Rsigana (Balai Banjar Tembuku Kelod), Nunas Daun Bringin (Pura Dalem Penida kelod).
Turut hadir dalam Upacara adat Nunas Daun Bringin tersebut Bendesa Adat Tembuku Kelod, Babinsa Desa Tembuku, Bhabinkamtibmas Desa Tembuku, KBD sedesa Tembuku Kelod, Warga Yang Hadir Kurang Lebih 500 Orang.
Babinsa Serda Sang Komang Teg Redana mengatakan upacara nunas daun beringin atau memetik daun bringin merupakan rangkaian upacara memukur dalam Atma Wedana, Daun beringin dipetik dengan galah menggunakan pisau khusus di ujungnya dan beberapa orang menunggu dibawa dengan tikar kelesa yang ditutupi kain kasa putih. Daun beringin ini nanti dibawa kemudian dibentuk sedemikian rupa seperti tumpeng dengan hiasan prerai (wajah) dan ukiran lainnya yang merupakan lambang roh.
“Kami bersama Bhabinkamtibmas dan Pecalang melaksanakan Pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan dan kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar” pungkasnya
Secara terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. mengatakan dalam kegiatan upacara keagamaan di wilayah binaannya Babinsa selalu memberikan penekanan dan himbauan kepada masyarakat yang melaksanakan upacara keagamaan untuk memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran dalam pelaksanaan upacara tersebut.
“Dengan kehadiran TNI dalam hal ini Babinsa dalam mendukung di setiap kegiatan keagamaan di wilayah binaan merupakan salah satu wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat yang harus selalu dijaga” tutup Dandim (Pendim 1626/Bangli)
Bangli – Sebagai implementasi pembinaan Teritorial (Binter) terhadap seluruh lapisan masyarakat, Babinsa Koramil 01/Bangli Kodim 1626/Bangli Koptu Rudi Romadon rajin berkomunikasi dengan warga binaan dan hal tersebut Pembinaan Teritorial (Binter) yang merupakan jurus utama TNI AD dalam rangka membina semua elemen masyarakat dan lingkungannya agar semakin kondusif.
Tampak terlihat di gambar, Koptu Rudi Romadon bersama Bhabinkamtibmas melakukan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan para pekerja bangunan di Depan Kantor Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Senin (2/9/24).
Disaat asiknya Ngobrol, Koptu Rudi mengatakan bahwa kegiatan Komsos ini sekaligus dijadikan pemantauan pembangunan yang ada di wilayah binaannya dan berdiskusi langsung dengan pekerja bangunan guna memberikan imbauan agar berhati-hati selama bekerja.
“Kami berharap para pekerja bangunan disini terus meningkatkan kehati-hatian utamanya saat bekerja,” pesannya.
Lebih lanjut dikatakan, bahwa kedatangan Babinsa juga mengingatkan, sekaligus menghimbau kepada warga agar dapat menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar atau dilingkungan bekerja serta kegiatan tersebut merupakan tugas dan tanggung jawab yang diemban guna cegah dini dan deteksi dini.
Di akhir Komunikasi Koptu Rudi menekankan agar lebih tingkatkan keamanan terutama dari ancaman pencurian barang – barang material, supaya mewaspadai terhadap keluar-masuknya orang disekitar lokasi yang sedang dikerjakan guna menghindari hal yang tidak diinginkan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
“Apabila ada hal yang menganggu kenyamanan dan keamanan para pekerja agar dapat menghubungi atau melaporkan kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” pungkasnya.
Di tempat terpisah Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H.,M.I.P mengatakan dalam kegiatan komunikasi sosial (komsos) yang digelar oleh personil Kodim 1626/Bangli untuk menyampaikan pesan seputar tentang keamanan gangguan kamtibmas agar kondusifitas wilayah agar tetap terjaga.
Lebih lanjut dikatakan deteksi dini yang dikakukan guna menciptakan keamanan yang nyaman dan aman serta merupakan suatu keharusan dalam menjaga keamanan wilayah binaan tetap kondusif,” tutupnya. (Pendim 1626/Bangli)
Bali, 1 September 2024 – Hotel Sofitel Nusa Dua Bali menjadi salah satu lokasi menginap Kepala Negara peserta KTT Indonesia-Afrika ke-2 (IAF) dan Forum Tingkat Tinggi Kemitraan Multipihak (HLF-MSP) yang berlangsung dari tanggal 1 hingga 3 September 2024. Dengan kedatangan delegasi tinggi dari berbagai negara, termasuk Presiden Rwanda H.E. Paul Kagame, keamanan menjadi prioritas utama untuk memastikan kelancaran acara internasional yang prestisius ini.
Letkol Kav I Ketut Artha Negara, SH., M.I.P., Dandim 1626/Bangli, ditunjuk sebagai Komandan Komplek (Danplek) Pengamanan Hotel Sofitel Nusa Dua Bali. Dalam apel pengecekan yang diadakan sebelum dimulainya kegiatan pengamanan, Letkol Kav I Ketut Artha Negara menekankan pentingnya tanggung jawab setiap personel dalam menjalankan tugas pengamanan. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang telah ditugaskan untuk pengamanan KTT IAF ke-2 dan HLF-MSP ini. Tugas ini bukan hanya sekadar tugas rutin, tetapi merupakan tugas negara yang memerlukan dedikasi, disiplin, dan tanggung jawab yang tinggi,” ujarnya.
Apel pengecekan ini menjadi momen penting untuk memastikan bahwa seluruh personel yang terlibat memahami dengan jelas tugas dan tanggung jawab mereka. Dengan koordinasi yang baik dan instruksi yang jelas, diharapkan tidak ada satu pun personel yang tidak memahami perannya dalam struktur pengamanan ini. Hal ini penting mengingat Hotel Sofitel merupakan salah satu lokasi yang menjadi tempat menginap salah satu kepala negara yang memerlukan perhatian ekstra dari aparat keamanan.
Pengamanan di Hotel Sofitel melibatkan anggota Kodim 1626/Bangli dan Batalyon Infanteri 741/GN. Kedua satuan ini telah melalui berbagai tahap persiapan, termasuk simulasi dan latihan pengamanan untuk memastikan mereka siap menghadapi berbagai skenario yang mungkin terjadi selama acara berlangsung.
Keamanan di sekitar Hotel Sofitel diperketat dengan adanya pos-pos penjagaan yang strategis dan patroli rutin yang dilakukan secara bergantian oleh personel yang bertugas. Selain itu, akses masuk ke hotel juga diperiksa dengan ketat, termasuk pemeriksaan identitas dan barang bawaan dari setiap tamu maupun staf hotel. Semua ini dilakukan untuk memastikan tidak ada celah yang bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin mengganggu kelancaran acara.
“Pengamanan ini tidak hanya melibatkan pengawasan fisik, tetapi juga aspek-aspek intelijen yang bekerja secara sinergis untuk memantau potensi ancaman sejak dini,” ungkap Letkol Kav I Ketut Artha Negara. “Kita bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN), untuk memastikan bahwa situasi tetap kondusif selama berlangsungnya KTT ini.”
Pengamanan acara internasional seperti KTT IAF ke-2 dan HLF-MSP ini tentu tidak terlepas dari berbagai tantangan. Bali sebagai tuan rumah tidak hanya harus menjamin keamanan para tamu negara, tetapi juga memastikan bahwa masyarakat setempat tidak terganggu dengan adanya pengaturan pengamanan yang ketat. Namun, sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat lokal menjadi kunci keberhasilan dalam pelaksanaan tugas ini.
Dalam beberapa hari ke depan, konsentrasi personel keamanan akan difokuskan pada area-area yang dianggap krusial, termasuk lokasi-lokasi pertemuan, tempat menginap delegasi, serta jalur-jalur transportasi yang akan dilalui. Pengamanan ini tidak hanya dilakukan di darat, tetapi juga melalui pengawasan udara dan laut untuk memastikan keamanan menyeluruh.
Dandim 1626/Bangli juga mengungkapkan bahwa keberhasilan pengamanan dalam acara ini akan menjadi cermin profesionalisme TNI dalam menjaga keamanan nasional, terutama dalam momen-momen penting yang melibatkan hubungan diplomatik antarnegara. “Kami berharap seluruh personel tetap menjaga profesionalisme dan disiplin yang tinggi selama pelaksanaan tugas ini. Keberhasilan kita dalam menjalankan tugas ini akan memberikan dampak positif terhadap citra Indonesia di mata dunia,” tegasnya.
KTT IAF ke-2 dan HLF-MSP bukan hanya ajang pertemuan tingkat tinggi antarnegara, tetapi juga merupakan kesempatan untuk memperkuat hubungan diplomatik antara Indonesia dan negara-negara Afrika. Kehadiran para pemimpin negara, menunjukkan pentingnya forum ini dalam membangun kerjasama yang lebih erat di berbagai bidang, termasuk ekonomi, sosial, dan keamanan.
Dalam konteks pengamanan, kerjasama internasional juga terlihat dari adanya pertukaran informasi dan koordinasi yang baik antara aparat keamanan Indonesia dengan perwakilan negara-negara peserta. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap langkah pengamanan yang diambil sesuai dengan standar internasional dan dapat diterima oleh semua pihak yang terlibat.
Selain itu, Indonesia juga menunjukkan kemampuan dan kesiapannya dalam menyelenggarakan acara-acara internasional berskala besar dengan standar keamanan yang tinggi. Ini menjadi bukti bahwa Indonesia, khususnya Bali, adalah tempat yang aman dan layak untuk dijadikan tuan rumah berbagai acara penting dunia.
KTT IAF ke-2 dan HLF-MSP di Nusa Dua, Bali, menjadi momentum penting bagi Indonesia dalam memperkuat hubungan dengan negara-negara Afrika sekaligus menunjukkan kemampuan dalam menyelenggarakan acara internasional dengan tingkat keamanan yang optimal. Dengan Letkol Kav I Ketut Artha Negara sebagai Danplek Pengamanan di Hotel Sofitel, pengamanan berjalan dengan baik, berkat koordinasi yang solid antara TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya.
Melalui apel pengecekan yang dilakukan, Letkol Kav I Ketut Artha Negara memastikan bahwa setiap personel yang terlibat dalam pengamanan memahami tugas dan tanggung jawab mereka. Dengan profesionalisme dan disiplin yang tinggi, diharapkan seluruh rangkaian acara ini dapat berjalan dengan aman dan lancar, memberikan citra positif bagi Indonesia di mata dunia internasional.
Bangli – Bertempat di Lapangan Tunon Desa Batur Babinsa Batur Koramil 04/Kintamani Kodim 1626/Bangli Serka Wayan Darmawan bersama Bhabinkamtibmas dan Pecalang Desa Adat Batur melaksanakan pengamanan kegiatan masyarakat dalam rangka ngayah persiapan upacara Ngaben Massal di Tunon Desa Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Senin (2/9/24)
Pada kegiatan ngayah kali ini diikuti oleh warga Desa Adat Batur sehingga cukup ramai sehingga perlu adanya pengamanan karena lokasi kegiatan melintasi jalan umum
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Banjar Adat Batur, Desa Batur. Titik berat ngayah yaitu pembuatan sarana upacara ngaben seperti membuat rompok, kelabang dan lain-lain yang akan digunakan pada saat upacara ngaben yang puncaknya akan dilaksanakan tanggal 8 September 2024 mendatang.
Serka Wayan Darmawan, selaku Babinsa Batur Selatan, mengatakan bahwa kegiatan pengamanan sekaligus ngayah ini merupakan bentuk partisipasi dan kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya dalam mempersiapkan sarana prasarana upacara ngaben massal yang merupakan tradisi dan budaya masyarakat Bali.
“Kami Anggota Koramil 04/Kintamani mengamankan sekaligus membantu warga dalam mempersiapkan sarana prasarana yang akan digunakan dalam upacara ngaben massal. Hal ini sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kami sebagai Babinsa untuk membantu meringankan beban masyarakat. Oleh karenanya, kami dituntut sigap dan tanggap atas segala kesulitan yang dihadapi warga, sehingga dapat terwujud kekompakkan, keharmonisan dan kemanunggalan TNI-Rakyat,” ujar Serka Wayan.
Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H.,.M.I.P., melalui keterangan tertulisnya, mengapresiasi kinerja Babinsa yang selalu aktif dan berperan dalam setiap kegiatan desa, termasuk kegiatan pengamanan ini. menurutnya, kegiatan pengamanan dan ngayah ini dapat bermanfaat untuk menjalin kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat yang terlibat dalam suatu aktivitas tertentu secara bersama-sama.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Babinsa yang telah membantu warga dalam kegiatan ngayah ini. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memupuk jiwa kebersamaan yang telah terjalin agar semakin erat, khususnya antara TNI dan masyarakat. (Pendim 1626/Bangli)
Kodim 1626/Bangli merupakan satuan kewilayahan yang berada dibawah komando Korem 163/Wira Satya. Kodim 1626/Bangli memiliki wilayah teritorial yang meliputi Kabupaten Bangli. Markas Kodim 1626/Bangli berada di Jalan Brigjen Ngurah Rai, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli.