Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Babinsa Yangapi Hadiri Sosialisasi Pengembangan Agro Wisata Desa Yangapi

Bangli – Babinsa Desa Yangapi Serka I Putu Sutarga menghadiri sosialisasi pengembangan agrowisata Desa Yangapi yang diselenggarakan oleh Mahasiswa KKN Undiksa dan Mahasiswa Universitas Udayana bertempat di Balai Banjar Belok Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli. Jumat sore (2/8/24)

Turut hadir dalam kegiatan Perbekel Yangapi I Wayan Edi Korniawan, Dinas Pariwisata Kab. Bangli I Gede Budiastawa. S.Par, Ketua BPD I Made Sutama, Ketua LPM I Wayan Sumara, Babinsa Desa Yangapi Serka I Putu Sutarga, Babinkamtibmas Desa Yangapi Aiptu I Dewa Putu Yudhi Astika, Kadus Banjar Belok, Mahasiswa KKN Undiksa dan Mahasiswa Unud.

Pembukaan acara sosialisasi tersebut di buka oleh Perbekel Desa Yangapi dalam sambutanya mengatakan ucapan terimakasih kepada mahasiswa KKN Undiksa dan Unud yang telah memberikan gagasan atas terselenggaranya kegiatan pada malam hari ini semoga ke depan pariwisata di Desa Yangapi semakin maju.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bangli dalam sambutanya mengatakan agrowisata yang akan di kembangkan di Banjar Belok ini banyak yang perlu di siapkan sehingga nantinya agrowisata dapat berjalan dengan baik, lancar dan sukses.

Kadus Belok dalam sambutanya menyampaikan agar kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Bangli bisa memberikan pembinaan/pelatihan kepada warga banjar belok dalam mengembangkan potensi kebun jeruk dan kebun Durian agar hasil kebun di br. belok mendapatkan hasil yang maksimal.

Babinsa Yangapi Serka I Putu Sutarga mengatakan bahwa selaku aparat kewilayahan akan selalu mendukung kegiatan yang bersifat positif ini, diharapkan agar ke depannya agrowisata di wilayah Desa Yangapi khususnya di Banjar Belok ini dapat berkembang dengan baik.

“Kegiatan ini untuk membangun pola pikir masyarakat agar menjadi pemeran aktif dalam pengembangan pariwisata di daerah dengan target peserta adalah masyarakat dan pelaku pariwisata” tambah Babinsa.

Secara terpisah, Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. mengatakan dengan kehadiran Babinsa dalam kegiatan di masyarakat dapat memberikan masukan yang positif sehingga citra TNI di masyarakat dapat di terima dengan baik.

“Dengan adanya sosialisasi ini dapat menjadikan warga masyarakat lebih aktif dan lebih maju lagi dalam memperkenalkan obyek wisata di wilayahnya” tutupnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Melestarikan Budaya Bali,Babinsa Kayubihi Koramil 01/Bangli Hadir dan Amankan Kuta Undisan Kite Festival

Bangli – Budaya Bali adalah salah satu budaya yang harus dilestarikan dan diteruskan dari generasi ke generasi agar tidak luntur terutama permainan tradisional yaitu seperti layangan harus tetap dilestarikan. Dengan hal itu, Sheka Teruna Teruni (STT) Gopa Sundara Kuta Undisan bekerjasama dengan Pemerintahan Desa Kayubihi menyelenggarakan Lomba Layang-Layang.

Dalam hal ini, Babinsa Koramil 01/Bangli, Kodim 1626-01/Bangli, Koptu Rudi Romadon bersama Bhabinkamtibmas Desa Kayubihi melakukan pengamanan sekaligus pantauan kegiatan Kuta Undisan Kite Festival 1 lomba layang-layang dalam rangka menyambut hari kemerdekaan HUT RI ke- 79 yang bertemakan “Melestarikan budaya Bali dalam bentuk kegiatan lomba layang-layang menyambut hari kemerdekaan HUT RI ke- 79” yang diikuti Sheka Rare Angon, Pemuda dan anak-anak sekitar 300 orang bertempat di Lapangan Umum Kayubihi, Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Sabtu (3/8/24).

Permainan layangan memanfaatkan kecepatan gerak angin sebagai alat pengangkatnya kemudian layang-layang memiliki banyak jenis mulai dari layangan cotekan, bebean, celepuk, kreasi dan masih banyak lagi jenis lainnya.

Tampak di lokasi, Koptu Rudi Romadon menjelaskan bahwa permainan layang-layang merupakan jenis permainan tradisional yang bisa dimainkan anak-anak hingga orang dewasa dan permainan ini hampir ditemukan di setiap daerah.

Dalam menyambut hari kemerdekaan HUT RI ke- 79 kegiatan ini memiliki tujuan untuk memperkenalkan budaya layang-layang tradisional bali sehingga budaya bali menjadi lestari di bidang permainan tradisional serta kegiatan ini memiliki manfaat untuk meningkatkan rasa solidaritas antara pemuda, menambah rasa kekompakan antara pemuda bali dan memeriahkan HUT RI ke- 79,” jelasnya.

Koptu Romadon juga mengatakan bahwa kehadiranya disetiap kegiatan merupakan tugas dan tanggung jawab kami selalu aparat kewilayahan yang dituntut untuk memastikan kegiatan berjalan dengan lancar, dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti keributan atau kecelakaan.

“Kehadiran Babinsa juga memberikan rasa aman kepada peserta dan penonton, serta membantu menciptakan suasana yang kondusif selama acara berlangsung,” katanya.

Koptu Romadon juga menghimbau dan mengingatkan kepada peserta dan warga masyarakat beberapa hal penting demi kelancaran dan keamanan bersama dalam kegiatan lomba ini agar mematuhi aturan lomba dan memastikan mengendalikan layang-layang dengan baik agar tidak menabrak orang lain atau mengganggu lingkungan sekitar serta menghindari area terlarang untuk tidak menerbangkan layang-layang di dekat jalan raya, jaringan listrik, atau fasilitas umum lainnya yang dapat menimbulkan bahaya.

“Mengajak dan menghimbau untuk peserta agar dapat mematuhi aturan lomba layang-layang sehingga kegiatan lomba layang-layang dapat berjalan kondusif dan lancar,” tuturnya.

Ditempat terpisah, Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P mengatakan kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan masyarakat adalah bentuk dari upaya pembinaan teritorial dan kemitraan antara TNI dengan masyarakat. Babinsa memiliki tugas untuk menjaga keamanan, stabilitas, serta mendukung program-program pemerintah di tingkat desa atau kelurahan.

“Kehadiran Babinsa dalam lomba layang-layang bertujuan untuk memastikan acara berlangsung dengan tertib dan aman serta mencegah potensi masalah seperti kerumunan yang berlebihan atau insiden yang dapat membahayakan keselamatan dan mendukung kegiatan budaya atau rekreasi lokal,” kata Dandim.

Dengan kehadiran Babinsa, diharapkan masyarakat merasa lebih aman dan terayomi, serta tercipta sinergi yang baik antara TNI dan warga dalam menjaga ketertiban dan keamanan wilayah,” tutup Dandim.
(Pendim 1626/Bangli)

Semarakkan HUT RI Ke-79, Babinsa Bersama Perangkat Desa Pasang Umbul-Umbul dan Bendera Merah Putih

Bangli – Babinsa Koramil 02/Susut Kodim 1626/Bangli Sertu I Gede Sukadana bersama Pemerintahan Desa Demulih Kecamatan Susut Kabupaten Bangli melakukan berbagai persiapan dalam rangka menyambut dan menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tepatnya tanggal 17 Agustus 2024 yang merupakan Hari Ulang Tahun Indonesia ke 79 Tahun.

Salah satunya dengan memasang umbul-umbul dan Bendera Merah Putih di Perkantoran Desa, Rumah, Sekolah serta di sepanjang jalan, yang ada di Desa Demulih Kecamatan Susut Kabipaten Bangli, Sabtu (3/8/24)

Dalam kegiatan pemasangan umbul-umbul ini melibatkan seluruh perangkat Desa Demulih yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Demulih dan Babinsa Sertu I Gede Sukadana serta masyarakat desa Demulih.

Kades Desa Demulih menjelaskan, dalam rangka menyambut HUT RI ke 79 tersebut khususnya di Desa Demulih, selain menyemarakkan dengan nuansa Merah Putih, juga dilaksanakan gotong royong pembersihan diseluruh sisi Desa, Perkantoran serta fasilitas umum lainnya dengan tujuan untuk lebih menciptakan keindahan, kerapian dan kebersihan lingkungan.

“Hal ini juga sangat direspon baik oleh masyarakat Desa Demulih  dengan ikut memasang bendera merah putih dan umbul-umbul di setiap depan rumah masing-masing serta melakukan pembersihan di lingkungan perumahan  masing-masing.” ungkap Kades.

Sementara itu, ditempat terpisah Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. menyampaikan, bahwa kegiatan pemasangan Bendera Merah Putih dan umbul-umbul tersebut untuk menggugah dan menanamkan rasa Nasionalisme terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia yang telah merdeka selama 79 Tahun.

“Kemerdekaan yang kita rasakan sekarang tidak serta merta hadiah dari penjajah, melainkan melalui perjuangan dan harus ditebus dan ditempuh dengan penuh pengorbanan rakyat dan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Untuk mengisi kemerdekaan ini Dandim mengajak semua lapisan masyarakat untuk memandang bendera merah putih di depan rumah masing-masing dan mengikuti kegiatan perayaan HUT kemerdekaan dengan suka cita.

“Mari kita mengisi kemerdekaan ini dengan mengobarkan semangat kita untuk memeriahkan HUT RI ke 79 melalui pemasangan bendera merah putih dan umbul-umbul,” pungkasnya.
(Pendim 1626/Bangli)

Babinsa Koramil 04/Kintamani Laksanakan Pengamanan Upacara Pitra Yadnya di Setra Adat Sekaan.

Bangli – Upacara Pitra Yadnya adalah bagian penting dalam budaya dan Agama di Bali. Sebagai upacara bagi roh leluhur yang meninggal dunia, pengamanan menjadi faktor kunci dalam kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan upacara ini. Babinsa bersama Bhabinkamtibmas memainkan peran kunci dalam mengkoordinasikan dan memastikan pengamanan dari awal hingga akhir upacara.

Serma I Gede Umbara Saputra, Babinsa Desa Sekaan, Koramil 04/Kintamani melaksanakan pengamanan dalam rangka upacara Pitra Yadnya salah satu warga binaan yang diselenggarakan di Setra Adat Sekaan, Desa Sekaan, Kecamatan Kintamani.

Dalam upacara tersebut Babinsa Sekaan Serma I Gede Umbara Saputra bekerja sama dengan Bhabinkamtibmas untuk mengatur kelancaran upacara Pitra Yadnya.
Mereka berkolaborasi dalam mengawasi dan mengatur jalannya upacara, memastikan segala sesuatu berjalan dengan tertib dan lancar.

Dandim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., dalam keterangannya mengatakan kegiatan menjaga keamanan adalah tanggungjawab bersama. Kami sebagai TNI hadir untuk mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat, jika ada hal-hal yang perlu dikoordinasikan, diharapkan segera disampaikan kepada Babinsa, yang merupakan pembina warga di desa.

“Upacara Pitra Yadnya memiliki nilai penting dalam kehidupan masyarakat Bali, dan peran Babinsa dalam menjaga keamanan selama upacara tersebut adalah bentuk kontribusi TNI untuk mendukung pemeliharaan budaya dan tradisi setempat,” tutupnya.
(Pendim 1626/Bangli)