Bangli – Bertempat di jaba Pura Puseh Dusun Penarukan Desa Peninjoan Kecamatan Tembuku Kabupaten Bangli Babinsa Peninjoan Koramil 03/Tembuku Jajaran Kodim 1626/Bangli Sertu I Made Suarnika berbaur dengan masyarakat membantu dalam penyiapan Upacara Adat Dewa Yadnya. Sabtu (18/05/2024).
Dalam kegiatan tersebut Babinsa Peninjoan Sertu I Made Suarnika sekaligus melaksanakan Komsos dan Pemantauan dalam persiapan upacara Adat Dewa Yadnya tersebut
Babinsa peninjoan Sertu I Mase Suarnika menyampaikan agar persiapan ini dilaksanakan dengan baik sehingga pelaksanaannya dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Dandim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., menyatakan bahwa Babinsa memiliki kewajiban untuk selalu aktif dalam mendukung setiap kegiatan masyarakat di desa binaannya. Pendekatan langsung dan komunikasi sosial yang dijalankan oleh Babinsa merupakan langkah penting dalam membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat. Ungkap Dandim
Bangli–Babinsa Desa Abuan Koramil 1626-02/Susut Kodim 1626/Bangli Pelda I Putu Budi Utama melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu Balita dan ibu hamil pemberian Vitamin A,Penyuluhan tentang Gizi dan Stimulasi Kesehatan Balita serta Asupan Makanan Bergizi yang bertempat di Pos Kesehatan Desa (PKD) di banjar Sala Desa Abuan Kecamatan Susut Kabupaten Bangli,Senin (18/05/2024).
Pelda Putu Budi Utama , mengungkapkan kegiatan Posyandu sebagai wadah pemeliharaan kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan.
“Sebagaimana dijelaskan petugas kesehatan, bahwa tujuan Posyandu itu sendiri antara lain untuk menurunkan angka kematian bayi (AKB), angka kematian ibu hamil, melahirkan dan nifas, mencegah serta mendeteksi dini perkembangan Stanting pada bayi, meningkatkan peran serta masyarakat untuk mengembangkan kegiatan kesehatan,” jelasnya.
Menurut ia, kegiatan Babinsa dalam melaksanakan pendampingan Posyandu khususnya Posyandu Balita diakui petugas kesehatan setempat jika sangat positif, karena bisa mengajak dan mengimbau masyarakat yang mempunyai balita untuk melaksanakan penimbangan bayinya. Sehingga perkembangan kesehatan bayi setiap bulannya bisa pantau.
Sementara itu Secara terpisah Letnan Kolonel I Ketut Artha Negara S.H,.M.I.P. selaku Komandan Kodim 1626/Bangli , berharap dengan Posyandu di setiap desa mampu mengatasi masalah kesehatan sampai ke lapisan paling bawah, baik tentang kesehatan balita maupun menekan angka Stanting.
“Semoga dengan Posyandu akan selalu terwujud Balita yang sehat dan kuat sesuai program pemerintah, karena Balita merupakan cikal bakal yang kelak tumbuh dewasa dan akan ke generasi tua,” pungkasnya.
Bangli – Untuk memastikan kesehatan dan kesiapan fisik warga serta personil TNI yang terlibat dalam Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 120 Kodim 1626/Bangli, Tim Kesehatan Lapangan Satgas TMMD melaksanakan pemeriksaan kesehatan. Kegiatan ini dilakukan sebelum dimulainya berbagai pekerjaan fisik di lokasi TMMD untuk memastikan setiap individu berada dalam kondisi optimal untuk melaksanakan tugas.
TMMD merupakan program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana desa, serta pemberdayaan masyarakat. Sebagai bagian integral dari kegiatan ini, kesehatan para personil dan warga menjadi prioritas utama guna memastikan kelancaran dan keselamatan selama proyek berlangsung.
Pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan oleh Tim Kesehatan Lapangan Satgas TMMD mencakup berbagai aspek kesehatan seperti tekanan darah, kondisi fisik umum, dan keluhan kesehatan lainnya. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi dini adanya masalah kesehatan yang dapat menghambat pekerjaan fisik atau membahayakan individu yang bersangkutan.
Komandan Satgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P, menekankan pentingnya kegiatan ini. “Kesehatan adalah modal utama dalam setiap kegiatan, terutama dalam pekerjaan fisik yang berat seperti TMMD. Dengan memastikan kesehatan personil dan warga, kita berharap dapat meminimalisir risiko kecelakaan dan meningkatkan efektivitas pekerjaan di lapangan,” ujarnya.
Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan dengan sangat teliti dan menyeluruh. Tim Kesehatan Lapangan Satgas TMMD tersebut melakukan serangkaian pemeriksaan dan konsultasi. Setiap individu yang diperiksa mendapatkan catatan kesehatan yang mencakup hasil pemeriksaan dan saran medis.
Salah satu warga yang mengikuti pemeriksaan, mengungkapkan rasa syukurnya. “Saya sangat berterima kasih kepada tim kesehatan TMMD Kodim 1626/Bangli. Dengan adanya pemeriksaan ini, kami merasa lebih aman dan siap untuk bekerja. Kami jadi tahu kondisi kesehatan kami dan bisa segera menangani jika ada masalah,” katanya.
Pemeriksaan kesehatan ini juga berfungsi sebagai pelayanan kesehatan preventif, yang bertujuan mencegah penyakit sebelum berkembang lebih lanjut. Selain pemeriksaan, tim kesehatan juga memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya pola hidup sehat, gizi seimbang, dan olahraga rutin.
“Kami tidak hanya memeriksa kesehatan, tetapi juga memberikan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kesehatan dalam jangka panjang. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk memberdayakan masyarakat secara holistik,” jelas Peltu Ida Bagus Nyoman Diksa, salah satu petugas kesehatan yang bertugas dalam tim kesehatan.
Dalam menjalankan tugasnya, Tim Kesehatan Lapangan Satgas TMMD juga bekerja sama dengan puskesmas setempat untuk memastikan pelayanan kesehatan yang diberikan berjalan lancar dan sesuai standar. Kerjasama ini mencakup penyediaan peralatan medis, obat-obatan, dan sumber daya manusia.
Selain warga, personil TNI yang terlibat dalam TMMD juga menjalani pemeriksaan kesehatan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa mereka berada dalam kondisi fisik yang prima untuk melaksanakan berbagai pekerjaan konstruksi dan pembangunan.
“Setiap personil yang bertugas di TMMD harus melalui pemeriksaan kesehatan. Ini untuk memastikan bahwa mereka siap secara fisik dan mental dalam menghadapi tantangan di lapangan,” tegas Letkol Kav Ketut.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini akan terus dilaksanakan secara berkala selama program TMMD berlangsung. Selain itu, Tim Kesehatan Satgas TMMD juga akan menyediakan pelayanan kesehatan darurat di lokasi TMMD dan Kotis untuk menangani kejadian medis yang tidak terduga.
Pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan oleh Tim Kesehatan Satgas TMMD Kodim 1626/Bangli merupakan langkah penting dalam memastikan kesiapan dan kesejahteraan warga serta personil yang terlibat dalam program ini. Dengan adanya pemeriksaan ini, diharapkan semua pihak dapat bekerja dengan maksimal dan aman, sehingga tujuan TMMD untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai dengan baik.
Pemeriksaan kesehatan ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek dalam bentuk deteksi dini masalah kesehatan, tetapi juga memberikan edukasi dan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan. Dengan demikian, program TMMD tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun sumber daya manusia yang sehat dan kuat.
Bangli – Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 Kodim 1626/Bangli telah memasukkan pembangunan fasilitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus) sebagai salah satu sasaran fisik tambahan TMMD kali ini. Kegiatan ini tidak hanya menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung pembangunan infrastruktur, tetapi juga dalam edukasi kebiasaan hidup sehat di kalangan masyarakat.
Pembangunan MCK menjadi penting mengingat masih banyaknya warga yang kurang memperhatikan masalah kesehatan, terutama keberadaan MCK yang layak. Fasilitas MCK yang memadai merupakan salah satu indikator penting dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, TMMD ke-120 Kodim 1626/Bangli mengambil inisiatif untuk merehabilitasi dan membangun fasilitas MCK milik salah satu warga Desa Tiga.
Proses pembangunan MCK tersebut melibatkan anggota TNI, warga masyarakat, serta pemerintah setempat. Ini mencerminkan sinergi dan kebersamaan dalam upaya bersama menciptakan lingkungan yang lebih sehat. Dansatgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P menekankan pentingnya fasilitas MCK sebagai acuan untuk mengajarkan warga menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Edukasi ini diharapkan dapat mengubah kebiasaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat.
Pembangunan MCK oleh Satgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli merupakan langkah konkret dalam mewujudkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Melalui kolaborasi dan edukasi, TMMD berharap dapat menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan di masyarakat. Kegiatan ini adalah bukti nyata dari komitmen TNI dalam mendukung pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Bangli – Dalam upaya nyata membantu masyarakat mendapatkan akses air bersih yang layak, Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) ke 120 Kodim 1626/Bangli menargetkan pembuatan tiga sumur bor di Desa Tiga Kecamatan Susut, Bangli sebagai sasaran fisik tambahan.
Pembangunan sumur bor dilakukan di tiga titik strategis yang telah ditentukan berdasarkan studi kelayakan dan kebutuhan warga. Lokasi-lokasi tersebut adalah di Banjar Linjong, dimana terdapat 210 kepala keluarga (KK), di Banjar Tiga, dengan 456 KK, dan di Banjar Temaga, sumur bor yang akan dibangun untuk 54 KK. Proses pembangunan dijalankan oleh tim yang terdiri dari anggota TNI serta warga setempat.
Dansatgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P menjelaskan pembuatan sumur bor ini tidak hanya akan memperbaiki akses air bersih, tetapi juga diharapkan akan memiliki dampak sosial dan ekonomi yang luas. Dengan air yang lebih mudah diakses, kesehatan masyarakat akan meningkat, dan waktu yang sebelumnya digunakan untuk mengambil air dapat dialihkan untuk kegiatan produktif lainnya.
Letkol Ketut menambahkan dengan adanya sumur bor ini, diharapkan tidak akan ada lagi kesulitan air bersih di Desa Tiga. Sumur-sumur ini diharapkan dapat menjadi solusi permanen bagi masalah air bersih dan meningkatkan kualitas hidup warga. Selain itu, keberadaan sumur bor juga diharapkan dapat mendukung aktivitas pertanian dan peternakan yang menjadi mata pencaharian sebagian warga.
TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli telah berkomitmen untuk tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memastikan bahwa pembangunan tersebut berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa setiap kegiatan yang kami lakukan meninggalkan warisan yang positif,” kata Dansatgas TMMD.
Bangli – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bangli ke-820 tahun 2024, Anggota Koramil 1626-04/Kintamani mengikuti kegiatan olahraga bersama yang diadakan di alun – alun Kota Bangli.
Dandim 1626/Bangli, Letkol Kav. I Ketut Artha Negara S.H.,M.I.P., menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen TNI untuk menjaga keamanan dan stabilitas di daerah Kab.Bangli. Melalui sinergi yang kuat antara TNI dan Masyarakat, kita dapat menciptakan kondisi yang kondusif dan mewujudkan kemajuan yang berkelanjutan bagi negara kita.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal yang bermanfaat dalam mempererat hubungan antara TNI dan Masyarakat, kita sama-sama melaksanakan olahraga fun/senam bersama, kita ikuti dan nikmati kegiatan ini sambil kita bercengkrama guyub, hilangkan sejenak beban pikiran kita” ucapnya
Dandim 1626/Bangli Letkol Kav. I Ketut Artha Negara S.H.,M.I.P., juga menambahkan bahwa olahraga bersama ini tidak hanya meningkatkan kebugaran fisik, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antar anggota TNI dan masyarakat.
“Kami percaya bahwa dengan berolahraga bersama, kami dapat membangun soliditas dan saling mendukung dalam menjalankan tugas-tugas kedepan, mari kita jadikan kesempatan yang berbahagia ini untuk saling tegur sapa dan berkoordinasi dalam artian kita jaga bersama – sama keamanan dan kondusifitas di Kab. Bangli. Pungkas,” pungkasnya. (Pendim 1626/Bangli)
Bangli – Bertempat di Kantor Desa Peninjoan Kecamatan Tembuku Kabupaten Bangli Babinsa Peninjoan Koramil 03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Sertu I Made Suarnika melaksanakan pendampingan penyaluran BLT (Bantuan Langsung Tunai) Dana Desa bulan Mei tahun 2024 kepada warga Desa Peninjoan. Jumat (17/5/24)
Adapun jumlah penerima BLT tahap V bulan Mei 2024 sebanyak 34 orang dengan nominal perorang sebesar Rp. 300.000,-
Babinsa Peninjoan Sertu I Made Suarnika mengatakan Kami disini hanya untuk ikut mengawasi dan mendampingi penyaluran bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) tersebut kepada masyarakat yang menerima.
Diharapkan tepat sasaran dan dapat berjalan sesuai dengan aturan serta ketentuan yang berlaku dari pemerintah pusat hingga ke pemerintah Desa.
“Kepada seluruh masyarakat yang telah menerima bantuan tersebut agar dapat digunakan secara bijak dan sesuai dengan kebutuhan dengan adanya bantuan tersebut masyarakat yang telah menerima BLT DD nantinya dapat memenuhi kebutuhan ekonomi mereka masing-masing,” ungkapnya
Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. mengatakan dengan kehadiran babinsa di setiap kegiatan di wilayah binaan seperti pendampingan BLT ini di harapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarkat sehingga kegiatan tersebut dapat bejalan dengan situasi yang kondusif.
“Dengan adanya BLT DD ini yang di terima oleh masyarakat di harapkan dapat di manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari” ungkap Dandim. (Pendim 1626/Bangli)
Kodim 1626/Bangli merupakan satuan kewilayahan yang berada dibawah komando Korem 163/Wira Satya. Kodim 1626/Bangli memiliki wilayah teritorial yang meliputi Kabupaten Bangli. Markas Kodim 1626/Bangli berada di Jalan Brigjen Ngurah Rai, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli.